Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 302 ~ Kekuatan Berbeda Sifat


__ADS_3

Hou Die bangkit setelah berhasil membuat pemimpin kelompok Harimau Iblis terjatuh. Kepalanya masih terasa pusing, entah darimana dia mendapat tenaga untuk menarik kaki pemimpin kelompok Harimau Iblis tersebut hingga membuatnya terjatuh.


"Sialan... Berani-beraninya!" pemimpin kelompok Harimau Iblis tampak sangat kesal atas apa yang dia alami.


Kemudian di bangkit dan langsung menghampiri Hou Die. Berniat akan memberikan pelajaran berarti pada anak itu.


Hou Die sendiri saat ini masih dalam keadaan pusing. Pandangannya terasa kabur setelah sebelumnya kepalanya nyaris dibuat pecah oleh injakan keras yang dilakukan oleh Pemimpin Kelompok Harimau Iblis.


Tinju telah dilayangkan pemimpin kelompok Harimau Iblis ke arah Hou Die. Tidak ada persiapan dalam hal menanggapi tinju tersebut.


Nyaris saja mendarat telak di wajah Hou Die, tapi mendadak pergerakan Pemimpin Kelompok Harimau Iblis malah terhenti begitu saja.


Tentu saja semua yang ada dan melihat pemimpin kelompok Harimau Iblis itu mematung merasa heran. Padahal bisa dibilang itu adalah momen yang pas untuk mengakhiri nyawa Hou Die. Namun apa yang justru dilakukan oleh Pemimpin Kelompok Harimau Iblis ini


"Dasar bodoh. Mengapa pemimpin tidak sekali membunuhnya. Apakah dia akan memberikan anak itu kesempatan?" Salah seorang dari anggota kelompok Harimau Iblis mulai mengumpati pemimpin mereka itu, sebab menganggap pemimpinnya sengaja akan memberikan kesempatan bagi Hou Die.


"Jangan sampai itu terjadi. Anak itu telah membunuh banyak rekan kita. Jika membiarkannya tetap hidup, Inis angkat tidak setimpal!" Yang lain juga ikut menyahuti.


"Benar... Lagi pula kita saat ini juga tengah membutuhkan Giok Naga Langit! Aku harap pemimpin tidak terlalu banyak membuang waktu hanya dengan mengurusi anak itu!"


Mereka mulai membicarakan pemimpin mereka. Bahkan ada beberapa umpatan yang sangat tidak sopan terhadap pemimpin mereka itu. Tentu saja mereka melakukannya dengan diam-diam sebab tidak ingin mendapatkan ganjaran atas apa yang telah mereka katakan itu.


Sementara banyak yang mengira dia sengaja menghentikan laju tangannya mengenai wajah Hou Die, pemimpin kelompok Harimau Iblis sendiri malah memasang wajah buruk saat ini. Tubuhnya yang mematung dengan sendiri tanpa kehendak. Berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan tubuhnya, namun hasilnya nihil.


"Apa-apaan ini? Apa yang terjadi padaku?" ucap Pemimpin Kelompok Harimau Iblis


Whush...


Mendadak muncul tiga orang yang memiliki kekuatan yang sangat besar. Tiga orang tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Chen Li, Niao dan Laohu.


"Sudah cukup, Nak! Kau sudah cukup berjuang untuk ini. Selebihnya serahkan padaku!" ujar Chen Li pada Hou Die.


Bagi Hou Die sendiri, dia yang memang saat itu tidak bisa mendengar suara apapun sebab telinganya yang berdengung keras itu, tapi setelah Chen Li yang berbicara, entah mengapa dia bisa mendengar. Bahkan seiring dengan kata yang terlontar dari mulut Chen Li, itu membuat rasa pusingnya menghilang. Begitupun dengan kondisi tubuhnya yang membaik.


Dalam hati Hou Die begitu mengagumi gurunya itu yang memiliki kekuatan sangat hebat. Bahkan dari perkataannya saja sudah mampu mengembalikan kondisinya hingga enam puluh persen.


"Niao dan Laohu, aku tahu kalian ingin bersenang-senang! Maka lakukanlah seperti apa yang kalian mau terhadap kelompok ini!" perintah Chen Li pada dua Siluman nya itu.


"Hohoho, Tuan! Bermain-main dengan mereka akan sangat tidak menyenangkan! Mereka terlalu lemah! Kami tidak akan menemukan kepuasan dengan itu!" ujar Laohu setengah mengeluh.

__ADS_1


Tapi Chen Li bahkan tidak memberikan tanggapannya. Dia malah berjalan meninggalkan kedua jelmaan siluman itu. dia menghampiri Hou Die.


Sampai pada tempat dimana Hou Die berdiri, Chen Li memasang sunggingan kecil namun terkesan tetap datar.


"Guru!" Hou Die langsung memberi hormat.


Sebelah tangan Chen Li terangkat dan telapak tangannya menyentuh kepala Hou Die.


Sringgg...


Merasakan adanya aliran energi yang begitu hangat memasuki tubuhnya melalui sentuhan itu. Kian terisi energinya, hingga mencapai tahap pemulihan seratus persen dari yang tadinya enam puluh persen.


Tidak hanya energi saja yang telah terisi penuh, melainkan juga luka yang ternganga lebar di seluruh tubuhnya telah berhasil sembuh hanya dalam waktu yang relatif singkat.


"Terima kasih, Guru!"


Kali Ini Hou Die berlutut. Berterima kasih dengan penuh ketulusan terhadap Chen Li.


"Umm, sama-sama!"


Baamm...


Baamm...


Whush...


Rawrrr...


Ledakan terjadi dimana saja dan itu terjadi secara berulang dan beruntun. Tampak dua orang jelmaan siluman saat ini tengah bergerak kesana kemari. Membantai mereka semua yang termasuk ke dalam kelompok Harimau Iblis. Tak peduli ringisan minta tolong dari mereka yang terdengar bersahutan, semuanya tersapu rata habis tak tersisa.


Bahkan wilayah itu seperti terdapat array yang melingkar sempurna menutupi akses jalan keluar dari sekte. Sehingga hal ini sendiri yang membuat Niao dan Laohu semakin berpotensi besar menghabisi mereka sepenuhnya.


Niao di sebelah selatan sementara Laohu di sebelah Utara. Lalu mereka mulai melancarkan serangan mereka masing-masing.


Brusshh....


Semburan api datang dari mulut Laohu. Itu ibarat lautan api yang telah membentuk tsunami tinggi. Menelan semua bangunan beserta dengan orang-orangnya.


Begitupun juga dengan bagian Niao. Terbentuk badai salju ganas yang tingginya mencapai lima meter. Badai salju tersebut telah membentuk sebuah longsor besar yang juga ikut menelan semua bangunan yang ada di kawasan Selatan.

__ADS_1


Hingga Longsor salju serta Tsunami api tadi bertemu di titik tengah.


Brusshh...


Baammm....


Sempat terjadi ledakan saat keduanya bertemu. Bahkan sempat mengguncang kawasan kelompok Harimau Iblis sendiri.


Sementara ini kelompok Harimau Iblis telah hancur sepenuhnya. Tidak ada lagi yang tersisa dari mereka. Mungkin yang selamat hanyalah mereka yang tengah menjalankan sebuah misi di luar wilayah markas.


Tampak lingkaran energi emas transparan di tengah-tengah lautan es dan api tersebut. Di dalam lingkaran energi emas itu berdiri Chen Li serta Hou Die yang berlutut, begitupun juga dengan Pemimpin Kelompok Harimau Iblis.


Pemimpin kelompok Harimau Iblis terdiam membantu saat melihat kelompok yang dia dirikan dengan susah payah harus hancur begitu saja di depan matanya sendiri. Bahkan dia tidak bisa mengambil tindakan untuk melindungi kelompoknya dari kehancuran.


Srimmpp...


Array energi emas yang telah melindungi Chen Li serta Hou Die tadi kini telah menghilang.


Setelah memastikan bahwa tidak ada sudut terkecil pun yang tersisa, Niao dan Laohu kini memilih mendarat tepat di samping tuan mereka.


"Cukup bagus!" puji Chen Li. Setelah itu mereka ber empat menghilang begitu saja.


"Lalu bagaimana dengan orang ini?" tanya Laohu sembari melirik Pemimpin Kelompok Harimau Iblis dengan ekor matanya.


"Serahkan saja dia padaku!" sahut Hou Die. Dia memasang senyum iblis. Berjalan menghampiri Pemimpin Kelompok Harimau Iblis itu, berniat memberi pelajaran kepadanya, atas apa yang telah dilakukan oleh pria itu pada sektenya, pun juga dengan ayahnya.


***


Berita akan kehancuran kelompok Harimau Iblis yang begitu ekstrem dan belum pernah terjadi dan baru kali ini ad dua kekuatan kuat berlawanan unsur yang membantai satu kelompok.


Entah siapa yang telah melakukan hal itu kepada Kelompok Harimau Iblis tersebut, dan telah menjadi pertanyaan umum dikawasan para penduduk satu kekaisaran.


Chen Li, Niao, Laohu serta Hou Die saat ini tengah duduk di salah satu restauran. Sengaja Chen Li mengajak mereka ke sana, Selain untuk makan enak juga untuk mencari informasi. Mengetahui bahwa tempat makan ini adalah tempat yang paling pas dalam mencari informasi.


Tujuan Chen Li sendiri adalah untuk mencari informasi terkait dengan permasalahan yang tengah terjadi di sini. Yang nantinya akan dia gunakan untuk menyelesaikannya, lalu beralih pada tujuan awalnya yaitu pergi ke Alam Bawah untuk menyelamatkan Hei An.


"Kau tahu, katanya penyakit yang diderita putri Kaisar semakin parah. Saking parahnya, penyakit tersebut bahkan telah menjangkit dan menular sampai di tabib serta pelayan istana!" ujar salah seorang yang duduk lumayan jauh dari meja Chen Li serta yang lainnya.


"Benar... Tidak ada lagi tabib yang berani datang untuk mengobatinya. Bahkan pelayan pun tidak ada yang mau bekerja membantu-bantu tuan putri. Mereka terlalu takut untuk berurusan dengan penyakit itu!"

__ADS_1


__ADS_2