Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 60 ~ Memasuki Portal.


__ADS_3

"Master, apa yang hendak mereka lakukan?" Zhang Ziyi bertanya, dengan pandangan menatap lurus ke depan. Dimana, di sana telah berdiri begitu banyak orang-orang, yang tidak lain adalah anggota klan utama Zhang.


Para anggota klan yang berjejer rapi tersebut kebanyakan memiliki kultivasi Ranah langit tahap 2-5


"Mereka hendak pergi ke dunia lain!" jawab Zhang Zhili tanpa menoleh.


"Ke dunia lain? Maksud Master?" tanya Zhang Ziyi. Perhatiannya kini ia alihkan pada Zhang Zhili yang ada di dekatnya.


"Tujuan mereka ke dunia lain adalah untuk mengambil benda yang begitu berharga dalam dunia itu..." Kembali menghentikan ucapannya, Zhang Zhili menghela napas sesaat.


"Benda berharga seperti apa yang Master maksud?" tanya Zhang Meng, tidak sabar mendengar kelanjutan penjelasan Zhang Zhili.


"Mawar Lima Warna!"


"Mawar Lima Warna?" Zhang Meng, Zhang Lan serta Zhang Bie kompak mengulang pertanyaan Zhang Zhili tadi. Beruntung suaranya cukup pelan, sehingga tidak ada anggota klan yang mendengar dan menyadari kehadiran mereka.


"Bunga Mawar Lima Warna ini begitu berharga sekaligus sangat langka. Memiliki khasiat meningkatkan kultivasi hingga beberapa tahapan hanya dalam sekali menyerapnya. Tidak hanya itu, Bunga ini juga memiliki suatu kelebihan tertentu, yang memungkinkan penyerap–nya mampu membuka elemen dasar miliknya."


Zhang Zhili menjelaskan terkait Bunga Mawar Lima Warna yang akan di incar oleh orang-orang klan Zhang ini.


"Lalu, tujuan kita ke sini?" tanya Zhang Bie.


"Pertanyaan bagus...! Tujuan dari kita datang ke sini adalah untuk mencuri apa yang mereka curi."


Kembali mereka mengernyit kala mendengar alasan Zhang Zhili. Begitu aneh sekaligus membagongkan.


"Kalian tidak perlu turun tangan untuk ke sana." Menoleh ke arah Zhang Ziyi, Zhang Zhili lalu kembali berkata, "Zhang Ziyi sendirian yang akan mengikuti anggota klan Zhang ini, dan mencuri Mawar Lima Warna itu!"


"Mengapa demikian, apakah karena Mawar Lima Warna ini ada kaitannya dengan dasar elemen milikku?" tebak Zhang Ziyi.


"Ya, kau benar... Setelah melihat kekhususan unsur dasar elemen yang kau miliki. Mustinya Mawar Lima Warna ini akan memberi sesuatu hal kepadamu, menimbang, unsur dasar elemen mu yang begitu istimewa."


Zhang Ziyi mengangguk, paham. Tugasnya tidak banyak. Hanya mencuri apa yang ingin di curi oleh rombongan Klan Zhang, di dunia lain itu.

__ADS_1


"Master, apa karena Mawar Lima Warna yang memiliki kaitan dengan dasar elemen Zhang Ziyi, maka Zhang Ziyi juga yang harus menyerapnya?" tanya Zhang Lan dengan alis berkerut.


"Sudah ku jelaskan tadi, bahwa  dasar elemen yang dimiliki Zhang Ziyi ini sangatlah istimewa. Dimana bisa menyerap dan menggunakan beberapa elemen sekaligus.... Sesuai namanya, Mawar Lima Warna ini tersusun dari lima elemen berbeda. Elemen api, air, tanah, petir, dan angin. Setiap menyerapnya, maka elemen dasar akan langsung aktif, bahkan memiliki tolakan energi yang begitu luar biasa..."


"... Sementara Zhang Lan, Zhang Meng, serta Zhang Bie hanya memiliki satu dasar elemen. Zhang Yin pun hanya bisa memiliki dua dasar elemen berbeda... Jelas mereka tidak bisa menyerap Mawar Lima Elemen itu kecuali Zhang Ziyi!"


Semuanya mengangguk mendengar itu. Lalu kembali memperhatikan anggota klan yang berbaris di aula yang luas.


-


Beberapa orang berbaris memanjang. Bahkan aula yang begitu besar itu terasa sempit bagi anggota Klan Zhang.


Terhitung, ada dua puluh baris dengan setiap barisnya terdiri dari begitu banyak anggota klan yang berjejer memanjang di belakang.


Agak heran melihat anggota yang akan  pergi begitu banyak itu. Mereka seperti hendak berperang di dunia lain yang akan mereka datangi nanti.


Kepala klan Zhang utama saat ini tengah berdiri di hadapan anggota klan yang berbaris tersebut. Ada juga beberapa murid inti di belakangnya, juga dua tetua di samping kanan dan kirinya.


Sepuluh buah portal terpampang beberapa meter di depan mereka. Kemudian setiap barisan anggota klan berjalan memasuki portal tersebut.


Whush!


Satu persatu Anggota klan langsung menghilang kala memasuki portal. Hingga dalam beberapa waktu saja, tinggal sedikit orang yang masih menunggu gilirannya untuk memasuki portal.


"Guru, kapan aku mulai ke sana?" tanya Zhang Ziyi, nampaknya dia sudah tidak sabar untuk memasuki portal.


"Tunggu, sampai mereka masuk semuanya baru kau bisa memasuki portal itu. Takutnya, jika kau masuk sekarang, kau akan ketahuan. Dan tentu saja masalahnya akan panjang Setelahnya!" ucap Zhang Zhili.


"Guru, aku bisa memasuki portal itu sekarang juga dan tanpa sepengetahuan seorang pun dari anggota klan utama itu!" ucap Zhang Ziyi yakin.


"Maksudmu?"


Zhang Ziyi mengeluarkan topeng Hantu dari cincin ruangannya, dan menunjukkan pada Zhang Zhili, Zhang Lan serta yang lainnya.

__ADS_1


"Dengan menggunakan topeng ini!" ucap Zhang Ziyi disertai dengan sunggingan kecil di bibirnya.


Sempat mengernyit melihat topeng yang di perlihatkan Zhang Ziyi tadi.


Zhang Ziyi kemudian memakai topeng itu. Bermaksud menunjukkan kemampuan dari topeng Hantu kepada mereka.


Tepat saat Zhan Ziyi memakai topeng Hantu, dirinya tiba-tiba menghilang dari hadapan mereka.


Terkejut. Tentu saja mereka terkejut dengan itu. Memang sebelumnya, Zhang Ziyi tidak memberitahu tentang topeng Hantu kepada Zhang Zhili, Zhang Meng, Zhang Bie, Zhang Lan, serta Zhang Yin. Bukan tidak mau melainkan tidak sempat Zhang Ziyi memberitahu mereka terkait topeng Hantu tersebut.


"Kemana perginya saudara Ziyi?" Zhang Lan bertanya kepada Zhang Zhili. Namun lelaki itu menjawab dengan kedua bahu terangkat menandakan dia juga tidak mengetahui pasti keberadaan Zhang Ziyi saat ini.


Beberapa saat, Zhang Ziyi muncul kembali tepat di samping Zhang Lan. Pemuda itu menepuk pundak Zhang Lan secara tiba-tiba. Sontak, Zhang Lan langsung melompat. Menyingkir dari tempatnya.


Hampir saja Zhang Lan terjatuh dari atap tempat mereka bersembunyi, beruntung Zhang Ziyi segera menariknya. Kalau tidak, dua anggota klan yang saat ini tengah bercerita di bawah mereka, akan tertimpa tubuh Zhang Lan.


"Hati-hati!" ucap Zhang Ziyi mengingatkan Zhang Lan.


"Kenapa kau begitu tiba-tiba muncul di hadapan ku. Kau bisa membunuhku karena terkejut!" Zhang Lan menggerutu. Tentu saja dia kesal dengan perlakuan Zhang Ziyi tadi. Tiada angin, tiada hujan, tiba-tiba muncul sosok hantu berwujud manusia di sampingnya.


"Hehehe, maaf...! Tapi bukan sepenuhnya salah aku sih. ini juga salah saudara Lan karena tidak bersiap siaga!" Meminta maaf sembari membela diri.


Zhang Lan ingin menyangkal, namun perkataan yang hendak ia keluarkan mendadak tersangkut di tenggorokan kala mendengar suara Zhang Zhili.


"Sudah-sudah! Hentikan perdebatan konyol yang tidak ada untungnya itu! ... Zhang Ziyi, cepatlah kau ke sana, sebelum mereka semua berangkat dan portal tertutup," ucap Zhang Zhili.


"Baik, guru!"


Tanpa berlama-lama, Zhang Ziyi langsung memakai kembali topeng Hantu. Mengaktifkan mode tubuh hantu dan menghilang dari sana.


Zhang Zhili memasuki salah satu portal Dengan tanpa ada yang menyadari kehadirannya.


Whush!

__ADS_1


__ADS_2