Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Berhasil Keluar Dari Alam Ilusi


__ADS_3

Tiga patung raksasa yang muncul dari gurun pasir bergantian menyerang Kaisar Langit. Kekuatan ketiga patung raksasa itu jelas berada di atasnya.


Beberapa kali dia mencoba untuk menyerang dengan serangan kuat nan mematikan, namun tidak satupun dari patung itu yang hancur ataupun tumbang dibuatnya.


"Aku harus berhati-hati!" gumam Kaisar Langit.


Mencoba menggunakan kekuatan tingkat tinggi untuk menghancurkan salah satu patung.


Whush...


Duaarrrr!!!


Ledakan yang terjadi begitu besar saat kepalan tinju yang dilapisi jurus terkuat Kaisar Langit menghantam lengan salah satu dari patung raksasa. Dan itu berhasil menghancurkannya.


Debu-debu mengepul sesaat dari lengan yang terpisah. Namun bagi Kaisar Langit sendiri, menghancurkan lengan salah satu patung raksasa bukanlah kabar baik baginya.


Sesaat setelah dia memfokuskan perhatiannya pada target yaitu lengan dari patung, Kaisar Langit malah salah menempati posisi, membuatnya di hantam oleh kepalan tinju raksasa dari salah satu patung.


Tubuh Kaisar Langit terpental hebat dengan kecepatan yang sangat tinggi. Di belakangnya, telah bersiap patung lain akan menghantamnya pula.


Bukk...


Baamm...


Kembali dibuat terpental ke arah yang berlawanan dari arah sebelumnya. Hal itu terus berulang untuk beberapa saat. Kaisar Langit bukannya tidak mau untuk mengendalikan diri, tapi beberapa kali dia mencoba mengontrol laju tubuhnya, tapi tetap saja dia di hantam keras.

__ADS_1


Pasalnya, tiga patung besar itu memiliki Kultivasi di ranah Jiwa Darah Surgawi tahap 3, meskipun hanya berada dalam dunia ilusi, tapi tetap saja kekuatan mereka tampak sangat nyata, bahkan bisa lebih kuat dari kultivator Ranah Jiwa Darah Surgawi sekalipun.


Kaisar Langit terombang-ambing di gurun pasir yang tampak bergelombang, berakhir dengan keadaan telungkup, wajahnya terbenam di pasir.


Tiga patung raksasa berjalan mendekati Kaisar Langit yang terdiam tanpa gerak. Setelahnya, salah satu dari mereka mengangkat sebelah kakinya dan berniat menginjak Kaisar langit.


Whush...


Hampir saja kaki patung raksasa itu mendarat di tubuh Kaisar Langit. Namun tiba-tiba saja cahaya menyilaukan berwarna emas langsung terpancar dari tubuh Kaisar Langit dan membuat kaki patung raksasa tersebut hancur saat itu juga. Bersama dengan itu tubuhnya pun juga ikut hancur.


"Anak sialan, aku akan membuatmu menderita seumur hidupmu... Sampai kau menyesali pernah dilahirkan oleh istriku sebelumnya!" ucapan dengan nada tinggi itu keluar dari mulut Kaisar Langit. Posisinya pun telah berubah, dari yang tadinya telungkup kini melayang, berdiri di udara.


Kekuatan yang terpancar dari tubuhnya meningkat beberapa kali lipat dari sebelumnya. Mengangkat sebelah tangan dan melepaskan lonjakan energi emas pada salah satu patung.


Ledakan terjadi pada tubuh patung yang semula berlari hendak menyerang Kaisar Langit. Setelah menghancurkan patung itu, Kaisar Langit juga menghancurkan patung yang satunya.


Baamm...


Menyelesaikan dua patung tersebut, Kaisar Langit Lalu beralih melempar pandangannya di sekitar.


"Segel Penghancur Alam!" gumam pelan Kaisar Langit.


Krrkkkk....


Mendadak terdengar kaca yang retak, sebelum akhirnya dunia ilusi itu hancur sepenuhnya.

__ADS_1


"Aku tidak berharap kau menggunakan teknik terlarang itu untuk melepaskan diri dari dunia ilusi. Cih, kau ternyata tidak ada apa-apanya!" ucap Zhang Ziyi saat melihat Kaisar Langit di hadapannya. Senyum kecil juga terlihat di bibirnya. Senyum yang terkesan mengejek.


"Sialan Kau... Aku akan membuatmu menderita, kau harus membayar rasa malu ini!" Kaisar Langit merasa malu saat di gurun pasir dibuat telungkup oleh Patung-patung Zhang Ziyi.


"Aku akan menunggu itu ... namun sebelum itu, sepertinya teknik terlarang itu akan selalu menarik energi kehidupanmu, hingga kau mati sendiri olehnya."


Penalaran Zhang Ziyi tidak salah. Memang Semakin lama Kisar Langit menggunakannya, maka semakin sedikit pula sisa hidup Kaisar Langit.


Di sisi lain, Kaisar Langit menatap tajam Zhang Ziyi sejenak. Setelahnya menyunggingkan seringai kecil.


"Kau tidak cukup tahu, tentangku... Seperti kataku tadi, aku akan membuatmu menderita sekarang juga." Setelah mengatakan itu, Kaisar Langit memanggil Burung Phoenix api serta Jenderal Keempat.


Tak butuh waktu lama bagi Burung Phoenix Api serta Jenderal Keempat untu sampai di dekatnya.


"Beri aku energi kehidupan kalian berdua!" perintah Kaisar Langit.


Jenderal Keempat dan Burung Phoenix saling berpandangan sejenak. Mereka mengetahui betul yang akan terjadi selanjutnya jika menyetujui perintah Kaisar Langit. Tidak lain dan tidak bukan, kehidupan mereka akan di korbankan hanya untuk kepentingan pribadi Kaisar Langit.


Namun biar bagaimana pun juga, hidup mereka telah sepenuhnya milik Kaisar Langit.


"Baik, Yang Mulia..." ucap Keduanya, tunduk patuh, mempersiapkan diri.


"Bagus, kalian memang pengikut setiaku!"


Kaisar Langit tanpa aba-aba langsung menarik energi kehidupan dari Jenderal Keempat Kaisar Langit serta burung Phoenix api.

__ADS_1


__ADS_2