Satu Atap Dengan Maduku

Satu Atap Dengan Maduku
SATU ATAP DENGAN MADUKU 2 (EPISODE 36)


__ADS_3


Kenangan itu masih jelas diingatan. Nama mu pun masih terpatri di hati ku. Namun, ketika satu titik noda salah mu itu, mulai menghapus indahnya cerita kita.


Kamu hadir diawal aku sedang bimbang. Kamu hadir mengisi hatiku yang gundah. Kita sama- sama saling mengisi dan mengobati karena kecewa. Kecewa karena patah hati itu.


Namun setelah cinta itu mulai tumbuh, kau menghancurkan kembali kepercayaan itu. Kau pun mulai mengkhianati cinta suci itu.


Namun aku tidak akan menyesalinya. Karena kamu datang dan pergi memang sudah waktunya. Kini aku hanya sendiri. Menyisakan kesedihan dan kecewa itu. Tidak ada lagi rindu. Karena rindu itu sudah pergi bersama pengkhianatan kamu.


Saatnya aku bangkit. Karena buah hati ini kan memberikan warna baru. Memberikan aku semangat kembali untuk bertahan dalam langkahku yang mungkin masih panjang.


*******

__ADS_1


Intan mengusap lembut perutnya yang kini telah ada janin di rahimnya. Intan tidak ingin meratapi nasibnya. Dia hanya ingin melewati semuanya dengan penuh rasa syukur. Rasa syukur karena Tuhan selalu menyayangi nya dalam setiap ujiannya. Mungkin dirinya harus banyak melihat ke bawah, supaya tidak lagi mengeluh akan nasib maupun takdir nya. Paling tidak, dirinya lebih beruntung dari orang yang serba kekurangan. Dirinya masih bergelimang harta dan orang-orang di dekatnya masih banyak yang memperhatikan dirinya.


Apalagi saat ini, Intan masih diberikan sehat bugar dan telah diberikan anugrah dan kepercayaan itu untuk mengandung. Paling tidak, sebentar lagi dirinya tidak akan merasakan kesepian. Intan akan melihat bayi mungil itu keluar dari rahimnya. Dia akan memberikan warna baru bagi Intan untuk bisa merawat maupun membesarkan nya. Dia nanti akan dipanggil ibu oleh anaknya. Wanita akan merasakan kesempurnaan itu tatkala bisa mengandung, melahirkan, menyusui dan juga membesarkan nya dalam didikan orang tuanya.


Saat ini, Intan kembali mendatangi Wardhana dan ditemani oleh Wisnu keponakannya. Intan tersenyum bahagia melihat Wardhana sedang berlatih berjalan dengan istri dan juga putra nya. Ini adalah kemajuan bagi Wardhana. Semangat nya untuk pilih begitu besar. Kini karena letih, Rosiana dan Arsyil mulai mendudukkan Wardhana. Wardhana tersenyum ketika melihat Intan datang bersama keponakan nya.


" Katanya mau datang bersama suami kamu." kata Wardhana pelan.


" Maaf! Kami tidak mengetahui kabar duka itu." ucap Rosiana. Intan tersenyum.


" Tidak apa! Kejadiannya begitu cepat. Suami aku meninggal karena kecelakaan." kata Intan. Wardhana jadi merasa kasihan dengan Intan.


" Tapi kamu jangan ikutan sedih, mas! Aku pun ada kabar gembira juga. Aku saat ini sedang mengandung." ucap Intan penuh keceriaan. Rosiana ikut tersenyum dan bahagia karena Intan menyampaikan nya dengan gembira.

__ADS_1


" Kamu pasti sudah menantikan, seorang bayi mungil itu hadir dari rahim kamu kan, Intan?" tanya Wardhana.


" Benar! Aku sangat bersyukur sekali dengan semua ini. Ketika kedukaan itu datang, digantikan dengan kegembiraan ini. Tuhan benar-benar Maha Adil." ucap Intan dengan mata berbinar. Rosiana jadi ikut senang.


" Kamu cepatlah sembuh, mas! Supaya bisa jalan- jalan kembali dengan istri kamu yang cantik itu." kata Intan sambil menunjuk Rosiana. Wardhana tersenyum sambil menatap Rosiana.


" Iya, aku ingin cepat pulih! Dia wanita yang sangat sabar mendampingi aku ketika aku sakit seperti ini." cerita Wardhana sambil menatap ke arah Rosiana. Rosiana ikut tersenyum karena Wardhana mulai merayunya.


" Kamu harus semangat, Mas! Supaya kita kelak masih bisa menyaksikan anak- anak kita menikah dan kita masih diberi kesempatan menimang cucu dari anak kita." kata Intan memberikan semangat ke Wardhana.


" Benar! Aku ingin menyaksikan Siwa, Dahlia dan juga Arsyil menikah." ucap Wardhana. Rosiana jadi tersenyum lebar.


" Wah, ternyata kamu sudah memiliki anak tiga yah, mas! Aku sampai melupakan yang kedua anakmu itu." sahut Intan sambil terkekeh. Wisnu yang melihat tantenya jadi bersemangat itu ikut senang.

__ADS_1


__ADS_2