Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Charles bermesraan dengan wanita lain


__ADS_3

"Walau paman dan bibi sudah tidak bisa kembali bersatu, tapi apapun yang terjadi dirimu harus selalu melindungi mereka dan juga merawatnya, seperti aku sudah terlambat semuanya, aku baru tahu siapa orang tua ku dan sudah terlambat, aku hidup bersama pembunuh keluargaku dan menjadi anak angkatnya, dia memang sangat keterlaluan dan menakutkan, demi posisi ketua bisa saja dia membunuh tanpa ragu, semua yang di bunuh adalah teman sesama, demi ambisi ingin menjadi paling atas di Red Lion dia bersikap kejam tanpa ada merasa bersalah" jelas Charles yang meneguk minumannya


"Charles, aku turut sedih mendengar kisah orang tua mu, jika di bandingkan hidupku masih lebih beruntung dari mu, aku bisa melihat orang tua ku bertengkar setiap hari dan masih bisa bicara dengan mereka, sedangkan dirimu tidak ada kesempatan itu lagi" ujar Steve


"Suatu saat aku akan menghancurkan Red Lion dan menganti namanya menjadi Black Dragon" jawab Charles


"Mari kita bersulang, mudah-mudahan tujuan mu untuk balas dendam segera terlaksanakan, cheers" ucap Steve sambil bersulang dengan Charles


"Aku juga berharap hubungan mu dengan orang tua mu tetap terjalin walau mereka sudah pisah jalan" ucap Charles dengan bersulang dengan temannya itu


Mereka minum bersama selama setengah jam lamanya, sambil bercanda dan menghabiskan beberapa gelas minuman hingga agak mabukan


"Aku bertanya padamu, jika bisa memilih kau ingin hidup bersama siapa?" tanya Steve yang agak merasa mabuk


"Flower" jawab Charles yang sedang meneguk minumannya


"Apa dia sangat penting bagimu?"


"Iya, aku sudah kehilangannya selama 3 tahun, aku tidak mau terulang lagi"


"Dulu aku mengira kau dengan Winz, karena kalian cukup akrab"


"Tidak! kami hanya teman saja, walau dia adalah wanita tapi terkadang seperti pria"


"Apa kau tidak memiliki perasaan dengannya di saat sebelum kau belum mengenal Flower?"


"Tidak pernah, selama hidupku hanya Flower yang masuk ke kehidupanku"


"Kau beruntung bisa mendapatkan dia, dia adalah gadis baik"


"Kapan dirimu baru ingin memiliki seorang kekasih?"

__ADS_1


"Belum waktunya, aku hanya ingin mengelola bisnis ku saja"


"Kau aneh! ayahmu pebisnis, dan bisnis mu beda dengannya, seharusnya kau mengelola bisnisnya"


"Tidak mudah untuk mulai dari awal, dari dulu aku tidak ingin menyusahkan orang tua, walau ayahku kaya akan tetapi aku lebih suka mengandalkan diriku sendiri, pub ini aku mulai dari awal dengan usahaku sendiri maka aku tidak mau menghentikannya" jelas Steve


"Aku kagum padamu, andaikan aku bisa seperti mu aku pasti merasa sangat senang"


"Dirimu sekarang juga sudah kaya dan sebagai bos yang memiliki banyak anggota, selain itu kau juga sudah memiliki pendamping yang cantik dan lembut, seharusnya kau sudah puas."


"Flower dia adalah penyemangatku" ucap Charles dengan tersenyum karena mengingat gadis itu


Nada dering masuk ke handphone milik Steve


"Kau minum dulu, aku menjawab panggilan dulu" ujar Steve yang mengeluarkan Handphonenya, karena lagu disco yang mengema satu ruangan itu Steve pun pergi menjawab panggilan di tempat lain


Saat sendirian Charles meneguk minumannya segela demi segelas, sehingga merasakan pusing di kepalanya itu


Tidak lama kemudian seorang wanita cantik memghampiri dirinya


Charles menoleh ke arah wanita yang sedang berdiri di sampingnya itu


"Flower, kenapa kau bisa ada di sini, sayang?" tanya Charles yang salah mengenal orang akibat kebanyakan minum


"Apa aku bisa minum bersamamu?" tanya wanita itu yang mengecup dahinya Charles


"Bonekaku ini selalu saja menyenangkanku" ucap Charles yang memeluk pinggang wanita itu dan kemudian mencium bibirnya


Di sisi lain terdapat seseorang yang sedang merekam Charles yang sedang memeluk wanita cantik serta menciumnya selama beberapa menit, dan tidak lama kemudian Charles di bawa oleh wanita itu ke salah satu ruangan karaoke di sana


Setelah masuk ke ruangan itu Charles pun mendorong wanita itu ke sofa dan melanjutkan ciuman dari bibir dan hingga tubuh wanita itu dengan liar, akibat kaca pintu yang tranparant maka aksi Charles di rekam dengan jelas

__ADS_1


"Flower, serahkan dirimu padaku, aku menginginmu" ucap Charles pada wanita yang di bawahnya yang di anggap sebagai Flower


Charles melepaskan pakaian wanita itu satu-persatu dan melemparnya ke sembarang tempat dan kemudian melanjutkan ciuman dengan naf.su sambil meremas dada wanita itu, wanita itu hanya pasrah membiarkan Charles menjelajahi tubuh seksinya


Semua aksi Charles telah terekam jelas di kamera orang yang sedang berdiri di luar pintu itu.


Di saat Charles mencium tubuh wanita itu, lalu dia sadar semula dan melihat tubuh yang di cium itu putih polos tanpa bekas luka apapun, dan setelah itu Charles pun menatap wajah wanita cantik yang berada di bawahnya, tentu saja membuatnya merasa hampir tidak percaya jika dirinya sedang bermesraan dengan wanita lain


"Tuan, aku serahkan diriku padamu" ucap wanita cantik yang tanpa balutan apapun yang sedang berada di bawah Charles


"Siapa kau? kenapa kau bisa di sini? di mana Flower?" tanya Charles yang langsung bangkit dari tubuh wanita itu,


Dan langsung meneguk minuman yang ada di meja dan lalu memuntahkan keluar minuman itu, Charles mencuci mulutnya berulang kali dengan minuman yang di meja. karena merasa jijik telah mencium seluruh tubuh gadis itu tanpa dia sadari


"Tuan, kau menganggapku Flower, dan sudah melepaskan semua pakaianku, hanya tinggal selangkah saja kau akan mendapatkan tubuhku ini" kata wanita itu dengan mengoda, tubuh seksinya telah tanpa balutan apapun, ia sengaja berbaring dengan membukakan kakinya agar bisa memancing gairah Charles yang sedang mencuci mulutnya


Charles lalu melihat ke arah wanita itu yang ingin mengodanya, kemudian ia pun menghampiri wanita itu dengan tersenyum


"Tubuhmu ini memang sangat bagus, tapi sayang sekali, aku malah merasa jijik" ketus Charles yang menuangkan minuman ke tubuh wanita itu sehingga basah di sekujur tubuhnya


"Haah...apa kamu yang lakukan" teriak wanita itu yang langsung duduk di sofa


"Kau sudah salah orang, pel*cur" ketus Charles yang melepaskan tali pinggangnya


"Aarrghh...," pekikan wanita itu yang kesakitan


"Sakit" jeritannya yang menembus hingga keluar ruangan


"Aarrghh...," teriakan wanita itu yang sedang kesakitan


Villa Robertson

__ADS_1


Flower yang terbangun tidak melihat Charles ada di sampingnya, lalu ia pun keluar dari kamar mencari keberadaan Charles di ruang kerja dan ruangan lainnya.


"Kenapa sudah jam segini dia tidak ada di rumah? ini sudah pukul 11 malam" gumam Flower yang mengeluarkan handphonenya dan menekan tombol nomor tujuannya


__ADS_2