
"Tidaaak... Jangan lakukan itu terhadap ayah ku... Berhenti!" Terdengar teriakkan tak terima dari arah selatan.
Zhang Ziyi menoleh ke satu arah, dapat dia lihat seekor burung yang tengah memancarkan cahaya biru menyilaukan, namun sangat panas terbang dengan kecepatan tinggi kearahnya.
Dia tidak lain adalah Niao.
Sebelumnya, pertarungannya bersama dengan ayahnya telah berhenti. Dia berhasil berdamai dengan sang ayah. Phoenix api sendiri menyadari sesuatu. Selain dengan kekuatannya yang berada di bawah anaknya, dia juga telah melakukan kesalahan besar dengan meninggalkan anak serta istrinya.
Namun saat keduanya telah berdamai dan bersama, sayangnya Kaisar Langit malah memanggil Burung Phoenix Api untuk menghadap ke sana.
Phoenix Api yang notebene–nya masih memiliki hubungan dengan Kaisar Langit pun, tidak bisa untuk menolak panggilan itu. Tubuhnya tiba-tiba menghilang begitu saja, meinggakan asap keemasan yang kemudian juga menghilang menyatu dengan angin.
***
"Kau pikir kau siapa, bisa mengehentikan aku?" ujar Kaisar Langit. Penyerapan energi kehidupan terhadap Jenderal Keempat serta Burung Phoenix Api semakin dia percepat. membuat dua orang itu menjerit kesakitan.
Niao tidak diam saja. Segera mengepakkan sayapnya keras.
__ADS_1
"Bunga Api Surgawi..."
Setelahnya, memunculkan bunga-bunga mawar dari kepakan tajam sayap biru Niao. Bunga-bunga itu mengarah ke arah Kaisar Langit, disertai dengan aura serta tekanan dahsyat terpancar darinya.
Kaisar Langit sendiri hanya menatap bunga-bunga biru itu dengan tatapan sinis.
"Hanya serangan tak berguna ... kau pikir bisa mengehentikan ku? Cih!" gumam pelan Kaisar Langit. Mengarahkan sedikit aura dari tubuhnya ke bunga-bunga mawar biru itu.
Shhhppp!!!
Langsung saja serangan yang dilancarkan Niao tadi menghilang, menjadi debu-debu biru lalu menyatu dengan angin.
Zhang Ziyi bukannya tidak mau ikut menyerang Kaisar Langit. Namun saat ini dia di halau oleh Seekor Buaya emas. Merupakan Siluman tingkat Surgawi. Sehingga dia harus menunda Kaisar Langit dahulu.
Pertarungan antara Zhang Ziyi dan Kaisar Langit berlangsung selama beberapa saat.
"Dominasi Aura Kaisar!" ucap Zhang Ziyi. Setelahnya melepaskan aura yang sangat mendominasi. Guna menghalau pergerakan dari Siluman Buaya Emas. Dan itu berhasil dia lakukan.
__ADS_1
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Zhang Ziyi kembali melepaskan serangan mematikan.
"Pedang Penembus Surga!"
Setelah itu, pedang Naga Langit melayang di udara. Melepaskan aura Naga Raja yang sangat kuat, lalu melesat cepat ke arah Siluman Buaya Emas.
Slash...
Buaya Emas Pun mati saat itu juga. Setelah mengambil kristal roh dari siluman Buaya Emas, Zhang Ziyi beralih ke Kaisar Langit. Niao tetap berusaha menyerang meski masih tetap sia-sia.
Zhang Ziyi berniat membantu untuk memutuskan ikatan antara Kaisar Langit dan Burung Phoenix Api serta Jenderal Keempat Kaisar Langit.
"Hahaha.... Terlambat ... percuma saja kau melakukannya, aku sudah menyelesaikannya!" ucap Kaisar Langit diselingi oleh tawa yang menggelegar.
Whush....
Baamm...
__ADS_1
Ledakan besar terjadi pada tubuh Kaisar Langit. Disertai dengan lonjakan energi yang semakin mengganas. Kaisar Langit telah berada di ranah Jiwa Darah Surgawi tahap 3 puncak setelah mengorbankan Jenderal Keempat serta Burung Phoenix Api.
Melepaskan kekuatan besar, hingga menekan dalam radius jarak satu juta kilometer. Zhang Ziyi serta Niao sendiri sempat mengalihkan pandangan kala di sapa oleh energi berwarna emas.