
Zhang Ziyi memperhatikan Zhang Meng, serta yang lainnya yang kini tengah fokus berlatih di alam jiwanya. Ketujuh orang itu tampak begitu serius. Sebelumnya mereka sempat berpikir untuk meningkatkan kekuatan. Meski tidak sampai mencapai ranah selanjutnya, namun setidaknya mereka tidak lebih lemah dari sebelumnya saat bertemu kembali dengan Leluhur Sekte Tujuh Elemen yang nantinya akan menjadi guru mereka.
Semuanya tengah fokus berkultivasi. Menyerap khasiat dari tanaman herbal yang di yakini memiliki khasiat meningkatkan kekuatan mereka.
Sejenak, Zhang Ziyi terpikirkan akan para bawahannya yang berada di dunia ciptaan Dewa Gou Liang.
"Hmm, meski mereka berada di dunia yang pekat akan energi, juga berbagai macam jenis tumbuhan herbal ribuan tahun yang akan menunjang peningkatan kekuatan mereka, namun tetap saja akan butuh waktu cukup lama bagi para bawahan yang berada di Ranah Dewa untuk mencapai ranah Dewa Surgawi."
"Aku harus melakukan suatu tindakan untuk masalah ini!"
Tangan kanannya ia angkat, memperhatikan cincin ruang miliknya. Di dalamnya terdapat banyak sumber daya pelatihan. Baik berupa kristal roh, maupun tumbuhan herbal.
Dengan menggunakan pikirannya, Zhang Ziyi mengubah pohon-pohon rimbun yang tumbuh di hadapannya ini menjadi debu dan menghilang. Meninggalkan bekas tanah lapang yang tampak begitu kosong sejauh lima ratus meter.
Setelahnya dia memindahkan tanaman herbal yang ada di cincin ruang miliknya ke tanah lapang yang barusan dia buat. Tapi tidak semuanya.
Zhang Ziyi menciptakan array di sekeliling tanaman-tanaman herbal. Baru menggabungkan elemen waktu di dalamnya.
"Elemen Ruang dan Waktu; Percepatan Waktu!"
Zhang Ziyi memperhatikan tanaman-tanaman herbal di dalam array. Mereka mulai bertransformasi. Tahapan demi tahapan tahun telah mereka lalui dengan begitu cepat. Zhang Ziyi tidak merasakan aura yang terpancar sebab terhalangi oleh dinding array, tapi dia yakin aura yang di pancarkan oleh masing-masing tanaman herbal itu akan sangat kuat dan pastinya langsung mendominasi.
"Auumm!!"
Laohu mengaum kala melihat beberapa tanaman herbal Rumput Hati di dalam array. Tampaknya dia begitu tidak sabar untuk memakannya.
"Sabarlah, Laohu. Nanti kau akan mendapat bagian–mu. Namun sebelum itu, biarkan mereka bertransformasi hingga mencapai ratusan ribu, atau jutaan tahun. Baru setelahnya kita akan memanen."
Laohu sedikit kecewa dengan jawaban Zhang Ziyi. Dia begitu tidak sabar untuk mencicipi rumput hati itu. Namun mau tidak mau dia tetap harus mendengar perkataan majikannya itu, dan bersabar.
Zhang Ziyi berdiri dari posisinya yang semula duduk. Lantas berjalan beberapa langkah, mendekati array. Dia berniat menambah kecepatan waktu di dalam array tersebut.
Cepat dan semakin cepat, hingga dalam beberapa jam saja, tumbuhan-tumbuhan itu telah mencapai ratusan ribu tahun. Masih kurang, Zhang Ziyi semakin menambah kecepatan waktu di dalam array.
Beberapa jam terlewat, dan kini beberapa tanaman tersebut telah berhasil mencapai jutaan tahun. Namun masih bisa di hitung dengan jari.
"Laohu, lebih baik kita menunggu tanaman-tanaman herbal ini di sana. Biarkan mereka bertransformasi hingga jutaan tahun, baru setelahnya kita akan memanen!" ucap Zhang Ziyi.
__ADS_1
Laohu sedikit keberatan. Namun dia juga tidak ada pilihan selain mengikuti majikannya.
Mereka berjalan hingga sampai di tempat dimana Zhang Lan, Zhang Bie, Zhang Yin, Zhang Meng, Zhang Zhili, Shui Shan dan Shui Bing berada. Ketujuh orang itu masih berkultivasi. Aura yang memiliki warna searah dengan unsur elemen mereka, pun terlihat mengelilingi mereka. Di hadapan mereka saat ini masing-masing melayang tanaman herbal berbeda macam.
Energi yang ada pada tanaman herbal itu di sedot oleh mereka. Aura yang di pancarkan oleh tubuh mereka pun kian meningkat seiring dengan energi di dalam tanaman herbal yang menipis.
"Hmm, kalau seperti ini, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menerobos ke ranah selanjutnya," gumam Zhang Ziyi. "Akan tetapi, satu tanaman saja belum cukup untuk menerobos hingga ke tahap selanjutnya. mereka butuh sumber daya pendukung yang lebih banyak," lanjutnya.
Selang beberapa saat, dia memutuskan untuk kembali ke tempat dimana tumbuhan-tumbuhan itu berada.
Takk!!
Takk!!
Takk!!
Saat masih di kejauhan, Zhang Ziyi mendengar suara sesuatu yang di dobrak. Penasaran menghampirinya kala itu, suaranya berasal dari arah tanaman-tanaman herbal berada.
"Ada yang tidak beres!" Zhang Ziyi mempercepat langkah kakinya.
"Laohu, apa yang kamu lakukan?"
"Rraawwrr!" Dia memamerkan taringnya yang panjang.
Sejenak Zhang Ziyi melihat keanehan telah terjadi padanya. Pupil mata yang merah sewarna dengan warna rumput hati. Juga dia tampak beringas sekarang.
"Owh, rupanya kamu tidak sabar untuk mengonsumsi rumput hati itu yah?" Zhang Ziyi berjalan mendekatinya. Dia juga sedikit melepaskan aura emasnya untuk menenangkan Laohu.
Laohu sedikit menenang. Dia duduk manis, sayap api yang tadi ia keluarkan kini mulai menghilang.
"Nah, seperti ini lebih baik!"
Zhang Ziyi menepuk-nepuk kecil kepala Laohu. Dia kemudian memperhatikan tanaman-tanaman herbal yang kini telah mencapai jutaan tahun.
"Hahaha, hanya dalam sekejap dia telah bertransformasi!"
Array yang semula mengelilingi tanaman-tanaman herbal kini mulai menghilang. Terpancar lah aura yang begitu menenangkan dari tanaman-tanaman herbal. Bahkan udara kian menipis dan di dominasi oleh tanaman-tanaman herbal.
__ADS_1
Kontan melihat hal itu, Laohu langsung melesat ke arah salah satu rumput hati yang berjarak paling dekat dengannya.
"Hey, tenanglah!"
Seakan tak mendengar panggilan dari majikannya, Laohu tetap berlari dan langsung mengigit dan memasukkan rumput hati itu ke dalam mulutnya.
"Hati-hati, itu bisa membahayakan mu!" peringatan itu terlambat. Laohu telah lebih dulu mengunyah rumput hati, dan menelannya.
Sedetik dua detik, tak ada reaksi pada tubuhnya. Zhang Ziyi serta Laohu merasa heran dengan itu.
Laohu menunggu hingga lima detik, namun tetap rumput hati tidak ada reaksi. Girang, dia lantas mendekati rumput hati yang lainnya dan tanpa pikir panjang langsung menelannya.
"Berhenti, Laohu.. kau akan membuat tubuh mu meledak karenanya!" Zhang Ziyi kembali berteriak.
Kini Rumput Hati telah memberikan reaksinya. Lonjakan energi mulai terasa di tubuh Laohu. Semakin lama kian mengganas. Api juga kini telah menyelimuti dan memakan seluruh tubuhnya. Laohu meringis. Dia memberontak, tubuhnya di banting-banting di tanah, membuatnya tak berbeda jauh dengan cacing kepanasan.
Melihat lonjakan energi yang kian besar itu, Zhang Ziyi tidak tinggal diam Dia mendekati Laohu, lalu melepaskan energinya ke arah Laohu.
Gejolak energi yang semakin menggila. Energi emas berusaha untuk menundukkan–nya. Energi emas bertarung dengan energi api di lautan kesadaran Laohu. Energi itu sendiri berasal dari Zhang Ziyi dan rumput hati.
Tubuh Laohu kini telah mati dan menjadi api sepenuhnya. Dirinya di kelilingi oleh energi api dan emas.
Tak berlangsung lama, ledakan besar terjadi di tubuh Laohu.
Duaaarrr!!
Ledakan telah terjadi, namun belum ada tanda-tanda Laohu akan sadar. Tubuh apinya terus berkobar. Perlahan, Tubuh Laohu yang tadinya telah menghilang mulai kembali pulih. Dimulai dari tulangnya yang telah bertransformasi menjadi tulang emas. Setelahnya daging yang terbentuk. Kemudian belangnya.
Tubuhnya kini bertambah besar.
Duarrrr!!!
Ledakan kedua kalinya terjadi pada tubuh Laohu. Saat ini asap tebal mulai mengepul, menutupi pandangan.
Zhang Ziyi belum bertindak. Dia menunggu sampai asap itu menghilang.
Seiring dengan asap yang kian menipis, terlhat bayangan besar yang berdiri tanpa gerak. Asap yang semula berwarna putih abu-abu itu kini mulai bercampur dengan aura merah oranye.
__ADS_1
Swoosshh!!!