
Para leluhur telah selesai memperagakan formasi Bintang Tujuh Elemen.. Mereka sama-sama melayang ke arah Zhang Ziyi dan yang lainnya.
"Waah, hebat. Senior, aku juga ingin sehebat senior-senior!" Zhang Lan berkata dengan penuh antusias.
Tak!
Sopan lah sedikit saat kau berhadapan dengan para leluhur!" ucap Zhang Lan. Tangannya telah baru saja menggetok tempurung kepala Zhang Lan.
"Aduh! Mengapa kau memukulku. Biasanya juga saudari Yin yang melakukannya!"
"Kau!" Zhang Yin yang berdiri tenang mulai kembali terpancing dan menatap tajam Zhang Lan.
Kontan Zhang Lan langsung Menghilang seketika. Zhang Meng yang tadinya berdiri tepat di dekat Zhang Lan pun terlambat menyadari kepergian Pemda itu. Hingga saat dia melihat setelan Zhang Lan tengah terkibar di belakang Zhang Ziyi.
"Dasar—!"
Zhag Zhili dan Zhang Ziyi hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan mereka.
"Bagaimana? Apakah kalian bisa mempraktekkannya?" tanya Dea Api.
"Kami akan mencobanya, Senior!" Zhang Zhili berkata seraya sedikit membungkukkan bada.
"Mulailah!"
Zhang Zhili serta enam muridnya mulai mengambil posisi masing-masing. Kini telah berubah, dimana yang tadinya Zhang Zhili di tengah, kini berganti menjadi Zhang Yin dan Zhang Meng.
"Tch, mengapa aku harus satu petak dengan pria menyebalkan ini!" Zhang Yin kesal. namun dia juga tak bisa mengelak, sebab itulah aturannya.
Formasi di mulai. Ketujuh orang yang telah berada dalam posisi masing-masing pun mulai melakukan segel tangan.
Pola terbentuk dan membentuk bintang. Zhang Yin dan Zhang Meng menyatukan tangan kana dan kirinya. Simbol elemen air serta api terbentuk. Melayang dan di kelilingi oleh simbol-simbol elemen lainnya.
Selang beberapa saat, mereka mulai menyerukan kalimat yang sama.
"FORMASI TUJUH ELEMEN!"
Cahaya emas melesat lurus ke depan layaknya laser. Sama halnya para leluhur, energi yang terpancar begitu kuat.
-
"Bagus, dalam sekali coba, kalian telah memahaminya," ucap Dewa Api.
Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Lan, Zhang Bie, Zhang Zhili, Shui Bing serta Shui Shan telah selesai melakukan formasi Bintang Elemen. Dan saat ini mereka tengah menghadap, untuk meminta masukan.
__ADS_1
"Terima kasih, Senior!" Zhang Zhili membalas perkataan Dewa Api.
"Cukup baik, namun masih perlu peningkatan!" tutur Leluhur sekte tujuh elemen yang memiliki unsur elemen tanah.
"Baik, kami akan berusaha, Senior!"
"Dengar-dengar, kalian akan ke alam atas setelah ini, benarkah demikian?" tanya Leluhur unsur elemen air.
"Benar, senior. Setelah ini, kami akan ke alam Atas. Ada sesuatu yang perlu aku urus di sana!" Zhang Ziyi yang menjawab.
"Aku tahu apa tujuan mu ke sana. Akan tetapi, untuk mencapai tujuanmu itu, kau perlu kerja keras yang tidak sedikit. Menghadapi Kaisar Langit bukanlah menghadapi orang biasa. Dia memiliki kekuatan yang kuat, bahkan jauh lebih kuat dari dewa manapun di alam atas!" Leluhur unsur elemen Angin ikut angkat bicara.
Sebelumnya, saat tengah terjadi reuni murid dan guru itu, mereka sempat mendengar dari Dewa Api terkait dengan masalah anak Zhang Ziyi ini. Dan mereka juga berniat membantunya. Mengingat, mereka memiliki tujuan yang sama.
"Aku tahu itu, senior. Tapi sekuat apapun dia, aku yakin Kaisar Langit masih memiliki suatu kelemahan!" ucap Zhang Ziyi.
"Dan untuk mengalahkannya, kau harus berdiri di puncak kultivasi. Atau mungkin lebih tinggi lagi dari itu!"
"Aku mengerti!"
"Kau cukup berpotensi. Meski sekarang kau masih jauh dibanding dengan Kaisar Langit, bahkan untuk Dewa Api sekalipun, namun aku yakin, kau akan mampu berdiri di puncak dan melampaui semuanya. Mengingat di usia yang muda saja, kau sudah bisa berdiri diantara jejeran para dewa. Bahkan kau mencapai kultivasi yang setara dengan para dewa, di alam Tengah ini!" Salah satu leluhur berkata dan dibalas oleh anggukan pelan oleh Zhang Ziyi.
"Oh, Ya. Melihat bakat dari teman-teman mu dalam memperagakan formasi Bintang Tujuh Elemen tadi, aku jadi ingin mengangkat murid dari mereka."
Leluhur yang memiliki unsur elemen Air berjalan mendekat ke arah Zhang Yin.
"Kalau begitu, aku juga akan mengangkat murid. Bocah ini juga tidak terlalu buruk!" Leluhur ber–unsur Elemen api menunjuk Zhang Meng.
"Aku juga akan mengangkat murid!"
"Aku juga!"
Dalam sekejap, kini semua leluhur telah selesai memilih murid mereka.
"Ah– ini!" Zhang Ziyi tidak bisa berkata-kata.
"Hah... Jika senior ingin mengangkat mereka sebagai murid senior-senior, maka senior tidak perlu meminta padaku. Semua keputusan ada pada mereka!" ucap Zhang Ziyi dengan serius.
"Baiklah, gadis kecil. Apakah kau mau menjadi muridku?" Leluhur ber–elemen emas bertanya pada Shui Bing.
Shui Bing ragu untuk menjawab. Dia lantas menengok ke arah Zhang Ziyi. Sinar matanya memberikan isyarat pada Zhang Ziyi akan tindakan apa yang harus dia ambil.
Zhang Ziyi mengangkat bahu kecil, menandakan dia tidak punya hak untuk itu.
__ADS_1
"Pada akhirnya, jika kita bersama dengan Zhang Ziyi, takutnya kita malah akan memperlambat kemajuan Zhang Ziyi, sebab kala dia mendapat sesuatu, dia harus membagi-bagi kepada kita. Maka dari itu angkatlah aku untuk menjadi murid–mu, Guru!" Shu Shan berkata, laku dia menjatuhkan dirinya ke dalam posisi berlutut.
"Hahaha, pemikiran yang cerdas. Tentu saja aku akan menjadikan mu muridku!" Tutur Leluhur ber–elemen petir.
"Hmm, apa yang di katakan Shui Shan memang benar. Jika kita bersama Zhang Ziyi, takutnya kita malah akan memperlambat perkembangan Zhang Ziyi. Namun jika kita bersama dengan Leluhur Sekte Tujuh Elemen ini, selain menjadi kuat dalam waktu cepat, kita juga akan mampu menjadi pendukung Zhang Ziyi kelak!" Zhang Zhili juga ikut mengeluarkan suaranya.
Setelahnya dia berlutut, sama halnya Shui Shan.
Setelah Zhang Zhili, satu per satu dari tujuh orang itu mulai berlutut dan manjadi murid Para Leluhur."
"Baiklah, semuanya sudah selesai. Kamu akan kembali ke tempat kami masing-masing!" ucap salah satu leluhur.
Dewa Api menganggukkan kepala pelan, juga sunggingan samar terpasang di kedua sudut bibirnya.
Tujuh leluhur serta tujuh rekan Zhang Ziyi memberikan hormat, setelahnya mereka sama-sama menghilang dalam cahaya putih. Kini tinggal Zhag Ziyi, Laohu, serta Dewa Api.
"Mari kita kembali ke dunia ciptaan Dewa Gou Liang!"
"Baik, Kakek!"
Ketiga orang itu menghilang saat itu juga.
-
Sampai di sebuah dunia, Diaman Ras Centaurus serta Sekte Tujuh Elemen saat ini menetap. Dewa Gou Liang belum juga datang. Zhang Ziyi memanfaatkan momen itu untuk memperkuat para bawahannya.
"Moi Hu–Moi Wang! Cepat kumpulan semua anggota ras Centaurus di sini!" Perintah Zhang Ziyi kepada dua Manusia setengah kuda yang tengah berlutut, Yang sebelumnya menyambut kedatangan dirinya.
"Kami mengerti, Pemimpin!" Keduanya membalas kompak. Lalu mereka sama-sama beranjak untuk melaksanan perintah Zhang Ziyi.
"Begitupun juga dengan kalian, Para ketua sekte! Kumpulkan semua anggota sekte di sini!"
"Kami mengeri, Pemimpin!" ucap Tujuh Ketua Sekte Tujuh Elemen bersamaan.ereka juga beranjak meninggalkan Zhang Ziyi bersama dengan 12 tetua. Untuk melaksanakan seperti yang di perintahkan Zhang Ziyi.
Tak butuh waktu lama bagi Moi Hu dan Moi Wang untuk mengumpulkan semua ras centaurus. Begitupun juga dengan Sekte Tujuh Elemen yang juga telah mengumpulkan semua Anggota Sekte.
Zang Ziyi berdiri di atas sebuah panggung yang lumayan tinggi. Dia melempar pandangan ke arah anggotanya yang begitu banyak itu.
"... Dengarkanlah wahai para pengikut–ku. Tujuanku mengumpulkan kalian adalah berhubungan dengan rencana berpindah ke alam atas. Di sana, akan berbeda dengan di sini. Dimana di alam atas di huni oleh para Dewa yang memiliki kekuatan yang tidak main-main besarnya."
Zhang Ziyi menghentikan perkataannya sejenak. Suaranya yang begitu menggelegar meski dia berkata pelan. Dia memandangi para bawahannya yang saat ini tengah menunggu dirinya untuk berkata kembali
"Maka dari itu, kalian juga harus memiliki kekuatan cukup untuk bisa memenuhi kriteria penghuni alam atas." Selesai dengan mengatakan demikian, Zhang Ziyi kemudian melibaskan tangannya. Setelahnya muncul pil-pil tingkat surgawi yang begitu banyak melayang di hadapan masing-masing bawahannya. Semuanya mendapatkan bagian tanpa terkecuali.
__ADS_1
Kontan saja, melihat benda yang begitu berharga itu, para bawahan Zhang Ziyi tidak bisa untuk menyembunyikan rasa antusias mereka.
"Makanlah pil itu, dan tingkatkan kultivasi kalian. Setelahnya kita akan langsung ke alam Dewa."