
Zhang Ziyi berenang. Berniat kembali ke istana kerajaan bawah laut sambil mencari Laohu. Berbekal ingatan tentang jalan yang sebelumnya dilewati, dia tidak kesusahan sama sekali untuk ke sana.
Berenang dengan mengandalkan pusaran air yang membentuk bor di kedua kakinya. Lama ia berenang, hingga sampailah dia di sebuah perkampungan duyung. Memasuki perkampungan tersebut. Begitu tersentak Zhang Ziyi kala mendapati semua penghuni perkampungan itu terkapar dengan keadaan tak bernyawa.
Dia terus berenang. Pandangannya tak berhenti menoleh ke kiri dan kanannya. Mencari duyung yang selamat. Namun dia tidak menemukan seorangpun yang hidup. Semuanya mati dan tersebar di sepanjang jalan.
"Apa yang terjadi?"
Zhang Ziyi menghampiri salah seorang diantara mereka. Memeriksanya, lalu beranjak kala mengetahui bahwa duyung tersebut tidak lagi memiliki nyawa.
"Gawat! Sepertinya monster itu telah datang menyerang!"
Zhang Ziyi semakin cepat. Takutnya kekacauan ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Dan dia terlambat datang untuk membantu ras duyung.
Dia telah berjanji akan melawan dan mengalahkan Monster Evil Octopus, setelah berhasil menyelesaikan ujian ini. Sehingga keselamatan ras duyung telah menjadi tanggung jawabnya saat ini.
Selang beberapa saat, dia akhirnya sampai di istana kerajaan Bawah Laut. Di sana memang telah kacau. Banyak bangunan yang hancur karena sebuah pertarungan. Beberapa duyung yang mengenakan seragam penjaga juga terlihat terkapar tak bernyawa. Tapi tidak semuanya terkapar di tanah, melainkan mengambang di air.
Zhang Ziyi berenang, hendak memasuki bangunan megah yang beberapa bagiannya telah rusak itu. Namun belum juga memasukinya, dia lebih dulu menghentikan aksinya kala pendengarannya menangkap suara pertarungan.
Beralih arah. Zhang Ziyi lantas berenang ke arah sumber suara. Di kejauhan, dia melihat pasukan duyung yang mengelilingi seekor gurita besar.
Mendekat ke sana. Zhang Ziyi semakin melihat jelas rupa dari gurita besar itu. Dimana memiliki mata lebih dari 2. Di bilang gurita, namun rupanya terlampau menyeramkan untuk di sebut sebagai gurita sekalipun.
8 lengannya yang panjang tidak berhenti bergerak, menyerang anggota duyung. Jiwa duyung yang melayang, akan secara otomatis tersedot di tubuh Monster itu. Hal ini dikarenakan dia memiliki alat penghisap jiwa di bagian lengan-lengan–nya. Dimana jiwa-jiwa tersebut akan langsung terserap ke dalam titik-titik hitam pada masing-masing lengan.
(N/A: di sini, author menggunkan kata 'lengan', bukan tentakel sebab gurita memang memiliki 8 lengan dan bukan tentakel!)
Bebagai macam serangan telah di kerahkan untuk mengalahkan monster ini. Namun dia begitu tangguh, sehingga serangan-serangan itu tampak tidak begitu bekerja pada monster Evil Octopus.
Zhang Ziyi juga melihat keberadaan Laohu di sana. Dia bernafas lega kala melihat harimau api peliharaannya itu baik-baik saja, dan tengah bertarung membantu pasukan duyung menyerang Monster Evil Octopus.
Namun sialnya, harimau itu malah terhempas oleh Sambaran salah satu lengan si monster. Sambaran itu cukup keras, membuatnya terlempar cukup jauh.
Zhang Ziyi meneriaki nama Laohu. Takut harimau itu terluka. Bukan masalah baginya jika melihat kondisi Laohu yang semula berada dalam keadaan prima saat Sambaran tadi di terimanya. Namun Zhang Ziyi bisa melihat kondisi tubuh Laohu yang dipenuhi dengan luka, menandakan dia telah dibuat terpental untuk kesekian kalinya.
__ADS_1
Dia mendekati harimau api itu. Memeriksanya. Memang Laohu hampir mencapai batasannya. Luka juga terlihat menghiasi tubuhnya, dengan satu luka sobekan yang cukup dalam.
Zhang Ziyi menyalurkan energinya pada Laohu. Menyembuhkan luka-luka di tubuh Laohu.
"Kau telah berjuang cukup keras di sini. Meski kekuatan api–mu tidak bisa di gunakan di alam ini, namun keberanian mu, patut untuk di apresiasi!" puji Zhang Ziyi.
Selesai dengan menyembuhkan Laohu, Zhang Ziyi menyentuh kening Laohu dengan jari tengahnya. Perlahan, cahaya berwarna jingga keluar dari jari tangan Zhang Ziyi dan masuk ke dalam kening Laohu.
Laohu sendiri merasakan sensasi hangat yang menjalar di tubuhnya. Semula dia merasakannya di kening, kemudian menjalar di area tubuhnya yang lain.
Zhang Ziyi telah selesai. Dia memberikan Laohu hadiah, berupa energi esensial, yang menunjang peningkatan unsur elemen apinya hingga ke tahapan tertentu. Juga memungkinkan Laohu bisa menggunakan unsur apinya walau di dalam air.
"Baik, mari kita ke sana, dan mengalahkan Monster itu!" ucap Zhang Ziyi. Laohu mengangguk. Lalu mereka mulai berenang. Bergabung dengan ras duyung, menyerang Monster Evil Octopus.
Di sisi lain, Raja ras duyung melepaskan serangan air yang membentuk bor ke arah Monster Evil Octopus. Sayangnya, serangan yang mengandung energi yang lumayan besar itu, nyatanya tak bisa memberikan luka yang berarti. Monster Evil Octopus menghalau serangan tersebut dengan kedua lengannya.
Sempat terjadi ledakan kecil, hingga gelembung-gelembung air yang Sangat banyak juga terlihat menutupi pandangan. Tepat saat gelembung-gelembung air itu mengambang di atas air, terlihat lengan gurita yang memanjang dan hendak menangkap tubuh raja Ras Duyung.
Tak sempat menghindar, raja Ras Duyung terlambat bereaksi saat lengan itu melilit tubuhnya. Dia tertangkap. Ras duyung yang melihat raja mereka tertangkap tidak bisa untuk tidak panik sekaligus marah.
"Lepaskan lengan menjijikkan mu itu terhadap Raja Kami!" Panglima Lie berkata kasar. Kapak di tangannya melayang dan langsung memotong lengan yang melilit tubuh Raja Yu Tie.
Monster itu memasang sunggingan di mulutnya, membuatnya terlihat sangat-sangat aneh. Energinya selalu terisi setiap saat oleh jiwa-jiwa dari ras duyung yang berhasil dia serap, setiap kali ras duyung itu terbunuh. Berbeda halnya dengan raja ras duyung serta pasukannya. Mereka kian kehabisan tenaga, menghadapi Monster ini. Terhitung sudah dua hari mereka bertarung tanpa istirahat.
"Aku tidak berharap kau akan mati secepat ini, Raja Ras Duyung. Namun, aku akan memberikan kematian yang ringan! Oh ya, ku pikir jiwamu tidak akan mati, melainkan menyatu dengan ku. Tentu saja kau akan lebih kuat setelahnya!" Perkataannya tidak begitu jelas. Entah masih bisa di tangkap oleh raja Ras duyung, ataukah dia malah bingung kala mendengar perkataan Monster itu.
"Entah apa yang kau bicarakan! Jangan pikir bisa membunuh anggota ras–ku sesukamu! Kau akan mati setelah ini! Tunggu sampai Sang takdir mu itu datang, dan kematian mu akan tampak setelahnya!" Raja Ras Duyung membalas perkataan Monster Evil Octopus. Sejujurnya, dia saat ini tengah menaruh harapannya hanya pada Zhang Ziyi. Namun dia juga tidak begitu yakin manusia itu akan menyelesaikan ujiannya di sana. Kemungkinannya sangat kecil. Kalaupun berhasil, mungkin akan memerlukan waktu yang tidak sedikit.
"Hahahaha! Aku tidak berpikir, kau malah semakin mempercepat pertambahan energi ku! Setelah menyerap jiwamu yang telah mencapai ranah Dewa Semesta itu secara cuma-cuma. Namun jika kau mau melakukannya dengan sukarela, mungkin kau akan mencapai puncak kejayaan bersamaku!" Monster Evil Octopus berkata dengan tawa yang menggelegar. Gelombang suara juga tercipta saat monster itu tertawa.
"Simpan omong kosong mu itu di tenggorokan, Monster jelek! Mulutmu terlalu bau untuk itu!" Suara seorang pemuda terdengar dari arah belakang. Raja Ras Duyung berbalik dan menoleh arah sumber suara.
Pemuda yang selama ini dia tunggu-tunggu kehadirannya, kini telah berada tepat di hadapannya. Di sisinya, ada Seekor Harimau Api yang tidak lain adalah Laohu.
"Akhirnya, kau datang juga!" Raja Ras Duyung lega. Kini bebannya terasa ringan. Apalagi Zhang Ziyi kembali dengan membawa kekuatan besar bersamanya.
__ADS_1
"Hahahaha! Makhluk berkaki dua dengan energi yang sangat besar! aku suka itu!" Tiba-tiba terdengar suara Monster Evil Octopus, yang di selingi tawa riang.
Raja Yu Tie sontak mengalihkan perhatiannya ke arah Monster Evil Octopus. Setelahnya dia berucap, "Takdirmu telah datang! Kau hanya menertawakan kematian–mu!" Dia lantas kembali menoleh ke arah Zhang Ziyi. "Ku harap, kau bisa mengalahkannya!"
Zhang Ziyi mengangguk. "Kau tenang saja! Ini bukanlah masalah besar! Hanya seekor gurita jelek, tidak akan butuh kekuatan lebih untuk menjadikannya gurita panggang!" ucap Zhang Ziyi enteng. Dia berenang ke depan. Melewati Raja Yu Tie, Yu Ren Lan, Yu Xiao serta Panglima Lie.
Zhang Ziyi mengeluarkan pedang Naga Langit. Melakukan perubahan unsur elemen api pada pedang, setelahnya tanpa basa-basi dia langsung melesat ke arah Monster Evil Octopus.
Kecepatan geraknya begitu diluar nalar. Tidak sama seperti sebelumnya, yang kesusahan dalam bergerak di dalam air. Kini dia begitu leluasa.
Monster Evil Octopus tidak sempet bereaksi tatkala pedang yang terlapisi unsur elemen Api, memotong 8 lengannya.
Zhang Ziyi tidak berhenti sampai di situ. Dia lantas kembali melancarkan aksinya. Menusuk tubuh besar monster, hingga menciptakan semburan tinta.
Libasan demi libasan pedang Zhang Ziyi lakukan. Memotong tubuh Monster Evil Octopus hingga beberapa bagian. Lesatan demi lesatan energi juga terlihat sejalan dengan gerakan tangan Zhang Ziyi saat memotong tubuh Monster Evil Octopus.
Raja Ras Duyung serta yang lainnya begitu tersentak kala melihat kecepatan Zhang Ziyi ini yang begitu diluar nalar. Bahkan Monster Evil Octopus sampai dibuat tak bisa berkutik karenanya. Tidak hanya itu, mereka bahkan tidak melihat keberadaan Zhang Ziyi sama sekali, hanya lesatan-lesatan energi berwarna merah yang dapat mereka saksikan.
Tak lama setelahnya, terlihat Zhang Ziyi yang membelakangi monster tersebut. Pedang Naga Langit di tangannya masih terkobar energi api ganas.
Slash!
Slash!
Slash!
Mendadak tubuh Monster Evil Octopus terpisah begitu saja. Bahkan begitu rapi sampai-sampai darah hitam itu tidak terpisah dengan dagingnya.
"Haaahhh!"
Semuanya membuka mulut lebar-lebar. Tak menyangka monster itu akan kalah hanya dalam waktu singkat.
"Tidak! Ini belum berakhir!"
Salah seorang duyung berucap tiba-tiba.
__ADS_1
Zhang Ziyi mengernyit, mendengar perkataan orang tersebut. Dia menoleh ke belakang. Benar saja, Tubuh yang telah hancur itu, kini perlahan mulai kembali pulih.
"Sial! Akan sangat susah mengalahkannya jika dia memiliki kemampuan regenerasi!"