Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 138 ~ Pengaruh


__ADS_3

"Apakah kau yakin! Namun bagaimana jika seandainya kamu tidak mati. Saat dua tubuhmu itu terbelah, dan kau tetap hidup, tentu saja rasa menyakitkan akan selalu melilit di tubuhmu untuk setiap saat. Apalagi kau tidak bisa menyembuhkan dirimu sekarang!" Zhang Ziyi mencoba untuk memprovokasi Leluhur klan Zhang.


Memikirkan apa yang di katakan Zhang Ziyi, Leluhur klan Zhang mulai melunak. Tubuh Keabadian yang selama ini dia banggakan. Beberapa kali dia sempat memamerkannya kepada lawan-lawan, maupun orang kuat lainnya yang pernah dia temui. Namun kali ini, setelah dia mendengar apa yang di katakan Zhang Ziyi itu membuat dia berpikir lain tentang tubuh keabadian. Justru tubuh itulah yang nantinya membuat dia akan tersiksa, bahkan lebih tersiksa daripada di neraka sekalipun.


Terdiam, dia tampak berpikir sejenak. Setelah beberapa saat, dia memutuskan untuk mengikuti Zhang Ziyi, dengan iming-iming dantian–nya kembali seperti semula.


Masalahnya, dia tidak mau mengakuinya sebab rasa malu tiba-tiba menghampirinya kala itu. Terdiam tanpa berkata. Dia mencoba untuk menyembunyikan rasa gelisah. Tapi pandangan Zhang Ziyi bisa menangkap akan hal itu.


"Kau tak perlu malu, Pak Tua! Hanya dengan mengatakan bahwa kau mau, saja, dan aku akan langsung menyembuhkan dantian milikmu!"


Leluhur klan Zhang mengangkat pandangannya ke arah Zhang Ziyi.


"Ba-baiklah! Aku bersedia menjadi bawahan–mu!" tersirat rasa malu saat mengucapkan kalimatnya. Sampai-sampai yang seksual terbata dan di akhir kalimat dia percepat.


Zhang Ziyi memasang sunggingan tipis melihat kelakuan leluhur klan Zhang itu.


"Baik, namun sebelum itu, aku ingin memberikan ini kepadamu!"


Zhang Ziyi menyentuh kening leluhur klan Zhang dengan jari tengahnya. "Sedikit saja tersirat dalam benakmu untuk mengkhianati ku, maka kau akan menerima akibatnya," ucap Zhang Ziyi dengan sedikit di tekan.


Leluhur klan Zhang tidak menolak. Malahan dia menerima energi asing yang masuk lewat keningnya dengan patuh.

__ADS_1


Selesai dengan itu Zhang Ziyi mulai memperbaiki dantian leluhur klan Zhang dengan menggunakan elemen waktu.


Hal ini sebenarnya belum pernah Zhang Ziyi coba. Ini merupakan kali pertamanya dia menggunakan elemen waktu untuk menyembuhkan atau mengembalikan sesuatu yang telah menghilang. Makanya dia agak ragu dengan hasilnya.


Kalau saja ini berhasil, maka dalam melawan Leluhur klan Zhang ini, Zhang Ziyi telah mendapatkan dua keahlian sekaligus. Yaitu penggabungan dua unsur elemen yang berlawanan sifat, serta pengembalian sesuatu yang notabenenya telah menghilang dengan menggunakan elemen waktu.


Proses demi proses terlewatkan dengan penuh hati-hati. Perlahan tapi pasti dantian leluhur klan Zhang mulai terbentuk kembali. Hingga menghabiskan waktu sekitar dua jam bagi Zhang Ziyi untuk menyembuhkan dan mengembalikan dantian itu ke wujud semulanya.


Zhang Ziyi menghela napas lega. Keringat sempat membanjiri pelipisnya. Pencapaian kedua dalam satu waktu, patut untuk di apresiasi. Dia berani mengambil suatu tindakan, alhasil menciptakan suatu keahlian yang lumayan besar.


Sementara di sisi lain, leluhur klan Zhang bertambah takjub dengan anak muda di hadapannya ini. Dendam yang semula bersarang di benaknya, kini perlahan mulai sirna. Berganti dengan rasa kagum serta takjub.


Bahkan di umur yang terlampau muda, sudah memperoleh pencapaian yang termasuk tidak biasa. Apalagi anak ini tumbuh di alam tengah. Memang di alam atas, banyak dia temukan pemuda-pemudi jenius yang memiliki kekuatan tidak kalah hebat dengan anak ini, tapi di banding dengannya, mereka seperti tidak ada apa-apanya. Apalagi Zhang Ziyi tumbuh dan besar sendiri, sementara mereka di dukung oleh latar belakang serta sumber daya melimpah ruah.


"Aku memang bukan keturunan dari klan Zhang." Zhang Ziyi berkata singkat.


"Sudah ku duga! Lantas, mengapa kau masuk di klan Zhang, dan berbuat masalah di sana!" Dia berkata sopan dan penuh hati-hati, tidak berniat menyinggung Zhang Ziyi.


Zhang Ziyi menatap mata lelaki paruh baya yang memiliki wajah muda, namun usia yang terlampau tua. Melihat rasa ingin tahu yang begitu besar dari sorot matanya, maka Zhang Ziyi pun menceritakan kejadian beberapa tahun lalu. Tentu dia menceritakannya dengan singkat.


Leluhur Klan Zhang mendengar cerita dari Zhang Ziyi dengan serius. Sesekali dia akan mengangguk dan ekspresinya berubah-ubah seiring dengan jalan cerita Zhang Ziyi.

__ADS_1


Dari cerita itu, leluhur klan Zhang mengetahui tentang latar belakang serta identitas Zhang Ziyi yang begitu tidak biasa.


"Pantas saja dia memiliki kekuatan di luar nalar di usia yang begitu muda, ternyata Kaisar langit adalah ayahnya!" gumam Leluhur klan Zhang dalam hati.


Semula dia tidak percaya, namun mengingat bagaimana aksi Zhang Ziyi tadi, bahkan kultivasi mereka yang berbeda dua tingkat saja sudah bisa dia imbangi dan bisa menang darinya.


Zhang Ziyi mengakhiri ceritanya. Leluhur klan Zhang mengangguk.


"Mohon maaf atas kelancangan para anggota klan ku, Tuan Muda!" leluhur Klan Zhang meminta maaf terkait dengan tindak anggota klan–nya. Dia mewajar–kan tindak Zhang Ziyi ini dalam hal menghancurkan klan–nya, sebab Zhang Ziyi ini yang juga di buru oleh klan Zhang sendiri.


"Tidak perlu meminta maaf. Justru aku yang meminta maaf padamu, karena telah menghancurkan klan Zhang. Klan yang susah payah kau bangun!"


"Pemimpin tidak perlu meminta maaf. Justru karena kejadian itu, aku bisa bertemu dengan pemimpin, yang memiliki latar belakang luar biasa. Aku yakin, bersama pemimpin, mungkin aku akan bertambah kuat," ucap Leluhur klan Zhang.


Sebenarnya ada maksud lain dari leluhur klan Zhang ini. Dia yakin bahwa Zhang Ziyi akan memiliki pengaruh besar kedepannya. Mengingat di umur yang begitu muda saja telah memiliki kekuatan yang begitu besar. Sehingga dia berniat menggunakan pengaruh besar itu untuk suatu kepentingannya.


Zhang Ziyi mengangguk. Selesai dengan tugasnya, Zhang Ziyi berniat mengajak Leluhur klan Zhang untuk kembali ke dunia ciptaan Dewa Gou Liang. Tapi pergi tanpa menggunakan portal dimensi. Maksudnya dia hendak berkeliling di Benua itu, untuk melihat-lihat peradaban di dalamnya.


-


Orang-orang di sini nyatanya lebih hebat dari orang-orang di benua tempat Zhang Ziyi berasal. Bahkan Kekaisaran Tang yang katanya memiliki orang-orang hebat, jika di bandingkan dengan para kultivator di benua ini, maka mereka masih tidak ada apa-apanya.

__ADS_1


Setelah menanamkan pengaruh di sini, juga memperluas namanya hingga ke pelosok desa-desa di kekaisaran yang ada di benua ini, Zhang Ziyi pun memutuskan untuk kembali ke dunia ciptaan Dewa Gou Liang.


Berdiri di sebuah tebing tinggi. Portal dimensi berputar di hadapan Zhang Ziyi, Laohu serta Leluhur klan Zhang. Setelahnya mereka memasuki portal dan menghilang saat itu juga.


__ADS_2