
Di siang itu Charles kembali ke Villanya bersama Cole, di saat Coco melihat kepulangan Charles ia pun langsung berlari menghampiri pria itu
"Charles, kau sudah pulang" sapa Coco yang sedang merasa cemas
"Iya, ada apa denganmu? kenapa kau seperti ketakutan saja?" tanya Charles yang melihat Coco yang sedang merasa cemas
"Charles, tadi Flower hampir saja ingin membunuhku, aku takut sekali"
"Flower membunuhmu? apa maksudmu?"
"Dia mengunakan pisau ingin menikam tanganku, untung saja aku sempat mengelak sehingga tidak kena tanganku"
"Apa yang sudah terjadi? kenapa Flower melakukan itu?"
"Aku hanya ingin membantunya memasak, aku mengatakan ingin memasak untukmu tapi dia merasa tidak senang denganku, lalu dia menancap pisau ke tanganku untung saja aku sempat mengelak"
"Bukankah sudah kukatakan jangan mendekatinya, kau masih asing baginya" ujar Charles dengan tatapan tidak senang
"Tapi aku tidak menyakitinya? aku hanya ingin berteman dengan dia saja, mungkin saja dia merasa cemburu karena mendengar aku mengatakan ingin memasak untukmu"
"Lain kali jangan mendekatinya lagi" kata Charles dengan tegas dan melangkah pergi mencari keberadaan Flower
Flower sedang duduk di sofa ruangan kerja Charles
Klek
"Flower" suara panggilan Charles yang melangkah masuk dan menghampiri Flower
"Charles" sahut Flower dengan cuek
"Kenapa kamu bisa ada di sini?" tanya Charles dengan mengecup dahi Flower
"Apa kamu tidak suka aku ada di ruanganmu?"
"Tentu saja tidak" jawab Charles dengan mencium wajah gadis itu
"Sepertinya Flower ada masalah, raut wajahnya kelihatannya tidak senang, apa karena ada masalah dengan Coco?" batin Charles
"Flower, ada sesuatu yang ingin ku tanyakan padamu" ucap Charles yang mengangkat tubuh Flower dan duduk di pangkuannya
"Ada apa?"
"Apa yang terjadi di antara kamu dan Coco?" tanya Charles dengan menyentuh wajah Flower
"Apa dia sudah memberitahumu?" tanya Flower dengan rasa kecewa
"Flower, kataka padaku apa yang dia sudah katakan padamu sehingga kamu ingin melukainya?" tanya Charles dengan suara lembut
"Aku tidak melukainya, jika aku berniat aku sudah melakukannya" jelas Flower dengan kesal
__ADS_1
"Flower, aku tidak mengatakan jika kamu berniat melukainya, aku hanya ingin tahu apa yang sudah terjadi?" tanya Charles dengan memeluk pinggang Flower dengan erat
"Dia ingin aku ke pasar membeli daging untuknya, aku menjawab iya akan ku belikan nanti, dan dia meminta sekarang dan menyuruhku masak untuknya" jawab Flower dengan merasa tertekan
"Lalu?" tanya Charles dengan menyentuh wajah gadis itu
"Aku bertanya kenapa ingin aku yang memasak dan dia menjawab dia adalah ahli keluargamu sedangkan aku adalah orang luar jadi dia merasa wajar karena menyuruhku" jelas Flower
"Karena aku marah maka aku menancap pisau itu di sela sela jarinya, aku hanya tidak mau sesiapapun yang menindasku, karena aku berhak hidup sebagai manusia" kata Flower dengan mengeluarkan air matanya karena mengingat kehidupan masa lalunya yang selalu di tindas
Melihat air mata Flower yang membasahi pipinya Charles langsung mencium bibirnya Flower selama beberapa saat dan kemudian ia pun melepaskan ciumamnya
"Apa kamu marah karena aku hampir melukainya?" tanya Flower dengan penuh kekecewaan
"Tidak, aku tidak menyalahkanmu" jawab Charles dengan senyum
"Tapi dia adalah ahli keluargamu yang akan menikah denganmu suatu saat nanti"
"Menikah denganku?"
"Iya, apa di saat itu kau akan membuangku? karena dirimu sudah mendapatkan pengantiku" tanya Flower dengan berterus terang
"Flower...?"
"Jika kau sudah bosan denganku biarkan aku pergi, aku akan berjalan meninggalkan sini tapi jangan meninggalkan ku di tempat yang jauh dan gelap atau di dekat hutan ya?" pinta Flower dengan mata berkaca kaca
"Bukan pengantiku? bukankah kalian sudah..?" tanya Flower yang menghentikan ucapannya
"Sudah apa?" tanya Charles dengan heran
"Ini adalah urusan pribadinya aku tidak boleh bertanya dia pasti akan marah, wajarkan karena dia adalah pria dan bebas melakukan dengan siapapun" batin Flower
"Flower, apa yang kamu tanyakan tadi?"
"Tidak ada"
"Apa ada yang kamu sembunyikan?"
"Tidak"
"Apakah boneka ku ini selalu begitu misterius?" tanya Charles dengan memeluk Flower dengan erat dan mencium bibirnya
Di saat mereka sedang berciuman Coco melangkah masuk tanpa mengetuk pintu
Klek
"Charles, mari kita pergi makan. masakan rumah rasanya tidak enak" kata Coco dengan sengaja, karena semua lauk itu adalah masakan Flower
Mendengar suara Coco yang tiba-tiba muncul Charles pun melepaskan ciumannya dan menatap ke arah Coco
__ADS_1
"Maaf, aku tidak tahu jika Flower ada di sini" ucap Coco dengan berpura-pura
"Ada apa?" tanya Charles dengan bersikap dingin
'Aku hanya ingin mengajak mu makan di luar, karena masakan di rumah sama sekali tidak enak" jawab Coco dengan sengaja menyindir Flower
"Aku bukan masak untukmu" ketus Flower dengan kesal
"Aku juga bukan sengaja mau makan, tapi kamu jangan khawatir aku tidak akan mencicipinya karena masakan mu sangat tawar bagiku" ucap Coco dengan menyindir
"Aku tidak masak untukmu, jika kau mau makan masak saja sendiri, dan kau juga tidak layak sentuh makanan ku" ketus Flower dengan kesal
"Flower, jangan marah. maaf, ini karena aku yang terlalu memilih, oleh sebab itu masakan mu sangat tidak enak di dalam mulutku" ucap Coco dengan sengaja
"Tidak apa-apa, lagi pula kau tidak layak makan masakanku, jika lain kali kau menyentuhnya lagi maka makanan itu sudah terkena kuman dan tidak bisa di makan lagi" balas Flower dengan kesal
Melihat Flower yang sedang berdebat dengan Coco Charles malah tersenyum senang karena merasa lucu di saat pujaannya itu sedang marah
"Ku..kuman apa maksudmu?" tanya Coco dengan menahan emosi
"Kuman penyakit" jawab Flower dengan sengaja
"Kau..?"
"Hahahahaahha" suara tawaan Charles yang merasa lucu dengan pujaannya itu
"Kenapa kau tertawa?" tanya serentak Flower dan Coco yang sama-sama merasa kesal
"Ini baru adalah boneka kesayanganku" ucap Charles dengan mencium wajahnya
Tindakan Charles lagi-lagi membuat Coco kepanasan, ia sengaja ingin menghasut Charles akan tetapi rencananya telah gagal, bukan hanya gagal tapi Charles malah semakin mesra dengan pujaannya itu
"Coco, jika kau mau makan di luar suruh saja salah satu anggota ku yang jaga di luar mengantarmu" ujar Charles yang sedang memainkan rambut Flower
"Itu..? aku mau kamu temankan aku, seperti dulu kita sering makan dan jalan bersama, apa bisa kamu temani aku?" kata Coco dengan sengaja
"Tidak bisa, karena aku mau makan masakan bonekaku ini" jawab Charles dengan tertawa kecil menatap Flower yang di pangkuannya itu
"Tapi Charles..?"
"Sudah! pergi saja jika kau mau makan di luar, dan ingat lain kali jangan menyentuh lauk yang di sediakan oleh Flower"ucap Charles sambil menatap senyum ke arah Flower
"Eh...Charles, ada sesuatu yang ku ingin katakan"
"Ada apa?" tanya Charles yang tanpa menatap ke arah Coco dan sambil mencium wajah Flower
"Itu..?" ucap Coco yang melihat arah Flower dengan berharap Flower meninggalkan ruangan itu
"Katakan saja ada apa, Flower bukan orang luar" ujar Charles yang mengerti maksud Coco
__ADS_1