Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 61 ~ Moi Hu


__ADS_3

Zhang Ziyi memasuki salah satu portal dari sepuluh portal yang ada. Tak ada yang menyadari kehadiran pemuda itu, sehingga perjalanannya untuk memasuki portal berjalan mulus.


Whush!


Langsung menghilang Zhang Ziyi.


-


Zhang Ziyi terbangun dan menyadari dirinya berada di tempat yang asing. Tanah gersang dengan sedikit pohon yang hanya tinggal batang yang bercabang-cabang. Hawa yang panas dari dunia yang ia tempati sebelumnya, membuat dia tidak terbiasa dengan berada di tempat itu.


Mencoba untuk mengingat kembali kejadian sebelumnya. Mengorek informasi yang tadi sempat menghilang dari ingatannya.


Selang beberapa saat, lelaki itu akhirnya berhasil mengingat kejadian yang menimpa dirinya sebelumnya. Dimana saat dirinya memasuki portal dimensi, Zhang Ziyi kemudian di suguhkan oleh sesuatu yang berputar-putar. Hingga dia pun sampai dibuat pusing dan berakhir dengan pingsan.


Ketika bangun, Zhang Ziyi telah menemukan dirinya berada di tempat yang berbeda dengan yang terakhir kali dia datangi. Tempat asing dengan hawa yang asing pula.


"Di mana ini?" gumam Zhang Ziyi.


Bangun dari posisi duduknya. Berjalan beberapa langkah. Tak ada yang bisa dia lihat. Sejauh mata memandang, tak ada sesuatu pun di sana selain dengan tanah tandus dengan sedikit sekali pohon yang tumbuh, namun tak memiliki daun.


Berjalan beberapa langkah, tidak sengaja dia kesandung batu dan berakhir dengan jatuh berlutut.


Mencoba untuk bangkit kembali, Namun saat mengarahkan pandangan ke depan, matanya menangkap dua pasang kaki hewan. Bukan dua, melainkan empat pasang kaki. Dua di depan sedang duanya lagi di belakang.


Bentuk kaki yang menyerupai seekor kuda. Zhang Ziyi menebak bahwa bintang yang ada di hadapannya ini adalah seekor kuda.


Perlahan-lahan, Zhang Ziyi mengangkat pandangannya. Melihat lebih jauh tubuh binatang itu dari bawah ke atas.


Betapa terkejut Zhang Ziyi kala mendapati bentuk lain dari kuda tersebut. Sangat berbeda dengan kuda pada umumnya.

__ADS_1


Kepala, tangan dengan anggota tubuh yang menyerupai manusia pada umumnya, namun memiliki kaki seekor kuda. Makhluk itu sendiri dengan bertelanjangkan dada, sehingga memperlihatkan otot perut serta dada bidangnya yang di tumbuhi rambut kriting berwarna merah kecoklatan.


Kontan termundur Zhang Ziyi tanpa sadar. Entah terlalu terkejut dengan rupa yang baru kali ini ia lihat, ataukah apa. Antara terkejut terpukau sekaligus terhenyak melihat bentuk manusia setengah kuda itu.


"Manusia?"


Makhluk tersebut mencoba untuk berbicara dengan Zhang Ziyi. Anehnya, Zhang Ziyi dapat mengerti arti dari perkataan makhluk tersebut.


Tak ada respons dari Zhang Ziyi, membuat manusia setengah kuda mengernyit sesaat.


"Si–siapa kamu?" tanya Zhang Ziyi, dengan nada sedikit gugup. Tampaknya, dia masih belum bisa mengontrol dirinya.


Tersenyum sejenak, manusia setengah kuda itu pun kemudian berkata.


"Aku Moi Hu... Salah satu dari ras centaurus... Kau sendiri dari ras mana? Bentuk tubuh bagian atas mirip dengan ku, namun kau memiliki kaki yang pendek, juga hanya terdapat dua kaki yang menyangga tubuhmu!" Moi Hu berkata sembari memperhatikan Zhang Ziyi dari berbagai sisi.


"Apakah kau dari ras manusia?" Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Moi Hu.


"Hmm, banyak orang bilang seperti apa yang kau katakan tentang bentuk tubuh kami. Aku memang pernah melihat kuda. Dan ya, bentuk kaki kami serupa... Namun aku sempat meragukan perkataan orang-orang tentang ras kami, dimana kepala serta tubuh bagian atas ini menyerupai manusia... Awalnya aku tidak mempercayai omongan mereka bahwa kami memiliki kepala manusia namun melihat dirimu, aku jadi mulai mempercayainya," jelas panjang lebar Moi Hu.


Zhang Ziyi mengangguk. Meski dirinya sedikit tidak bingung dengan penjelasan Manusia setengah kuda ini, yang menurutnya terlalu berbelit-belit. Namun dia bisa mengambil kesimpulan dengan itu.


"Oh, ya... Mari, ikuti aku! Di sini sangat berbahaya. Kau bisa di tangkap dan di bunuh oleh anggota ras ku!" ucap Moi Hu dengan nada serius.


"Maksudmu?" Bertanya bingung Zhang Ziyi.


"Aku akan menjelaskan nanti, setelah kita berada di tempatku!" Membalikkan posisi badannya, Moi Hu lantas kembali berucap, "Naikan di punggung ku. Aku akan mengantarmu ke tempat yang aman!"


Sempat ragu dengan tawaran Moi Hu itu, pasalnya, baru kali ini dia bertemu dengan Moi Hu dan juga dia tidak begitu mengenal manusia setengah kuda ini. Takutnya manusia setengah kuda ini menjebaknya.

__ADS_1


Namun melihat nanar mata yang tak menunjukkan adanya sesuatu yang mencurigakan di matanya, Zhang Ziyi pun menyetujui tawaran Moi Hu.


Melompat di punggung Moi Hu. Setelah selesai, Moi Hu lantas beranjak berlari dengan begitu cepat. Bahkan sangking cepatnya laju lari Moi Hu,Zhang Ziyi pun sampai hampir dibuat terbang karenanya. Beruntung dia masih bisa memposisikan diri.


Selang beberapa waktu. Moi Hu menghentikan larinya. Zhang Ziyi sendiri yang saat itu menutup mata, karena tak sanggup menahan angin kencang yang memasuki matanya.


"Kita sudah sampai!" ucap Moi Hu.


Zhang Ziyi membuka kedua matanya kala mendengar perkataan Moi Hu. Benar saja, manusia setengah kuda itu ternyata telah menghentikan laju larinya. Bahkan Zhang Ziyi sampai tidak menyadari akan hal itu.


"Baik!"


Zhang Ziyi melompat turun dari punggung Moi Hu. Memperhatikan wilayah sekitar, begitu tergemap Zhang ziyi melihat pemandangan yang berbeda dengan tempat sebelumnya dia sadar. Dimana Jiak tadi di sekeliling Zhang Ziyi hanyalah tanah yang mati, namun kali ini begitu berbeda. Semuanya tampak hidup.


Pemandangan alam yang begitu hijau, dengan air terjun yang mengalir deras. Pelangi yang terbentuk akibat dari perpaduan Anatar matahari dengan air terjun tergambar dengan begitu jelasnya, membentuk setengah lingkaran.


Benar-benar pemandangan yang begitu memanjakan mata.


"Woaahh... Sangat indah!" gumam Zhang Ziyi.


Ia pun memilih untuk duduk di atas batu besar di pinggir air terjun.


Moi Hu pun juga berjalan mendekati Zhang Ziyi. Sempat terjadi tukar-menukar kata antar keduanya. Zhang Ziyi bertanya terkait dengan dirinya yang akan di bunuh oleh anggota ras centaurus ini, seperti apa yang di kata Moi Hu sebelumnya kepada manusia setengah kuda.


Moi Hu pun menjelaskan alasannya dengan senang hati. Pertukaran kata itu terus saja berlanjut hingga matahari tenggelam di balik cakrawala.


Malamnya, Moi Hu mengajak Zhang Ziyi untuk berlindung di sebuah goa yang ada di balik air terjun.


Manusia setengah kuda itu sendiri berbalik dan pergi meninggalkan Zhang Ziyi. Tak lama setelahnya, dia kembali lagi dengan membawa beberapa bintang yang akan di santap olehnya dengan Zhang Ziyi.

__ADS_1


Setelah membakar hewan tersebut, mereka kembali melanjutkan ceritanya.


Zhang Ziyi sendiri sebenarnya hendak bertanya tentang Mawar Lima Warna kepada Moi Hu. Sebagai orang di dunia ini, tentunya Moi Hu pasti mengetahui terkait Mawar Lima Warna. Namun, melihat Moi Hubyabg begitu bersemangat untuk bercerita, membuat dia tidak tega, dan membiarkan Moi Hu bercerita. Sampai Manusia setengah kuda itu selesai bercerita, baru ia akan menanyakan hal tersebut.


__ADS_2