
Semua yang ada di tempat itu bergidik kala merasakan aura merah darah yang pekatnya begitu ekstrim. Mereka yang tidak memiliki kekuatan mental lebih, akan merasakan gangguan mental, sampai menbawa mereka pada Ilusi.
Jenderal Kaisar Langit pun juga demikian. Dia Merasakan ancaman nyata dari aura itu. Segera dia mengeluarkan aura emas untuk menetralkan–nya.
Sayangnya itu tidaklah cukup. Meski sudah terasa sedikit mendingan, namun masih saja dia merasakan gidik.
Di sisi lain, saat semuanya tengah di sibukkan oleh aura merah itu, Zhang Ziyi memanfaatkan momentum tersebut untuk melarikan diri.
Memang tujuan awal dia tidak mengajak serta para bawahannya, juga rekan-rekannya karena dia tidak berniat menjadikan hari ini sebagai Pertarungan antara bawahannya. Dan tidak ingin melibatkan mereka. Pun juga korban jiwa di pihaknya.
Laohu segera keluar dari alam jiwa Zhang Ziyi, setelahnya melesat dan kecepatan ektrem setalah Zhang Ziyi menaiki punggungnya.
Whush!
Dalam sekejap, keduanya telah menghilang dari sana.
Sisi lain, Jendral Kaisar Langit yang melihat targetnya telah melarikan diri, dia berniat untuk mengejar dan tidak melepaskan anak itu.
Akan tetapi, saat hendak terbang melesat, aura yang dia rasakan malah semakin besar. Membuatnya terpaksa harus mengurungkan niatnya. Dan memilih untuk meningkatan aura yang dia lepaskan guna menetralkan aura merah darah tersebut.
"Ayah, dia telah pergi melarikan diri!" ucap Mu Ai pada Mu Hei saat melihat Zhang Ziyi bergerak menjauh.
"Memang itu yang aku inginkan. Biarkan dia berkembang lebih jauh. Bukan saatnya bagi dia untuk bertarung dengan mereka. Dan saat itu tiba, Tidak akan ada seorang pun yang dapat menandinginya di alam atas ini, bahkan kaisar Kegelapan dan Kaisar Langit sekalipun tidak akan bisa menahannya.
"Aku yakin, dominasinya akan langsung meruntuhkan dua kekaisaran ini di masa mendatang. Sehingga aku tidak perlu bergerak untuk menghancurkan dua Kekaisaran ini!" ucap Raja Iblis Mu Hei.
Merasakan Keberadaan Zhang Ziyi yang telah menghilang, Raja Mu Hei pun menarik kembali auranya.
Raja Mu Hei menghilang saat itu juga. Bersamaan dengan itu, Mu Ai serta para pasukan iblis yang sempat dibawa juga ikut menghilang dari sana.
"Sial... Aku kehilangan dia!" umpat Jenderal Kaisar Langit saat tidak merasakan kembali keberadaan Zhang Ziyi.
Karena kesal, dia melepaskan tebasan melintang ke bawah.
Bamm!
Energi yang begitu besar itu menembus tanah. Menciptakan jurang yang sangat dalam.
Krrkk!
Tak lama setelahnya tebing Tertinggi di bukit Penghidupan itu terbelah. sebagiannya telah hancur, menimpa kaki bukit Penghidupan. Di sisi lain, bagian yang satunya masih utuh.
Para pemimpin dari kelompok besar memilih untuk diam kala melihat apa yang dilakukan oleh Jenderal Kaisar Langit itu, sebab mereka tidak mau menjadi sasaran kemarahan dari Jenderal Kaisar Langit sendiri.
Jenderal Kaisar Langit menatap tajam para pemimpin kelompok besar kekaisaran Langit yang begitu tidak becus dalam menahan Zhang Ziyi. Setelahnya tanpa berkata Dia langsung menghilang dari sana.
Begitupun juga dengan pasukan kekaisaran Langi.t. Yang saat itu ikut menghilang tanpa jejak.
Setalah Pasukan Kekaisaran Langit, satu per satu dari kelompok besar juga ikut pergi dari tebing yang kini telah runtuh sebagiannya itu.
***
Zhang Ziyi yang masih mengendarai Laohu, sesekali akan menoleh ke belakang takutnya ada orang yang mengejarnya. Zhang Ziyi memutuskan menciptakan portal dimensi di depannya, yang langsung terhubung dengan hutan Binatang Langit. Kemudian Laohu segera memasuki portal tersebut.
Whush!
Dari atas Langit Markas, muncul pusaran energi hitam. Memunculkan seekor harimau besar bersayap api, dengan seorang lelaki yang menunggangi harimau tersebut.
"Pemimpin telah datang!"
Salah seorang yang melihat kedatangan mereka langsung berseru memberitahukan kepada yang lainnya bahwa pemimpin mereka telah kembali.
Sontak saja berita itu langsung menyebar satu markas.
__ADS_1
Zhang Zhili, Zhang Bie, Zhang Meng, Zhang Lan, Zhang Yin, Shui Bing, Shi Shan serta Pemimpin-pemimpin bawahan lainnya segera datang menyambut Zhang Ziyi.
"Kak Ziyi, bagaimana kabarmu? Bagaimana dengan pertandingan itu?" Zhang Lan langsung melempari Zhang Ziyi sebuah pertanyaan.
"Heeh, apakah kamu tidak bisa membiarkanku untuk beristirahat terlebih dahulu?" Dari nada bicaranya, Zhang Ziyi tampak kesal. Namun semuanya tahu bahwa itu hanya di buat-buat.
"Hehehe... Maafkan aku. Ya, mari masuk ke dalam!"
Zhang Lan mempersilahkan Zhang Ziyi untuk memasuki markas utama.
Sisi lain, Shui Bing yang melihat Zhang Ziyi telah mendarat segera menghampirinya. Dia memeluk lengan Zhang Ziyi seolah tidak ingin melepaskannya.
Zhang Zhili serta yang lainnya sendiri tidak mempersalahkan itu sebab mereka telah mengetahui hubungan Zhang Ziyi dengan Shui Bing ini.
Zhang Ziyi, serta rekan-rekan segera masuknya markas utama sementara pemimpin para bawahan memberi hormat dan berlalu untuk kembali melakukan tugas mereka.
"Bagaimana dengan pasukan kekaisaran langit yang sempat bertandang di sini?" tanya Zhang Ziyi saat mereka telah sampai di sebuah ruangan dalam markas utama.
"Cih, hanya sekelompok orang lemah yang tidak tahu arah dan tujuan hingga tersesat ke sarang Harimau dan Menjadi santapan dari para harimau tersebut. Apa yang perlu ditakutkan dari mereka?" Zhang Lan mencoba untuk menyombongkan diri. Berharap Zhang Ziyi bisa memujinya setelah mendengar pernyataan tadi.
Tapi raut wajah Zhang Ziyi tidak sesuai dengan ekspektasi Zhang Lan. Malah Zhang Ziyi memasang wajah yang berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan tadi.
"Jika kamu menganggap bahwa mereka adalah lemah maka kamu salah. Justru yang kalian lihat kemarin itu adalah sebagian kecil dari kekuatan asli mereka."
Zhang Ziyi kemudian menceritakan akan apa yang dialami saat di tebing matahari tadi.
Dari awal sampai akhir, Zhang Ziyi bercerita tanpa ada yang terlewatkan.
"Benarkah? Kekuatannya se–mengerikan itu?" Zhang Lan masih tampak belum memercayainya.
"Umm, salah satu keterampilan terkuatku bahkan tidak berfungsi padanya. Hanya dengan serangan kecilnya saja sudah bisa menghancurkan serangan Tapak Semesta."
"Hmm, jika demikian, maka kekuatan kita masih jauh dikatakan cukup untuk melawan mereka," pikir Zhang Zhili.
"Ya. Makanya itu kita harus berlatih lebih keras lagi!"
Sejenak suasana hening terjadi.
"Hmm, guru. Apakah guru bisa membuat senjata rahasia seperti waktu itu?" tanya Zhang Ziyi kala teringat akan senjata rahasia yang sempat mereka miliki beberapa waktu lalu.
"Ya, aku masih mengingat jelas cara membuatnya."
"Baguslah! Bagaimana kalau kita menggunakan itu sebagai senjata rahasia kita dan meningkatkan kekuatan dari senjata itu!?"
"Hmm, itu ide yang bagus!" ucap Zhang Zhili membenarkan apa yang di ucapkan oleh Zhang Ziyi tadi.
Hari itu, mereka mengakhiri pertemuan sampai di situ. Membiarkan Zhang Ziyi untuk beristirahat sejenak setelah melakukan pertarungan bersama dengan kelompok-kelompok besar.
Sepeninggal rekan-rekannya, Zhang Ziyi kemudian mengeluarkan kotak hadiah yang dia dapatkan dari Turnamen Antar Pewaris.
Sebelum membukanya, terlebih dahulu dia memasang array yang melindungi seisi kamarnya. Jaga-jaga jangan sampai Aura yang merembes dari barang yang ada dalam kotak tersebut akan langsung dirasakan oleh Jenderal Kaisar Langit.
Setelah selesai memasang array, Zhang Ziyi lantas membuka kotak pertama. Itu merupakan Roh Siluman Surgawi yang tingkatannya lebih tinggi dari roh siluman Surgawi yang dahulu Zhang Ziyi miliki.
"Meskipun ukurannya lebih kecil dari roh siluman surgawi dahulu, namun yang ini memiliki aura lebih kuat dari sebelumnya," ucap Zhang Ziyi.
Dia tidak berniat untuk menyimpannya terlalu lama. Zhang Ziyi kemudian menyerapnya.
"Menyerap di sini terlalu beresiko. Aku akan menyerapnya di Alam Jiwa."
Tanpa pikir panjang, Zhang Ziyi memasukkan kembali kotak-kotak hadiah tersebut, kemudian menghilang dan berpindah ke alam jiwa.
Di alam jiwa, Zhang Ziyi mulai menyerap Roh Siluman Surgawi.
__ADS_1
Butuh waktu dua jam bagi Zhang Ziyi sebelum berhasil menyerap sepenuhnya.
Baamm!
Baamm!
Baamm!
Tiga ledakan beruntun terjadi pada tubuh Zhang Ziyi.
Membuka kedua matanya, Zhang Ziyi lantas berucap, "Haah, kekuatan dari Roh Siluman Surgawi yang ini begitu menakutkan. Bahkan bisa menerobos tiga tahapan sekaligus dalam sekali terobosan."
Zhang Ziyi memilih untuk menyimpan dua kotak tersisa sejenak. Membiasakan diri dengan kekuatan barunya itu.
Kini kultivasinya telah berhasil mencapai ranah Suci Semesta tahap 3.
Kekuatan luar biasa itu, menciptakan serangan energi luar biasa pula.
Sisi lain, tidak hanya Zhang Ziyi saja mengalami peningkatan kekuatan, melainkan juga Para bawahannya.
Hal ini sendiri menguntungkan Zhang Ziyi. Kalau saja pengaruh dari Mutiara Darah Semesta telah menghilang, mungkin Peningkatan kekuatan itu Hanya berlaku pada Zhang Ziyi saja.
Namun efek dari Mutiara Semesta ini tidak akan bertahan lama dan memiliki durasi waktu tertentu.
Beberapa Minggu, Zhang Ziyi memutuskan untuk membuka kota kedua. Tapi kota kedua ini dilindungi oleh sebuah segel, sehingga dia harus membuka segel tersebut terlebih dahulu.
Segel yang ada pada kotak hadiah kadonya ternyata tidak sulit yang dibayangkan. Zhang Ziyi dapat dengan mudah membukanya.
Melihat isi yang ada pada kotak kedua, hal pertama yang menyapa dirinya adalah cahaya menyilaukan yang keluar dari benda yang ada di dalamnya.
Sesaat, Zhang Ziyi menghalau indra penglihatan dengan menggunakan lengannya. Setelahnya melihat sesuatu mengkilau, dengan Aura yang lebih kuat daripada Roh Siluman Surgawi sekalipun.
Berbentuk buah apel, dengan warna berbeda di dua buah sisinya. Dimana sisi kanan berwarna Emas, sementara sisi kiri berwarna gelap. Di dua sisi tersebut juga memancarkan dua buah aura berbeda, tergantung warna dari buah tersebut.
"Ini adalah benda yang begitu berharga." Zhang Ziyi tampak tidak sabar untuk mengonsumsinya.
Setelahnya, tanpa pikir panjang, Zhang Ziyi langsung menggigit buah apel itu.
Satu gigitan pertama, tidak ada sesuatu. Zhang Ziyi lantas menggigit dan mengabiskan buah apel itu.
Anehnya, Zhang Ziyi tidak merasakan apa-apa sama sekali. Berlangsung selama tiga menit menunggu, memang tetap tidak terjadi sesuatu pada tubuhnya.
"Aneh!"
Zhang Ziyi bangkit dari posisinya semula duduk berniat untuk mengetes kekuatannya.
Saat hendak melepaskan serangan energi, Mendadak lonjakan energi terjadi dalam tubuh Zhang Ziyi. Itu bukan atau diluar kendalinya.
"I–Ini?"
Zhang Ziyi tidak sempat untuk melanjutkan perkataannya. Dia memilih untuk mengambil sikap bersila lalu mulai berkultivasi. Berusaha menguasai lonjakan energi tadi.
Tidak hanya itu, bahkan dua kekuatan saling bertarung di alam jiwanya saat ini.
Beberapa saat berusaha untuk menundukkan dua kekuatan tersebut. Butuh waktu dua jam bagi Zhang Ziyi untuk berhasil menundukkan kedua kekuatan itu sepenuhnya.
Baamm!
Baamm!
Baamm!
Baamm!
__ADS_1
Baamm!
Lima ledakan beruntun terdengar dari tubuh Zhang Ziyi. Bersamaan dengan itu aura di tubuhnya juga semakin meningkat.