
Sepeninggal MC dan orang-orang tersebut, bentrokan aura mendadak menyebar luas, memenuhi seisi aula pertandingan.
Zhang Ziyi memasang sikap waspada. Bisa dia lihat di sekelilingnya, orang-orang datang dan memancarkan aura membunuh terhadapnya.
"Nak, kamu bisa memberikan hadiah utama itu pada kami. Kami akan menjamin keselamatanmu setelah itu!" ucap Jenderal Kaisar Langit.
"Cih, Nak. Jangan percaya dengan omongan orang tua busuk ini. Setelah mendapat hadiah utama itu, dia akan langsung membunuhmu. Lebih baik kau pergi saja dari sini."
Wanita perwakilan dari Kekaisaran kegelapan membela Zhang Ziyi. Dia sendiri memang memiliki niat awal untuk memiliki benda tersebut, tapi berubah pikiran saat mengetahui bahwa benda tersebut di miliki oleh Zhang Ziyi, dan dia juga mengetahui akan bagaimana hubungan Zhang Ziyi serta Hei An.
"Berani kamu mengatai–ku orang tua busuk?! Akan aku sumpal mulut bau–mu itu!" Jenderal Kaisar Langit tampak kesal.
"Ck!" Wanita Perwakilan dari Kekaisaran Kegelapan membuang muka. Tampak tidak takut dengan ancaman dari Jenderal Kaisar Langit.
"Semuanya, cepat tangkap anak itu!" perintah Jenderal Kaisar Langit kepada para bawahannya.
Tanpa ada yang membantah, prajurit Kekaisaran Langit langsung melesat menyerang Zhang Ziyi secara bersamaan.
"Heeh, kalian mau menangkap kekasih Dewi An? Jangan harap usaha kalian berjalan mulus."
Wanita tersebut kemudian memerintahkan orang-orangnya untuk menghentikan para prajurit Kekaisaran Langit dalam menangkap Zhang Ziyi.
Pertempuran pun pecah saat itu juga. Di sisi lain, Raja Iblis belum mengeluarkan suatu tindakan apapun. Dia hanya menonton pertarungan antara kedua belah pihak itu. Mu Ai telah berada di sampingnya.
"Ayah, apakah kita harus bergerak sekarang?" tanya Mu Ai pada Raja Iblis.
"Hmm!" Raja Iblis tidak menjawab dengan perkataan, namun hanya dengan menggunakan kode.
Mu Ai tidak perlu bertanya akan jawaban dari Raja Iblis ini. Cukup dengan mengenali nada yang keluar dari mulut Raja Iblis, dia sudah mengerti akan maksudnya.
Zhang Ziyi tidak tinggal diam. Bersama dengan Hei An, mereka membantu pasukan Kekaisaran Kegelapan dalam menyerang prajurit-prajurit Kekaisaran Langit.
Namun, dengan segera Zhang Ziyi di hadang oleh Qin Chen dan Fang Shi. Tidak hanya itu, bahkan Pria dari suku Malaikat pun juga ikut menghadang Zhang Ziyi.
"Hahaha... Kamu tidak akan bisa lari dan meloloskan diri dari tempat ini. Karena hari ini juga kamu akan menemukan Kematian mu!" Fang Shi berkata dengan di selingi tawa songong.
"Ya, aku ingin melihat bagaimana Kematian dari Dewa Kematian itu sendiri." Pria dari Suku Malaikat juga ikut berbicara. Dia maju dan memulai pertarungan mereka.
Beberapa saat, jumlah orang yang terlibat dalam pertarungan tersebut semakin bertambah. Puluhan bahkan ratusan orang datang bergabung secara bertahap. Bergabung dengan Kekaisaran Langit dalam mengatasi pasukan Kekaisaran Kegelapan.
Tentu saja hal itu merugikan Kekaisaran Kegelapan, sebab korban jiwa di pihak mereka juga kian bertambah dalam waktu cepat.
Namun mereka tadi menyerah dan tetap melanjutkan pertarungan.
Kekaisaran Kegelapan segera menarik kembali pasukannya saat merasakan jumlah mereka telah berkurang banyak.
Wanita yang sempat bertarung dengan Jendral Kaisar Langit, telah menghentikan pertarungannya saat melihat pasukannya yang melemah.
"Nak, kamu berjuanglah sendiri. Maaf, karena tidak bisa membantumu!" ucap Wanita itu. Lalu dia terpaksa menarik kembali pasukannya.
Dengan mundurnya pasukan Kekaisaran Kegelapan, kini tinggal Zhang Ziyi seorang yang berjuang sendiri. Huang Shen sendiri tidak membantu Zhang Ziyi, bukannya tidak mau, melainkan dia tidak ingin mencari perkara terlalu jauh. Sehingga dia hanya menonton mereka dari jauh.
Begitupun juga dengan Hei An. Dia yang awalnya membantu Zhang Ziyi, Namun di tahan oleh wanita yang menjadi perwakilan Kekaisaran Kegelapan tadi.
__ADS_1
Hendak membantah dan terus membantu Zhang Ziyi, namun Hei An segera di totok oleh Wanita itu.
"Mohon maaf Dewi. Bukannya aku tidak ingin Dewi membantunya, namun ini juga demi keselamatan Dewi. Kalau saja kita sedang tidak berada di wilayah Kekaisaran Langit, mungkin kita masih bisa melawan mereka."
Wanita itu segera mengeluarkan kekuatannya menciptakan debu-debu gelap yang menelan mereka, membuat dia dan Hei An menghilang dari sana. Begitupun juga dengan anggota Kekaisaran Kegelapan yang tersisa.
Memang Tebing Matahari ini terletak di wilayah Kekaisaran Langit. Sehingga wanita itu tidak bisa untuk berbuat banyak. Apalagi berbagai macam kelompok besar di Kekaisaran Langit telah datang berkumpul di Tebing Matahari dan juga ikut turun bertarung tadi.
-
Zhang Ziyi telah menggunakan dua pedang dia tangannya untuk menyambut setiap serangan yang datang dari tiga orang yang menyerangnya itu.
Meskipun mereka berjumlah tiga orang, namun tidak bisa memaksa Zhang Ziyi kepada posisi tersudutkan. Pasalnya kultivasi Zhang Ziyi yang berada dua tingkat di atas mereka bertiga.
Menciptakan pisau emas dan pisau kegelapan dalam waktu bersamaan. Puluh ribuan pisau itu sukses menyusahkan ketiga orang itu.
Tapi hal lain kembali datang. Dimana beberapa pemimpin dari kelompok besar kini telah datang menyerbu Zhang Ziyi.
Mereka yang memang memiliki dendam dengan Zhang Ziyi, juga menginginkan hadiah utama tersebut. Sehingga dengan brutal datang menyerang Zhang Ziyi.
Whush!
Tombak Cahaya datang menerjang dari arah belakang. Namun di halau oleh dinding transparan yang di ciptakan oleh Zhang Ziyi.
Slash;
Tebasan miring dari arah samping Zhang Ziyi. Tapi itu juga bisa di hindari Zhang Ziyi dengan bergerak ke samping berlawanan arah dengan laju pedang tersebut, membuat pedang hanya memotong udara kosong.
Swoosshh!
Swoosshh!
Swoosshh!
Masih dengan mode tenang, Zhang Ziyi kemudian menggunakan gabungan unsur elemen api dan air untuk memblokir serangan-serangan itu.
Whush!
Duarrrtt!
Duarrrtt!
Duarrrtt!
Berhasil, hingga membuat rentetan ledakan tercipta.
Tapi itu tidak berhenti di sana. Mereka berkerjasama menyerang Zhang Ziyi, hanya sekedar melumpuhkannya, lalu menyerangnya habis-habisan.
Benang energi merah merembes keluar dari tubuh dua orang. Benang-benang energi tersebut kemudian bergerak cepat dan menangkap tubuh Zhang Ziyi.
Dua orang itu kemudian menarik benang tesebut setelah berhasil mengunci pergerakan Zhang Ziyi.
Memanfaatkan kesempatan itu, pemimpin dari Kipas Terbang segera melempar kipasnya. Kipas tersebut berputar-putar di udara. Dengan cepat, langsung menebas pergelangan tangan Zhang Ziyi.
__ADS_1
Slash!
Begitupun juga dengan Raja Shang yang ikut melemparkan pisau energi ke arah Tangan Zhang Ziyi yang satunya.
Whush!
Slash!
Tidak terpotong, ataupun tersentuh sama sekali. Justru kipas serta pisau-pisau energi itulah yang terpental oleh Armor Dewa Perang.
Whush!
Tubuh Zhang Ziyi melepaskan lonjakan energi yang meluas membentuk sebuah lingkaran semakin membesar. Benang-benang energi yang mengunci pergerakannya tadi mendadak menghilang menjadi debu.
Dengan segera dia mengeluarkan salah satu keterampilan yang sempat dia sempurnakan saat berlatih di Alam Jiwa.
"Gabungan dua unsur elemen, Air dan Petir; Naga Semesta!" ucap Zhang Ziyi.
Seekor Naga besar tercipta. Mengeluarkan aura yang begitu dahsyat menekan semua yang ada menyerang Zhang Ziyi.
Roaarrr!
Mengaum. Gelombang suara tercipta dan menerbangkan beberapa orang yang berada dalam radius jatuhnya gelombang suara tadi.
Naga itu, menggantikan posisi Zhang Ziyi dalam menyerang orang-orang yang berada di sekelilingnya itu.
Tapi tidak semua orang bisa dialihkan oleh naga itu. Sebaliknya, masih banyak pula orang-orang yang bergerak menyerang Zhang Ziyi.
Fang Shi menciptakan ribuan pedang bersamanya. Di sisi lain, Qin Chen serta pria dari suku Malaikat juga mengeluarkan serangan terkuat mereka. Yang langsung di arahkan pada Zhang Ziyi.
Bukan hanya mereka bertiga, melainkan juga para pemimpin dari kelompok besar serta dengan para anggota dari kelompok itu sendiri.
Whush!
Whush!
Whush!
Datang secara bersamaan, hingga menciptakan tekanan tersendiri bagi Zhang Ziyi. Yakin dan percaya, gabungan serangan itu telah melebihi serangan terkuat Zhang Ziyi sekalipun.
"Gawat, aku harus memikirkan cara untuk ini!"
Zhang Ziyi mengentikan waktu, lalu menghilang dari tempatnya. Di kemudian muncul kembali tidak jauh dari mereka.
"Sial, m Mengapa hanya sampai di sini?"Gumam Zhang Ziyi. Dia merasa ada yang aneh dengan portal dimensinya. Seperti ada gangguan yang menghalangi Zhang Ziyi, sehingga dia tidak bisa lari jauh dari tempat tersebut. Namun setidaknya dia telah berpindah cukup jauh, berhasil menghindari serangan dari orang-orang itu.
Zhang Ziyi menajamkan matanya, lalu menilik sekitar. Mencari orang yang menyebabkan portalnya tidak bisa berpindah Sangat jauh.
Hingga pandangannya terkunci pada seorang lelaki yang tengah duduk santai di kursi tamu terhormat. Lelaki itu sendiri berwajah aneh. Tidak lain dan tidak bukan adalah Raja Iblis Mu Hei dengan Mu Ai di sampingnya.
"Orang itu setidaknya memiliki beberapa tingkat kultivasi lebih tinggi di atas–ku. Jika mereka bergerak, takutnya aku akan langsung mati saat itu juga!" gumam Zhang Ziyi.
Duarrrrr
__ADS_1
Ledakan yang sangat besar terjadi. Gelombang energi yang sangat besar, menyapu semua yang ada di sana. Zhang Ziyi sendiri sampai harus menutupi indera penglihatannya sebentar oleh gelombang energi tadi.
Imbas yang tercipta dari serangan tadi, kini meratakan bangunan-bangunan yang ada di bawahnya. Termasuk aula pertandingan yang telah rata oleh tanah.