
Zhang Ziyi memasang sunggingan kecil, menanggapi saran dari salah satu ketua dari kelompok yang sebelumnya dia tundukkan.
"Masalah Siluman itu, kau tidak perlu mengkhawatirkannya. Tidak akan ada masalah yang kan terjadi di sana. Dan ya, untuk kalian dari kelompok Palu Besi. Aku membutuhkan tenaga kalian nanti. Aku yakin, kalian ahli dalam hal pembangunan!"
"Baik, Tuan. Segala perintah tuan akan kami laksanakan!" Pemimpin dari kelompok Palu Besi menangkupkan kedua tangan memberi hormat. Sedangkan pemimpin yang sebelumnya memberikan sarannya tidak membalas perkataan Zhang Ziyi tadi, dia hanya memberikan anggukan kecil tanda mengerti.
"Umm!" Mengangguk kecil, setelahnya dia mengalihkan perhatiannya ke arah lain.
"Kalian juga, bantu sekte Palu Besi untuk menyelesaikan pembangunan markas ini. Dan ya, setelah ini, aku kembali tidak akan bersama dengan kalian. Maka kepemimpinan kalian aku serahkan pada Moi Wang, dengan Moi Hu, Ketua Divisi, 12 penatua klan Zhang serta topeng Hitam sebagai yang akan membantunya!" Zhang Ziyi kembali mengutarakan niatnya.
"Hmm, hendak kemana Tuan Pergi?" tanya Moi Wang. Dia sendiri merasa sedikit terkejut mendengar bahwa dirinya di tunjuk langsung sebagai pemimpin sementara.
"Aku akan menyelesaikan urusanku dengan guru sebentar. Setelah urusanku selesai, maka aku akan kembali kepada kalian!" ucap Zhang Ziyi. "Dan, jangan pikir untuk memberontak dan melakukan hal macam-macam untuk memisahkan diri atau tidak melakukan tugas dengan baik semasa pembangunan markas tersebut. Sebab aku akan mengirim seseorang untuk mengawasi kalian!"
Mendengar perkataan dengan intonasi tegas yang di keluarkan oleh Zhang Ziyi tadi, membuat semua yang ada di sana seketika terdiam.
"Baik, Pemimpin ... Pemimpin tenang saja. semasa di bawah kendaliku, aku akan memastikan semuanya berjalan aman dan tidak akan ada seorang pun yang memberontak!" Moi Wang berkata dengan penuh percaya diri.
Di sisi lain, Zhang Ziyi memang sengaja dalam memilih Moi Wang sebagai pemimpin pengganti untuk sementara waktu, sebab dia mengetahui pasti bagaimana sistem kerja Moi Wang ini dalam bertugas. Begitu amanah dan di percaya, dengan perawakannya yang tegas, membuat siapa saja akan berpaling untuk berpaling.
Setelah beberapa saat, diskusi itu resmi untuk di tutup.
***
Zhang Ziyi, Zhang Lan, Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Bie, Zhang Zhili, Shui Shan serta Shui Bing saat ini tengah terbang dengan kecepatan tinggi. Tak butuh waktu lama bagi keduanya untuk sampai di tujuan.
Sampai di sebuah hutan yang di penuhi akan Siluman tingkat tinggi, Zhang Ziyi kemudian mengeluarkan Semua bawahannya.
Banyaknya jumlah mereka hingga menampung sekitar tiga puluh persen dari luas hutan Binatang Langit itu sendiri.
Di sana juga hadir Niao yang menyaksikan langsung mereka. Dengan kekuatan yang terpancar dari tubuhnya, membuat Niao kian di kagumi oleh bawahan Zhang Ziyi.
Setelah memberikan komando terhadap mereka, akan bagaimana nantinya mereka akan bekerja, dan apa yang akan mereka lakukan jika kekurangan dana, Zhang Ziyi pun memutuskan untuk pergi dan melanjutkan perjalanan menuju Tebing Tertinggi di bukit Penghidupan, Tebing Matahari.
Bersaman dengan Zhang Zhili, Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Lan, Zhang Bie, Shui Shan, Shui Bing serta Laohu, mereka kemudian terbang ke arah barat. Niao sendiri mereka tidak mengajaknya, sebab Niao sekarang memiliki identitas ganda. Selain menjadi bawahan dari Zhang Ziyi, Niao juga berstatus sebagai penguasa wilayah Hutan Binatang Langit sekarang. Pun, Niao bisa membantu mengawasi bawahan-bawahan Zhang Ziyi yang baru saja dia tundukkan dalam memberontak.
Saat masih dalam keadaan melesat, Zhang Ziyi tiba-tiba saja berhenti di lautan Magma. Lautan magma itu sendiri sempat mencuri perhatiannya beberapa saat yang lalu.
__ADS_1
"Mengapa berhenti? Apakah kau kembali merasakan sesuatu yang aneh di lautan Magma itu?" tanya Zhang Zhili.
Zhang Ziyi menengok ke arah Zhang Zhili, sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya .
"Ya, aku merasakan adanya sesuatu yang aneh di sana. Sebenarnya aku tidak akan berhenti oleh perasaan aneh ini, sebab ini tidak terlalu penting. Namun sesaat perasaan aneh ini menjadi penting kala aku mendapat sinyal insting dari Topeng Hantu."
Zhang Zhili serta rekan Zhang Ziyi mengangguk mendengar penuturan dari Zhang Ziyi tadi.
Sejenak perhatian mereka semua di arahkan pada tengah-tengah lautan magma. Tepatnya di bawah naungan awan hitam yang sesekali akan menimbulkan bunyi petir ganas.
"Aku akan memeriksanya, namun sebelum itu, aku ingin memberi kalian masing-masing pil ini. Ini aku buat dengan menggunakan bahan-bahan pil yang memiliki jiwa. Aku membuatnya beberapa hari lalu setelah penaklukan tiga puluh kelompok."
Zhang Ziyi mengeluarkan tujuh buah pil berwarna kuning. Memancarkan cahaya emas di sertai dengan aura yang begitu kuat nan mendominasi.
"Ini adalah pil Jiwa Surgawi. Silahkan konsumsi, dan ini akan meningkatkan kekuatan kalian!" Zhang Ziyi melempar pil-pil tersebut pada tujuh orang di hadapannya.
Mereka menangkap pil yang di lemparkan Zhang Ziyi.
"Terima kasih, Ziyi'er!" ucap Zhang Zhili.
Setelahnya, masih dalam keadaan melayang, ketujuh orang itu kemudian mengambil posisi masing-masing. Menyerap pil Jiwa Surgawi dengan posisi Formasi Bintang Tujuh Elemen.
Tubuh mereka yang semula di kelilingi oleh energi berwarna berbeda-beda sesuai dengan elemen yang mereka kuasai, kini itu semua menjadi satu warna yaitu warna emas.
Kekuatan dalam tubuh mereka sendiri saat ini terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu.
Baamm!
Sama-sama menimbulkan ledakan hingga membuat ledakan tersebut kian terdengar menggema. Pula lonjakan energi berwarna emas menyebar, membentuk lingkaran energi meluas.
Zhang Lan serta enam orang lainnya kemudian membuka kedua mata. Pertama kali mereka perlihatkan adalah sunggingan sumringah penuh akan kebahagiaan.
"Hahaha, terima kasih Kaka Ziyi. Jika bukan karena kamu, mungkin kami tidak akan mencapai tingkat ini sekarang."
"Umm!" Zhang Ziyi membalas perkataan Zhang Lan tadi dengan mengangguk kecil.
"Karena kalian telah mengalami peningkatan, harusnya kalian juga tidak akan kesusahan dalam melawan para pengendali roh itu!" ujar Zhang Ziyi.
__ADS_1
"Ya, tentu saja. Jangankan Pengendali roh, pengendali Iblis pun, akan aku hadapi!" Zhang Lan berkata dengan penuh akan kepercayaan diri.
"Baik, kau percaya padamu!" Zhang Ziyi datang sembari menepuk-nepuk pundak Zhang Lan.
Zhang Ziyi memasang wajah serius. Dia meninggalkan rekan-rekannya untuk ke arah tengah-tengah lautan magma. Memperhatikan itu dengan seksama. Tatapan tajam memeriksa di setiap sudut batu-batu karang yang berdiri di tengah-tengah Lautan magma tersebut.
Sejenak, Zhang Ziyi memejamkan kedua matanya. Meningkatkan fokusnya hingga ke tingkat lebih tinggi. Lalu kedua matanya terbuka dengan spontan. Bersamaan dengan itu, kening Zhang Ziyi mengeluarkan Cahaya emas menyilaukan. Bersamaan dengan itu kekuatan jiwa yang sangat besar menyebar luas. Kali ini Zhang Ziyi melepaskan kekuatan jiwanya dengan tidak tanggung-tanggung.
Tak berlangsung lama, sebuah dinding transparan terlihat di hadapan Zhang Ziyi. Tahulah dia akan penyebab sebelumnya tidak merasakan sesuatu di sini. Juga beberapa waktu lalu dia hanya memeriksa dengan menggunakan Skill mata Elangnya sehingga tidak bisa mendeteksi dinding ini.
Zhang Ziyi menarik kembali kekuatan jiwanya.
"Kalian, kemari lah!" panggil Zhang Ziyi pada rekan-rekannya yang berada lima puluh meter di belakangnya.
Tanpa ada yang menolak, ketujuh orang itu langsung terbang dan berhenti di samping Zhang Ziyi. Begitupun juga dengan Laohu yang mengikuti tujuh orang itu.
"Di hadapan kita ini ada sebuah dinding transparan yang melindungi dunia di baliknya!" jelas Zhang Ziyi.
"Lantas, apa yang harus kita lakukan?" tanya Zhang Meng.
"Dinding transparan ini bukanlah dinding biasa. Maka dari itu, aku meminta sedikit kekuatan elemen kalian untuk membukanya!"
"Baik!"
Zhang Lan, Zhang Yin, Zhang Bie, Zhang Meng, Zhang Zhili, Shui Shan, Serta Shui Bing mengeluarkan kekuatan unsur Elemen mereka. Membentuk sebuah lingkaran energi kecil di telapak tangan ketujuh orang itu, lalu melayang menuju Zhang Ziyi.
Zhang sendiri juga membuat dua buah lingkaran enegi berlawanan di kedua tangannya. Tangan kiri menciptakan lingkaran kecil energi berwarna hitam, menandakan elemen gelap, sisi lain tangan kanan menciptakan lingkaran energi cahaya.
Bersama dengan. tujuh elemen berbeda yang dari tujuh rekannya, Zhang Ziyi juga mengarahkan dua buah elemen berbeda tersebut. Hingga sembilan energi dari elemen berbeda kemudian menyatu. Menciptakan cahaya menyilaukan disertai dengan aura mencekam sekaligus menakutkan.
Mendadak awan hitam yang semula menyebar hanya di tengah-tengah lautan magma saja, kini semakin meluas hingga menutupi langit seisi tempat itu. Begitupun juga dengan beberapa batu karang yang semual hanya berdiri tegak dengan diameter tak lebih dari setengah meter, kini mendadak meluas, hingga membentuk sebuah daratan menutupi lautan magma tesebut.
"Ini, apakah kita telah berpindah dimensi?" lagi-lagi Zhang Lan bersuara.
"Sepertinya memang demikian. Lihatlah gunungan tanah yang berisi akan magma ini. Dan pepohonan rimbun yang semula berada di sekitar kini tidak lagi terlihat." Shui Shan menjawab perkataan Zhang Lan.
"Tunggu, apakah kalian bisa merasakan adanya aura mencekam. Semacam roh jahat yang berkeliaran di sini?" Zhang Meng membuka suara. Merasakan bulu lengannya yang berdiri. Nuansa ini tidak ada bedanya dengan saat dirinya berada di lembah Daratan Sunyi.
__ADS_1
"Hahaha.... Terima kasih telah berkunjung di rumahku!"