
"Meskipun kau memiliki banyak kekuatan dalam tubuhmu, aku tidak peduli. Asalkan masih berada di ranah yang sama, maka aku akan tetap mudah membunuhmu!" Kaisar Langit membalas perkataan Zhang Ziyi, setelah itu melesat maju menyerang Zhang Ziyi.
Whush...
Duaarrrr...
Mendadak terjadi sesuatu pada tubuh Kaisar Langit. Dimana, kini auranya telah berganti menjadi merah darah disertai dengan pupil mata yang berubah merah darah pula.
Melesat bak bayangan, "Cakar Dewa Iblis!" Kaisar Langit melepaskan serangan kuat berbentuk cakar. Mengandung energi sangat panas serta memancarkan aura negatif tinggi.
Zhang Ziyi menggunakan elemen waktu untuk menghentikan pergerakan cakar itu. Menghilang dalam sekejap, muncul tepat di belakang Kaisar Langit.
Waktu kembali berjalan normal. Cakar yang dilepaskan Kaisar Langit tetap melesat dan merobek hukum ruang. Kaisar Langit yang menyadari Zhang Ziyi telah berada di belakangnya, refleks menyerang dengan menyikut.
Sayangnya tubuh Zhang Ziyi malah tembus. Ya, Zhang Ziyi telah menggunakan mode roh–nya sehingga sikut Kaisar Langit menembus tanpa berhasil mengenainya.
"Tapak Racun Petir Surgawi!"
Zhang Ziyi melepaskan tapaknya dan mengenai dada Kaisar Langit.
Sontak saja membuat Kaisar Langit tergerak mundur dengan sendirinya kala di dorong oleh tapak itu.
Tubuh Kaisar Langit kejang kala di sengat oleh aliran listrik Penghancur, mejalar bersama dengan aliran darahnya. Listrik yang mengandung racun mematikan, membuat Kaisar Langit seketika mati rasa.
Untuk melepaskan kekuatannya pun dia tidak bisa melakukannya. Kaisar Langit menatap Zhang Ziyi dengan tatapan aneh serta dengan niat membunuh.
"Tarik kembali listrik beracun sialan ini..." perintahnya.
Zhang Ziyi mendekati Kaisar Langit. Memandangnya sejenak lalu menjawab perkataannya. "Aku akan menariknya, namun dengan dua pedang ku ini"
Kontan saja mendengar itu, Waja Kaisar Langit semakin memburuk. Selama ini tidak ada yang menolak perintahnya. Bahkan Jenderal–nya sekalipun akan rela mengorbankan nyawa demi menjalankan apa yang di perintahkan kaisar Langit. Namun dia tidak sadar meskipun Zhang Ziyi ini adalah putranya, tapi tetap saja saat ini kedua orang itu adalah lawan.
Mengangkat kedua pedangnya tinggi.
"Pedang Kembar, Pengguncang Nirvana...."
Whush....
Slash....
__ADS_1
Duaarrr....
Lesatan energi berbentuk tanda silang, dengan warna merah darah dan emas melesat lurus, menembus mudah tubuh Kaisar Langit, membuatnya bolong.
Kaisar Langit sendiri menatap Zhang Ziyi sesaat dengan tatapan tak percaya. Kekuatannya menurun drastis saat itu pula.
Zhang Ziyi tidak berhenti sampai di sana, sebagai Dewa Kematian, dia mencabut paksa Roh Kaisar Langit. Meski terbilang sulit, namun Zhang Ziyi tidak menghentikannya.
Proses ini cukup memakan waktu dan tenaga. pasalnya kaisar Langit memiliki tubuh keabadian, sehingga mustahil bagi Zhang Ziyi untuk mencabutnya. Kecuali mencabut akar keabadian yang ada di tubuhnya.
Namun untuk Zhang Ziyi sendiri, dia tidak menyerah. Berbekal statusnya sebagai Dewa Kematian, serta kekuatan Kaisar Langit yang terus-menerus menyusut. Zhang Ziyi memanfaatkan dua hal itu dengan sangat baik.
Hingga berselang beberapa saat, roh Kaisar Langit perlahan mulai naik dan memberontak dari kepalanya.
"Aaarrrgghhh... Tidaaakkk!" Teriakan kesakitan tidak berhenti keluar dari mulut Kaisar Langit. Namun Zhang Ziyi tidak berhenti dan terus melanjutkannya.
Whush..
Roh Kaisar Langit telah terlepas sepenuhnya. Masih sempat roh itu melarikan diri, menghindari Zhang Ziyi. Bahkan merubah dirinya menjadi asap tipis lalu menyatu dengan alam.
"Cih, kau pikir bis lari begitu saja? Sebelum kau kembali bereinkarnasi, aku pastikan roh mu menjadi bagian dari prajurit Roh ku!" gumam Zhang Ziyi.
Tak berlangsung lama, muncul sosok monster dengan wajah menakutkan dalam bentuk nan wujud roh. Dia kemudian memberi hormat pada Zhang Ziyi.
"Bawa kembali roh Kaisar Langit di hadapan ku!"
"Baik, Yang Mulia!"
Roh tersebut kemudian menghilang dalam sekejap. Namun tak berlangsung lama, muncul kembali dengan membawa serta roh emas bersamanya. Roh emas itu sendiri adalah Roh Kaisar Langit yang semula kabur.
Kaisar Langit memberontak dan berniat melepaskan diri, sayangnya Roh berwujud monster itu menekannya dengan keras, membuat Kaisar Langit tidak berkutik.
"Kau memang abadi, tapi aku bisa saja menghancurkan keabadian mu itu!" ucap Zhang Ziyi pada roh Kaisar Langit.
"Lepasakan aku!"
"Maaf, tapi sepertinya kau lebih cocok menjadi pengawal ku!"
Tanpa berkata lagi, Zhang Ziyi lantas menunjuk Kaisar Langit dengan jari telunjuknya. Melemparkan asap kecil berwarna biru muda.
__ADS_1
Whush!
Roh Kaisar Langit mendadak menghilang. Lalu muncul kembali dalam sekejap, namun dengan warna roh yang berbeda. Dimana yang tadinya berwarna emas berganti menjadi biru muda.
"Apa yang kau —"
Kaisar Langit tak sempat untuk melanjutkan perkataannya. Mulutnya seperti tak mengikuti kehendaknya. Tanpa kehendak pula, tubuhnya berlutut, memberi hormat pada Zhang Ziyi. Sesuatu yang tak pernah di harapkan olehnya sebelumnya.
"Begini lebih baik!" ucap Zhang Ziyi dengan seringai kecil. Setelahnya dia memerintahkan roh yang menangkap roh ayahnya untuk kembali menjalankan tugasnya.
Setelah kepergian roh tersebut, Zhang Ziyi kembali menunjuk roh Kaisar Langit. Membuatnya hilang, dan dia balik menuju pertempuran.
Tapi sebelum itu, Zhang Ziyi terlebih dahulu menghampiri tubuh Kisar Langit yang masih utuh, namun memiliki lubang di tengahnya berbentuk tanda silang.
Dia menjarahnya terlebih dahulu, tak membiarkan satupun benda atau sesuatu berharga tidak di ambilnya. Baru setelah itu, memusnahkan tubuh tersebut dengan api keabadian miliknya.
***
Whush....
Muncul di tengah-tengah terjadinya bentrokan antara dua kubu. Bisa dia lihat, semuanya tampak imbang. Antara kedua kubu tersebut saling serang dan menyerang.
"SEMUANYA, BERHENTI....!"
Seruan itu ibarat guntur yang menggelegar di gendang telinga hingga berkemungkinan merobeknya.
Semuanya yang tengah bertarung pun berhenti.
"Kaisar Langit telah aku bunuh. Pertarungan ini telah selesai. Mulai sekarang alih pimpinan Kaisar Langit telah berpindah ke tanganku, Zhang Ziyi .. Putra dari Kaisar Langit!" ucapan lantang, mampu di dengar oleh seluruh orang yang ada di Alam Atas.
Ya, tidak hanya yang hadir dalam Medan tempur itu, melainkan semua penghuni Alam Atas, termasuk dengan Kekaisaran Kegelapan sekalipun mendengarkannya.
Semula para pasukan yang berada di pihak Kaisar Langit tidak mempercayainya. Namun mereka pun percaya kala Zhang Ziyi mengeluarkan mahkota yang tadi sempat dia ambil dari kepala Kaisar Langit.
Sontak saja melihat mahkota itu, semuanya pun langsung bersujud setelah Zhang Ziyi mengenakannya.
__ADS_1
Maaf yah, telat up.