Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 222 ~ Pertandingan Mulai


__ADS_3

Zhang Ziyi berjalan melewati seorang pemuda yang memancarkan aura kuat. Tatapan keduanya saling bertemu sejenak. Dengan tatapan sinis pemuda itu di arahkan pada Zhang Ziyi, seolah-olah dia begitu menantangnya.


"Cukup menarik. Aku harap kamu tidak akan kalah di babak awal!" ucap pemuda tersebut, lalu berlalu begitu saja.


Zhang Ziyi mendengar perkataan pemuda itu. Namun dia tidak mengambil pusing. Melihat dari aura yang di pancarkan olehnya cukup memberi Zhang Ziyi keterangan terkait dengan bagaimana kekuatan pemuda itu.


***


Pagi hari yang terlampau cerah, saat ini telah begitu banyak orang berkumpul di satu aula yang begitu luas. Mem–bundar, dengan bangunan di tepi pinggir aula yang mengelilinginya. Di isi oleh bangku penonton yang memanjang, berjejer dari atas ke bawah, membentuk tiga saf panjang melingkar.


Di sisi lain aula, terlihat sebuah podium tinggi nan megah. Terdapat tiga kursi besar yang merupakan tempat untuk tamu terhormat. Namun belum ada orang yang mendudukinya.


Sementara di samping sebelah kanan podium itu, tempat seorang MC berada.


"Baiklah, Semuanya... Ini adalah acara yang kita tunggu-tunggu selama puluhan ribu tahun lamanya. Acara bergengsi yang akan di ikuti oleh berbagai macam pewaris di seluruh alam semesta. Tak terbatas yang mengikutinya. Namun sebelum acara ini di mulai, kami mempersilahkan tamu terhormat kita untuk menduduki tempat yang telah di sediakan."


Seorang wanita cantik berbicara dengan begitu lantang, Namun terdengar sangat halus di telinga mereka yang mendengarnya. Dari gaya bicaranya saja, telah memberi keterangan pada mereka semua yang ada di sana, akan kekuatan wanita itu yang begitu tinggi.


"Kursi pertama, kami memiliki seseorang dari Kekaisaran Langit!" ucap Wanita itu.


Tepat setelah menyelesaikan kalimatnya, seorang dengan aura emas yang terpancar dari tubuhnya terbang dengan sangat cepat. hanya sedikit sekali yang bisa menangkap pergerakannya.


Berhenti pada kursi yang berada di samping kanan. Saat itulah semuanya dapat melihat wajahnya. Kharisma kuat yang terpancar, begitu membuat semuanya terdiam. Bukan karena apa, melainkan kagum dengan orang itu.


"Sebelumnya, perkenalkan aku adalah Jenderal Kaisar Langit. Sebagai perwakilan Kekaisaran Langit. Yang Mulai tidak dapat hadir sebab memiliki banyak urusan bersamanya," Perkataannya tampak sangat sopan, namun begitu tegas.


Tak ada yang berani mengangkat suara. Membuat suasana kian menghening.


"Baik lah, terima kasih atas partisipasinya, kami begitu menghargai ini!" Wanita tadi kembali membuka suaranya. Memecah suasana hening beberapa saat itu.


"Untuk tamu terhormat kedua, kami memiliki Kekaisaran Kegelapan sebagai tamu selanjutnya!"


Seorang Wanita datang dengan mengendarai awan gelap. Aura yang terpancar dari tubuhnya begitu mendominasi, hingga membuat sebagian besar dari mereka yang hadir di sana kesulitan untuk bernapas.


"Aku di sini mewakili Kekaisaran Kegelapan. Yang Mulia Ratu tidak dapat menghadiri acara ini, sebab ada urusan yang lebih penting harus dia urus," ucapnya tanpa ekspresi.


"Cih, dia kelompok ini. Bertindak semena-mena seolah-olah mereka memiliki kuasa besar!" batin wanita yang menjadi MC dalam Turnamen Antar Pewaris ini. Meski demikian, dia tetap harus memberi mereka muka. Memasang wajah manis, lalu mulai mengeluarkan suara untuknya.

__ADS_1


Setelah Wanita perwakilan dari Kekaisaran Kegelapan menduduki kursi di yang paling ujung bagian kiri, kini tersisa satu buah kursi lagi.


Belum ada suara dari MC, membuat para penonton maupun peserta penasaran dengan tamu terhormat yang terakhir.


Bisik-bisik di bangku penonton terdengar begitu berisik.


"Baik, untuk tamu terhormat yang terakhir, kami memiliki Penguasa Alam Bawah. Tidak perlu lagi aku menjelaskan akan siapa dia .. aku rasa kalian semua telah mengetahuinya."


Mendengar itu, sontak saja kericuhan kembali terjadi. Bahkan kali ini lebih beribut di banding sebelumnya.


Bagaimana tidak, ini adalah kali pertama Turnamen Antar Pewaris ini memiliki tamu terhormat Penguasa Alam Bawah. Beberapa kali turnamen ini di selenggarakan, yang menjadi tamu terhormat hanyalah dua kekaisaran saja. Tapi kali ini lebih dari dua kelompok itu, dan bahkan tamu yang terakhir ini merupakan seorang tidak terduga sama sekali.


Kericuhan itu segera terhenti tatkala merasakan aura merah darah datang menyebar oleh udara, memenuhi seisi aula.


Dari kursi tamu terhormat yang masih kosong, mendadak muncul asap hitam yang begitu pekat berkumpul lalu membentuk sosok manusia dengan wajah menyeramkan.


Tatapan mata yang garang, dengan taring yang menonjol di kedua sudut bibirnya. Dua buah tanduk melengkung terlihat di kedua sisi keningnya.


Dia menyunggingkan senyum miring. Sejenak lingkaran aura merah yang mengandung tekanan besar merembes dari tubuhnya, dan menyebar dalam waktu cepat, menyapa semua orang yang ada di aula pertandingan.


Beberapa di antaranya bahkan langsung ingin berlari meninggalkan aula kala merasakan aura dari tamu terhormat ketiga. Rasa antusias yang sebelumnya mereka perlihatkan, kini tak ada lagi. Justru sebaliknya mereka merasakan suatu ancaman yang besar kala melihat kehadiran tamu ketiga itu.


Begitupun juga dengan dua orang perwakilan dari dua kekaisaran berbeda. Mereka juga merasakan rasa terancam dengan kehadiran sosok ini.


"Kamu? Bagaimana bisa ada di sini?"


"Tentu saja aku harus ada di turnamen besar ini. Dan bagaimana kalian bisa melewatkan kelompok kami dalam menggelarnya?" ucap tamu ketiga ini. Dia adalah Mu Hei. Merupakan Pemimpin dari ras Iblis. Mu Hei memandangi kedua orang di sampingnya dengan seringai sinis. Baik perwakilan dari Kekaisaran Kegelapan, maupun Kekaisaran Langit sama-sama tidak bisa berkata-kata dengan Pemimpin Ras Iblis tersebut. Keduanya juga sama-sama merasakan hal yang sama, yaitu rasa Khawatir sekaligus takut.


"Ehem, tidak perlu menunda waktu ..., karena tiga tamu terhormat kita sudah ada di tempat, maka langsung saja kita mulai pertandingannya."


"Di sini kami menemukan dua ratus orang pewaris yang berpartisipasi dalam acara ini. Mereka adalah dua ratus calon Dewa Dewi terkuat di seluruh alam Semesta. Selain mendapat predikat sebagai Dewa Dewi Terkuat, mereka yang berhasil lolos masuk 5 besar, maka akan mendapat hadiah besar!" ucap Wanita tersebut.


Zhang Ziyi serta rekan-rekannya yang duduk di sisi kanan penonton mendengar apa yang di ucapkan oleh wanita tadi. Ada rasa kagum bagi mereka, sebelumnya mereka mengetahui bahwa yang mendaftar untuk turnamen ini bukan hanya dua ratus orang, melainkan ribuan orang. Akan tetapi yang lolos kualifikasi hanya dua ratus orang saja.


"Aku yakin hadiah yang mereka berikan tidak akan sedikit!" ucap Zhang Lan.


"Ya, mengingat bagaimana besarnya turnamen ini, juga yang mengikutinya hampir seluruh orang di Seluruh Alam Semesta ini." Zhang Meng membalas perkataan Zhang Lan

__ADS_1


Zhang Ziyi sendiri hanya mendengar perkataan kedua rekannya itu dalam diam. Dia sendiri saat ini tengah diam-diam juga memikirkan bagaimana hadiah yang akan dia dapatkan ketika memasuki lima besar nanti. Meskipun hadiahnya belum di jelaskan, namun dia yakin itu bukankah hal yang kecil.


"Sepertinya aku harus lebih hati-hati. Di sana ada Jenderal Kaisar Langit sebagai tamu terhormat. Dan kalau aku tidak salah dia juga merupakan orang yang dahulu berniat untuk membunuhku!" gumam Zhang Ziyi dalam hati.


"Untuk mereka yang berhasil lolos lima besar, akan langsung otomatis mendapat pengakuan dari lima Siluman Roh Surgawi tingkat tinggi... Aku rasa kalian pasti pernah mendengarnya bukan... Dimana Roh Siluman Surgawi yang akan kalian dapatkan nanti memiliki tingkatan Tiga Kali lipat lebih tinggi dari Roh Surgawi yang beberapa hari lalu sempat muncul di Lembah Bulan Malam!"


Rasa antusias kembali terdengar. Banyak sekali orang yang berbisik-bisik membicarakan tentang hadiah ini. Hadiah itu sendiri merupakan hadiah umum bagi mereka yang lolos lima besar, belum lagi bagi mereka yang mendapat peringkat pertama.


Zhang Ziyi mendengarkan itu semakin bersemangat.


"Ini akan memudahkan aku untuk mengalahkan Kekaisaran Langit nanti. Ya, aku harus berusaha, minimal berada di tiga teratas!" tekadnya.


***


Pertandingan pertama kemudian di mulai. Sebelumnya masing-masing peserta di berikan sebuah plakat yang berisikan nomor mereka. Dari nomor satu sampai seratus. Mereka yang memiliki nomor yang sama maka akan bertanding saat itu juga.


"Baiklah, nomor dua tujuh belas, silahkan memasuki arena!" ucap wanita MC.


Zhang Ziyi memperhatikan plakat di tangannya.


"Itu aku!"


"Wiih, kak Ziyi akan tampil pertama. Aku yakin kak Ziyi akan berhasil!" ucap Zhang Lan.


"Semoga saja!" ucap Zhang Ziyi dengan memasang senyum kecil.


"Aku tidak pernah meragukan kak Ziyi!"


"Umm,"


Zhang Ziyi kemudian melompat ke tengah-tengah arena. Lawannya sendiri kini telah bersiap menunggunya di sana.


Whush!


Zhang Ziyi mendarat di atas tanah. Melihat banyak tatapan mata tertuju padanya. Namun dia tidak peduli karena itu memang wajar, mengingat dia adalah peserta dalam turnamen ini.


Lalu Zhang Ziyi memperhatikan lawannya yang memiliki tampilan begitu rapi dengan senyum kecil juga lawannya perlihatkan padanya.

__ADS_1


__ADS_2