Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 297 ~ Kelompok Harimau Iblis


__ADS_3

Hou Die me tetap benda asing yang diberikan oleh Zhang Ziyi padanya. Meskipun tidak pernah melihatnya dan mengetahui namanya, tapi Hou Die tidak membantu dan tetap menyerapnya.


Awal-awal memang terasa susah, dan Hou Die meyakini akan membutuhkan waktu setidaknya seminggu untum berhasil menyerap habis benda berkilau merah itu. Tapi hal itu nyatanya tidak akan terjadi, Zhang Ziyi malah membantunya dalam proses penyerapan benda berkilau merah tersebut.


Merasakan aliran energi deras yang masuk ke dalam tubuhnya dengan paksa. Hih Die tampak tidak nyaman. Ingin rasanya dia mengehentikan penyerapan itu, tapi di satu sisi dia juga tidak ingin mengecewakan gurunya. Maka dengan tanpa pilihan, Hou Die tetap bertahan dan menyerap.


Ringisan terdengar dari mulut lelaki itu. rasanya semakin terasa menusuk, bahkan dia merasakan aliran deras energi tadi telah merusak organ-organ tubuhnya.


Pandangan Hou Die mulai kabur. Tubuhnya seperti dipaksa untuk menampung energi yang sangat banyak dan terlampau murni dari benda tersebut.


Samar-samar terlihat cahaya emas di belakang punggung Hou Die. Itu berasal dari telapak tangan Zhang Ziyi yang membantu memberikan filter terhadap energi yang masuk ke dalam tubuh Hou Die.


Dari situ Hou Die mulai merasakan aliran deras energi tadi sudah terasa agak mendingan. Perlahan rasa sakitnya telah berkurang, hingga dalam beberapa saat telah menjadi hangat dan nyaman.


Tapi rasa nyaman tersebut tidak bisa berlangsung lama. Hou Die kini kembali merasakan lonjakan energi dalam tubuhnya yang kini semakin ganas.


Baamm...


Baamm...

__ADS_1


Baamm...


....


Mendadak terjadi ledakan beruntun pada tubuh Hou Die. Itu terus berlanjut sampai beberapa kali ledakan.


Baam...


Baamm...


Baamm...


Zhang Ziyi segera bangkit setelah selesai membantu Hou Die menerobos.


"Terima kasih banyak Guru... Berkatmu aku bisa menerobos hingga begitu banyaknya tahapan dalam satu kali terobosan!" Hou Die bersujud tujuh kali tepat di bawah kaki Zhang Ziyi.


Memasang senyum kecil, Zhang Ziyi kemudian mengusap pelan kepala Hou Die. "Semoga kau bisa dengan mudah membalaskan dendam mu!"


"Tentu saja Guru. Dengan kekuatan ini, harusnya sudah cukup bagiku berjalan sendiri untuk membereskan kelompok Harimau Iblis sendiri!" Penuh semangatnya Hou Die mengatakan itu.

__ADS_1


Zhang Ziyi menanggapi itu dengan tersenyum kecil. "Baiklah, sekarang juga kita berangkat ke tempat kelompok Harimau Iblis itu dan mulai bantai mereka!"


"Tentu saja, Guru. Kekuatan sudah ada, lalu apa lagi yang musti kita tunggu?" balas Hou Die, namu sejenak kedua alisnya berkerut. "Tapi tunggu..."


Laohu yang mendengar itu mengernyitkan alisnya. "Tunggu? Ada apa? Bukankah kau yang bilang sendiri untuk tidak menunggu? Kau sangat aneh!"


"Hmm, setelah melakukan penerobosan hingga berkali-kali tadi, aku mulai penasaran dengan basis kultivasi–ku saat ini!" ujar Hou Die yang penasaran dengan tingkatan basis kultivasinya saat ini. Memang saat menerobos, dia tidak sempat menghitung berapa kali ledakan tersebut terjadi.


"Kau sudah mencapai ranah Dewa tahap 7!" ujar Laohu singkat plus santai.


"Benarkah?" Hou Die tampak tidak percaya dengan kenyataan itu.


"Umm, yang dikatakan Laohu memang benar. Kau saat ini telah menerobos ke ranah Dewa tahap 7. Sudah, tidak usah di pikirkan lagi. Mari kita berangkat ke Markas Kelompok Harimau Iblis sekarang!" ujar Zhang Ziyi.


"Baiklah... Mari..." Hou Die tampak yabg begitu bersemangat untuk segera sampai di Markas kelompok Harimau Iblis.


"Nak, meskipun kekuatanmu saat ini telah mencapai tahap tertinggi, tapi tetap jangan sombong."


"Baik, Guru. Murid akan mengingat nasehat darimu!" balas Hou Die.

__ADS_1


Setelah itu, mereka kemudian mulai melakukan perjalanan Berjalan menuju arah timur, diman kelompok Harimau Iblis membentuk markasnya di sana.


__ADS_2