
Zhang Ziyi terbang dari punggung Laohu. Sosok yang menyebarkan kekuatan mental itu tidak dapat terlihat oleh panca indera normal. Sehingga dia harus menggunakan cara lain untuk mendeteksi keberadaan sosok tersebut.
Di sisi lain, Laohu terbang menjauh dengan membawa Zhang Zhili, Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Lan, Zhang Bie, Shi Shan serta Shui Bing yang tak sadarkan diri di punggungnya. Bersama dengan Niao yang bergerak mengekori Laohu.
Melayang di udara, Zhang Ziyi kemudian melepaskan kekuatan jiwanya. Menyebar layaknya benang-benang energi emas yang merembes keluar dari tubuhnya. Benang-benang energi emas itu menyebar cepat ke segala penjuru tempat itu.
Beberapa saat, Zhang Ziyi membuka kedua matanya serempak kala kekuatan jiwanya terhalangi oleh sesuatu. Aura gelap dan sangat-sangat kuat hingga dominan–nya bisa mematahkan kekuatan Jiwa Zhang Ziyi.
Zhang Ziyi mengernyit dengan itu. Di sisi lain, Roh Dewa Kematian juga tidak tinggal diam. Dia bergerak lebih tinggi lagi dari Zhang Ziyi. Berniat membantu anak itu dalam menemukan letak keberadaan sosok tersebut.
Roh Dewa Kematian menyebarkan domain roh. Tidak butuh waktu lama bagi roh dewa kematian untuk menemukan keberadaan sosok tersebut. Namun saat dia hendak memberitahukan keberadaan sosok tersebut kepada Zhang Ziyi, mendadak sesuatu menariknya. Dia tidak bisa mengelak dan mengikuti arus energi yang menarik r tubuh rohnya itu.
"Hahaha, Dewa Kematian! Akhirnya kita bertemu lagi!" 4
Suara menggema terdengar layaknya Guntur. Roh Dewa Kematian mengernyit, suara itu tidak terasa asing baginya.
"Hohoho, musuh lamaku! Ribuan tahun sudah, telah terlewatkan. Rasa-rasanya aku masih tetap merindukanmu. Merindukan untuk membunuh mu selamanya atau menjadikan mu sebagai bawahan ku!" ucap Roh Dewa Kematian di ikuti oleh tatapan mata tajam.
Kabut asap gelap muncul memenuhi udara. Berkumpul lalu membentuk sosok manusia bayangan, dengan mata merah menyala.
"Hahaha,. sudah ribuan tahun semenjak saat itu. Ternyata kau masih mengenali suara ku!" ucap sosok tersebut dengan suara menggema.
"Bagaimana aku tidak bisa mengenali suaramu, sementara dengan mengingatnya, dendam ku padamu akan terus membara dan takkan padam, meski ribuan tahun telah berlalu!" ujar Roh Dewa Kematian. Dia ingat betul, sosok gelap inilah yang telah membuat dirinya berhasil di bunuh oleh Dewa Kematian yang baru.
Dimana dulu mereka bermusuhan dan bahkan sampai menjadi musuh bebuyutan. Persaingan antar keduanya, tercipta semenjak mereka menginjak usia remaja. Hingga saat itu, Sosok asap gelap ini bekerjasama dengan Dewa Kematian yang baru untuk memusnahkan Dewa Kematian yang lama.
"Hahaha, lalu bagaimana denganmu yang sekarang? Hendak membalas dendam menggunakan apa? Menggunakan tubuh roh tak berguna itu? Atau justru menggunakan tubuh pemuda lemah itu?" Sosok tersebut tertawa renyah. Kemudian dia menunjuk ke bawah, di mana Zhang Ziyi berada. "Lihatlah di sana, pemuda itu akan mati oleh murid–ku!"
Roh Dewa Kematian mengalihkan pandangannya mengikuti arah yang ditunjuk oleh sosok gelap ini. Terlihat Zhang Ziyi yang telah di hadang oleh sosok lain, memiliki kekuatan tidak jauh berbeda dengan sosok yang berdiri di hadapan Roh Dewa Kematian saat ini.
Namun Roh Dewa Kematian tidak mengkhawatirkan akan Zhang Ziyi saat ini, sebab dia yakin Zhang Ziyi bisa mengalahkan Sosok itu sendirian. "Cih, aku tidak perlu membutuhkan dia untuk mengalahkan–mu. Dan percayalah sebentar lagi kau akan melihat murid–mu itu hangus oleh kekuatan yang akan dikeluarkan oleh penerus–ku!" Roh Dewa Kematian berkata dengan bangga dan penuh percaya diri.
Mendengar perkataan yang barusan dikeluarkan oleh Roh Dewa Kematian, membuat sosok itu merasa tidak tenang. Apalagi tak ada keraguan sedikitpun dari ucapan serta ekspresi Roh Dewa Kematian saat mengeluarkan perkataannya tadi. Namun dia tidak menampakan ketidak tenang–an itu.
"Mengapa kau begitu percaya diri sekali. Oh ya, aku tidak ada waktu untuk bersamamu seharian. Mari selesaikan semuanya saat ini juga!" Sosok tersebut kemudian maju menyerang Roh Dewa Kematian.
Pertarungan keduanya pun pecah saat itu juga.
__ADS_1
Sementara itu di sisi lain, Zhang Ziyi kembali menggunakan domainnya untuk mendeteksi keberadaan sosok yang memancarkan kekuatan mental tadi. Kali ini semakin besar dari sebelumnya. Benang-benang energi merembes dari tubuh Zhang Ziyi. Bergerak dengan ganas mencari keberadaan sosok tersebut. Tak butuh waktu lama baginya untuk menemukan sosok tersebut.
Sebelumnya domain Zhang Ziyi sempat mendapat perlawanan dan berusaha untuk di halang oleh energi gelap sosok yang memancarkan kekuatan mental tadi, sayangnya halangan yang diciptakan oleh sosok tersebut berhasil dipecahkan oleh benang-benang energi Zhang Ziyi.
Setelah mendapatkan keberadaan pasti dari sosok di balik kekuatan mental besar itu, Zhang Ziyi segera menghilang dari tempatnya.
Whush!
Pedang Naga Langit menebas secara horizontal. Lesatan energi berbentuk bulan sabit bergerak lurus ke arah sosok yang dilapisi oleh asap gelap.
Sayangnya, bukannya berhasil melukai, Lesatan energi berbentuk bulan sabit itu malah tembus dari tubuh sosok itu. Zhang Ziyi memicingkan mata. "Oh, jadi kau menggunakan tubuh roh? Kalau begitu aku juga akan menggunakannya!" Gumam Zhang Ziyi dalam hati.
Di sisi lain, sosok yang dibalut oleh energi gelap tadi memasang sunggingan penuh arti. Merasa akan mengalahkan Zhang Ziyi dengan sangat mudah mengingat Zhang Ziyi yang tidak bisa menyentuh tubuhnya.
"Percuma saja kau melancarkan serangan–mu terhadap ku. Semua serangan itu tidak akan mempan pada tubuhku karena kau tahu aku menggunakan tubuh roh sementara Kamu adalah sebuah jasad," ucap sosok tersebut dengan nada penuh provokasi.
Sayangnya perkataan tersebut malah membuat Zhang Ziyi melebarkan sunggingan–nya. "Benarkah? Lalu Bagaimana dengan ini!?" Kembali serangan di lancarkan oleh Zhang Ziyi. Kali ini tidak lagi menggunakan serangan energi seperti tadi melainkan dia menggunakan serangan energi cahaya.
Whush!
Bola cahaya melesat lurus menembus tubuh roh gelap milik sosok itu. Dan hasilnya seperti yang Zhang Ziyi bayangkan. Meskipun tidak terlalu membuat kerusakan lebih pada tubuh roh Sosok ini, tapi setidaknya telah berhasil merusakkan sedikit tubuh rohnya.
"Hohoho, sepertinya tidak membutuhkan kekuatan lebih untuk mengalahkan–mu. Cukup dengan menggunakan elemen cahaya dan kau akan mengalami kerusakan pada tubuh roh mu!"
Ucapan itu berhasil membuat sosok itu semakin memburuk. Dia mengumpati Zhang Ziyi keras. Lalu mulai melesat menyerang Zhang Ziyi.
Pertarungan pun tercipta. Zhang Ziyi menyimpan Pedang Naga Langit di cincin ruangnya, selanjutnya dia menggunakan unsur elemen cahaya untuk menciptakan pedang cahaya. Menyambut serangan sosok itu dengan pedang cahaya tersebut.
Pertarungan keduanya berlangsung singkat, sebab setiap kali sentuhan antara pedang cahaya dengan pedang milik sosok energi gelap tersebut, maka kekuatan sosok tersebut akan menghilang perlahan karena efek dari pedang cahaya Zhang Ziyi.
Jarak tercipta setelah beberapa kali beradu pedang. Kondisi roh sosok tersebut semakin memburuk. Beberapa bagian tubuhnya telah menghilang.
"Jangan pikir dengan kondisiku yang sekarang, kau sudah menang!" Sosok itu berkata dengan nada tinggi penuh akan tekanan. Setelahnya melepaskan energi gelap yang sangat pekat.
Energi itu kian menyebar hingga memenuhi udara, mengalahkan kabut hitam yang semula memenuhi tempat itu. Zhang Ziyi bisa merasakan Kekuatan dari sosok tersebut yang bertambah dan terus bertambah. Hingga berada di atas kekuatan dirinya sendiri.
Whush!
__ADS_1
Angin kencang berhembus, menerbangkan debu hitam yang menyelimuti sosok itu. Kali ini wujudnya tidak lagi dalam bentuk roh, melainkan wujud nyata dengan memiliki tubuh kekar berotot dan memiliki tanduk tumpul di kening bagian kiri. memiliki mata merah darah serta taring yang runcing, dia tidak ada bedanya dengan iblis atau monster. Energi hitam juga tidak berhenti keluar dari tubuhnya.
Zhang Ziyi tidak panik sama sekali kala melihat perubahan pada wujud sosok itu. Juga kekuatan yang di pancarkan oleh sosok iblis di hadapannya ini yang bertambah berkali-kali lipat dari sebelumnya, yang bahkan lebih besar darinya pun itu tidak membuat nyalinya ciut.
"Aku hanya perlu untuk mengukur waktu, setelah durasi dari teknik rahasia yang kamu gunakan itu habis baru setelahnya kamu akan merasakan efek yang sangat menyakitkan dari teknik mu itu! Atau bila perlu setelah teknik itu habis aku akan langsung membunuhmu." Zhang Ziyi berucap dengan tenang.
"Hahaha, meskipun ini tidak akan lama tapi ini sudah cukup untuk menjadikan tubuhmu beberapa bagian," ucap sosok menyerupai iblis itu.
"Coba saja!"
Zhang Ziyi mengangkat Pedang Naga Langit Ke depan, mengambil posisi siap bertarung. Lawannya kini telah maju dengan kecepatan yang begitu di luar nalar, bahkan Zhang Ziyi sendiri tidak bisa mengikuti arah mana sosok itu bergerak dan muncul.
Merasakan tengkuknya yang dingin, Zhang Ziyi langsung menggunakan portal dimensi untuk menghindar. Dia muncul kembali dengan jarak jauh dari tempatnya tadi. Benar saja, terlihat sosok menyerupai iblis itu yang melancarkan tinjunya namun hanya mengenai udara kosong.
Sosok berbentuk Iblis menoleh ke samping, dimana Zhang Ziyi berada. Setelahnya dia menghilang dan muncul kembali di samping Zhang Ziyi. Tangan yang memiliki cakar panjang itu terangkat, Zhang Ziyi terlambat bereaksi, sebelum cakar itu menghantam tubuhnya.
Baamm!
Beruntung tidak terjadi sesuatu pada Zhang Ziyi. Cakar tersebut hanya mengenai Zirah Dewa Perang. Meski begitu, Zhang Ziyi sampai dibuat terpental jauh.
Masih melesat di udara, Zhang Ziyi berniat untuk kembali memposisikan dirinya. Dia berhasil menghentikan laju lesatan yang terjadi pada tubuhnya sebelum menghantam tanah. Tapi itu belum bisa membuatnya lega. Sosok tersebut muncul kembali dihadapan Zhang Ziyi. Dia melepaskan tinju telak ke arah Zhang Ziyi. Tinju yang penuh akan energi itu di tangkis Zhang Ziyi menggunakan lengannya pula.
BUKK!
Kembali melesat tubuh Zhang Ziyi. Bahkan lebih cepat lima kali lipat dari sebelumnya. Kini dia telah menghantam tanah dengan keras. Kawah besar nan dalam tercipta dari tubuh Zhang Ziyi.
"Uhukk!" Terbatuk. Sekilas Zhang Ziyi merasakan dadanya yang sesak.
"Sialan!" umpatnya.
Bangkit dari posisinya yang semula terbaring, Zhang Ziyi menengadah ke atas, dimana terlihat sosok tersebut telah kembali melancarkan serangan energi ke padanya yang saat itu masih berada di dalam kawah.
"Hmm, tampaknya kau begitu tidak sabaran yah! Bahkan aku belum mengambil napas pun kau sudah kembali melancarkan serangan mu!" ujar Zhang Ziyi. "Hmm, baiklah! Kalau begitu aku akan menemanimu bermain!"
Zhang Ziyi mengeluarkan kekuatan besar dari tubuhnya. Cahaya emas dengan membawa serta tekanan energi kuat keluar dari tubuh Zhang Ziyi.
Sedangkan sosok menyerupai Iblis yang saat itu serangan tinjunya hampir menyentuh tanah, malah dibuat terpental oleh tekanan energi cahaya. Dari dalam kawah, muncul sosok yang di kelilingi oleh energi emas, terbang dengan rambut panjang tertiup angin.
__ADS_1
Dia tidak lain adalah Zhang Ziyi. Saat itu matanya terpejam, dia tengah fokus untuk mengendalikan kekuatan yang bergejolak dalam tubuhnya dan mengeluarkannya secara hati-hati, sebab salah sedikit saja bisa berakibat fatal, dengan dampak lain tubuhnya akan meledak oleh kekuatan energi tersebut.