
Pertandingan pada partai final tiba-tiba saja di pending esok hari.
Zhang Ziyi bisa memanfaatkan ini untuk kembali meningkatkan kekuatannya.
Kembali ke penginapan. Dia memasuki kamarnya. Mengunci rapat, lalu mulai membuat portal yang menghubungkan dengan dunia jiwa.
Whush!
Zhang Ziyi memasuki portal dan menghilang
Kejadian sebelumnya kembali terulang, Beberapa orang saat ini tengah mengintai kamar Zhang Ziyi. Namun jika dahulu merupakan anggota dari Sekte Kipas Terbang, namun sekarang dapat lebih besar daripada kelompok tersebut.
Pakaian yang dikenakan oleh orang-orang pengintai ini senada. Jumlah mereka sendiri lebih dari sepuluh orang. Mereka adalah orang-orang dari Kekaisaran Langit.
Ya, akhir-akhir ini memang Kekaisaran Langit sering mencari info terkait dengan identitas Zhang Ziyi. Bahkan tujuan dari pengintaian ini sendiri adalah untuk menangkap Zhang Ziyi.
***
Jika Sebelumnya dia mengatur waktu satu bulan di alam jiwa sama dengan satu menit di dunia luar, maka kali ini Zhang Ziyi menambah durasi waktu tersebut.
Dia menetapkan dua bulan di alam jiwa sama dengan satu menit di dunia luar.
Setelahnya, Zhang Ziyi memulai pelatihannya.
"Besok aku akan melawan Hei'er. Namun bukan itu pantangannya. Melainkan sesuatu yang besar akan terjadi besok. Dan itu membutuhkan kekuatan besar untuk menghentikannya pula atau sekedar menghindarinya."
Zhang Ziyi tampak berpikir.
"Aku tidak perlu melibatkan para bawahanku untuk ini. Aku akan menyimpan kekuatan mereka, hingga mampu menyaingi Kekaisaran Langit, baru bisa kugunakan mereka. Aku tidak mau ada korban jiwa yang terjadi sebelum perang sesungguhnya dimulai."
Zhang Ziyi mengeluarkan pil tingkat Legendaris dari cincin ruangnya lalu menelannya.
Zhang Ziyi berkultivasi untuk meningkatkan kultivasinya. Sembari itu, dia juga menciptakan keterampilan-keterampilan yang nantinya akan dia gunakan saat hari final Turnamen Antar Pewaris tiba.
-
Mengonsumsi tanaman herbal berusia ratusan juta tahun, beberapa unsur elemen yang dikuasainya telah mengalami peningkatan. Termasuk dengan elemen cahaya dan elemen kegelapan.
Zhang Ziyi berdiri dengan di kelilingi oleh orang-orang bayangan yang dia ciptakan. Berjumlah ratusan orang, dia berniat menggunakan orang-orang tersebut sebagai sarana latihan. Sekaligus persiapan jika saja banyak orang mengelilingi dan mengeroyokan dirinya nanti.
Sebulan telah berlalu di alam jiwa, Dirinya telah banyak mengalami peningkatan antara keterampilan, kecepatan, ketepatan dan lainnya.
Tapi dari segi kultivasi, Zhang Ziyi belum berhasil menembus ranah selanjutnya.
"Lebih baik aku memfokuskan peningkatan kultivasi–ku!" gumam Zhang Ziyi di suatu ketika.
Kemudian dia mengonsumsi dua buah pil tingkat Legendaris. Menyerap Khasiatnya, juga dia menggunakan kristal roh berwarna emas serta tanaman herbal penambah lingkaran Qi untuk membantu menunjang peningkatan kultivasinya.
***
Beberapa orang saat ini telah berada di luar kamar Zhang Ziyi.
Dua orang mendobrak pintu kamar Zhang Ziyi, sementara yang lainnya ada mengintai di luar penginap.
"Periksa, apakah ada orang?" salah dari dua orang itu bertanya pada rekannya.
"Hmm, dia tidak ada di sini!" jawab salah satunya.
"Benarkah? Mari periksa baik-baik."
Mereka memeriksa setiap sudut kamar Zhang Ziyi. Bahkan di bawah kursi serta laci meja pun tidak luput dari pemeriksaan mereka.
"Bagaimana? Apakah kamu mendapatkannya?"
"Hmm, dia tidak ada di sini."
"Mari kembali dan laporkan hal ini!"
Setelahnya mereka menghilang begitu saja.
***
__ADS_1
Baamm!
Lonjakan energi yang begitu besar itu menghasilkan sebuah bunyi ledakan terendam. Energi dalam tubuh Zhang Ziyi menyebar luas beberapa saat, lalu kemudian berkumpul kembali ke dalam tubuhnya.
Zhang Ziyi membuka kedua matanya yang semula terpejam.
Sejenak, dia menghela napas. Dia merasakan kekuatannya telah meningkat begitu besar. Tubuhnya di rasa sangat ringan bahkan lebih ringan daripada kapas.
Puncak dari Ranah Suci Alam Surgawi telah dia capai dalam waktu beberapa bulan di alam jiwa. Butuh pengorbanan dalam mencapainya.
Pil tingkat Legendaris telah berkurang setengah dari jumlah aslinya. Maka dari itu, sebelum dia meninggalkan alam jiwa, Zhang Ziyi berniat meramu pil terlebih dahulu.
Tanaman herbal telah banyak yang mengalami transformasi ke jutaan tahun. Meski pun sering dia pakai, namun beberapa tunas telah menumbuhkan tanaman herbal yang baru, sehingga dia tidak perlu khawatir akan persediaan tanaman herbal.
Dua hari meramu pil tingkat Suci Surgawi, tingkat Suci Agung dan Legendaris akhirnya Zhang Ziyi mengentikan aktivitasnya. Dia berniat kembali ke dunia luar.
-
Whush!
Pusaran energi hitam tercipta di salah satu ruang kamar. Setelahnya memunculkan Zhang Ziyi yang keluar dari portal dimensi tersebut.
Pemandangan pertama, dia melihat kamarnya yang berantakan.
"Hmm, sepertinya sempat terjadi sesuatu di sini tadi," gumam Zhang Ziyi.
Dia tidak mempermasalahkannya. Kembali menata ulang kamarnya dengan menggunakan elemen waktu.
Selsai dengan itu, Zhang Ziyi berniat mencari makanan di luar. Entah sudah berapa bulan dirinya tidak makan. Apalagi saat di alam jiwa, dirinya hanya fokus dengan kultivasi dan pelatihan sampai melupakan kepentingan perut.
Tidak merasa lapar, tapi tetap Zhang Ziyi mencari makanan.
Dia keluar penginapan. Berjalan di jalanan umum menuju salah satu restauran yang terkenal mewah.
Selesai dengan makan, Zhang Ziyi kemudian berjalan menuju arena pertandingan. Sebab pertandingan akan dimulai sebentar lagi.
***
Jika hari semi final, aula pertandingan begitu ramai akan orang-orang baru, maka kali ini berbanding terbalik dengan hari kemarin. Dimana saat ini bangku penonton tidak begitu ramai.
Diantara puluhan ribu kursi yang tersedia, yang terisi hanya ribuan saja. Tentu saja ini merupakan hal yang aneh. Di mana pada setiap pertandingan final, pastinya penonton akan lebih banyak dari pada pertandingan babak penyisihan ataupun babak semi final.
Tentu saj hal ini, membuat Zhang Ziyi semakin waspada. Dia menebak ini adalah Sebuah taktik dimana akan muncul pada bagian akhir dari pertandingan ini.
Hei An dan Zhang Ziyi telah memulai pertandingan, setelah MC mempersilahkan mereka berdua.
Whush!
Libasan pedang Zhang Ziyi arahkan keras pada tubuh Hei An.
Menghindar, lalu membalas dengan tebasan pula.
Baik Zhang Ziyi maupun Hei An melancarkan serangan energi.
Baamm!
Ledakan sangat besar tercipta dari dua serangan tadi.
Meski sempat membuat guncangan pada aula, namun tak membuat keduanya berhenti bergerak, berpindah tempat dan saling menyerang.
Pertarungan itu terbilang dahsyat. Kecepatan gerak keduanya begitu ektrem. Setiap mereka berpindah tempat, maka kerusakan akan segera terjadi karenanya. Entah itu pada lantai arena, menghilangnya udara, bahkan sampai membuat hukum ruang tidak berlaku.
Zhang Ziyi menebas keras ke arah depan atas, dimana Hei An yang saat itu tengah melayang.
Hei An menghindar tebasan tersebut.
Srrkkk!
Begitu keras nan tajam. Saking kuatnya, sampai merobek hukum ruang.
Langit terbelah sedikit sesaat, sebelum kembali menyatu.
__ADS_1
Meski fenomena itu terjadi namun kedua orang itu tetap melanjutkan pertarungan.
MC menyaksikan pertarungan kedua orang itu, lalu menoleh ke satu arah. Dari arah yang di toleh–nya, seorang pria paruh baya yang mengerti akan tatapan dari MC pun mengangguk.
Lalu pria paruh baya itu segera beranjak dari tempatnya. Juga di ikuti oleh tiga orang pria paruh baya.
Mereka tersebar di empat sudut berbeda. Lalu mulai melakukan suatu segel tangan.
Whush!
Cahaya emas, tercipta memanjang ke atas. Melebar hingga membentuk sebuah dinding transparan. Dinding itu menyatu, lalu mengurung Zhang Ziyi dan Hei An.
Dua orang yang berada di dalam kurungan dinding transparan, yang saling menyerang itu semakin menjadi-jadi.
Melihat panggung arena telah di lindungi oleh dinding transparan, maka keduanya semakin leluasa dalam melepaskan kekuatan, tanpa memikirkan akan dampak yang kan terjadi.
Whush!
Baamm!
Sayangnya, hanya butuh dua kali hantaman kekuatan saja, sampai membuat dinding transparan tersebut hancur.
MC yang melihat itu memasang wajah buruk.
"Dua orang ini!"
Kali ini dia meminta pria-pria paruh baya itu untuk melapis array yang mereka buat hingga beberapa lapis.
-
Pusaran energi gelap membentuk Tornado besar. Di selingi oleh kilatan petir dalam tornado tersebut. Tornado itu mengarah pada Zhang Ziyi..
Sejenak, terbentuk energi cembung berwarna emas. Langsung melesat dengan kecepatan tinggi dan mengarah pada tornado gelap tersebut.
Swoosshh!
Kedua energi saling berbenturan untuk beberapa saat.
Duarrrtt!
Ledakan besar tercipta.
Dengan itu, imbas yang tercipta langsung membuat array yang mengurung mereka itu hancur seketika. Meski telah di buat hingga tujuh lapisan, namun tetap saja hancur.
Hal itu sendiri yang membuat MC wanita memijit keningnya.
Terpaksa beberapa orang kembali turun tangan untuk menciptakan array. Kali ini berlapis-lapis hingga lima belas lapisan.
***
Pertarungan telah terjadi selama tiga jam. Dari lima belas lapisan array, kini tersisa tiga buah array lapis array saja.
Baamm!!!
Ledakan besar langsung mengakhiri pertarungan tersebut. Hei An terlempar jauh dan menabrak dinding array.
Satu lapisan array kembali hancur.
Zhang Ziyi segera mendekati Hei An. Raut wajahnya menunjukkan wajah khawatir.
"Maaf, aku tidak sengaja!" Segera Zhang Ziyi membantu Hei An untuk berdiri.
"Uhuk!" Terbatuk Hei An. "Kau baik-baik saja, kak Ziyi!" Hei An mencoba untuk tersenyum, meski dia merasakan nyeri di dadanya.
Setelahnya Hei An lantas menetralkan rasa nyeri tersebut. Tak butuh waktu lama baginya untuk menghilangkannya.
"Aku menyerah!" ucap Lantang Hei An.
MC yang mendengar seruan Hei An tadi lantas bangkit.
"Dengan demikian, maka berakhir pula Turnamen ini. Kita telah menemukan pemenangnya, yaitu Zhang Ziyi."
__ADS_1