Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 113 ~ Pertolongan.


__ADS_3

Selesai dengan memperhatikan rekan-rekannya. Zhang Ziyi berniat menemui Dewa Api serta Dewa Gou Liang. Dia berniat membicarakan terkait dengan ketujuh ketua. Juga rencana memindahkan sekte Tujuh Elemen ke dunia ini.


Beberapa saat terbang mengitari sekitarnya, namun tak kunjung Zhang Ziyi menemukan keberadaan Dewa Gou Liang serta Dewa Api. Akan tetapi Zhang Ziyi bisa merasakan aura mereka di sekitaran situ.


"Hmm, dimana mereka?" gumam Zhang Ziyi sembari bertanya pada diri mereka sendiri.


Mencoba mengaktifkan skill Mata Elang. Memperhatikan energi di sekitaran situ. Beberapa saat, dia bisa merasakan energi berwarna putih dan merah bersanding di sebuah dinding ruangan tersebut.


Semakin mempertajam penglihatannya, Zhang Ziyi menemukan adanya kejanggalan pada dinding tempat dua energi tersebut berada.


"Hmm, ada yang aneh!" Zhang Ziyi menonaktifkan skill Mata Elang.


Berpikir sejenak, Zhang Ziyi langsung menangkap maksud dari keberadaan kedua energi itu.


Dia menyadari kalau kedua dewa tersebut sedang tidak berada di tempat ini. Melainkan berada di tempat lain dan sedang menganwasi Zhang Lan serta yang lainnya.


"Sepertinya aku harus memanggil mereka!"


Zhang Ziyi terbang keluar dari istana. mendarat di lantai dua. Di mana di sana terdapat sebuah halaman luas tak beratap, namun memiliki dinding yang tingginya mencapai satu meter setengah.


"Kakek ... Kakek!"


Pelan Zhang Ziyi dalam memangil keduanya. Tak lama setelahnya, muncul dua asap putih serta merah. Membentuk dua sosok yang tidak lain adalah Dewa Gou Liang serta Dewa Api.


"Ada apa kau memanggil kami?" tanya Dewa Gou Liang.


"Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan kalian berdua."


"Katakanlah!" Dewa Gou Liang kembali berucap.


"Saat ini aku telah memimpin sekte yang lumayan besar. Namun ruang gerakku jadi terbatas karena jabatan itu. Dimana, aku harus senantiasa menjaga keamanan sekte." Mengentikan ucapannya sejenak, Zhang Ziyi lantas kembali melanjutkan.


"Aku ingin membawa sekte tersebut ke dunia ini... Apakah mungkin?" tanya Zhang Ziyi.


"Hmm, sebenarnya bisa saja kau membawa sekte besar itu ke dunia ini dengan portal dimensi mu. Akan tetapi kultivasi mu saat ini belum memenuhi." Dewa Api menjelaskan kepada Zhang Ziyi.


"Hmm, kalau begitu aku perlu berlatih lebih giat lagi. Setelah memenuhi, baru aku akan membawa sekte Tujuh Elemen di dunia ini!"


Setelah berbincang-bincang sesat, Zhang Ziyi pun mohon pamit pergi.


Setelah memberi hormat, dia lantas memanggil Laohu.


Siluman Suci itu terbang dengan penuh semangat ke arahnya.


Naik di punggung harimau Api bersayap, lalu keduanya melesat dengan sangat cepat.


Rencana awal berkunjung ke sekte Tujuh Elemen untuk menjemput para ketua, Zhang Ziyi berniat mengesampingkan dulu masalah itu. Tujuannya adalah berlatih dan meningkatkan Kultivasinya.


Terus terbang dengan kecepatan tinggi. Saat ini mereka telah sampai di belahan lain dari dunia itu.


Tetap sama, di sini juga memiliki energi alam yang begitu pekat. Sehingga dia bisa meningkat cepat.


Berhenti di sebuah hamparan salju.


"Laohu, sepertinya aku di sini akan memakan banyak waktu. Untuk itulah, kau bisa kembali ke tempat dimana saat ini ras centaurus berada!" Zhang Ziyi memerintahkan Siuman suci itu untuk lebih dulu kembali.


"Auumm!" Mengaum sejenak, setelahnya Laohu terbang meninggalkan Zhang Ziyi.


Setelah kepergian Laohu, Zhang Ziyi tidak ingin berlama-lama. Dia langsung mulai berkultivasi.


Duduk bersila di atas hamparan salju. Saat ini ia tengah berada di puncak tertinggi dari tempat itu. Berkultivasi dengan tenang. Menyerap energi alam yang begitu pekat dan merubahnya menjadi energi Qi.

__ADS_1


Berlangsung beberapa waktu, fokus Zhang Ziyi terganggu kala merasakan suatu pergerakan yang mengarah ke padanya.


Sontak, berdiri dari sikap bersila. Memperhatikan ke satu arah dengan mata tajamnya.


Bentuk kecil dapat dia lihat. Terbang melayang tengah mengarah kepadanya.


Semakin mendekat, maka semakin jelas pula rupa dari bentuk sosok itu.


Kepakan sayap besar. Yang menimbulkan angin kencang, hingga menerbangkan salju-salju di sekitaran situ.


"Mengapa kau kembali?" tanya Zhang Ziyi pada seekor siluman Suci yang tidak lain adalah Laohu.


"Auumm!" Berkata sembari tertunduk malu.


"Oh, kau tak mengetahui jalan pulang? ... Maafkan aku karena telah melupakan itu!"


Zhang Ziyi menciptakan portal dimensi. Lalunya menyuruh Laohu untuk memasuki portal.


Tanpa membantah, harimau api itu lantas mengepak sayapnya. Terbang dan masuk ke dalam portal dimensi ciptaan Zhang Ziyi.


Menghilang Laohu dibalik pusaran energi hitam. Bersamaan dengan masuknya Laohu, pusaran energi hitam juga ikut menghilang.


Setelah kepergian Laohu, Zhang Ziyi memilih untuk kembali melanjutkan kultivasinya.


-


Malam Hari. Zhang Ziyi masih belum membuka kedua matanya. Fokus untuk menerobos ke ranah Dewa Surgawi tahap 3. Namun semakin tinggi tingkat kultivasi seorang kultivator, maka semakin lama pula durasi yang dibutuhkan untuk menerobos ke ranah selanjutnya.


Sama halnya sepeti yang dirasakan Zhang Ziyi saat ini. Seharian berkultivasi, namun tetap tak kunjung dia menerobos ke ranah selanjutnya.


Hari terus berganti. Hingga hari berganti Minggu. Seminggu dua Minggu Zhang Ziyi tetap tak berpaling dari tempat duduknya.


Hingga tepat malam hari. Di Minggu ke empat. Zhang Ziyi merasakan lonjakan energi dalam tubuhnya. Tampaknya, dia akan menerobos ke ranah Dewa Surgawi tahap berikutnya.


Benar saja. Tepat setelah senja yang terselimuti oleh jubah Dewi malam. Burung-burung hantu di hutan salju itu pun kian bernyanyi. Membuat malam tak berbintang itu menjadi kian mencekam.


Suasana hari itu begitu gelap gulita. Ditambah dinginnya cuaca, membuat makhluk fana yang tak mengerti perihal kekuatan akan merasakan sensasi yang sangat menyeramkan.


Duarr!


Baamm!


Cahaya emas, menerangi seisi hutan. Ibarat bom yang langsung menerbangkan salju-salju yang menutupi seorang pemuda. Kilatan emas kian terpampang jelas, namun tak berlangsung lama.


Tepat Setelah cahaya itu redup, tampaklah sosok lelaki yang tidak lain adalah Zhang Ziyi. Yang telah berhasil menerobos hingga ke ranah Dewa Surgawi tahap 3.


"Hahaha! Akhirnya, setelah menunggu lama, aku bisa kembali menerobos ke ranah selanjutnya!" ucap Zhang Ziyi.


Memperhatikan tempat itu yang begitu gelap. Zhang Ziyi berniat kembali ke istana stelah fajar menyongsong hari.


Menciptakan api di atas salju. Meski suhu salju yang begitu rendah itu, tak menghalangi nyala api yang di ciptakan Zhang Ziyi.


Sempat dia mencari hewan buruan. Mendapatkan dua ekor kelinci gemuk. Setelahnya tanpa pikir panjang di langsung membakar mereka.


Setelah menyantap dua ekor kelinci bakar itu. Zhang Ziyi yang niatnya berjaga, Karena waktu saat itu yang sedikit lagi akan fajar. Namun malah ketiduran.


***


"Di mana ini?"


Zhang Ziyi terbangun. Dan mendapati dirinya berada di dalam air. Anehnya dia bisa bernafas meski dia merupakan makhluk darat.

__ADS_1


Mempertahankan sekitar. Sesuatu yang pertama dia lihat adalah suasana perang antar makhluk laut.


Sekumpulan makhluk aneh, saat ini tengah bertarung melawan seekor monster laut.


Monster itu sendiri memiliki bentuk yang aneh. Dimana memiliki ekor panjang layaknya gurita, namun lebih menyeramkan dari itu.


Di sisi lain, bentuk dari makhluk aneh itu sendiri memiliki bentuk yang tak kalah anehnya. Memiliki ekor layaknya ikan, namun bentuk tubuh bagian atas menyerupai Manusia.


Meski di kelilingi oleh beberapa orang berekor ikan itu, namun nyatanya tak membuat monster laut itu kepayahan. Bahkan dia yang tampak begitu mendominasi jalannya pertarungan.


Belum selesai memperhatikan mereka, Lengan Zhang Ziyi mendadak di tarik oleh seseorang.


Berbalik dan menoleh ke arah orang yang menarik lengannya itu. Dapat dia lihat seorang lelaki tampan. Memiliki telinga layaknya sirip ikan. Bibir tipis yang ranum serta kulit seputih salju.


Rambutnya yang panjang dengan tongkat panjang yang ia pegang. Tak berkaki namun memiliki ekor panjang. Raut wajahnya pun tampak begitu panik.


Aneh. Zhang Ziyi menatap pria itu aneh. Hendak bertanya, namun mengurungkan niatnya saat tiba-tiba lelaki itu menyerahkan sebuah kerang di tangan Zhang Ziyi. Sembari melafalkan kata 'Tolong'.


Zhang Ziyi hendak kembali melemparkan pertanyaan kepada lelaki aneh itu. Sialnya, belum juga mengeluarkan suara, dia telah lebih dulu di hantam oleh sesuatu dari arah belakangnya.


***


"Aduh!"


Zhang Ziyi terbangun. Mendapati hari telah terang sepenuhnya. Tampak di sisinya, seekor beruang besar berbulu putih susu yang tengah berusaha untuk merobek kepalanya.


"Sial! Cari mati kau hah!" geram Zhang Ziyi.


Saat hendak meninju beruang itu, Zhang Ziyi mendadak menghentikan aksinya kala merasakan tangannya menggenggam sesuatu.


Seketika dia lupa untuk memukuli Beruang itu. Perhatiannya saat ini terfokus kepada benda yang dia genggam.


Membuka kepalan tangan. Sebuah kerang, dapat Zhang Ziyi lihat.


"Bukankah kerang ini adalah pemberian dari orang aneh di dalam mimpiku? Mengapa bisa ada di sini?"


Zhang Ziyi membuka kerang itu. Sekilas muncul cahaya putih begitu menyilaukan mata.


Menutupi matanya sejenak, Zhang Ziyi lantas kembali menutupi kerang itu.


"Mengingat bentuk tubuh dari Lelaki yang memberiku kerang ini, persis seperti ras centaurus. Dimana jikalau ras centaurus memiliki kaki kuda, sementara lelaki dalam mimpiku itu memiliki ekor ikan. Mungkin aku bisa menanyakan perihal kerang ini kepada Moi Hu atau Moi Wang!"


Ucap Zhang Ziyi. Lantas, dia menyimpan kerang tersebut ke dalam cincin ruang miliknya. Setelahnya dia mengesampingkan masalah kembali ke istana. Sebab tiba-tiba saja terpikirkan di pikirannya untuk mempelajari salah satu dari tekniknya.


"Durasi sepuluh detik dari menghentikan waktu terlalu cepat. Bagaimana kalau kita mencoba untuk meningkatkannya."


Zhang Ziyi mencoba untuk meningkatkan durasi waktu keahlian menghentikan waktu.


Sembari itu, dia melakukan kultivasi di setiap harinya.


Waktu kembali berlalu begitu cepat. Minggu telah berganti bulan. Dan kini Zhang Ziyi telah berhasil menerobos ke ranah Dewa Surgawi tahap 4. Juga dia telah berhasil memajukan durasi waktu keterampilan Menghentikan waktu hingga 20 detik.


"Aku rasa, ini sudah cukup!"


Menarik napas sejenak. Telah lama dia berada di tempat ini. Sudah saatnya untuk kembali ke istana. Setelahnya, pergi ke sekte Tujuh Elemen dan memindahkan sekte tersebut ke dunia ini.


Zhang Ziyi menciptakan portal dimensi yang menghubungkan dengan istana. Setelahnya tanpa pikir panjang dia langsung memasuki portal dan menghilang dari sana.


\=\=\=


(N/A : Mohon maaf semuanya, apabila ada kekeliruan dalam penulisan kata. Soalnya author belum sempat periksa:))

__ADS_1


__ADS_2