Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 144 ~ Menyuling Pil


__ADS_3

Whush!


"Kak Ziyi, apa yang terjadi?"


Zhang Meng datang dan mendarat tepat di samping Zhang Ziyi. Tidak hanya dia, melainkan Zhang Yin, Zhang Bie, Zhang Lan, Zhang Zhili, Shui Bing dan Shui Shan juga ikut mendarat di samping Zhang Ziyi.


"Tidak ada apa-apa. Hanya terjadi sedikit masalah dengan Laohu!" ujar Zhang Ziyi.


Semua pandangan mengarah pada kabut tebal yang telah bercampur dengan aura jingga. Bayangan binatang buas terlihat di dalamnya. Tapi ukurannya terlalu besar untuk ukuran Laohu, sendiri.


"Raawwrrr!!"


Auman yang begitu menggelegar. Bersamaan dengan itu, kabut tebal mulai tersapu oleh gelombang energi berwarna jingga.


Saat itulah tampak oleh mereka. Sosok harimau berbadan besar. Ekor yang menggelinjang layaknya ular berapi. Beberapa bagian tubuhnya yang di lapisi oleh Zirah emas, dengan mahkota terpasang di kepalanya. Tampak simbol bintang api di mahkota bagian kening harimau itu.


Whush!!!


Mendadak sayap lebar berapi terkepak. Menciptakan angin panas yang berhembus kencang.


"Di–dia, telah bertransformasi?" Zhang Meng bertanya dengan gagu. Tampak tak percaya dirinya. Bentuk tubuh Laohu yang dua kali lipat dari sebelumnya. Namun yakin dan percaya, tubuhnya bisa lebih besar lagi dari ini.


"Seperti yang kau lihat. Laohu telah berhasil menaikkan tingkat silumannya. Dan kini dia telah menjadi Siluman Dewa!" Zhang Ziyi menjelaskan.


Dia lantas berjalan mendekati Laohu. Wajah harimau itu tampak tegas dan garang.


"Berhentilah bersikap seperti bertemu musuh, Laohu!" ucap Zhang Ziyi sembari mengelus kening Laohu.


Harimau api itu memandangi Zhang Ziyi sesaat. Setelahnya dia mengangguk-anggukkan kepalanya.


"Raawrr!"


Tubuhnya mendadak mengecil, seukuran dengan harimau normal pada umumnya.


"Nah, seperti ini lebih nyaman."

__ADS_1


"Auumm!"


Aroma tanaman herbal yang pekat, kembali tercium setelah sebelumnya terhalangi oleh aura yang di pancarkan Laohu.


Kontan, hal itu langsung membuat Zhang Yin serta enam lainnnya memejamkan mata dan memilih untuk menghirup aroma itu. Menikmati aroma yang masuk ke paru-parunya.


"Aroma yang begitu nyaman! Aku yakin, tanaman herbal tidak akan jauh darinya, Ini—" Zhang Zhili yang sebelumnya berniat asal tebak saat mencoba untuk menikmati aroma itu, mendadak melebarkan matanya saat melihat hamparan tanaman herbal dengan aura yang begitu pekat.


"I–ini, Tanaman herbal berusia lebih dari ratusan ribu tahun!" Zhang Zhili berucap antusias. Pandangannya tidak bisa lepas dari tanaman-tanaman itu yang di kelilingi oleh debu-debu cahaya dengan warna beragam macam.


"Kau benar, guru. Aku yang membuat mereka bertransformasi hingga jutaan tahun. Aku berniat membuat pil dengan itu." Zhang Ziyi langsung mengatakan tujuannya, tanpa berniat menutup-nutupi.


"Membuat pil?" tanya Zhang Zhili.


Zhang Ziyi berjalan dan mendekati salah satu tanaman herbal. "Benar, guru. Pil-pil ini yang nantinya akan aku gunakan untuk meningkatkan kultivasi bawahan–ku." Zhang Ziyi menghentikan perkataannya sejenak. "Namun, untuk membuatnya, aku mungkin akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Makanya aku perlu menggunakan kembali elemen ruang dan waktu ku, untuk itu!"


"Tapi, Ziyi'er. Menggunakan elemen waktu yang berlebihan, itu tidak lah baik. Itu bisa memengaruhi mental–mu!"


"Aku tahu itu. Tapi guru tenang saja. Aku memiliki trik untuk ini." Zhang Ziyi memasang sunggingan tipis.


Meski agak ragu, namun Zhang Zhili tidak bisa berbuat banyak. Keputusan Zhang Ziyi memang sudah bulat. Hal ini merupakan salah satu kepribadian Zhang Ziyi sendiri, yaitu akan melakukan apapun yang menurutnya benar. Meski sangat beresiko, tapi dia tetap berpegang teguh pada prinsipnya; Bagaimana mau berhasil kalau belum mencobanya.


"Aku mengerti Guru!"


Zhang Ziyi melangkah ke depan untuk beberapa langkah kaki. Lalu dia mulai menggunakan pikirannya untuk membuat meja. Setelahnya mengeluarkan Tungku dari cincin ruang.


Whush!


Debu-debu berterbangan di atas meja kala tungku yang tiba-tiba mendarat di atas meja.


"Mari bekerja sama untuk membuat pil yang begitu banyak!" bisik Zhang Ziyi, pada tungku.


Menghela napas sejenak, lalu memulai proses penyulingan pil.


Namun sebelum itu, dia membatasi waktu untuk dirinya dengan kecepatan yang tinggi. Sehingga orang lain akan melihat gerakannya yang sangat cepat, namun sebenarnya yang di rasakan Zhang Ziyi adalah normal.

__ADS_1


Zhang Ziyi membuka mata, setelah sebelumnya memejamkan–nya. Pupil mata yang berubah membiru. Dia akan mengaktifkan Skill Mata Elang serta Langkah bayang untuk menambah kecepatannya.


Bawahannya mungkin telah mencapai ratusan ribu jiwa jumlahnya, sehingga dia harus bisa menyelesaikan ribuan pil ini dalam waktu cepat. Belum lagi, kedatangan Leluhur Sekte Tujuh Elemen dan Dewa api yang akan kembali untuk melatih ketujuh temannya. Dia tidak akan ada waktu untuk membuat pil, sebab dia ada urusan dengan itu.


Kekuatan jiwa menyebar. Zhang Ziyi menyalakan api pada tungku. Bahan-bahan yang telah dia persiapkan tadi mulai ia masukkan dalam tungku. Beberapa diantaranya, kristal Roh maupun tanaman herbal jutaan tahun itu. Dia juga menggunakan kristal roh milik siluman rubah berekor Empat, serta kristal roh yang berasal dari Monster Evil Octopus, yang dahulu sempat dia curi.


Sebenarnya kristal roh milik Siluman Rubah ekor empat hendak dia beri pada Shui Bing, mengingat, dia belum pernah memberikan kristal roh pada gadis itu. Akan tetapiuntuk saat ini, dia mungkin akan mengesampingkan mengenai kristal roh itu. Dia akan memberinya lain waktu.


-


Duarrr!!!


Ledakan cahaya emas terlihat pada tungku. Zhang Ziyi telah melewati beberapa waktu untuk melakukan penyulingan ini.


Telah beberapa ribu pil tingkat Surgawi dia buat, dan semuanya membentuk gundukan bukit. Namun itu belum cukup, dia akan terus melakukan penyulingan.


Waktu demi wakth terlewat. Zhang Zhili, Zhang Bie, Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Lan, Shui Shan, Shui Bing dan Laohu masih setia menunggu Zhang Ziyi.


Siang dan Malam terus berganti di alam jiwa. Entah sudah berapa hari terlewat dan Zhang Ziyi belum menyelesaikan aksinya.


Bukit demi bukit pil terus saja terlihat, sementara tanaman herbal serta gundukan kristal roh perlahan mulai berkurang.


Zhang Ziyi belum mau berhenti. Dia berniat membuat lima bukit pil. Cincin ruang miliknya ternyata memiliki banyak kristal roh tersedia di dalamnya. Hal itu sudah ada memang sebelum Zhang Ziyi mengisinya. Mungkin sekitar miliyaran kristal roh siluman dengan tingkat usia bermacam-macam.


Lima hari telah berlalu di alam jiwa. Zhang Ziyi mulai merasakan efek penggunaan elemen waktu yang terlampau lama. Mentalnya mulai terganggu. Tapi hal itu tidak menghentikan aksinya. Dia semakin mempercepat gerakannya.


Elemen waktu pada tubuh Zhang Ziyi perlahan mulai tidak berfungsi lagi. Zhang Ziyi semakin kelelahan. Dia terlalu banyak menggunakan kekuatan jiwa untuk hal ini.


Duarr!


Ledakan untuk kesekian kalinya terjadi pada tungku. Pil tingkat Surgawi terlihat. Zhang Ziyi mengambil pil-pil itu dan melemparnya pada bukit pil yang kelima. Kini tersisa satu bahan lagi, sebelum dia menyelesaikan penyulingan–nya. Pandangannya mulai kabur. Dia kelelahan setelah seminggu di alam jiwa melakukan aktivitas yang sama tanpa beristirahat. Apalagi waktu pada dirinya dia percepat, sehingga jika di alam jiwa menghabiskan waktu sekitar sehari, mungkin bagi Zhang Ziyi sehari sama dengan seminggu, atau mungkin bisa lebih lama dari itu.


Skill Langkah bayang serta mata elang juga mulai tidak berfungsi. Meski kekuatan jiwanya besar, namun jika di gunakan secara terus-menerus tanpa henti, juga bisa terkuras dan menyebabkan dirinya kelelahan mental.


"Baiklah ... satu– penyulingan lagi–!" Zhang Ziyi berkata dengan terbata.

__ADS_1


Bahan-bahan itu melayang dan langsung Zhang Ziyi arahkan dalam tungku. Api pada tungku tidak sebesar sebelumnya. Namun Zhang Ziyi berusaha untuk tetap mengontrol nyala api.


Hingga ledakan kembali terdengar untuk beberapa saat. Bersamaan dengan itu, kesadarannya juga perlahan mulai menipis. Pandangannya mulai buram dan menggelap sepenuhnya.


__ADS_2