Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 249 ~ Dunia Masa Depan


__ADS_3

Zhang Ziyi serta Shui Bing yang telah berhasil membunuh semua semua mayat hidup yang berada di sekitaran tembok.


"Bagaiman dengan orang-orang yang bersembunyi di bawah tanah itu?" tanya Shui Bing.


"Sementara waktu kita biarkan mereka di sana. Mari kita memasuki kota dan bertemu dengan pemimpin kota tersebut."


"Umm," Shui Bing menganggukkan kepala, menyetujui perkataan Zhang Ziyi tadi.


Setelahnya mereka berdua sama-sama melesat dengan kecepatan tinggi. Melewati sebuah tembok besar. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga mereka tidak sampai di ketahui oleh penjaga yang menjaga di atas tembok.


Zhang Ziyi serta Shui Bing mendarat tepat di tengah-tengah kota. Dapat mereka lihat bahwasanya di sini begitu berbeda dengan kehidupan pada umumnya.


Dari segi pakaian, bangunan serta lain hal, di tempat ini lebih aneh namun juga tampak menarik.


Tanpa kedua orang itu sadari, saat ini mereka tengah di buntuti oleh beberapa orang anak kecil.


Zhang Ziyi merasa adanya ancaman dari beberapa orang yang ada di belakangnya.


Whush!


Bola besi berduri datang ke arah Zhang Ziyi dari belakang.


Menghindar dengan mudah, Zhang Ziyi serta Shui Bing menoleh ke arah dimana munculnya bola berduri tadi.


Empat orang anak kecil, dapat mereka lihat beberapa meter dari tempat keduanya berdiri.


"Wiih, pakaian kakak-kakak ini begitu bagus. Aku juga ingin memilikinya! Namun begitu sangat berbahaya jika ada yang menyerang, karena begitu tipis," ucap salah seorang dari anak kecil itu.


Memang di dari segi pakaian, Zhan Ziyi serta Shui Bing berbeda dengan pakaian yang di kenakan oleh empat orang anak kecil itu. Zhang Ziyi sendiri menyadarinya saat pertama kali melihat pakaian yang di kenakan oleh orang-orang yang ada di kota ini. Dimana dari ujung kaki sampai ujung rambut, tertutupi oleh baju besi.


Zhang Ziyi berniat mendekati anak-anak itu.


"Seringai itu, begitu mencurigakan!" batin Zhang Ziyi dalam hati kala melihat salah seorang anak yang memasang seringai miring.


Benar yang di rasakan–nya. Baru juga dua langkah kakinya melangkah, mendadak bola berduri tadi mengeluarkan anak panah yang jumlahnya mencapai belasan dalam sekali keluar.


Semula melesat dari sisi berbeda-beda, namun anak panah itu langsung bergerak se arah ke arah Zhang Ziyi dan Shui Bing.


Meskipun kecepatan gerak anak panah tersebut luar biasa, namun bagi Zhang Ziyi dan Shui Bing, itu masih tetap tidak ada apa-apanya.


Mereka berdua tidak mengalami kesulitan sedikitpun dalam menghindar.


"Hmm, anak panah ini mengandung racun mematikan. Bahkan kultivator tahap semesta pun akan langsung mengalami luka berat saat terkena racun ini," gumam Zhang Ziyi sembari memperhatikan anak panah kecil layaknya sapu lidi yang terselip di dua jarinya.


Sementara itu, anak-anak kecil yang melihat aksi Zhang Ziyi serta Shui Bing yang mampu menghindari jebakan mereka berdecak kagum.


Niat awal untuk mengerjai dua orang baru tersebut, tidak berjalan mulus.


"Wishh, kakak-kakak cantik dan tampan sangat hebat. Bisa menghindari serangan pertama dari senjata rahasia kami dengan mudah." Salah seorang anak kecil memasang sunggingan kecil.


"Namun bagaimana dengan serangan kedua?"


Tepat setelah menyelesaikan kalimatnya, bola berduri tadi melakukan suatu reaksi. Bentuknya sedikit berubah, setelahnya melepaskan asap beracun dari sela-sela lubang kecil.


Kabut itu mengepul deras, tebal dalam waktu singkat. Racun ini tidak berfungsi apa-apa saat mereka menghirupnya. Namun sebaliknya, indera penglihatan yang terkena imbasnya.


Shui Bing merasakan pengelihatannya yang buram. Berbeda halnya dengan Zhang Ziyi yang masih dalam kondisi prima–nya.

__ADS_1


Whush!


Whush!


Whush!


Kembali anak-anak panah datang menyerang. Meskipun dalam keadaan yang sedikit rabun, namun tidak menghalangi Shui Bing untuk menghindari anak panah tersebut.


Zhang Ziyi menggunakan unsur elemen angin untuk menyapu kabut tersebut. Selesai dengan membereskan masalah kabut serta anak panah tersebut, Zhang Ziyi mendekati Shui Bing.


Mengetahui memang bahwa kondisi gadisnya itu sedang tidak baik-baik saja saat masih berada di dalam kabut. Zhang Ziyi membantu Shui Bing untuk menghilangkan efek racun pada gadis tersebut.


Lalu tanpa berkata, kedua orang itu menghilang begitu saja dari sana. Tak ingin berurusan dengan anak kecil, karena mereka tahu bahwa setiap anak kecil, pasti suka sekali menjahili orang.


Sedangkan anak-anak itu, yang tiba-tiba saja tidak melihat lagi keberadaan Zhang Ziyi serta Shui Bing, pun bergidik ketakutan.


"Hantu!!!" Sontak saja mereka berlomba-lomba berlari ketakutan, karena menganggap Zhang Ziyi dan Shui Bing adalah hantu.


-


"Mereka bukanlah kultivator, tidak ada tanda-tanda aliran energi Qi dalam tubuh mereka. Namun melihat bagaimana keahlian mereka dalam menciptakan alat-alat yang begitu hebat. Bahkan dapat membunuh seorang kultivator di alam Tengah.," ucap Zhang Ziyi saat mereka telah berada di sebuah atap bangunan yang paling tinggi di kota itu.


"Kaka Ziyi benar. Bahkan alat yang digunakan anak kecil untuk menyerang kita itu Sampai berhasil membuat pandanganku sedikit kabur."


Selang beberapa saat, mereka kemudian memutuskan untuk kembali ke tujuan awal, yaitu menemui pemimpin dari kota ini.


Menghilang dari sana.


Di hadapan Zhang Ziyi serta Shui Bing, saat ini telah berdiri orang-orang yang mengenakan baju besi, dengan memegang senapan canggih bersama mereka.


Melihat kehadiran bmdua orang yang tidak di undang yang datang memasuki Bangunan mewah tersebut tanpa ijin, sontak saja mereka semua langsung mengelilingi Shui Bing dan Zhang Ziyi.


Namun perkataan Zhang Ziyi itu nyatanya tidak di dengar oleh orang-orang tersebut.


"Kamu masuk secara diam-diam, dari sini menjelaskan bahwa niatmu tekan jahat!" ucap salah seorang dari pria yang memegang senjata itu.


Setelahnya senapan yang mereka pegang tadi langsung di arahkan pada Zhang Ziyi dan Shui Bing.


Truck!


Dorr...


Dorr..


Dorr...


Ribuan laser melesat keluar dari senapan dan mengarah pada tubuh Zhang Ziyi dan Shui Bing.


Namun serangan itu hanya menggantung di udara, tatkala dinding energi tak terlihat melindungi Zhang Ziyi dan Shui Bing.


Meraka terus menembak, dan tanpa mereka sadari, tembakan mereka tidak mengenai arah sasaran.


Whush!


Zhang Ziyi melepaskan sedikit energi dalam tubuhnya. Seketika membuat telur-telur yang melayang ke arah tubuh mereka yaitu berpindah haluan tatkala pusaran angin kencang menenangkan mereka.


Hal itu, membuat para orang baju besi tadi mengentikan serangan dan memilih untuk melindungi diri dari peluruh yang berbalik arah.

__ADS_1


Seseorang melihat aksi dua orang itu dari jauh. Setelahnya dia terbang, dari bawah kakinya memancarkan sinar yang mengandung tekanan sangat besar, sehingga membuat tubuhnya berhasil melayang di udara.


Dia mendarat tepat di hadapan Zhang Ziyi dan Shui Bing yang tengah di kelilingi oleh orang-orang berbaju besi tersebut.


"Hmm, kalian cukup menarik. Baiklah, mari ikuti aku menuju Pemimpin!" ucapnya tanpa berbasa-basi.


Di sisi lain, Zhang Ziyi yang mendengar itu menyunggingkan senyum kecil. Dia tidak jadi mempermasalahkan akan apa yang dilakukan oleh orang-orang baju besi terhadapnya, juga sikap dari orang yang baru datang ini.


Memang tujuannya adalah untuk menemui pemimpin mereka dan menanyakan terkait dengan mayat hidup tersebut.


Mengikuti orang tersebut yang terbang dengan menggunakan sesuatu alat aneh.


Di sisi lain, orang-orang yang semula menembak Zhang Ziyi tadi merasa heran karena tidak melihat Zhang Ziyi dan Shui Bing bterbang menggunakan alat bantu apapun. Tapi mereka tidak ada hak untuk menanyakan itu.


***


Sampai di suatu ruangan. Dengan nuansa canggih. Berbagai jenis hologram terlihat di ruangan tersebut. Zhang Ziyi dan Shui Bing yang melihat itu sendiri merasa terkesiap.


Menganalisa akan alat apa yang digunakan oleh mereka, namun Zhang Ziyi tidak bisa menebak pasti.


"Ini memang sangat aneh...!" Sebuah suara tiba-tiba terdengar dari dalam pikiran Zhang Ziyi.


"Ya, aku tidak merasakan adanya aliran energi spritual di sini. Namun mereka bahkan bisa menciptakan sesuatu yang sangat hebat." Zhang Ziyi membalas perkataan dari Roh Dewa Perang. Tentu saja dia mengatakannya dengan menggunakan pikiran pula.


"Aku sempat mendengar dari dewa takdir terkait dengan salah satu dunia, dimana dunia itu yang disebut sebagai dunia masa depan. Mereka tidak mengenal yang namanya kultivasi serta energi Qi, namun bisa menghancurkan satu gunung hanya dengan alat yang mereka ciptakan."


Zhang Ziyi menyimak akan apa yang di ceritakan oleh Roh Dewa Kematian tadi. Dia juga mengaitkan dengan apa yang di saksikan–nya beberapa saat yang lalu.


"Aku rasa, dunia itu adalah tempat ini!" gumam Zhang Ziyi.


"Ya, mungkin saja seperti itu."


Terus berjalan melewati orang-orang yang tengah sibuk bekerja di hadapan Cahaya hologram biru, Zhang Ziyi, Shui Bing serta Pria berpakaian besi tadi sampai di sebuah ruangan.


Zhang Ziyi melihat cara lelaki tersebut membuka kunci ruangan tersebut. Yaitu dengan menekan sebuah kode.


Zhang Ziyi kembali mengkaitkan apa yang d di lakukan oleh lelaki tersebut dengan para kultivator. Dimana kalau di dunia kultivator, maka yang di lakukan oleh lelaki tersebut seperti membuka sebuah segel, namun ini tampak rumit.


Pintu yang terbuat dari baja terbelah, membentuk garis Zig-zag yang terbelah. Setelahnya menampakkan sebuah ruangan yang ada di dalamnya.


Mereka memasuki ruangan tersebut.


Pertama kali memasuki ruangan itu, Zhang Ziyi serta Shui Bing kembali di suguhkan oleh sesuatu. Dimana di sini begitu dingin, namun tidak ada salju. Selain itu juga aroma nyaman yang begitu memanjakan paru-paru juga tercium. Namun di sini tidak terlihat adanya bunga.


"Ketua, aku membawa seseorang bersama ku!" ucap pria tersebut dengan memberi hormat.


"Hmm, aku sudah melihat pergerakan mereka melakui rekaman CCTV. Aku cukup tertarik dengan mereka... Kamu bisa meninggalkan tempat ini!"


"Baik!"


Setelahnya pria itu pergi, meninggalkan Zhang Ziyi, Shui Shan bersama dengan seorang pria yang di sebut pemimpin.


Tatapan mata Zhang Ziyi setta pemimpin dari kelompok itu bertemu sejenak.


"Aku tidak tahu darimana kalian berasal. Namun aku yakin kalian ada hubungannya dengan ramalan yang tertulis dalam buku Truth prediction!" ucap pemimpin kelompok tersebut.


"Hmm, aku tidak peduli dengan ramalan yang kamu maksud. Tujuan ku kemari dan menemui mu adalah terkait dengan orang-orang normal yang tengah di kejar oleh mayat hidup di luar sana. Dengan kekuatan besar yang kalian miliki ini, seharusnya tidak susah bagi kalian untuk membereskan para mayat hidup itu dan menyelamatkan mereka yang masih normal,"

__ADS_1


Zhang Ziyi langsung pada intinya. Dia juga sedikit menekan perkataannya, membuat pemimpin dari kelompok besar itu merasa sedikit terancam. Tapi dia segera menepis rasa tersebut.


__ADS_2