Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 164 ~ Gnome


__ADS_3

Zhang Ziyi mengendari Laohu, terbang mengelilingi suatu tempat. Mereka saat ini telah berada di Alam Atas. Energi spiritual di tempat ini begitu pekat, di banding dengan Alam Tengah.


Beberapa saat terbang, mereka tidak sengaja menemukan beberapa orang yang tengah menggali sesuatu. Anehnya bentuk tubuh dari orang-orang itu yang terlampau kecil dari manusia pada umumnya. Penasaran, Zhang Ziyi lantas menyuruh Laohu untuk turun untuk mengawasi mereka.


"Aauumm!" Laohu mengaum pelan. Mengangguk dan lalu melakukan seperti apa yang di perintahkan oleh tuannya itu.


Bentuk tubuh yang lebih kecil dari manusia normal. Jumlah mereka yang tidak sedikit, namun tubuh kecil itu tak membuat mereka pantang bekerja. Bahkan kesemuanya tampak gigih dalam menggali.


Zhang Ziyi menajamkan penglihatannya. Berniat melihat jelas benda apa yang di gali oleh mereka.


"Ini adalah tambang. Orang-orang kerdil ini tampaknya tengah menarik sebuah harta di sana," Gumam Zhang Ziyi. Dia hendak berbalik dan mengajak Laohu serta Niao untuk mendekati orang-orang kerdil itu. Tapi saat dia menoleh ke belakang tempat Laohu semula berdiri, dia tidak menemukan. siapa-siapa di sana.


"Laohu!?"


Zhang Ziyi ingin beranjak mencari harimau api itu, namun sesaat dia malah ambruk di tanah.


"A–apa yang te–terjadi?" Zhang Ziyi merasa pusing. Sebelum akhirnya dia tak sadarkan diri.


Hal ini sendiri terjadi sebab saat di lorong dimensi, mereka mendapat masalah di sana. Tapi mereka baru merasakan efeknya saat ini.


***


Mentari pagi menunjukan dirinya. Menyinari alam dan menghapus kegelapan yang semula mendominasi.


Zhang Ziyi terbangun. Dia menyadari kalau dirinya saat ini tengah di kelilingi oleh banyaknya orang-orang kerdil. Dia berniat bergerak, namun dirinya terikat oleh tali. Tali-tali itu sendiri menjalar di seluruh Tubuhnya.


Yang paling sial, dirinya bahkan tak mengenakkan pakaian sama sekali. Telanjang dan di saksikan oleh banyaknya orang-orang kerdil itu.


Zhang Ziyi menoleh ke samping kanan dan kirinya, mencari-cari keberadaan dua bawahannya.


Hingga dia melihat orang-orang kerdil itu yang tengah menarik sesuatu. Beberapa saat, tampak olehnya benda yang di dorong oleh orang-orang itu yang ternyata adalah Laohu.


Laohu di ikat rapat, beberapa paku juga menancap di tubuhnya. Terbaring dengan keadaan terikat di atas papan kayu besar dan memiliki roda empat. Laohu sendiri tengah tak sadarkan diri saat ini.


Selang beberapa saat, terlihat tubuh kecil Niao di atas papan kayu dan juga dalam keadaan terikat. Tak perlu banyak orang kerdil untuk mendorong Niao. Sebab tubuhnya yang terlalu kecil dan ringan itu.


"Dia sudah bangun!! Semuanya waspada!!!" Teriak salah seorang memberitahukan kepada semuanya bawah makhluk besar itu saat ini telah sadar.


Zhang Ziyi mengernyit kala melihat banyaknya makhluk kerdil yang mulai menaiki tubuhnya. Di tangan mereka tampak senjata berupa kapak, pedang maupun tombak yang kesemuanya di arahkan pada Zhang Ziyi.


Sekejap, Zhang Ziyi telah berhasil mempelajari situasinya saat ini. Dia tengah tertangkap oleh makhluk kecil, seukuran dengan ibu jari dan memiliki wajah berbeda dengan manusia pada umumnya. Wajah mereka ini sendiri terkesan garang, dengan beberapa kerutan di bagian pinggir matanya.


"Hohoho, sobat kecil. Kalian tenanglah... Aku tidak bermaksud dan tidak ada niat untuk melukai kalian!" Zhang Ziyi mencoba untuk berinteraksi dengan orang-orang kerdil ini.


"Kau penipu... Kau adalah bagian dari ras Orb!" ucap kembali orang kerdil tersebut. Dia menunjukkan hidung Zhang Ziyi dengan tangan mungilnya.


"Ras Orb?" Zhang Ziyi mengulangi perkataan lelaki tersebut, kedua alisnya mengerut.


"Tidak usah berbohong! Kau berasal dari ras Orb, bukan? Yang datang ke sini untuk menjadi mata-mata ras kami... Tch!" Lelaki itu meludahi tubuh Zhang Ziyi.


Sontak saja hal itu membuat Zhang Ziyi tak terima. Terakhir kali dia di ludahi oleh sepupu angkatnya, Zhang Lou. Tapi setelah itu tidak pernah ada lagi orang yang berani meludahi dirinya. Dan kini, seorang makhluk kecil bahkan dengan seenaknya meludahinya.

__ADS_1


"Aku bersikap ramah, bukan berarti kau bisa memperlakukanku seenak–mu!" Zang Ziyi bangkit dari posisinya yang semula terbaring.


Tali-tali itu nyatanya tidak cukup untuk menahan pergerakan Zhang Ziyi. Bahkan dia tidak merasa kesusahan sedikitpun untuk bangun.


Orang-orang kerdil yang semula menaiki tubuh Zhang Ziyi mulai berjatuhan. Zhang Ziyi mengambil sikap duduk, dia melempar pandangannya di sekitar. Tampak sepeti kota namun sangat kecil.


Orang-orang kecil itu kembali bergerak. Mereka melempar ratusan anak panah sekaligus ke arah tubuh Zhang Ziyi. Sayangnya anak-anak panah itu tak berguna sedikit pun terhadap tubuh Zhang Ziyi.


Bahkan belum menyentuh kulitnya, anak-anak panah itu telah berjatuhan lebih dulu oleh Armor Dewa Perang.


Zhang Ziyi memasang senyum simpul. Dia lantas bangkit, berdiri. Mengenakan baju dari cincin ruang baru setelahnya dia beranjak dari sana.


Menghampiri Laohu dan Niao yang masih tertidur lelap. Zhang Ziyi melepaskan energi emas dari ujung jari telunjuknya. Energi itu melesat dan langsung menghampiri tubuh Niao dan Laohu.


Semula terpancar sinar emas yang menyinari tubuh kedua hewan peliharaan Zhang Ziyi, sebelum redup. Baik Niao dan Laohu tersadar.


"Raawwrrr!!"


Laohu langsung memamerkan taringnya kala melihat banyaknya makhluk-makhluk kecil yang tersebar di depan matanya.


Dia memberontak, tali yang semula penuh di tubuhnya putus begitu saja. Hampir saja Laohu melepaskan semburan api ke arah para makhluk kerdil itu. Tapi dia segera menghentikan niatnya kala mendengar peringatan dari Zhang Ziyi.


"Berhenti, Laohu! Jangan membuat masalah terlalu jauh!" tegur Zhang Ziyi.


Laohu mengangguk pasrah. Dia pun terbang dan berputar-putar di udara. Di sisi lain, Niao juga telah tersadar. Dia terbang menuju Zhang Ziyi dan bertengger di pundak tuannya itu.


"Kami tidak ada urusan dengan kelompok kalian. Dan jangan berani ada yang mencegah langkah kami." Zhang Ziyi berucap dingin. Dia berjalan lurus dan berniat meninggalkan orang-orang kerdil itu.


"Tunggu dulu, Makhluk mulia!" Sekali panggilan, namun orang yang di panggil tidak mau untuk menoleh dan tetap melanjutkan langkahnya.


Terpaksa dia harus memanggil ulang Zhang Ziyi.


Tiga kali panggilan, baru setelahnya Zhang Ziyi menghentikan langkah kakinya. Dia berbalik dan menoleh ke arah makhluk kerdil itu. Tampak tua dan di kelilingi oleh makhluk kerdil lainnya, mengawal pria tua itu.


Melihat Zhang Ziyi mau mendengar teriakannya, membuat makhluk kerdil tua itu bernafas lega, dan memasang senyum sumringah.


"E–eh Makhluk Mulia... Aku ingin berbicara dengan Tuan. Terkait dengan masalah serius!" ucapnya langsung pada intinya.


Zhang Ziyi menebak bahwa orang ini adalah pemimpin dari ras kerdil ini. Dia berbalik dan hendak kembali melanjutkan langkahnya, seraya mengeluarkan kata-kata.


"Penting, tapi tidak ada urusannya denganku!" Zhang Ziyi acuh.


"Aiiii', Bagaimana dia bisa tahu!" gumam pria tua kerdil tersebut dalam dia mulai khawatir, namun tetap mencoba untuk berkomunikasi dengan Zhang Ziyi.


"Tuan, ku mohon! Aku ingin berbicara denganmu sebentar." Harapannya seketika pupus saat melihat Zhang Ziyi yang mengacuhkannya begitu saja. Tapi dia tidak menyerah dan terus memohon.


Mendengar pemimpin ras tersebut yang begitu berharap untuk bisa berbicara dengannya, Zhang Ziyi lantas menerima permintaan dari pemimpin ras itu.


"Baiklah..." ucapnya singkat.


Harapan itu kembali muncul. Pemimpin ras langsung menggunakan semacam sayap buatan untuk menyeimbangkan tingginya dengan Zhang Ziyi.

__ADS_1


"Sebelumnya, perkenalkan aku Si Yao. Pemimpin dari ras Gnome!" Si Yao langsung memperkenalkan diri, dia juga menangkupkan kedua tangan memberi hormat.


"Umm!" Zhang Ziyi membalas dengan anggukan kepala.


"Hehehe... Tuan, mari ikuti aku. Kita berbicara di tempat yang lebih nyaman!" ucap Si Yao, dengan memasang senyum kecil.


Zhang Ziyi merasa curiga melihat tingkah dari pemimpin ras Gnome ini. Tapi dia tetap menunjukan ekspresi tenang mldan memilih untuk mengikuti apa katanya. Dia mengikuti ke mana Si Yao membawanya.


-


"Tuan Zhang... Sebelumnya mohon maafkan atas tindakan anggota ras ku yang telah mengikat tuan serta dua siluman peliharaan tuan!" Si Yao memulai pembicaraan dengan sedikit basa basi.


"Tch, Kau tak perlu mengatakan hal yang tidak penting. Aku tidak ada waktu untuk meladeni–mu! Langsung saja ke intinya!" Zhang Ziyi berkata dengan dingin.


Si You tampak bergetar kala merasakan sedikit aura yang terpancar dari tubuh Zhang Ziyi. Tapi dia segera menguasai dirinya.


"Hehehe, Tuan Ziyi tidak perlu tergesa-gesa seperti itu. Aku akan menyuruh anggota ku untuk membawakan minuman!"


Tidak menunggu respons dari Zhang Ziyi atas perkataannya tadi, Si Yao langsung memanggil beberapa orang yang ada di belakangnya. Dia berbisik pada salah satunya, lalu menyuruh mereka untuk pergi.


"Sebenarnya apa tujuanmu untuk mengajakku bicara... Kalau tidak ada hal penting, aku akan pergi. Aku tak ada waktu untuk di tempat ini seharian!" Zhang Ziyi mulai kesal.


"Hehehe... Tuan Ziyi tidak perlu terburu-buru. Minuman belum datang, mohon untuk tidak pergi dulu tuan Ziyi. Anggota ku akan mencarikan gelas yang pas dengan tuan Ziyi!"


Setelah mengucapkan itu, Pemimpin Ras Gnome lantas mulai bercerita. Bercerita tentang kondisi para Gnome ini. Bagaimana dulunya mereka tidak sekecil sekarang. Meski ukuran tubuh mereka masih tetap kecil dahulunya, namun tidak sekecil sekarang ini. Dimana sekarang mereka hanya seukuran ibu jari orang dewasa.


Mereka mengalami hal ini sebab dahulu menghirup ramuan yang di sebarkan oleh ras Orb.


Cukup lama dia bercerita. Meski tidak tertarik, namun Zhang Ziyi bisa menangkap satu hal, bahwa Ras Gnome ini memiliki masalah dengan Ras Orb.


"Orang Tua kecil cukup cerdik. Menahan ku berlama-lama di sini karena ingin aku melindungi mereka dari ras Orb itu!" batin Zhang Ziyi.


"Apakah kau sudah selesai?" tanya Zhang Ziyi. Dia juga tak membutuhkan jawaban dari Si Yao. Lantas dia bangkit dari duduknya dan melangkah keluar.


"Eh–eh Tuan ... Maafkan aku atas ketidak nyamanan anda. Baik, aku akan menjelaskan pada Tuan terkait dengan tujuanku mengajak tuan berbicara!"


Sayangnya Zhang Ziyi tetap acuh. dia tetap melanjutkan berjalan.


"Tak perlu memberitahuku. Aku sudah mengetahuinya!" ucap Zhang Ziyi dingin. Dia melanjutkan berjalan.


Namun, Zhang Ziyi tidak jadi melangkah lebih jauh saat merasakan hawa kehadiran ribuan orang yang mengelilingi perkampungan ras Gnome ini.


"Sangat cepat!" gumamnya.


"Gawat, mereka telah datang... Tuan Ku mohon untuk mendengarkan aku sejenak!" Si You tampak panik.


"Apa yang perlu ku dengar. Semuanya sudah jelas. Kau menahan ku, hanya karena kau ingin aku membantumu untuk melawan orang-orang ini, bukan?" Zhang Ziyi mengangkat sebelah alisnya.


"Tch, Kalian yang telah menuduh kami sebagai bagian dari musuh bebuyutan kalian, bahkan sampai ada yang berani meludahi ku. Sungguh kalau saja aku bukan termasuk orang yang sabar, mungkin rakyatmu ini sudah ku jadikan sate sekarang!"


"Ma–maafkan kami, Tuan!"

__ADS_1


__ADS_2