Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 43 ~ Topeng Hantu


__ADS_3

Pertarungan Zhang Ziyi serta Zhang Wei telah memakan waktu sekitar satu jam. Nampak Zhang Ziyi yang telah menunjukkan tanda-tanda kewalahan. Serangan Zhang Wei yang semula dapat dia tepis dengan mudah, kini mulai kesulitan untuk Zhang Ziyi halau.


Bagaimana tidak, kultivasi Zhang Ziyi di ranah yang begitu jauh jaraknya dengan Zhang Wei menjadi alasan stamina Zhang Ziyi juga lebih cepat terkuras dibandingkan Zhang Wei.


Nampak Zhang Ziyi yang telah mencapai batasnya.


Melihat Zhang Ziyi yang mulai menunjukan tanda-tanda kewalahan, Zhang Wei pun berinisiatif untuk menambah ritme serangannya. Benar saja, Zhang Wei mulai bisa memaksa Zhang Ziyi pada posisi yang kian tersudutkan.


Satu per satu luka mulai di torehkan Zhang Wei pada tubuh Zhang Ziyi. Baik kecil maupun besar. Sementara Zhang Wei hanya menerima satu goresan ringan di lengannya.


Hingga saat Zhang Ziyi lengah, Zhang Wei langsung mengarahkan tendangan keras pada celah yang di perlihatkan Zhang Ziyi. Tendangan yang penuh dengan energi itu berhasil menerbangkan Zhang Ziyi.


Zhang Ziyi sendiri tidak sempat bereaksi, membuat pria itu terpental jauh dan menabrak dinding rumah hingga hancur. Tubuhnya pun tetap melesat memasuki rumah kayu tersebut.


Debu-debu mulai tercipta dan menyebar dengan cepat. Menutupi pandangan orang luar terhadap kedalaman rumah yang ditabrak Zhang Ziyi tadi.


"Sial!" decak kesal Zhang Ziyi sebelum dirinya terbatuk-batuk.


Darah segar berhasil lolos dari mulutnya bersamaan dengan keluarnya batuk-batuk tersebut. Zhang Ziyi merasakan dadanya yang sesak akibat menerima tendangan telak dari Zhang Wei barusan yang mendarat tepat di dadanya. Zhang Ziyi kemudian mengeluarkan pil tingkat bumi dari cincin ruang. Dan berniat menelannya.


Saat menyerap khasiat dari pil tingkat bumi itu, pandangan Zhang Ziyi salah menangkap benda yang memancarkan energi aneh tergeletak di sampingnya.


Zhang Ziyi kemudian mengambil benda tersebut. Topeng putih dengan aura hitam. Benda itu sendiri terlepas dari pinggang Zhang Ziyi saat pria itu terpental dan menabrak benda keras di belakangnya.


Sebelumnya, sebelum Zhang Ziyi keluar kamar dan mendekati Zhang Lan, pemuda itu masih sempat memerhatikan topeng putih tersebut. Sebab, Zhang Ziyi penasaran dengan topeng yang dia dapatkan dari ruang bawah tanah itu, saat dia melakukan pengujian kedua murid klan utama.


Aura hitam yang terpancar menandakan topeng ini memiliki sesuatu yang tersembunyi di dalamnya. Namun dia tidak mengetahui akan sesuatu itu. Setelahnya Zhang Ziyi keluar rumah dan memeriksa keributan yang terjadi di luar.


-


Karena penasaran, Zhang Ziyi kemudian mencoba memakai topeng itu. Tepat setelah topeng putih terpasang di wajahnya, Zhang Wei muncul dengan pedang yang siap memenggal Zhang Ziyi.

__ADS_1


Langsung mengambil sikap Waspada Zhang Ziyi kala melihat kedatangan pria itu. Namun anehnya, Zhang Wei malah menampakkan wajah bingung. Pandangan pria itu menilik sekitar, seperti sedang mencari keberadaan seseorang.


Zhang Ziyi sendiri juga ikut kebingungan melihat pria itu.


"Bocah, di mana kau!!!" Zhang Wei berteriak memanggil nama Zhang Ziyi kala tak melihat keberadaan pemuda itu. "Owh... kau mau bermain petak umpet bersama ku yah.. Baiklah akan ku ladeni kau! Namun jika aku menemukan keberadaanmu, maka pedang ku ini yang akan langsung menyambut dirimu!"


Sempat dibuat terkejut Zhang Ziyi mendengarkan ucapan pria itu. Padahal posisi Zhang Ziyi berdiri saat ini tidak begitu jauh dari Zhang Wei. Bahkan tidak ada sesuatu yang menghalangi dirinya. Namun anehnya, mengapa pria tua ini tak bisa menemukan keberadaannya.


"Apa yang terjadinya?" gumam Zhang Ziyi dalam hati. "Apakah pria itu sedang buta, ataukah sengaja mempermainkan aku?"


Zhang Ziyi kemudian mengarahkan pandangan ke bawah, untuk memeriksa tubuhnya. Begitu terkejut Zhang Ziyi kala tak melihat anggota tubuhnya. Nampak sangat transparan. Mencoba untuk meraba tangan serta anggota tubuh yang lain, semuanya masih normal. Zhang Ziyi masih bisa merasakan anggota tubuhnya, namun tak bisa dia lihat.


"Aneh!"


Terdiam sejenak, Zhang Ziyi mulai menebak bahwa hal itu disebabkan oleh topeng yang baru saja dia pake.


"Apakah ini semua karena topeng yang aku pake ini?" gumam Zhang Ziyi.


Zhang Wei terus berjalan dan melewati Zhang Ziyi. Sempat dibuat khawatir Zhang Ziyi kala melihat Zhang Wei yang berjalan ke arahnya. Namun dia langsung menghela napas lega saat pria itu melewati dirinya begitu saja.


Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Zhang Ziyi kemudian beranjak dari tempat itu. Berjalan dengan perlahan, takutnya dirinya salah menginjak sesuatu dan menimbulkan suara keributan. Pasalnya, Zhang Ziyi menyadari bahwa meski dirinya tidak terlihat, namun tubuhnya masih bisa menyentuh sesuatu.


Zhang Ziyi terus berjalan dan berjalan. Keluar dari rumah yang telah rusak itu. Saat itulah bisa Zhang Ziyi lihat di sana, Zhang Lan serta tiga temannya yang berlutut dengan murid-murid Zhang Wei yang mengelilingi mereka.


Berniat mendekat ke arah mereka. Sialnya, saat berjalan beberapa langkah, tubuhnya malah kembali terlihat seperti semula. Kontan saja, murid Zhang Wei yang melihat keberadaan Zhang Ziyi langsung berteriak.


"Dia di sana!" teriak salah satu pemuda yang saat ini menyandera keempat teman Zhang Ziyi.


"Sial!" decak kesal Zhang Ziyi. Niatnya ingin menolong Zhang Lan serta teman-temannya yang lain, namun dirinya malah ketahuan.


"Kenapa malah seperti ini?!" Zhang Ziyi mulai kesal. Pemuda itu menyiapkan pedang dan berniat melesat ke arah murid-murid Zhang Wei tersebut dan menyelamatkan Zhang Lan, Zhang Yin, Zhang Bie serta Zhang Meng. Namun Zhang Ziyi segera menghentikan langkahnya kala mendengar perkataan dari Zhang Lan serta tiga temannya.

__ADS_1


"Saudara Ziyi, tak usah kau pedulikan kami, pergilah dari sini. Selamatkan dirimu terlebih dahulu..." ucap Zhang Lan yang melihat Zhang Ziyi melesat hendak menolong mereka.


"Apakah kau gila. Kita adalah satu tim. Jika yang lain terluka, maka yang lain harus menolongnya!" balas Zhang Ziyi. Dia sendiri menghentikan langkahnya sejenak kala mendengar perkataan Zhang Lan berusan.


"Benar saudara Ziyi, pergilah dari sini. Kau bisa menolong kami nanti. Yang terpenting adalah, pergi meninggalkan klan. Cari Master Zhili dan beritahu master untuk meninggalkan klan Zhang karena di sini bukan lagi tempat yang aman untuk kalian!" Zhang Yin menambahkan. Jika sebelumnya Zhang Yin hanya terdiam, tak pernah mengangkat bicara untuk hal-hal yang tidak penting, kali ini gadis tersebut malah ikut berbicara.


Berkerut alis Zhang Ziyi kala mendengar apa yang di kata Zhang Lan barusan.


"Berbahaya? Apa maksud dari ucapan mu?" tanya Zhang Ziyi.


"Tidak ada waktu untuk menjelaskan. Pergilah dari sini secepatnya!" Zhang Meng berbicara dengan intonasi membentak. Nampak pemuda itu kesal karena Zhang Ziyi yang tak kunjung pergi.


Zhang Ziyi terdiam sesaat, memikirkan apa maksud dari perkataan empat temannya itu. Namun belum tiga detik dirinya berpikir, Zhang Wei telah muncul kembali di balik dinding rumah kayu yang telah rusak.


Melihat kedatang pria itu, Zhang Ziyi akhirnya memutuskan untuk mengikuti apa yang dikata teman-temannya itu, sebab dia tak ingin mengambil resiko.


Zhang Ziyi mengaktifkan Skill Eagle Eye juga langkah bayang hingga titik maksimal. Setelahnya melesat ke arah hutan. Zhang Wei sendiri tidak berniat membiarkan anak itu pergi begitu saja. Dia juga ikut melesat mengejar Zhang Ziyi.


Aksi kejar mengejar sempat terjadi antar keduanya, hingga beberapa waktu. Sampai pada akhirnya, Zhang Wei kehilangan jejak Zhang Ziyi.


"Sial!" Zhang Wei berdecak kesal. Mencoba menyusuri sekitaran hutan, juga menggunakan domain untuk mencari keberadaan Zhang Ziyi. Namun sia-sia belaka. Pemuda itu telah menghilang bagaikan di telan bumi. Tak ada pilihan lain, Zhang Wei akhirnya memutuskan untuk kembali.


Di sisi lain, Zhang Ziyi saat ini tengah bersembunyi di atas pohon. Tubuhnya kembali tidak terlihat kala topeng putih kembali bekerja. Tidak hanya tubuhnya yang tak terlihat, bahkan aura keberadaannya pun tersamarkan.


"Hmm, aneh! Apakah topeng putih ini memiliki durasi waktu tertentu dalam menggunakannya. Juga durasi waktu untuk kembali bekerja." Zhang Ziyi mulai memikirkan tentang kelebihan dari topeng yang di pakainya saat ini.


Oleh Zhang Ziyi, topeng itu kemudian lele dia namakan Topeng Hantu. Sementara keahlian yang Zhang Ziyi dapatkan dari topeng itu ia namakan sebagai mode tubuh hantu.


Zhang Ziyi kembali teringat akan perkataan Zhang Lan, Zhang Yin serta Zhang Meng barusan.


"Apa maksud mereka? Mengapa mereka menyuruh aku untuk meninggalkan klan, juga mengajak master Zhili?" gumam Zhang Ziyi.

__ADS_1


Beberapa saat berpikir terkait masalah tersebut, namun dia tak menemukan sebuah pencerahan. Dia pun akhirnya memutuskan untuk meninggalkan tempat itu dan mencari keberadaan Zhang Zhili.


__ADS_2