Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 245 ~ Jenderal Kaisar Langit Berkunjung


__ADS_3

Baamm!


Lima ledakan beruntun terdengar dari tubuh Zhang Ziyi. Bersamaan dengan itu aura di tubuhnya juga semakin meningkat.


Kultivasi Zhang Ziyi saat ini telah berada di ranah Suci Semesta tahap 8.


Sebulan Zhang Ziyi membiasakan diri dengan kekuatan tersebut. Dia juga menciptakan beberapa keterampilan tingkat Surgawi. Di samping itu, dia juga menghabiskan waktu sebulan tersebut dengan meramu pil.


Hanya butuh sebulan bagi Zhang Ziyi untuk menciptakan satu miliar pil tingkat Legendaris.


Siluman-siluman yang ada di alam jiwa tersebut sendiri telah banyak yang bertransformasi menjadi Siluman Dewa.


Begitupun juga dengan tanaman herbal yang terus meningkat jumlahnya walaupun sering dipakai Zhang Ziyi untuk meramu pil.


Setelah melewati waktu dua bulan, Zhang Ziyi memutuskan untuk membuka kotak terakhir. Ini merupakan hadiah utama yang begitu di incar oleh orang-orang di alam Atas.


Zhang Ziyi berniat membuka segel yang menyegel Kotak kecil itu. Tapi ini begitu sulit untuk di buka.


"Hmm, bagaimana cara aku membukanya?"


Zhang Ziyi mencoba menggunakan kekuatan mental untuk membukanya, namun tetap tidak bisa.


"Hmm, Roh Dewa Kematian! Apakah kamu bisa membantuku untuk membuka segel yang menyegel kotak ini?" tanya Zhang Ziyi pada roh Dewa Kematian.


Whush!


"Heeh, dasar bocah sialan. Giliran minta bantuan baru kamu memanggil aku," gerutu Roh dewa Kematian.


"Kamu bisa memunculkan dirimu sendiri kapan pun kamu mau. Mengapa aku harus memanggil kamu?" balas Zhang Ziyi.


"Cih!" Roh Dewa Kematian tidak berniat membalas kembali karena memang dia tidak memiliki bahan untuk itu.


Zhang Ziyi memasang sunggingan kecil.


"Bisakah kau membentukku untuk membuka segel ini?" tanya Zhang Ziyi sambil menyodorkan kotak kecil itu kepada Roh Dewa Kematian.


"Hmm!"


Roh Dewa Kematian tampak berpikir sejenak, jari telunjuk dan jari manis memegang dagunya yang ditumbuhi jenggot kecil membentuk segitiga.


"Mari biar aku buka!" Roh Dewa Kematian merebut kotak tersebut dari tangan Zhang Ziyi.


Setelahnya kedua tangannya melakukan segel rumit.


Lima menit berlalu.


Whush!


Aura yang sangat hebat terpancar dari dalam kotak tersebut. Begitu kuat nan mendominasi, sampai-sampai Zhang Ziyi dan Roh Dewa Kematian harus dipaksa dalam posisi yang tidak mengenakan.


Kedua orang itu merasakan sesuatu yang begitu menyengat, hingga sampai ke tulang. Meski Roh Dewa Kematian merupakan perwujudan dari sebuah roh, namun tetap saja dia merasakannya.


"Cepat kamu sentuh benda hangat dari di dalam kotak ini!" perintah Roh Dewa Kematian pada Zhang Ziyi dengan tergesa.


Tanpa banyak tanya, Zhang Ziyi lantas bergerak menuju kotak yang tengah melayang itu. Meraih benda yang ada di dalam kotak.


Saat itulah aura tersebut tidak terasa lagi, beralih meresap kembali ke dalam benda yang kini telah berada di genggaman Zhang Ziyi.


Sejenak, Zhang Ziyi terkesiap dengan bola energi kecil di tangannya itu. Begitupun juga dengan Roh Dewa Kematian.


"Hmm, ini sangat luar biasa. Aku baru melihat bola energi yang mengandung kekuatan besar seperti yang ada ditangan–mu itu!" tutur Roh Dewa Kematian.


"Aku pun juga demikian."


Zhang Ziyi lantas mengambil sikap duduk bersila. Berniat langsung menyerap bola energi itu.


Proses yang berlangsung cukup lama itu, butuh waktu tiga jam sebelum Zhang Ziyi berhasil menyerap semua khasiat dari bola energi tersebut.


Tubuhnya semakin di kelilingi oleh energi warna warni. Berpusat di satu tempat tepatnya di bagian pusar nya.


Setelahnya, lingkaran energi merembes keluar dalam tubuhnya. Berlangsung selama beberapa saat, sebelum lonjakan energi mengakhiri proses tersebut.


Baamm!


Baamm!

__ADS_1


Baamm!


....


Ledakan yang berlangsung selama sepuluh kali, terdengar dari tubuh Zhang Ziyi.


Bersamaan dengan setiap ledakan yang terjadi maka kekuatan yang ada pada tubuh Zhang Ziyi akan meningkat.


Aura emas yang menyebar di tubuhnya langsung membuat apa saja yang ada di alam jiwa memiliki energi spritual tersendiri. Entah itu batu, tanah pasir maupun tumbuhan.


Whush!


Aura emas kembali masuk ke dalam tubuhnya. Lalu menyebar untuk terakhir kalinya.


Zhang Ziyi memasang wajah sumringah.


"Memang patut untuk diperebutkan oleh orang-orang di alam Atas ini. Kekuatannya begitu luar bisa, bahkan sampai membuat aku melewati sepuluh tahapan sekaligus dalam sekali terobosan!" ucap Zhang Ziyi kemudian.


Dia berdiri dan melempar pandangan pada satu arah. Roh Dewa Kematian telah melayang ke arahnya.


"Hebat! Dengan kekuatan ini, aku khawatir orang yang bisa mengalahkan–mu hanya terhitung dengan jari." Roh Dewa Kematian memuji Zhang Ziyi.


"Hmm, kau terlalu memuji ku!"


"Memang apa yang aku katakan ini sesuai fakta. Kultivasi-mu sekarang telah berada di puncak ranah Suci Dewa Abadi. Dahulu aku memang pernah mencapai tahap itu, namun hanya terhenti di ranah Suci Dewa Abadi tahap 2!" ucap Roh Dewa Kematian.


Zhang Ziyi mengangguk. "Sekarang aku telah berada di puncak kultivasi seorang kultivator di Alam Atas. Namun aku tidak tahu bagaimana kekuatan dari Kaisar Langit serta Jenderal Kaisar Langit. Apakah mereka berdua masih berada di atas–ku?" gumam Zhang Ziyi.


"Hmm, kalau untuk Jenderal Kaisar Langit, aku tidak yakin masih berada di atas–mu. Meskipun Jenderal yang kamu temui beberapa saat yang lalu bukan yang terkuat, namun aku mengetahui sejauh mana kultivasi mereka. Dan mengenai Kaisar Langit, aku tidak bisa menebaknya!"


Zhang Ziyi kembali mengangguk.


"Umm, aku mengerti!"


"Umm!"


Zhang Ziyi mencoba untuk mengetes kekuatan barunya. Meskipun tidak dalam wujud roh namun dia merasakan tubuhnya sangat ringan, bahkan lebih ringan dari menggunakan tubuh roh sekalipun.


Tidak hanya itu, tiap kali dia menghembuskan nafas, maka yang keluar adalah sebuah tornado. Makanya Zhang Ziyi perlu mempelajari teknik pernafasan serta pengendalian kekuatannya.


Whush!


Zhang Ziyi muncul kembali di kamarnya. Array yang melindungi kamar lantas dia hilangkan.


"Aura ini?" Zhang Ziyi merasakan aura familiar saat pertama kali menghilangkan Array tersebut.


"Gawat." Raut wajahnya memburuk. Setelahnya tanpa pikir panjang dia langsung bergegas keluar dari kamar.


***


Selang beberapa saat semenjak Zhang Zhili serta yang lainnya meninggalkan kamar Zhang Ziyi, tiba-tiba saja terjadi gempa yang menimpa Hutan Binatang Buas.


Bukan hanya Para siluman yang mendiami tempat itu langsung berhamburan tanpa arah, juga para bawahan Zhang Ziyi yang saat itu melakukan aktivitasnya masing-masing, tampak panik dengan getaran hebat tersebut.


Puluhan orang segera keluar untuk memeriksa akan apa yang menyebabkan terjadinya gempa itu.


Seorang pria dengan Aura emas kini melayang di atas udara. Dia melepaskan auranya yang begitu sangat mendominasi, hingga membuat Binatang-binatang buas yang semula memberontak tampak tenang dan memberi hormat padanya.


"Bukankah dia adalah salah satu tamu terhormat turnamen antar pewaris?" Zhang Lan menunjuk orang tersebut.


"Ya, dia merupakan seorang Jenderal Kaisar Langit!" Zhang Meng menjelaskan.


"Hmm, Mengapa datang kemari?" tanya kembali Zhang Lan.


"Dilihat dari cara dia bertandang begitu tidak ramah, ini sudah cukup jelas menjelaskan bahwa kedatangannya bukan bermaksud baik melainkan ingin menghancurkan markas kita!"


"Ini tidak bisa di biarkan! Kita harus bergegas dan menahannya, sebelum semuanya terlambat dan berakhir dengan kehancuran markas kita!" ucap Shui Shan.


"Ya, kamu benar! Mari menyerangnya!"


Mereka sama-sama mengambil suatu gerakan siap bertarung, setelahnya sama-sama melesat ke atas dengan senjata yang telah disiapkan untuk menyerang Jenderal Kaisar Langit.


Meskipun di keroyok oleh puluhan orang yang memiliki kultivasi ranah Dewa Abadi dan ranah Suci Dewa Surgawi, namun tak membuat Jenderal Kaisar Langit merasakan yang namanya kewalahan.


Jenderal Kaisar Langit bahkan dapat dengan mudah menghindari setiap serangan yang dilancarkan oleh mereka. Hanya dengan sedikit tolakan jari darinya, itu langsung membuat orang-orang yang menyerangnya itu terpental jauh dan menabrak sesuatu dengan keras.

__ADS_1


Satu per satu para pemimpin bawahan itu dibuat terpental oleh Jenderal Kaisar langit. Bahkan dia tidak menggunakan kekuatan lebih untuk mengahadapi mereka.


Slash!


Pedang menebas udara kosong.


BUKK!


Swoosshh!


Tubuh Zhang Lan seketika melesat dengan kecepatan sangat tinggi. Menghantam tanah dengan begitu keras, hingga menimbulkan bekas kawah besar.


Zhang Zhili serta rekan yang lainnya pun juga merasakan hal demikian.


Kini tersisa Shui Shan yang masih dalam keadaan melayang, menghadapi Jenderal Kaisar Langit. Namun yakin dan percaya percaya nasib yang akan diterima oleh lelaki itu tidak akan beda jauh dengan apa yang diterima oleh rekan-rekannya.


Jenderal Kaisar Langit melibaskan jarinya. Hendak menerbangkan Shui Shan namun yang terjadi malah Shui Shan mengalami penambahan kekuatan pada tubuhnya. Itu yang melindungi tubuh Shui Shan sehingga tidak sampai terlempar tadi.


Bukan hanya Shui Shan yang mengalami peningkatan kekuatan, melainkan juga rekan-rekannya serta dengan para bawahan Zhang Ziyi.


Jenderal Kaisar Langit tidak peduli dengan apa yang terjadi pada Shui Shan tadi. Kali ini dia menambah porsi serangannya. Kembali melibaskan jari telunjuk, langsung membuat Shui Shan terpental. Dalam sepersekian detik dirinya telah menghantam tanah dengan sangat keras hingga mengguncang sedikit daratan.


Zhang Zhili serta yang lainnya yang telah pulih oleh kekuatan tersebut, kini kembali melesat ke arah Jenderal Kaisar Langit.


Tetap tidak bisa mengalahkan Jenderal Kaisar Langit. Namun hal aneh kembali terjadi pada para bawahan Zhang Ziyi serta rekan-rekan Zhang Ziyi.


Untuk kedua kalinya mereka mengalami peningkatan kekuatan bahkan kali ini sampai meningkatkan kultivasi mereka hingga dua tahapan.


"A–apa yang terjadi?"


"Entahlah! Apakah kau ingat, saat kita masih berlatih dengan tujuh Dewa Elemen. Kita juga mengalami hal yang sama seperti yang kita alami di hari ini. Dimana, Kekuatan kita meningkat meski kita tidak melakukan apa-apa." Zhang Bie menjawab Pertanyaan Zhang Lan.


"Hmm, kamu benar. Apakah ini ada hubungannya dengan Zhang Ziyi?" pikir Zhang Zhili.


"Masuk akal!" Zhang Bie menyela


"Apapun itu, kita harus memikirkannya nanti. Yang harus kita pikirkan sekarang, bagaimana caranya mengalahkan Jenderal Kaisar langit ini."


Semuanya menganggukkan kepala mendengar apa yang di katakan Zhang Zhili. Shui Shan sendiri telah bangkit dan kembali bergabung bersama dengan teman-temannya. Maju menyerang Jenderal Kaisar Langit.


Whush!


Nyaris kembali terlempar oleh tolakan energi dari Jenderal Kaisar Langit, namun Zhang Yin segera di tahan oleh Zhang Meng.


"Menyerangnya seperti ini tidak menguntungkan bagi kita. Sebaliknya kita merasa kesusahan, bahkan untuk menyentuhnya sekalipun dia tidak bisa untuk di sentuh."


"Masuk akal! Mari kita gunakan Formasi Bintang Tujuh Elemen!" ucap Zhang Zhili membenarkan perkataan Zhang Bie.


Sementara Jenderal Kaisar Langit disibukkan oleh pemimpin para bawahan, Zhang Zhilii serta enam orang lainnya mengambil posisi masing-masing untuk mengaktifkan formasi Bintang Tujuh elemen.


Tujuh orang itu mulai melakukan segel tangan setelah mereka telah berada posisinya masing-masing.


Tubuh mereka terpancar energi dengan berbeda warna. Setelahnya energi-energi tersebut disatukan oleh garis-garis lurus yang membentuk tujuh penjuru. Dan menggabungkan tujuan atau beda itu menjadi satu warna yaitu warna i warna emas.


Swoshhhh!


Energi yang mengandung kekuatan yang sangat besar, tiba-tiba saja tercipta dan melesat lurus ke arah Jenderal Kaisar Langit. Ibarat laser besar, yang melesat lurus. Bahkan hukum ruang dan waktu pun sampai tidak terpengaruh oleh Serangan tersebut.


Sreekkk!


Sayangnya, hanya dengan sekali sentuhan tangan saja, telah berhasil untuk menghapus serangan dari formasi Bintang Tujuh Elemen tersebut.


Tentu saja hal itu membuat Zhang Zhili serta enam orang lainnya dibuat tidak percaya dengan hal itu.


Pasalnya Formasi Bintang Tujuh Elemen itu bukanlah sembarang formasi dan memiliki kekuatan tersebut memiliki kekuatan d atas rata-rata. Namun siapa sangka, Jenderal Kaisar Langit hanya membutuhkan satu tangan saja untuk menghilangkannya.


Di tengah keterkejutan itu, kembali mereka merasakan peningkatan kekuatan. Untuk ketiga kalinya mereka merasakan hal demikian.


Whush!


Bamm!


Zhang Zhili menerobos langsung empat tahapan, begitupun juga dengan yang lainnya. Ini tidak lain adalah peningkatan kultivasi secara massal, dengan tanpa melakukan suatu gerakan apapun yang mengundangnya.


Beberapa menit kemudian, muncul seorang yang memiliki kekuatan hebat, menyaingi kekuatan yang di miliki oleh Jenderal Kaisar Langit saat ini.

__ADS_1


__ADS_2