
"Baiklah... Namun sebelum itu, aku ingin mengajarimu tentang satu hal!" ucap leluhur Ras Centaurus.
Zhang Ziyi menaikkan sebelah alisnya. _Apa yang hendak kau ajarkan padaku?" tanya Zhang Ziyi.
"Karena bola energi tersebut, beberapa dasar Elemen milikmu telah terisi. Dan salah satunya adalah elemen angin!"
Awalnya Leluhur Ras Centaurus juga tak menyangka bahwa Zhang Ziyi ini memiliki banyak unsur dasar elemen dalam tubuhnya. Namun mengingat, anak ini merupakan sang pembawa takdir besar di masa mendatang, maka terjawab sudahlah keraguan tersebut.
"Aku akan mengajarimu satu tehnik yang berhubungan dengan energi angin," ucap leluhur Ras Centaurus.
Ya, ras centaurus sendiri memiliki unsur dasar elemen angin, sehingga leluhur Ras Centaurus berniat mengajari Zhang Ziyi salah satu tehnik yang menggunakan unsur elemen angin. Kebetulan Zhang Ziyi juga memiliki unsur dasar elemen angin bersamanya.
"Benarkah?" Zhang Ziyi nampak bersemangat mendengar akan diajari suatu tehnik.
Umm...
Zhang Ziyi pun lantas diajari tehnik oleh leluhur Ras Centaurus.
-
Duarr!
Ledakan besar terjadi pada salah satu planet yang dan langsung menghancurkannya menjadi beberapa bagian. Debu-debu juga berterbangan di mana-mana, bekas dari ledakan tersebut.
Melihat hal itu, Zhang Ziyi tak bisa untuk tidak membelalakkan matanya. Terlalu terkesiap dia dengan pemandangan yang barusan dia lihat.
Planet yang begitu besar itu, seketika hancur hanya dengan satu serangan yang dilancarkan oleh Leluhur Ras Centaurus.
"Sekarang giliran–mu!"
"Umm," Zhang Ziyi mengangguk.
Lelaki itu pun mulai mempraktekkan apa yang diajari Leluhur Ras Centaurus barusan.
Mengambil napas sejenak, lalu mulai mengaliri energi Qi pada pedang dan mengubahnya menjadi unsur elemen angin.
"Tornado Penghancur Surga!" teriak lantang Zhang Ziyi.
__ADS_1
Sebuah angin yang berputar dengan begitu cepat tercipta, dan langsung mengarah pada salah satu planet. Namun sayangnya seiring dengan jarak yang tercipta, semakin menyusut pula lah angin tersebut.
Hingga saat tornado mencapai planet yang dituju pun ukurannya telah berubah menjadi dua kali lipat kecilnya.
Baamm!
Ledakan yang lumayan besar tercipta. Namun sayangnya tidak sampai menghancurkan planet tersebut. Bahkan untuk membuat kerusakan besar pun tidak ada tanda-tandanya. Hanya terlihat debu-debu berterbangan dari bekas ledakan tersebut.
Melihat hal itu, Zhang Ziyi sedikit menampakkan raut kecewa. Kekuatannya terlalu kecil, untuk menciptakan hal yang besar.
"Kau tak perlu kecewa dengan hasil yang barusan kau keluarkan. Bahkan kau cukup membuatku tercengang dengan pencapaian mu barusan... Bahkan baru 20 kali kau mencoba, namun kau telah berhasil melepaskan energi Tornado Penghancur Surga ke arah planet yang jaraknya sekitar 500 meter itu!" Leluhur Ras Centaurus berkata sembari memperhatikan planet yang di serang Zhang Ziyi.
Mengarahkan pandangan ke arah leluhur Ras Centaurus, Zhang Ziyi lantas berkata. "Kau tidak sedang memuji-muji ku bukan?" tanya Zhang Ziyi memastikan. Alisnya pun juga terangkat kala itu.
"Cih, untuk apa aku memujimu... Mengapa kau begitu percaya diri seperti itu?"ucap cepat Leluhur Ras Centaurus. "Sudahlah, karena kau telah berhasil melepaskan Tornado Penghancur Surga hingga jarak 500 meter, maka sekarang juga kau bisa kembali ke dunia sebelumnya kau berada!"
Mendengar itu, Zhang Ziyi dengan segera mengelak. "Bagaimana bisa begitu, bahkan Tornado Penghancur Surga yang ku keluarkan belum bisa dikatakan sempurna!" protes Zhang Ziyi. Lelaki itu ingin berlama-lama di tempat ini. Sebab, selain aman di sini juga tidak ada gangguan dari luar yang membuat konsentrasinya terganggu.
Dia pun bebas untuk bergerak dan menghancurkan planet-planet yang ada di tempat ini, karena dia tahu bahwa planet-planet yang ada di sini tidak memiliki penghuni.
"Kau tidak ada waktu untuk terus-menerus berada di tempat ini. Juga aku merasa sebentar lagi ras manusia tamak itu akan sampai di ruangan dimana kalian berada sebelumnya," jelas Leluhur Ras Centaurus. Ia juga memberitahu Zhang Ziyi bahwa di dunia dimana ras centaurus berada, saat ini anggota klan Zhang telah berhasil melumpuhkan ras centaurus yang berusaha menghalangi mereka untuk memasuki ruangan yang dimana di dalamnya terdapat Pimpinan ras centaurus serta Moi Hu. Tinggal menghitung waktu saja, sebelum mereka sampai.
"Baiklah, aku akan kembali!"
"Tunggu, sebelum kau kembali, aku akan mengajarimu cara membuka alam jiwa." Leluhur Ras Centaurus kembali berkata. Dan tentu membuat Zhang Ziyi dibuat mengernyit sekaligus senang karena hendak mendapat kembali sesuatu.
"Alam jiwa?" tanya Zhang Ziyi yang tak mengetahui apa itu alam jiwa.
"Ya, kau bisa menyimpan apa saja di dalamnya, termasuk makhluk hidup. Aku ingin kau membawa ras centaurus bersamamu. Kau bisa menjadikan mereka sebagai pendukung–mu kala kau berada dalam kesulitan!" ucap leluhur Ras Centaurus.
Zhang Ziyi mengangguk kecil tanda mengerti. "Baik, mulailah!"
Leluhur Ras Centaurus pun kemudian mengajari Zhang Ziyi cara membuka alam jiwa. Tak butuh waktu lama bagi Zhang Ziyi untuk mengerti.
Setelah berhasil membuka alam jiwa, Zhang Ziyi pun meminta izin untuk kembali ke dunia sebelumnya dia berada. Tak lupa pula ia memberi sembah hormat dan berterima kasih kepada leluhur Ras Centaurus, karena telah memberinya banyak sekali sesuatu yang menunjang peningkatan kekuatannya.
"Aku akan menantimu di alam atas. Jadilah kuat dan jika saat itu tiba, aku ingin kau menjadi hebat dan melampaui–ku, bahkan tiada seorang pun di tiga alam ini yang mampu mengalahkan mu!" ucap Leluhur Ras Centaurus.
__ADS_1
Zhang Ziyi mengangguk. "Aku mengerti, sekali lagi terima kasih!"
"Umm!"
Setelahnya, Leluhur Ras Centaurus menjentikkan jarinya. Mendadak sesuatu yang aneh tersuguh kan di hadapan Zhang Ziyi. Tempat dimana yang tadinya adalah ruang angkasa, kini malah berganti menjadi ruang kamar. Dengan pimpinan ras centaurus ada di hadapannya. Hal itu terjadi begitu tiba-tiba sampai-sampai Zhang Ziyi tidak menyadari bahwa dia saat ini telah berpindah tempat.
Raut wajah bingung di tampakkan Zhang Ziyi.
"Kau dari mana?" tanya pimpinan ras centaurus. Yang sebelumnya manusia setengah kuda itu berbicara dengan mata yang terpejam, kini telah terbuka, memperlihat pupil mata yang berwarna abu-abu.
"Aku-aku..." Zhang Ziyi kelabakan mencari jawaban. Pemuda itu bingung mau menjawab apa. Apakah menceritakan kejadian yang menimpanya tadi, ataukah mencari alasan lain.
Memang yang dirasakan Moi Hu serta pemimpin ras centaurus tadi Zhang Ziyi ini menghilang sejenak. Namun tidak sampai satu menit. Meski begitu, mereka sampai dibuat panik sesaat.
"Sudahlah, tidak penting mempertanyakan itu... Ambillah mawar Lima warna serta bola energi ini ... Aku bisa merasakan kehadiran seseorang yang memiliki aura jahat, tidak lama lagi!" ucap Pemimpin ras centaurus dengan mimik wajah serius.
Zhang Ziyi tanpa menolak, langsung menerima pemberian pemimpin ras centaurus. Memperhatikan kedua benda itu, Zhang Ziyi menyadari bola energi ini bukanlah bola energi yang asli, melainkan bola energi asli telah dia serap sebelumnya. Meski begitu, dia tetap menerimanya karena dapat merasakan adanya energi yang terpancar dari dalam bola energi ini.
"Terima kasih, Pemimpin!" ucap Zhang Ziyi sembari memberi hormat.
Tepat setelah dia memasukkan kedua benda itu dalam cincin ruangnya, mendadak pintu ruangan terdobrak dari luar. Bahkan bunyi yang dihasilkan pun begitu keras.
Sontak, ketiganya langsung memusatkan perhatian ke arah pintu, yang kini telah masuk beberapa orang yang Zhang Ziyi kenali setelan yang mereka kenakan.
"Serahkan Mawar Lima Warna pada kami!" ucap salah satu diantara mereka dengan penuh penekanan, serta ancaman.
"Cih, kenapa aku harus menyerahkannya pada kalian!" balas leluhur Ras Centaurus. Meski pembawaannya yang santai, namun sebenarnya manusia setengah kuda itu saat ini tengah memasang sikap waspada. Takutnya, orang-orang ini akan menyerang.
"Hohoho... Ternyata kau lebih suka cara paksa yah?" Seorang pria maju beberapa langkah. Pedang panjang di tangannya ia siapkan untuk memenggal leher pemimpin ras centaurus.
Namun saat hendak menebas leher pemimpin ras centaurus, justru malah lehernya lah yang terlepas. Darah menyembur keluar layaknya selang. Tubuh pria itu masih saja berdiri tegak walau tanpa kepala selama delapan detik, sebelum akhirnya ambruk di tanah.
Terkejut sekaligus tak percaya mereka yang melihat nasib pria itu. Bahkan tak mereka ketahui siapa yang memotong leher pria itu.
"Kau... ZHANG ZIYI!"
\=\=\=
__ADS_1
Bantu dukung Zhang Ziyi yok:)