Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 117 ~ Wanita Siluman


__ADS_3

Kedua lelaki tampak telah tergoda oleh wanita itu. Pandangan yang tak lepas dari tubuh wanita tersebut. Sesekali juga akan menjilati bibir mereka.


Di sisi lain, Wanita itu melakukan suatu gerakan tubuh yang membuatnya terlihat semakin menggoda. Namun di mata Zhang Ziyi, bukannya menggoda, dia justru merasa jijik. Seorang wanita ahli racun, siapa yang akan mau dengannya?


Zhang Ziyi menahan diri untuk tidak mengambil tindakan. Dia ingin melihat lebih jauh apa yang di lakukan wanita ini. Dengan bersikap layaknya dia juga telah terhipnotis olehnya.


Kedipan mata untuk kedua kalinya wanita itu lakukan. Setelahnya berjalan meninggalkan mereka, dengan langkah kaki anggunnya.


Kedua lelaki mulai mengikuti langkah wanita itu. Dengan mulut terbuka lebar, membuat air liur mereka berjatuhan, membentuk benang lendir yang terputus. Siapa yang akan sadar dengan itu jika dirimu terhipnotis?


Zhang Ziyi sendiri juga mengikuti kedua Lelaki itu dari belakang. Tentu dia berjalan tidak berjauhan dengan mereka. Sebab tidak ingin menimbulkan kecurigaan pada wanita yang bejalan di depan mereka.


Semakin berjalan, sampailah mereka di sebuah tempat sepi yang jauh dari perumahan desa. Suasana gelap itu tiba-tiba terang kala munculnya deretan kunang-kunang dengan membawa cahaya emasnya.


Ribuan kunang-kunang dalam sekejap menerangi tempat itu. Zhang Ziyi memandangi sekitar sesaat. Sebelum kembali mengalihkan perhatiannya kepada wanita ini.


Dua detik berlalu, setelah kemunculan para kunang-kunang, kini wanita itu mulai kembali melakukan aksinya. Dia mendekati kedua orang lelaki. Menyentuh mereka dengan dengan menggoda, lalu beralih ke arah Zhang Ziyi. Pandangan kedua lelaki tidak terlepas dari wanita ini, mereka tampak seperti ingin menyentuh wanita, namun tak bergerak mereka dari tempatnya.


Di sisi lain, di balik jubah hitamnya, Zhang Ziyi tak berniat bergerak sama sekali. Meski kini wanita itu mulai melakukan permainan nakal terhadap tubuhnya. Selama Wanita itu tak menyentuh bagian intimnya, maka Zhang Ziyi juga tidak akan bertindak.


Wanita itu merasa aneh dengan respons yang di keluarkan Zhang Ziyi. Baru kali ini dia menemukan korban seperti Zhang Ziyi ini. Di tambah, lelaki itu yang menggunakan jubah penutup wajahnya. Membuat Wanita itu harus menanamkan sikap waspada.


Namun tetap ia menggoda Zhang Ziyi. Karena dia berpikir, meski Zhang Ziyi ini seorang kultivator, namun dia yakin pria itu telah terhipnotis. Terbukti dari tadi Zhang Ziyi mengikutinya tanpa melakukan serangan pun.


Beberapa saat, wanita itu berjalan kembali ke arah dua lelaki itu. Melepaskan pakaian mereka berdua.


Zhang Ziyi yang melihat itu sempat terkejut. Namun sejurus kemudian dia langsung mengendalikan diri.


Selesai dengan menelanjangi kedua lelaki itu. Si wanita kembali mengarah pada Zhang Ziyi. Hendak melakukan hal yang sama, yaitu menelanjangi Zhang Ziyi.


Saat menyentuh jubah Zhang Ziyi, lelaki itu langsung bereaksi. Tangan wanita yang menyentuh jubah Zhang Ziyi itu mendadak terpantul dengan sendirinya. Rupa-rupanya Armor Dewa Perang telah menunjukkan sedikit kemampuannya di saat-saat seperti ini.

__ADS_1


"Sialan, kau menipuku!"


Wanita itu lantas mengumpati Zhang Ziyi, sembari bergerak sedikit menjauh pada lelaki itu. Mengambil sikap waspada. Tangan kiri memegangi lengan kanannya yang terasa kebas.


"Aku penasaran, mengapa siluman suci sepertimu bisa ada di tempat terpencil ini. Juga kau sepetinya hendak melakukan hubungan badan dengan manusia!"


"Bukan urusanmu!"


Wanita itu lantas menyerang Zhang Ziyi. Jari yang membentuk cakar ia arahkan ke depan, berniat mencakar tubuh Zhang Ziyi. Namun bukannya seorang kultivator kalau tidak bisa menghindar serangan itu.


Zhang Ziyi memiringkan tubuhnya, sehingga tangan itu hanya mengenai udara kosong.


Tak berhenti sampai di situ, si wanita melakukan hal yang sama dengan menggunakan tangan satunya.


Gerakan wanita itu semakin gesit seiring dengan berjalannya waktu. Tempo serangan liar, membuat Zhang Ziyi yang awalnya hanya menghindar, kini mulai menepis dan menyerang balas.


"Boleh Juga!" ucap wanita itu. Kini mereka berdua sama-sama termundur setelah keduanya sama-sama melepaskan serangan ke arah lawan.


"Kau–!"


Wanita itu merasa tersinggung dengan sindiran Zhang Ziyi. Bagaimana tidak? kekuatan siluman suci bukanlah sesuatu yang bisa di remehkan. Sementara Zhang Ziyi menanggapi pencapaian kekuatannya dengan mengatakan hal demikian. Seolah-olah Zhang Ziyi ini memiliki kekuatan lebih tinggi di atasnya sehingga dia meremehkan kekuatan wanita itu.


Memasang senyum sesaat, Zhang Ziyi lantas bertanya.


"Aku heran, akan apa yang membuatmu begitu tertarik bersetubuh dengan manusia? Mungkinkah ada kaitannya dengan peningkatan kultivasi-mu, ataukah karena hendak mempertahankan wujud manusia mu itu!" Zhang Ziyi mengangkat sebelah alisnya.


"Sudah ku bilang, bukan urusanmu!" jawab cepat wanita jelmaan siluman.


Meski tampak ketus dalam menjawab, namun Zhang Ziyi bisa melihat tersirat sesaat kepanikan dengan pertanyaan Zhang Ziyi tadi.


Kembali dia menyerang Zhang Ziyi. Kali ini gerakannya bertambah dua kali lipat. Berharap Zhang Ziyi tidak mampu mengikuti pergerakannya. Namun sialnya, wanita siluman itu tak mengetahui bahwa masalah kecepatan, Zhang Ziyi ahlinya.

__ADS_1


Beberapa saat beradu ilmu dengan jarak dekat, wanita jelmaan siluman mulai kembali menampakkan raut wajah khawatir kala mengetahui bahwa Zhang Ziyi ini juga memiliki kecepatan tinggi. Bahkan bisa jadi lebih tinggi dari dirinya.


Kesal, dia lantas semakin gesit dalam melancarkan setiap serangannya. Sayangnya, sekuat apapun dia berusaha, namun tetap Zhang Ziyi bisa mengimbanginya.


Satu tinju pelan dari Zhang Ziyi, menerbangkan wanita itu hingga menabrak pohon besar.


"Uhuk!"


Seteguk darah segar berhasil lolos dari mulutnya.


"Manusia ini bukanlah manusia sembarangan!"


Wanita siluman tampaknya telah menunjukan rasa-rasa khawatir dengan Zhang Ziyi ini.


Dia sendiri sebenarnya heran dengan kedatangan Zhang Ziyi. Bukan apa-apa. Dia yang sudah lama hidup berbaur bersama manusia, sedikit tahu tentang kehidupan manusia ini. Dimana, untuk seukuran desa kecil seperti desa tempat mereka saat ini berada, tidak akan mampu untuk menyewa seorang kultivator kuat untuk melawannya. Sementara sebelum-sebelumnya, kultivator yang di sewa selalunya mati dengan energi kehidupan telah wanita jelmaan Siluman hisap.


Energi kehidupan dari manusia itu sendiri akan dia gunakan untuk meningkatkan kultivasinya, selain itu juga memperpanjang durasi wujud manusianya, juga berperan dalam hal mengawetkan tubuhnya, untuk tetap muda.


Sebenarnya wujud manusia, bisa siluman capai saat telah menerobos ke tingkat Siluman Dewa. Di sinilah keistimewaan dari siluman rubah ini. Yaitu memiliki wujud manusia lebih awal sebelum mencapai tingkat tersebut dengan menyerap energi kehidupan mereka.


Memilih untuk tak mengambil pusing, wanita siluman itu berniat kembali ke wujud aslinya, yaitu siluman rubah.


Tulang yang mendadak memanjang, bersamaan dengan itu, tubuhnya pun perlahan membesar, hingga membentuk sosok siluman rubah berekor 4. Di tengah dahi siluman itu sendiri terdapat simbol bintang yang menandakan bahwa siluman rubah ini merupakan siluman Suci.


"Kyaaa!!!"


Rubah berekor empat berteriak keras. Bersamaan dengan itu, angin kencang tercipta disertai dengan gelombang suara.


Megambil sikap waspada, Zhang Ziyi menyiapkan pedang Naga Langit dan berniat melawan siluman rubah yang besarnya menyamai sebuah bukit itu.


Saat hendak terbang dan menyerang siluman rubah berekor empat itu, Zhang Ziyi mendadak menghentikan niatnya kala perhatiannya teralihkan oleh sesuatu.

__ADS_1


"Eh, ada apa ini?"


__ADS_2