
Tubuh Jenderal Kaisar Langit mendekat ke arah Zhang Ziyi.
Krkk!!
Zhang Ziyi langsung mencekik leher Jenderal Kaisar Langit dengan tangan kanannya, sementara untuk pedang Naga Langit sendiri tengah melayang.
Dengan sisa tenaga tersisa, Jenderal Kaisar Langit mencoba untuk melepaskan cekikan Zhang Ziyi.
Sialnya, sekeras apapun dia mencoba untuk berusaha melepaskan cengkraman tangan Zhang Ziyi pada lehernya, namun usahanya sia-sia belaka.
Semakin memperkeras cengkeramnya, hingga tulang leher Jenderal Kaisar Langit remuk dan berakhir dengan hancur menjadi debu-debu halus yang menyatu dalam dagingnya.
Roh Jenderal Kaisar Langit segera di hisap oleh Topeng Hantu Zhang Ziyi.
Zhang Ziyi menjarah benda-benda berharga milik Jenderal Kaisar Langit, setelahnya dia menghancurkan tubuh Jenderal Kaisar Langit, menjadikannya debu-debu halus pula.
Selesai urusannya dengan pria utusan Kaisar Langit, Zhang Ziyi kemudian lantas pergi dari dunia itu. Menghilang dalam sekejap.
Zhang Ziyi muncul kembali di atas para bawahannya yang telah menunggu dirinya.
"Wiih, hebat ... Kak Ziyi menang!" Zhang Lan berseru lantang.
Melihat Zhang Ziyi yang kembali dengan keadaan baik-baik saja, Zhang Lan sudah mengambil kesimpulan bahwa dia telah memenangkan pertarungannya bersama dengan Jenderal Kaisar Langit.
Zhang Ziyi mendarat di samping rekan-rekannya. Sejenak, dia memperhatikan mereka semua.
"Hmm, rupanya selain pada diriku, kalian juga mengalami peningkatan Kekuatan. Apalagi kultivasi kalian yang juga ikut meningkat!" ucap Zhang Ziyi.
"Tentu saja. Ini mungkin terlihat sangatlah aneh?!" kata Zhang Meng.
Menjawab pertanyaan rekan-rekannya yang mempertanyakan terkait dengan peningkatan kultivasi mereka yang begitu signifikan secara bersamaan itu, Zhang Ziyi kemudian menjelaskannya.
"Sebenarnya ini berkaitan dengan Mutiara Darah Semesta yang aku serap dahulu. Karena kalian telah memiliki hubungan dengan ku, makanya kalian juga ikut meningkat."
"Mutiara Darah Semesta?" Zhang Yin mengulangi perkataan Zhang Ziyi tadi.
"Ya, Mutiara Darah Semesta."
Zhang Ziyi menjelaskan terkait dengan Mutiara Darah Semesta. Asal muasal dia mendapatkan Mutiara Darah Semesta, disertai dengan bagaimana fungsi darinya.
Mutiara Darah Semesta ini sendiri selain dengan meningkatkan kultivasi tuan dan bawahan, namun juga akan secara otomatis meningkatkan kultivasi orang-orang yang di kehendaki oleh si pengonsumsi.
Akan tetapi, mutiara Darah Semesta ini sendiri hanya akan berfungsi kecuali si pengguna mengonsumsi atau menyerap suatu barang tertentu yang memiliki kekuatan besar, dan dapat membuat si pengonsumsi bisa menaikkan kultivasinya dalam sekali konsumsi.
Setelah mendengar penjelasan dari Zhang Ziyi, rekan-rekannya juga para pemimpin bawahan menganggukkan kepala, mengerti dengan penjelasan Zhang Ziyi tadi.
"Karena ini memiliki batas waktu tertentu, sehingga tidak bisa untuk terus-menerus untuk meningkatkan kultivasi kalian secara otomatis." Zhang Ziyi menjelaskan kelemahan dari Mutiara Darah Semesta.
"Hmm, Namun karena Mutiara Darah Semesta hanya akan berguna saat Ziyi'er mengonsumsi sesuatu yang akan membuatnya sekali menerobos, baru kita juga akan mengalami peningkatan kekuatan.
"Berarti kita tidak bisa mengharapkan dan mengandalkan ini. Melainkan usaha dan kerja keras kita yang harus lebih di utamakan. Sebab semakin tinggi kultivasi seseorang, maka akan semakin sulit pula dirinya dalam menerobos ranah selanjutnya!"
Zhang Zhili bantu menjelaskan.
"Yah, aku setuju dengan perkataan guru. Oh ya, bagaimana dengan senjata rahasia yang aku minta kemarin?" Zhang Ziyi membenarkan perkataan Zhang Zhili sekaligus menanyakan terkait dengan senjata rahasia.
__ADS_1
"Aku sudah membicarakan masalah senjata rahasia dengan Pemimpin Palu Besi, juga pemimpin ras Gnome. Dan mereka menyanggupinya. Kami akan memulai membuat dalam dua Minggu setelah bahan-bahan yang di butuhkan telah terkumpul!"
Zhang Ziyi tersenyum kecil. "Bagus, memang guru sangat bisa di andalkan dalam hal ini. Aku percayakan ini pada guru sepenuhnya. Kalau bisa, kembangkan senjata rahasia itu hingga ke tingkat yang paling tinggi, hingga seorang Kultivator ranah Suci Dewa Surgawi sekalipun akan langsung terluka parah saat terkena serangan senjata rahasia itu."
"Kamu tenang saja, asalkan ada bahan berkualitas, pastinya hasil yang akan di peroleh juga berkualitas!" Zhang Zhili menepuk-nepuk punggung Zhang Ziyi.
"Untuk kalian, para Pemimpin bawahan, aku ingin mendengar laporan tentang para bawahan yang berada di bawah pimpinan kalian! Segera temui aku di ruang Rapat."
"Kami mengerti, Pemimpin!" ucap para bawahannya secara bersamaan.
Setelahnya Zhang Ziyi segera pergi dari sana, bersama dengan rekan-rekannya serta Laohu dan Niao.
***
Laporan dari para pemimpin bawahan terkait dengan bagaimana perkembangan bawahannya, cukup membuat Zhang Ziyi puas.
Kebanyakan dari mereka telah berhasil mencapai ranah Dewa Abadi. lain daripada itu, yang terlemah masih berada di ranah Semesta.
Termasuk dengan bawahan baru Zhang Ziyi yang dia dapatkan saat di alam Atas ini,buang tidak lain dari para sekte-sekte kecil serta menengah juga mengalami kemajuan yang pesat.
Para pemimpin sekte yang dahulu sempat menolak untuk menjadi bawahan Zhang Ziyi, kini malah memberikan pujiannya terhadap Zhang Ziyi.
Mereka juga berjanji akan hidup hanya untuk Zhang Ziyi semata.
"Baik, aku puas dengan apa yang kalian laporkan ini. Kumpulkan semua bawahan dalam satu tempat luas. Ada yang ingin aku sampaikan pada mereka, termasuk juga kalian semua!" Perintah Zhang Ziyi.
"Baik, Pemimpin!"
Setelahnya para bawahan Zhang Ziyi segera pergi meninggalkan ruang rapat, berniat melaksanakan akan apa yang diperintahkan oleh pemimpin mereka itu.
Itu adalah bawahannya yang lain, yang tengah bertugas mengumpulkan nyawa orang-orang yang meninggal, tak terbatas dengan hewan ataupun tumbuhan.
"Hmm, masalah tengah di hadapi oleh mereka hingga memintaku untuk datang ke sana!" gumam pelan Zhang Ziyi namun dapat di dengar oleh Zhang Zhili serta rekan-rekannya yang saat itu masih berada di sana.
"Apa maksudmu?" tanya Zhang Zhili.
Zhang Ziyi mengangkat pandangannya dan menoleh ke arah Zhang Zhili, lalu rekan-rekannya yang lainnya secara bergantian.
"Mereka yang melakukan tugas dalam mencabut nyawa mengalami masalah dalam mencabut nyawa satu Kelompok tertentu. Mereka mengirimkan sinyal kepadaku. Aku akan ke sana!" Zhang Ziyi menjelaskan.
"Hmm, Lalu bagaimana dengan mereka?" tanya Zhang Bie. kata mereka yang dia maksud disini adalah Para bawahan Zhang Ziyi.
"Kalian kumpulkan saja mereka. Bawa mereka ke alam jiwa. Aku akan menemui mereka di sana nanti!"
Zhang Ziyi kemudian memberikan gulungan portal dimensi yang terhubung dengan alam jiwa kepada Zhang Zhili.
"Baik, pergilah dengan hati-hati!" pesan Zhang Zhilii.
"Umm!"
Sebelum berangkat, terlebih dahulu Zhang Ziyi menghampiri Shui Bing, yang saat itu tampak khawatir dengannya.
"Apakah kamu akan pergi? Entah mengapa aku merasa khawatir terhadap Kakak Ziyi?" ucap Shui Bing mengungkapkan perasaannya.
"Aku akan baik-baik saja!" Zhang Ziyi menenangkan Shui Bing.
__ADS_1
"Aku akan ikut denganmu. Untuk memastikan bahwa perkataan mu itu benar."
Zhang Ziyi tidak langsung menjawab pertanyaan Shui Bing tadi. Melainkan tampak berpikir sejenak.
"Hmm, baiklah!"
Mendengar Zhang Ziyi mengizinkannya untuk ikut, maka Shui Bing refleks langsung memeluk erat lengan Zhang Ziyi.
Whush!
Keduanya langsung menghilang saat itu juga.
***
Tempat ini begitu gersang. Tidak ada tanda-tanda kehidupan terlihat sejauh mata memandang.
"Apakah kakak Ziyi yakin di sini adalah tempatnya?" tanya Shui Bing.
"Heeh, sejak kapan Bing'er begitu meragukan–ku?" Zhang Ziyi menaikkan sebelah alisnya.
"Sejak tadi!" ucap Shui Bing manja, setelahnya melancarkan ciuman pada pipi Zhang Ziyi, lalu berlari ke depan.
Zhang Ziyi hanya menggeleng kan kepala menanggapi tingkah Shui Bing. Namun dia menyukainya.
"Tunggu Aku!"
-
Keduanya berjalan menuju arah selatan. Dimana di sanalah tempat dia anggota Topeng Darah Hantu sedang melakukan tugasnya.
Sampai di sana, Zhang Ziyi di hadang oleh dua orang bertopeng, yang merupakan dua orang di maksud tadi.
"Ada masalah apa di sini?" tanya Zhang Ziyi pada dua orang tersebut.
"Pemimpin, di sini ada satu kelompok yang telah mati, tapi yang menjadi permasalahannya di sini adalah nyawa mereka menolak untuk di cabut z dan berakhir seperti mayat hidup!" ucap Salah satu dari orang bertopeng tersebut menj.elaskan.
"Benar, Pemimpin. Apalagi gelagat mereka begitu aneh. Mereka mengejar orang-orang yang normal, dan langsung memakan mereka hidup-hidup. Setelahnya, orang yang di makana tadi juga mengalami hal serupa dengan mereka," yang lainnya juga ikut menjelaskan.
Zhang Ziyi penasaran dengan apa yang di ceritakan oleh mereka.
"Baik, antar aku ke sana!" ucap Zhang Ziyi.
"Umm," Kedua a orang itu segera terbang cepat. diikuti oleh Zhang Ziyi dan Shui Bing di belakang mereka.
Setelah beberapa saat, sampailah mereka di suatu tempat.
Rumah-rumah banyak di bangun di atas tanah dengan keadaan lapuk. Tak terurus, orang-orang di desa ini sendiri tampaknya telah meninggalkan perkampungan ini sudah sejak lama.
Zhang Ziyi mengaktifkan mata elang, seketika kejadian yang menimpa desa ini beberapa waktu yang lalu tersuguh kan di hadapannya.
Dimana orang-orang desa yang berlarian panik, menghindari kejaran manusia-manusia hidup namu n tampak mati.
Seperti yang telah dijelaskan oleh dua orang bertopeng tadi, Zhang Ziyi juga melihat kejadian di mana manusia-manusia mayat hidup tadi segera menggigit salah seorang penduduk desa. Tak lama setelahnya, orang tersebut juga ikut menjadi seperti mereka. Hal itu terus berlanjut pada penduduk desa yang lainnya.
"Hmm, jumlah mereka sudah terlampau banyak. Akan terus bertambah, seiring dengan ada suatu kehidupan di dalamnya. Kita harus segera menghentikan mereka sebelum korban semakin bertambah dan berakhir dengan hancurnya peradaban di Dunia ini!" ucap Zhang Ziyi.
__ADS_1