Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 179 ~ Tiba


__ADS_3

Mutiara Darah Semesta tidak berhenti menyalurkan energinya pada tubuh Zhang Ziyi. Sesaat, Pemuda itu membuka kedua matanya yang semula terpejam.


"Ini akan sangat lama. Aku tidak ada waktu untuk itu!" pikirnya.


Hari hampir mendekati larut malam puncak dari Roh Siluman Surgawi akan muncul. Sementara Zhang Ziyi belum juga menyelesaikan menyerap khasiat dari Mutiara Darah Semesta. Terhitung, tinggal satu jam sebelum itu akan di mulai.


"Tidak ada cara lain!"


Butiran-butiran debu merah yang sejak tadi tersalur pelan, perlahan mulai cepat. Zhang Ziyi menarik paksa energi yang ada pada tubuh Mutiara Darah Semesta ke dalam tubuhnya.


Ini mungkin akan berefek negatif nantinya, tapi Zhang Ziyi tidak peduli akan hal itu Yang terpenting baginya, dia bisa tepat dalam pergi ke Lembah Bulan Malam.


Waktu kian beralih. Ruangan kamar inap yang di sewa Zhang Ziyi telah penuh akan energi emas dan merah darah. Tapi tidak menyebar keluar sebab terhalang oleh dinding array yang sempat Zhang Ziyi buat.


Tubuh Zhang Ziyi kini melakukan pertanahan energi seiring dengan detik yang kian terlewat. Berbanding terbalik dengan energi yang ada pada Mutiara Darah Semesta perlahan mulai menyusut.


Semakin ganas dalam menyerap. Zhang Ziyi hampir meledak, beruntung dia segera sadar dan mengentikan sejenak aksi penyerapan energi. Zhang Ziyi membuka kembali kedua matanya. Dia menghela napas sejenak. lima detik kemudian, kembali Zhang Ziyi mengulang menyerap khasiat Mutiara Darah Semesta.


***


Ras Duyung saat ini tengah melakukan aktivitasnya seperti biasa. Namun tiba-tiba mengentikan aktivitasnya masing-masing tatkala merasakan adanya aliran energi yang merasuki tubuh mereka. Hangat dan nyaman.


"Waah, apakah kau merasakan apa yang aku rasakan ini? Tubuhku seolah terisi akan energi Qi." Salah satu dari mereka berkata dengan penuh antusias. Entah keajaiban mana yang tiba-tiba datang singgah ke tubuhnya.


"Bukan hanya kamu yang merasa itu, tapi aku juga. Dan ya, mungkin kita semua merasakan hal yang sama!"

__ADS_1


"Kalau begitu, tunggu apa lagi! Mari berkultivasi bersama. Tingkatan kekuatan kita hingga ke ranah lebih tinggi dari ini!"


Satu per satu demi ras duyung mulai mengambil sikap kultivasi. Tidak biasanya meraka tidak menggunakan energi spiritual yang ada di dunia bawah laut untuk di ubah menjadi energi Qi. Tapi kali ini mereka menggunakan aliran energi yang ada di tubuh mereka.


Apa yang di rasakan oleh Ras duyung, kini juga di rasakan oleh para bawahan Zhang Ziyi yang ada di alam Jiwa Zhang Ziyi.


Semula mereka senang, dan kemudian menyadari kalau hal ini ada kaitannya dengan tuan mereka. Beramai-ramai mereka memuji Zhang Ziyi, baru setelahnya bawahan Zhang Ziyi di alam jiwa juga ikut melakukan posisi Kultivasi.


***


"Sedikit Lagi!" gumam Zhang Ziyi dengan intonasi lemah. Tidak tahu mengapa, kini beban yang tadinya terasa sangat menekan isi kepalanya, perlahan mulai surut. Seperti tersalurkan pada sesuatu. Tapi Zhang Ziyi tidak mau untuk memikirkan itu.


Fokus utama Zhang Ziyi saat ini hanyalah menyerap khasiat dari Mutiara Darah Semesta yang tinggal sedikit lagi akan berhasil di serap semuanya.


Menyusut dan semakin menyusut. Mutiara Darah Semesta kini telah habis di serap olah Zhang Ziyi.


Baamm!!


Ledakan besar bersamaan dengan cahaya menyilaukan memenuhi seisi ruangan. Kini ruang kamar yang di sewa Zhang Ziyi telah hancur oleh ledakan sesaat itu. Tidak hanya Zhang Ziyi yang merasakan efeknya, melainkan semua orang yang ada di penginapan tersebut juga merasakan hal yang sama.


Guncangan sesaat penginapan menyebabkan banyak orang yang menginap segera berhamburan keluar penginapan. Teriakan kepanikan terdengar mengisi malam itu.


Di sisi lain, Zhang Ziyi telah menyelesaikan aktivitasnya. Menghela napas dalam, mengembuskan lewat mulutnya. Zhang Ziyi menyapu pandangannya di sekitar. Apa yang dia lihat, tidak ada bedanya dengan kapal pecah. Semua berantakan.


"Hmm, tampaknya aku harus membayar lebih, untuk penginapan satu malam ini!" ujar Zhang Ziyi.

__ADS_1


Bangkit, lalu menonaktifkan array yang melindungi ruangan tersebut. Zhang Ziyi mulai bisa mendengar suara teriakan panik dari orang-orang di luar. Derap langkah kaki terdengar bersahut-sahutan, menciptakan suara bising yang menganggu telinga.


Ya, semua itu baru bisa dia mendengarnya, sebab array yang melindungi ruangan tersebut sebelumnya kedap terhadap suara. Baik suara yang ada di luar maupun di dalam.


Zhang Ziyi membuka pintu, berjalan keluar dari kamar yang berada di lantai dua. Guncangan pada penginapan telah berhenti sejak tiga puluh detik yang lalu.


Melihat seorang pria yang memang bertugas untuk melayani semua pelanggan di penginapan tersebut. Pria itu menghampiri Zhang Ziyi. Tampak jelas raut wajahnya yang berkerut, dan tampak risau.


"Tuan... Sepertinya situasi di penginapan sedang tidak baik-baik saja. Untuk kenyamanan Tuan, sebaiknya segera meninggalkan penginapan ini." Pria itu berkata dengan terburu.


"Mengapa kau begitu panik?" Meski Zhang Ziyi sudah tahu penyebabnya, tapi dia memilih untuk tetap bertanya, guna tak menimbulkan kecurigaan Petugas tersebut terhadapnya.


"Guncangan hebat yang baru saja terjadi itu, menandakan adanya kekuatan besarnya di penginapan ini. Banyak Kultivator yang datang dan memeriksa akan apa yang barusan terjadi. Mereka merasa terprovokasi dan tertantang untuk bertarung melawan orang yang barusan melepas kekuatan besar tadi! Kau tahu sendiri, Tuan. jika pertarungan terjadi, maka akan membutuhkan biaya tidak sedikit untuk membangun kembali penginapan ini yang pastinya akan hancur!" Pria petugas menjelaskan panjang lebar akan kekhawatirannya.


"Hmm, Baiklah! Aku akan pergi sekarang Juga!" Zhang Ziyi mengeluarkan lima koin emas. Setelah menyerahkannya pada petugas, dia langsung menghilang saat tiu juga. Sementara petugas pelayan tadi tidak sempat untuk menghentikan Zhang Ziyi karena uang yang di berikan Zhang Ziyi lebih. sebenarnya ini hanya akal-akalan Zhang Ziyi, Dimana dia langsung pergi sebab tidak mau di tahan dalam penginapan dengan alasan ruang kamar yang dia sewa kini telah hancur.


***


Malam semakin larut. Zhang Ziyi terbang dengan kecepatan tinggi. Dia juga telah menyembunyikan kultivasinya hingga di titik terendah.


Saat itu, banyak sekali aura mendominasi di udara. Tersebar layaknya angin yang ada di mana-mana.


Pemuda itu telah terbang selama dua puluh detik. Kini dia telah sampai di lokasi Lembah Bulan Malam, Zhang Ziyi . Seperti namanya, lembah ini begitu gelap. Baik siang ataupun malam, tetap saja tempat ini


Hanya satu benda bercahaya perak yang menerangi malam itu. Bulan sangat indah dengan bentuk bundar sempurna, menambah keindahan serta nyaman di malam itu. Tapi, yakinkah kenyamanan itu akan terus bertahan hingga untuk waktu yang lama?

__ADS_1


__ADS_2