
Perhatian Zhang Ziyi terpaku pada seorang gadis, bersama dengan orang-orang beraura hitam pekat itu. Gadis cantik yang sempat bertemu dengannya beberapa saat yang lalu.
Kelompok yang barusan datang itu sekilas telah berada di hadapan semua orang. Dua aura berbenturan. Emas dan gelap. Aura yang saling mendominasi itu, berhasil menciptakan angin sangat kencang. Disertai dengan tekanan, yang membuat semua kelompok lain yang ada di sana sulit untuk bernapas.
Komandan tidak jadi untuk melakukan aksinya, untuk mengambil pengakuan dari Roh Siluman Surgawi. Dia menoleh ke bawah, dimana kelompok beraura hitam pekat tersebut berada.
"Hahaha... Aku tidak berharap kalian akan tertarik dengan Roh Siluman Surgawi ini!" ucap Komandan pasukan Kaisar Langit. Di menatap lelaki yang memimpin pasukan tersebut dengan tatapan sinis.
"Bagaimana kami tidak tertarik, sementara Kaisar Langit sendiri begitu menginginkan Roh Siluman Surgawi ini!" Pria berpakaian hitam yang merupakan pemimpin dari pasukan tersebut membalas perkataan Komandan Kaisar Langit.
"Hahaha,, sayangnya Roh Siluman Surgawi ini tidak akan mungkin mengakui kalian, sebab kalian adalah makhluk pendosa. Lihatlah aura yang terpancar dari tubuh kalian itu, begitu gelap, dan menakutkan!" cibir Komandan Kaisar Langit.
"Cih... Aura yang terpancar tidak menjamin seberapa berdosa dirinya." Komandan membalas dengan memberikan pernyataan yang mengandung sindiran balas.
Saat itu, baik Komandan maupun pria berpakaian hitam itu sama-sama melepaskan aura masing-masing. Tekanan pada udara kian bertambah. Para tetua atau pemimpin dari masing-masing kelompok menyadari kalau kedua orang ini bukan lagi level mereka. Ikut campur, hanya menambah masalah. Sehingga mereka tidak ada jalan lain selain dengan menonton.
Namun, ada juga beberapa orang yang mulai memikirkan hal jahat. Dimana berharap pertarungan kedua kelompok itu akan terjadi, sehingga dia akan memanfaatkan momen tersebut untuk mencuri Mendapatkan pengakuan dari Roh Siluman Surgawi.
Di alam atas ini, tidak ada yang memiliki kekuatan serta pengaruh besar selain dari pada dua kelompok ini. Kekaisaran Langit dan Kekaisaran Kegelapan. Tidak ada satupun kelompok kecil, seperti sekte Kipas Terbang atau Sekte Pedang Langit berani mencari masalah dengan dua kelompok ini. Bahkan Klan cahaya yang notabenenya nomor 2 klan terkuat di Alam Atas ini sendiri masih tidak ada apa-apanya dibanding dengan kedua kelompok ini.
Kekaisaran Langit dan Kekaisaran Kegelapan merupakan rival. Masing-masing dari kedua pemimpin dari Kekaisaran ini memiliki ambisi besar, yaitu menjadikan Kekaisarannya sebagai yang terkuat, dan menjatuhkan saingan mereka. Tapi hal itu tidak pernah terjadi, sebab dua kekaisaran memiliki kekuatan yang setara.
Dua Orang yang saling melepaskan aura tersebut, kini mulai menarik kembali aura mereka. Setelahnya, melepaskan kekuatan yang sangat besar dari tubuhnya.
Pria berpakaian hitam kini dikelilingi oleh energi hitam pekat. Berbeda dengan komandan Kaisar langit yang kini tubuhnya telah dikelilingi oleh energi emas
Whush!
Whush!
__ADS_1
Mendadak menghilang kedua orang tersebut. Dalam sepersekian detik muncul kembali, dengan sama-sama melepaskan tapak.
Baamm!
Guncangan hebat terjadi. Tapak tersebut mengandung kekuatan yang tidak sedikit. Kedua orang menarik kembali tapak mereka. Setelahnya mulai beradu tangan kosong dengan kecepatan yang terlampau ekstrem, sampai-sampai kelompok-kelompok lain yang ada menonton pertarungan kedua orang itu nyaris tidak bisa mengikuti pergerakan mereka.
Zhang Ziyi bergeming, Roh Siluman Surgawi mulai menunjukan suatu reaksi. Para tetua dan pemimpin dalam masing-masing kelompok tersebut membuka mulutnya lebar-lebar saat melihat akan hal itu. Masing-masing dari mereka mempersiapkan diri. Baru setelahnya melepaskan auranya.
"Tch, jangan pikir kalian akan memperoleh pengakuan dari Roh Siluman Surgawi itu!" Ujar Komandan Kaisar Langit di tengah pertarungannya, pada Para Tetua serta pemimpin kelompok lain.
"Jangan alihkan perhatianmu, Pria Tua! Kau bisa saja mati dalam pertarungan ini!"
"Cih–!"
Komandan tidak bisa mengelak perkataan Pria berpakaian hitam saat serangan energi hitam masuk ke arahnya. Dia menepis serangan tersebut.
Melihat Komandan di sibukkan oleh Pria Tua dari Kekaisaran Kegelapan, para tetua dari kelompok lain pun memanfaatkan momen itu. Segera mereka mengambil tindakan, terbang beramai-ramai ke arah Roh Siluman Surgawi.
"Siapa, Dia? Mengapa dia memiliki aura emas yang begitu pekat ini?"
"Aku baru pertama kali melihatnya! Mungkinkah dia orang baru!?"
"Tapi kalaupun dia orang baru, pastinya dia akan tetap terkenal, dengan kekuatannya saat ini!"
Mereka, para Tetua mulai bertanya-tanya. Tidak hanya mereka, melainkan juga dua kelompok berpengaruh besar itu juga memusatkan perhatiannya pada pemilik aura tadi.
"Tunggu, apakah kalian masih ingat saat di dunia dimana kita memperebutkan pil Suci Agung?" Salah seorang dari salah satu kelompok tiba-tiba saja berucap. Mengingatkan mereka yang dahulu sempat ke dunia Gou Liang akan aura yang sekilas mereka rasakan itu.
"Ya, benar! Aku pun merasakan hal yang sama. Aura Emas yang dahulu kita rasakan saat di dunia tersebut sama dengan aura emas yang dipancarkan oleh sosok bertopeng itu!" Yang lainnya juga ikut menambahkan.
__ADS_1
"Tidak salah lagi. Orang ini pasti yang telah merebut Pil Suci Surgawi itu!"
Mereka telah sibuk mendiskusikan hal tersebut, sampai-sampai orang yang mereka diskusikan kini telah berada di hadapan mereka.
Dua pedang yang memancarkan energi tidak biasa, di sertai dengan aura yang luar biasa, membuatnya cukup disegani.
"Kau cukup berani, menampakkan dirimu di hadapan kami! Nyawa murid-murid klan yang dahulu kau bunuh belum terbayarkan, dan sekaranglah saatnya!" Tiga orang Pria Tua datang ke depan. Mereka dari klan Cahaya, di belakang mereka saat ini berdiri serta seorang pria sepuh lain yang memiliki kekuatan lebih tinggi dari tiga pria tua tersebut.
"Ya, benar! Dia belum membayar nyawa murid kita yang mati olehnya waktu itu!"
Satu per satu mereka mulai menuntut. Zhang Ziyi menanggapi hal tersebut dengan santai. Dia sudah menebak ini akan terjadi.
Seorang Pria sepuh dari klan Cahaya yang memiliki kekuatan ranah Dewa Abadi tahap 5 maju. Dia langsung menyerang Zhang Ziyi dengan serangan energi berupa cahaya.
Tombak cahaya muncul dan langsung melesat ke arah Zhang Ziyi. Kecepatan yang melebihi kecepatan kilat itu. Tombak cahaya nyaris menghantam leher Zhang Ziyi. Tapi belum juga mengenai tubuh Zhang Ziyi, tombak cahaya telah lebih dulu meledak.
"Apa-apaan ini!?" Banyak tatapan tak percaya melihat hal tersebut.
"Dia menggunakan armor dewa Perang! Tidak, tapi kenapa bisa sekuat ini!" Salah satu dari pemimpin kelompok menyadari keanehan yang terjadi pada tubuh Zhang Ziyi
Sebelumnya, armor Dewa Perang memang tidak lebih kuat sekarang. Sebab Zhang Ziyi baru mendapatkan pengakuan dari Armor Dewa Perang saat dirinya mengonsumsi Mutiara Darah Semesta.
Zhang Ziyi tidak merespon. Dia melayangkan Pedang Naga Langit dan Pedang Pembalik Langit di udara membentuk tanda silang. Seketika dua energi bulan sabit yang membentuk tanda silang oula muncul dan melesat ke arah pria sepuh dari klan Cahaya.
"Perisai Cahaya!" Pria sepuh langsung menciptakan Tameng, untuk menahan serangan tersebut.
Swoosshh!
Perisai Cahaya di bentur keras oleh Energi Silang. Pria sepuh itu sendiri Samali dibuat termundur sejauh dua langkah. Beruntung dia masih bisa menahan serangan tadi. Dari sini, dia bisa menebak kalau Zhang Ziyi ini memiliki kultivasi di atasnya. Setidaknya satu tahapan. Tentu saja ini bukan berita buruk baginya, sebab perbedaan satu tahapan bukanlah perkara yang dekat.
__ADS_1
"Apa yang kalian tunggu. Bantu aku menyerang dia. Apakah kalian mau roh Siluman Surgawi jatuh di tangannya!" Pria Sepuh geram.
Tersadar, beberapa pemimpin dari masing-masing kelompok pun maju dan kemudian bersama-sama menyerang Zhang Ziyi.