Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Aku ingin kau menjadi boneka pemuas


__ADS_3

"Kau keterlaluan, kau tidak berhak menghina putriku" bentak Mona dengan kesal


"Tidak berhak? Mona, jangan selalu menganggap dirimu itu sangat berlevel, jadi orang harus sadar diri juga, apa statusmu dan anakmu disini..ha? anak tiriku? memalukan sekali, ingat kita tidak memiliki surat nikah, kau bagaikan wanita simpanan ku saja yang akan ku buang kapanpun, jadi kau bukan istriku dan dia juga bukan anak tiriku" kata Mark dengan menghina


"Mark Clisten, kau menganggap ku adalah wanita simpanan?"


"Benar, simpanan yang bisa ku buang kapanpun di saat aku sudah bosan, dan kalian silakan pergi dari rumahku, jangan menganggu ku dengan wanitaku, karena mulai hari ini dia akan tinggal di sini bersamaku" ujar Mark


"Kau berani mengusirku? jika kau ingin kami pergi maka aku ingin menuntut sebagian hartamu karena selama ini aku sudah bersamamu selama 10 tahun, kau juga sudah membuang masa mudaku selama 10 tahun" teriak Mona


"Hahahahahah...apa kau bercanda..ha? kau bukan wanita yang sudah ku nikahi, selama ini kita hanya tidur bersama dan tinggal bersama tanpa adanya ikatan suami istri, dari sisi undang-undang kau bukan istri ku jadi kau memiliki hak apa untuk menuntut harta ku? jangan memalukan dirimu sendiri, Mona. kau membuang masa 10 tahun bersama ku dan hidup mewah di sini jadi kau tidak rugi sama sekali, kau hanya janda yang telah di buang oleh suamimu itu, dan sekarang aku juga ingin membuang dirimu karena aku merasa jijik dengan kalian ibu dan anak" ketua Mark


"Kau akan mendapat balasannya suatu saat nanti, kau membuang anak kandungmu dan menjualnya, lihat saja nanti di masa tua mu siapa yang mau mengurusmu, di saat itu kau akan menyesal karena telah mengusir kami" jawab Mona merasa kecewa


"Pergi dari rumah ini, atau mau aku yang menyuruh orang membuang semua barang kalian keluar dari rumah ini?" Mark dengan nada tinggi


"Pa, kau akan menyesal jika mengusir kami" ucap Fannie yang sedang menangis


"Memang kalian siapa bagiku? kalian juga sama saja hanya ingin uangku, kan? jangan berharap kalian bisa mendapatkan satu sen pun dariku, segera tinggalkan rumah ini" ketus Mark dengan kesal


"Mark Clisten, aku dan Fannie akan keluar, tapi ini belum berakhir, aku tidak akan tinggal diam" teriak Mona yang merasa kecewa dan berlari keluar dari kamarnya dengan di susuli oleh Fannie


Klek


"Dasar pria bajin..gan, setelah bosan dia membuangku, dia bukan manusia sama sekali" ketus Mona yang melangkah masuk ke kamar putrinya


"Ma, apa yang harus kita lakukan? mereka telah gagal menangkap wanita itu, kita bahkan sudah mengeluarkan uang untuk mereka tapi tidak ada hasilnya" ujar Fannie yang duduk di sofa


"Kita berkemas dulu, dan cari tempat tinggal sebelum hari gelap"

__ADS_1


"Ma, kita tidak memiliki banyak uang, apa cukup untuk kita tinggal di hotel berbintang?"


"Fannie, kondisi kita sekarang bukan seperti dulu lagi, dengan uang yang kita miliki kita hanya bisa sewa penginapan biasa, kita tidak bisa lagi berada di fasilitas mewah"


"Tapi itu tidak sesuai untukku, itu bukan levelku, Ma" jawab Fannie dengan merajuk


"Fannie, kau bukan anak kecil lagi, apa kau tahu kau sama sekali tidak ada simpanan selama ini, kau selalu saja menghabiskan uangmu setiap kau mendapatkan gaji, mau atau tidak kita harus jual barang kita untuk teruskan hidup kita"


"Aku tidak mau, semua barang itu bermerk sangat sepadan untukku, mana mungkin aku menjualnya"


"Fannie, jika tidak di jual maka kita mau makan apa dan bagaimana dengan tempat tinggal kita nantinya? kita harus berpikir dengan baik untuk mengatur kehidupan kita, karena kita tidak bisa lagi hidup mewah"


"Ini sangat tidak pantas, aku ingin mencari wanita itu" kata Fannie yang bangkit dari tempat duduknya


"Siapa maksudmu?"


"Flower si anak sampah yang murahan itu, aku tidak puas, aku lebih cantik dan menawan tapi kenapa Charles malah memilih dia di saat itu"


"Aku ingin dia memberikan kita sejumlah uang"


"Apa kau gila, Fannie? dia mana ada uang, dari dulu si tua itu sama sekali tidak pernah memberi dia sepersen pun, jadi mau datang dari mana uangnya?"


"Dia bisa meminta dengan Charles, seharusnya aku yang menjadi wanita Charles dan bukan wanita itu, dan sekarang ayahnya telah mengusir kita tanpa memberi kita uang jadi aku ingin wanita itu mengantinya, dan dia harus membayar kita"


"Fannie, apa kau menyangka bisa begitu mudah kau ingin bertemu dengannya? sudahlah jangan bermimpi lagi mari kita kemas dulu barang kita" ujar Mona


Malam hari


Villa Robertson

__ADS_1


Di malam itu jam dinding telah menunjukkan pukul 11 malam, Charles yang sedang duduk di kamarnya sambil menghabiskan satu botol minumannya, setelah selesai minum dirinya bangkit dari tempat duduk dan melangkah keluar menuju ke kamar Flower


Klek


Flower yang sudah ketiduran dengan lampu menyala, karena dirinya memang sudah trauma dengan keadaan gelap akibat selalu di kurung bawah tanah saat di rumah Clisten, Charles berjalan menghampiri Flower yang sedang tidur dengan pulas


"Flower Clisten, aku bukan hanya ingin kau menjadi bonekaku tapi aku juga mau kau menjadi wanita ku malam ini juga" batin Charles


Charles lalu melepaskan dasinya dengan menatap Flower dengan tatapan ingin melahap gadis itu hingga habis-habisan, dan sambil melepaskan kancing lengan baju serta kancing bagian depan kemejanya, sehingga menampakan tubuh kekar dan berotot bagaikan roti sobek


Setelah melepaskan kemejanya Charles lalu memadam kan lampu kamar itu sehingga gelap gulita dan dirinya pun mengikat kedua tangan Flower ke besi kasur itu, tindakannya itu mengejutkan Flower dan terbangun sehingga berteriak


"Aaaaararrhhh" teriakan Flower yang ketakutan


"DIAAAAM" bentak Charles yang sedang mengikat tangan Flower


"Tuan, tolong lepaskan aku" teriak Flower dengan histeris


"Lepaskanmu? apa kau menyangka aku membeli mu dengan sejumlah uang hanya untuk kau mencuci pakaian ku dan memasak untuk ku? tidak..kau juga harus menjadi boneka pemuasku di ranjang" ujar Charles yang mencium bibir Flower dengan paksa


"Tolong jangan melakukannya, aku bisa melakuan apa saja asal jangan menyentuhku" pinta Flower dengan tangisan


"Flower Clisten, walau kau menangis juga tidak ada gunanya, lagi pula bagimu ini tentu bukan pertama kalikan, jadi untuk apa kau takut?" ucap Charles yang mulai merobek baju Flower


Srek....srek...srekk


"Tidaaaaak, jangaaaaan" teriak Flower yang histeris dan ketakutan


"DIAAAAAM, dengar baik-baik Flower Clisten, malam ini aku akan melakukannya sampai aku puas, tidak ada yang bisa menyelamatkanmu, buktikan padaku jika tubuhmu ini bisa memuaskanku, agar aku tidak sia-sia membeli mu dengan harga tinggi" kata Charles yang menghisap bagian dada yang menonjol itu serta tangannya yang meremas bagian dada yang satu lagi

__ADS_1


Flower berteriak dan menangis dengan histeris karena mendapatkan perlakukan yang sangat menakutkan bagi dirinya, dirinya sama sekali tidak bisa melawan karena di ikat kedua tangannya


__ADS_2