
Whush!
pusaran energi hitam tercipta di atas sana setelahnya muncul beberapa orang yang keluar dari portal tersebut. Mereka tidak lain adalah Zhang Ziyi, Zhang Meng, Zang Lan, Zhang Yin, Zhang Bie, Zhang Zhili, Shui Bing, serta Shui Shan.
Pertama kali mereka di suguhkan. Itu berasal dari siluman siluman yang ada pada hutan Binatang Langit.
Zhang Ziyi mengeluarkan Laohu dari alam jiwanya. Telah lama dia mengurung harimau api itu ke dalam alam jiwa. Tentunya karena tidak ada teman di alam jiwa, pastinya Laohu akan merasa kesal, tak pernah di keluarkan oleh Zhang Ziyi.
Benar saja, raut wajah tak senang langsung di perlihatkan oleh Laohu.
"Raawrrr!"
"Sudahlah, Laohu. Kau tidak di izinkan untuk membuat drama dalam hal ini. Kita sedang dilanda masalah!" kata Zhang Lan kala melihat ekspresi yang diperlihatkan oleh Laohu tadi.
"Raawwrrr!" kesal mendengar pernyataan Zhang Lan.
"Heeh, aku tidak sendang berbohong. Apakah kamu tidak merasakan akan bahaya yang tengah mengintai kita dari jauh?" Zhang Lan mencoba untuk mengajak Laohu memeriksa wilayah sekitarnya.
Meski merasa kesal, namun Laohu tetap melakukan seperti yang di katakan oleh Zhang Lan tadi. Segera dia menajamkan indera penglihatannya untuk memeriksa wilayah sekitar.
"Raawrrr!"
Meski gelap gulita, namun tetap tak menghambat penglihatan Laohu. Melihat begitu banyak musuh yang berkumpul di satu tempat, di atas awan yang cukup jauh dengan hutan Binatang Langit, Laohu sudah bisa mengambil kesimpulan dengan situasi saat ini.
"Mari kita bergerak menuju markas!" ucap Zhang Zhili.
Semuanya pun terbang cepat menuju pusat Hutan Binatang Langit.
Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk sampai di sana. Tampak seperti sebuah kota besar, dengan bangunan mewah nan besar sebagai pusat kota itu.
Zhang Ziyi serta yang lainnya melihat itu sedikit terkesiap. Bagaimana tidak, mereka meninggalkan tempat ini hanya dalam beberapa hari. Namun dalam kurun waktu singkat, para bawahan Zhang Ziyi telah mampu untuk membuat sebuah kota megah. Meskipun belum bisa dikatakan sempurna.
"Ini sangat luar biasa. Bagaimana mereka bisa membuatnya dalam waktu kurang dari satu Minggu?" ucap Zhang Lan.
"Itulah hebatnya mereka ... mari langsung ke sana. Kita harus berbicara dengan mereka." Zhang Ziyi menuntun rekan-rekannya menuju ke arah bangunan besar tersebut.
Orang-orang yang ada di sana melihat kedatangan pemimpin mereka, tidak bisa untuk tidak memberi hormat.
Salah seorang di antara mereka langsung berlari menuju ke suatu tempat. Tak lama setelahnya muncul kembali bersama dengan seseorang. Memiliki tubuh layaknya manusia, namun bagian bawahnya menyerupai seekor kuda. Dia adalah Moi Wang, seorang dari ras Centaurus yang semula di tugaskan Zhang Ziyi untuk memimpin pasukannya sementara waktu.
"Pemimpin!" Moi Wang memberi hormat.
"Kerja bagus! Aku bahkan meninggalkan kalian baru beberapa hari, tapi telah ada perubahan yang begitu besar dengan Hutan Binatang Langit ini." Zhang Ziyi memuji Moi Wang.
"Terima kasih Pemimpin!"
"Oh ya, omong-omong, Moi Hu serta yang lainnya berada di mana?" tanya Zhang Ziyi yang tidak melihat keberadaan Moi Hu serta pemimpin bawahan lainnya.
"Mereka sedang mengerjakan sesuatu. Namun aku sudah menyuruh beberapa orang untuk memanggil mereka."
"Umm! Ada sesuatu penting yang ingin aku sampaikan kepada kalian. Di luar sana telah datang satu kelompok dengan kekuatan besar yang mengintai, dan mungkin sebentar lagi akan melakukan serangan terhadap kita." Zhang Ziyi menjelaskan akan bagaimana situasi luar.
Moi Wang terbelalak. Dia terlalu sibuk dengan pekerjaan sampai tidak memperhatikan kondisi markas saat ini.
"Maafkan aku karena telah lalai dalam membaca situasi sekitar, Pemimpin!" Segera dia meminta maaf. Merasa bahwa yang terjadi saat ini karena kelalaiannya.
"Kamu tidak perlu meminta maaf. Dan ya, aku akan membuat array yang menutupi seluruh wilayah markas kita. Kamu, segera kumpulkan para pemimpin bawahan di ruangan pertemuan. Setelah selesai dengan urusanku, aku akan langsung menemui kalian!"
"Baik Pemimpin!"
Zhang Ziyi lantas terbang ke arah selatan. Dengan kecepatan tinggi, dia memperhatikan orang-orang yang ada mengintai mereka dari jauh itu.
"Aura yang mereka pancarkan itu, menandakan bahwa mereka berasal dari pasukan Kekaisaran Langit," gumam Zhang Ziyi perlahan.
__ADS_1
"Jika mereka menyerang, dengan kekuatan pasukan ku yang belum terasah dengan matang, takutnya hanya akan menjadi pembantaian sepihak."
Bergerak untuk menciptakan Array Ilusi. Dinding transparan membentuk kubah besar yang langsung menyelimuti setiap sisi dari markas yang di bangun oleh bawahan Zhang Ziyi.
Setelah memastikan array yang di buat tadi akan aman, Zhang Ziyi berinsiatif untuk menambah kecepatan waktu yang berada di dalam array. Setidaknya satu jam di dunia luar sama dengan satu bulan di dalam array. Ini sendiri bertujuan supaya dia bisa mengikuti turnamen besok dengan tidak ada keterlambatan. Juga bisa mengantisipasi jikalau pasukan Kekaisaran Langit tiba-tiba saja menemukan mereka.
Selesai dengan melakukan pekerjaannya, Zhang Ziyi beralih menuju pusat markas. Masuk dan langsung menuju ruang pertemuan.
Dia telah di tunggu di sana. termasuk juga dengan Zhang Zhili serta yang lainnya telah duduk di kursi masing-masing.
"Salam Pemimpin!"
"Umm!"
Duduk di kursi telah tersedia khusus untuknya.
"Ehemm." Zhang Ziyi berdehem sejenak sebelum memulai pembicaraan.
"Sebelumnya terima kasih atas partisipasi kalian. Tujuanku mengumpulkan kalian di sini adalah terkait dengan masalah yang akan kita hadapi beberapa hari lagi."
Semua yang ada di dalam ruangan luas itu tidak ada yang berbicara atau hanya sekedar berbisik pun. Sehingga Zhang Ziyi bisa berbicara santai dengan tanpa mengeluarkan sedikit tenaganya.
Zhang Ziyi kemudian mulai menjelaskan terkait masalah yang akan mereka hadapi kedepannya. Lengkap dengan langkah yang akan mereka ambil nantinya.
"Apakah ada pertanyaan dengan itu?" ucap Zhang Ziyi mengakhiri penjelasannya.
"Hmm, pemimpin! Bagaimana dengan ras Duyung yang masih berada di Alam Tengah?" tanya Moi Hu.
"Aku berencana akan menbawa mereka ke alam Atas. Setelahnya kita bisa meningkatkan kekuatan bersama-sama di sini."
"Umm!" Moi Hu mengangguk mengerti.
"Baik, karena tidak ada yang bertanya, aku anggap pertemuan ini selesai."
Semua pemimpin yang hadir segera meninggalkan aula pertemuan setelah di persilahkan oleh Zhang Ziyi. Menyisakan Zhang Zhili, Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Bie, Zhang Lan, Shui Shan, Shui Bing, serta Moi Wang.
"Baik,"
"Umm!"
Zhang Ziyi menciptakan sebuah portal yang langsung menghubungkan dengan tempat Ras Duyung yang berbeda di Alam Tengah. Sebab dahulu dia sempat meninggalkan kekuatan mental di sana, sehingga tidak susah baginya untuk sampai ke sana dalam waktu singkat.
-
Whush!
Muncul kembali di tempat yang tidak terlalu asing. Semua hewan laut tampak berenang di udara daratan.
Zhang Ziyi berjalan menyusuri jalan setapak yang di tumbuhi oleh rumput kecil.
Tidak sengaja dia bertemu dengan seorang gadis cantik. Namun memiliki telinga sedikit runcing.
Tanpa pikir panjang Zhang Ziyi mendekati gadis itu.
"Hai!" sapa–nya.
"Ka–kamu?" Gadis itu kaget kala melihat kedatangan Zhang Ziyi. Dirinya langsung berlari dan memeluk erat Zhang Ziyi.
Zhang Ziyi sendiri tidak tahu harus mengambil reaksi seperti apa. Pada akhirnya dia hanya membiarkan gadis itu memeluk dirinya.
"Mengapa kamu begitu lama?" tanya gadis itu. Dia sendiri sedikit terisak.
"Apa yang terjadi padamu?" tanya Zhang Ziyi, mendorong pelan tubuh gadis itu.
__ADS_1
Menatap Zhang Ziyi dengan tatapan tak percaya, "Apakah kau tidak mengenaliku?" tanyanya.
"Hmm, aku menebak. Kamu adalah gadis bertelinga sirip waktu itu. Namamu Yu Ren Lan, bukan?" tebak Zhang Ziyi.
"Nah, itu kamu tau."
"Hmm, sepertinya kekuatanmu banyak meningkat sampai bisa membuat wujud–mu berubah."
"Hmm, bisa di bilang begitu."
Sejenak kedua mata saling bertemu. Untuk beberapa saat, tak ada yang berbicara membuat suasana kian canggung.
"Oh ya, omong-omong ada yang ingin aku sampaikan kepada Raja Ras Duyung. Apakah kamu bisa mengantarku ke sana?" tanya Zhang Ziyi.
"Tentu."
***
"Pemimpin!" ucap Raja Yu Tie kala melihat Zhang Ziyi datang ke arahnya.
Sambutan juga dia lakukan terhadap Zhang Ziyi. Setalah beberapa saat, mereka mulai membicarakan masalah serius.
"Aku ingin memindahkan Ras Duyung kembali ke alam atas." Zhang Ziyi mengatakan inti dari pembicaraan mereka.
"Benarkah?"
Raja Ras Duyung itu tampaknya masih tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar. Telah lama dia menantikan datangnya hari itu.
"Umm!" Zhang Ziyi bersungguh-sungguh.
"Baiklah, kalau begitu aku akan mempersiapkan sesuatu untuk pemindahan wilayah ini."
Raja Ras Duyung meminta Izin pada Zhang Ziyi untuk tinggal. Dia hendak mengumpulkan para ras Duyung yang tersebar di berbagai belahan laut dunia tersebut.
-
Semua ras duyung telah terkumpul di satu tempat. Anggota ras duyung ini begitu banyak. Mencapai puluh ribuan.
"Aku akan memindahkan semua rakyat duyung pada cincin Dunia Laut. Lalu kita akan ke Alam Atas bersama-sama."
"Ai'? Kalau memang bisa seperti itu, mengapa kamu tidak memindahkan ras duyung ke alam atas lebih dulu?" tanya Zhang Ziyi.
"Kami belum memiliki kekuatan untuk membangun markas di alam atas. Makanya menunggu Pemimpin untuk membawa kami ke sana."
Zhang Ziyi mengangguk.
Setelah semua urusan di sana sudah selesai, mereka berdua lantas memasuki portal dimensi, yang menghubungkan dengan Hutan Binatang Buas.
-
Whush!
Sampai keoada markas. Raja Yu Tie merasa terkesiap kala melihat kota besar dalam markas. Apalagi hawa serta nuansa di sini begitu berbeda dengan nuansa di Alam Tengah.
"Haah... Sudah lama aku tidak merasakan sensasi ini." Raja Yu Tie membuang napas.
"Mari ke sana. Kita akan melihat tempat baru kalian."
Keduanya berjalan ke arah timur. Zhang Ziyi tidak perlu susah-susah dalam menemukan Zhang Zhili serta yang lainnya.
Mereka berdua sampai di Sebuah goa. Masuk ke dalam goa itu, lalu sampailah mereka pada mata air berdiamater dua puluh meter. Di sana juga ada Zhang Zhili serta rekan Zhang Ziyi lainnya termasuk juga Moi Wang.
"Kami menemukan mata air ini. Aku telah memeriksanya dan di dalamnya begitu luas, mungkin seluas lautan yang ada di Alam Tengah. Ini sangat cocok untuk ras duyung." Zhang Zhili memberitahu Zhang Ziyi terkait dengan mata air itu.
__ADS_1
"Terima kasih karena telah mencarikan tempat ini."
Di sisi lain, Moi Wang serta Raja Yu Tie sempat berpelukan. Keduanya merupakan teman lama. Berpuluh-puluh tahun tak bertemu dan baru sekarang mereka bertemu.