Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 55 ~ Skill Zhang Yin


__ADS_3

Whush!


Sling!


Giok elemen mendadak memancarkan sinar yang begitu terang. Sinar dengan berbagai macam warna, atau yang biasa di sebut dengan warna warni.


Melihat hal itu, kelima orang yang memperhatikan Zhang Ziyi, langsung membelalakkan mata. Begitu terpukau dengan pemandangan yang tersuguh kan di depan mata mereka.


Di sisi lain, Zhang Ziyi sendiri merasa heran dengan sinar warna-warni yang terpancar dari batu giok itu. Kembali ia memperhatikan batu giok elemen, takutnya ada kesalahan.


Namun lama dia memperhatikan, tak kunjung dia menemukan adanya kesalahan pun. Kembali pandangannya ia angkat ke arah Zhang Zhili, meminta penjelasan terkait masalah ini, kepada pria itu.


Zhang Zhili tidak menanggapi Zhang Ziyi. Pria itu fokus pada batu giok elemen yang memancar sinar warna-warni itu. Kasus baru yang baru kali ini dia temui.


Memperhatikan sesaat, Zhang Zhili mulai menggunakan teori-teori yang ia miliki. Berusaha menebak-nebak terkait batu giok elemen yang memancarkan sinar berwarna-warni itu.


"Guru, mengapa sinar cahaya yang terpancar dari giok elemen ini berwarna-warni?" Zhang Ziyi bertanya seraya mengangkat sebelah alis.


"Hmm, entahlah... Kasus ini baru pertama kali aku dapatkan! ... Lepas tanganmu pada batu giok, lalu beristirahatlah!" ucap Zhang Zhili tiba-tiba langsung meminta dirinya untuk beristirahat.


Sempat heran sesaat, namun pada akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti apa yang di ucapkan Zhang Zhili tadi.


Begitupun juga dengan empat orang itu. Mereka juga beranjak untuk beristirahat. Meski begitu, mereka sebenarnya juga penasaran akan unsur dasar apa yang di miliki oleh Zhang Ziyi.


Setelah kepergian murid-muridnya, Zhang Zhili mendekati giok elemen dan mulai meneliti kasus yang baru saja di terima Zhang Ziyi.


Sebagai seorang yang berpengetahuan luas, tentu Zhang Zhili merasa senang, sebab dia telah menemukan sesuatu baru yang akan ia teliti nantinya. Apalagi, sesuatu itu begitu tidak biasa.


Semalaman penuh Zhang Zhili meneliti batu giok serta mengaitkannya dengan sinar warna-warni barusan keluar saat Zhang Ziyi meletakan tangannya tadi.


Pria itu mengeluarkan barang-barang yang biasa dia gunakan untuk meneliti sesuatu dari cincin ruang miliknya. Lalu mulai bekerja semalaman penuh.


Pagi telah datang, pria itu belum juga menemukan sebuah pencerahan terkait masalah itu.

__ADS_1


"Hmm, cukup sulit untuk meneliti kasus ini jika tidak dikaitkan dengan praktek langsung di lapangan!" ucap Zhang Zhili.


Mengarahkan telapak tangan pada benda-benda yang ada di meja batu. Zhang Zhili mulai memasukkan satu per satu barang-barang tersebut dalam cincin ruang miliknya. Setelahnya dia berjalan keluar dari goa.


Nampak di luar, murid-muridnya telah menunggu Zhang Zhili. Sepertinya mereka begitu bersemangat.


"Guru, apakah kita mulai saja perjalanannya?!" tanya Zhang Lan antusias.


"Karena kau yang lebih bersemangat diantara yang lain ... maka kau bisa mencarikan kita dua ekor rusa untuk sarapan pagi. Setelahnya baru kita memulai perjalanan!" jawab Zhang Zhili. Lalu melangkah ke arah Zhang Ziyi.


"Yaah,"


Meski sedikit kesal, namun Zhang Lan tidak membantah sedikitpun. Lelaki itu pun akhirnya beranjak dan memasuki hutan. Berlari dengan kecepatan tinggi, hingga dalam hitungan detik, tidak terlihat lagi dirinya.


"Master, apakah kau telah menemukan unsur dasar elemen apa yang ku miliki?" tanya Zhang Ziyi, saat Zhang Zhili telah berada di hadapannya.


"Aku belum menemukan masalah sinar warna-warni pada giok elemen. Juga unsur dasar apa yang kau miliki, namun aku memiliki asumsi terkait itu. Akan tetapi, untuk membuktikannya maka kau harus mempraktekannya langsung," jelas Zhang Zhili.


"Baik..." jawab Zhang Ziyi.


Setelah selesai menyantap dua ekor rusa bakar, mereka akhirnya memulai perjalanan memasuki kedalaman Hutan Luori bagian dalam.


Sepanjang perjalanan, banyak mereka temukan binatang buas dengan kekuatan fisik setara dengan Ranah Langit. Sehingga perjalanan mereka sedikit melambat, karena harus berurusan dengan Binatang Buas tersebut.


Membutuhkan waktu sekitar setengah hari perjalanan sebelum mereka memasuki wilayah kedalam hutan Luori bagian dalam.


Namun di sini mereka akan di hadapkan pada sesuatu yang lebih berbahaya lagi. Binatang Buas yang ada di wilayah ini kebanyakan memiliki kekuatan fisik setara dengan kultivator ranah langit tahap 5 sampai dengan ranah Langit tahap 9. Bahkan ada satu dua binatang buas yang memiliki kekuatan fisik setara dengan kultivator Ranah Dewa.


Bintang Buas yang memiliki kekuatan fisik setara dengan kultivator Ranah Dewa ini umumnya biasa di sebut dengan siluman.


Nah, kristal roh dari siluman inilah yang nantinya akan Zhang Zhili serta murid-muridnya gunakan untuk mengisi unsur dasar elemen yang mereka miliki, guna melakukan perubahan unsur elemen.


Baru saja memasuki kedalaman hutan Luori bagian dalam, mereka telah di hadapkan oleh binatang buas dengan kekuatan fisik ranah langit tahap 6.

__ADS_1


"Guru, biar aku dan Zhang Meng yang mengurus Binatang Buas ini!" Zhang Lan menawarkan diri sembari tangannya menunjuk seekor kelinci seukuran rumah di hadapan mereka.


"Hmm, baiklah Namun, sepertinya kalian saja tidak cukup untuk melawan binatang buas ini. Mengingat kultivasi kalian yang begitu terlampau jauh dengan kelinci ini...!" Zhang Zhili menoleh ke arah Laohu yang berada di dekat Zhang Ziyi. "Kalian bisa bergabung dengan Laohu untuk melawan binatang buas kelinci ini! Namun ingat, kalian harus berhati-hati saat berhadapan dengannya. Binatang buas ini memiliki kecepatan gerak di atas rata-rata," ucap Zhang Zhili.


Zhang Lan serta Zhang Meng mengangguk. setelahnya, mengambil posisi masing-masing. Tangan kanan mencengkeram erat, serta Laohu yang nampak tidak sabar untuk memakan daging binatang buas kelinci yang berjarak beberapa meter dari tempat mereka berdiri.


Whush!


Ketiganya melesat secara bersamaan.


Kelinci besar yang melihat kedatangan tiga musuh masih tetap santai sembari mengunyah wortel besar. Setelahnya dia menghilang dari tempatnya berdiri.


Zhang Lan serta Zhang Meng menghentikan aksinya. Terlalu terkejut dengan kecepatan gerak si kelinci. Padahal, pedang mereka tinggal satu meter tadi sebelum mengenai tubuh kelinci raksasa.


"Sial, kemana perginya kelinci itu?" tanya Zhang Lan.


"Laohu, apakah kau bisa mendeteksi keberadaannya?" tanya Zhang Lan kembali pada harimau api.


"Auumm!" Laohu mengangguk. Insting harimau–nya yang tajam, menangkap suatu pergerakan di bagian timur. kontan saja harimau Api itu langsung melesat ke arah timur, mengejar kelinci tersebut.


Zhang Meng juga Zhang Lan sendiri tidak tinggal diam. Keduanya juga ikut melesat, mengikuti arah lari Laohu.


Butuh waktu serta tenaga yang banyak bagi Zhang Meng, Zhang Lan serta Laohu untuk mengalahkan binatang buas kelinci.


Meski mereka telah mengalahkan binatang buas kelinci, namun saat ini Zhang Lan serta Zhang Meng harus bertarung kembali dengan deru nafas–nya yang tidak beraturan. Berusaha mengontrol deru nafas yang kian memberat itu.


"Zhang Yin, kau bisa menyerap kristal roh dari kelinci itu!" ucap Zhang Zhili memerintahkan Zhang Yin untuk menyerap kristal roh dari binatang buas kelinci.


"Baik Master!"


Tanpa menolak, Zhang Yin langsung menggeledah tubuh Kelinci, lalu mengambil kristal rohnya.


Setelah menemukan kristal roh dari kelinci tersebut, Zhang Yin langsung duduk dan menyerap khasiatnya.

__ADS_1


Selang beberapa waktu, Zhang Yin akhirnya selesai menyerap khasiat dari binatang buas kelinci. Kini ia merasakan kecepatan larinya meningkat dua kali lipat. Bahkan gadis itu sempat memperlihatkan skill yang ia dapat barusan kepada Zhang Lan serta yang lainnya.


Dan tentu saja mereka begitu terkagum-kagum dengan itu. Zhang Yin yang semula berada di dekat Zhang Lan, tidak sampai sedetik, gadis itu telah berpindah ke tempat Zhang Bie yang jaraknya sekitar 5 meter dengan Zhang Lan. Bahkan Zhang Lan belum sempat menoleh, pun Zhang Yin telah berpindah tempat.


__ADS_2