
Keesokan harinya
"Winz, bagaimana dengan hasil laporan semalam?" tanya Charles yang sedang duduk didalam ruangan dokter Winz bersama Steve
"Ini coba lihatlah hasilnya, kelihatannya banyak bekas luka dikepalanya itu, terkadang dia merasa sakit karena pukulan yang diterima selama ini, dan darah beku ini karena hantaman kuat dikepalanya, oleh karena itu dia bisa saja melupakan sebagian kejadian yang pernah dia alami sebelumnya, bukankah dia sudah tidak ingat dengan hubungan kalian sebelumnya?" jelas Winz yang menatap kearah Charles
"Diajuga sudah lupa jika kami pernah bertemu tidak lama ini" lanjut Steve
"Banyak faktor yang bisa membuatnya tidak bisa mengingatnya, kehidupan yang dia alami selama ini terlalu kejam, tiada hari tanpa kekerasan. selama 10 tahun dia harus mengalami ketakutan, kecemasan dan kesedihan setiap saat, tentu semua ini sudah menjadi trauma baginya, hantaman keras dikepalanya bisa membuatnya amnesia, jika darah beku ini mencair maka ingatannya akan pulih sepenuhnya, dan dalam beberapa hari ini aku melihat ada perkembangan jika kondisinya semakin stabil, asal jangan ada lagi kejadian yang sama terulang menimpa dirinya, jika tidak maka akan sulit untuk mengendalikan jika gangguan jiwanya kambuh lagi" jelas Winz
"Darah beku itu apa membahayakan?"tanya Charles dengan khawatir
''Ini tidak bahaya, hanya saja akan menyebabkan dia sering merasakan sakit di kepala, aku akan memberinya obat" jawab Winz
"Apakah ada obat untuk mencairkan darah beku ini?" tanya Charles
"Butuh waktu, obat tidak bisa membantunya, dan hanya bisa menghilangkan rasa sakit saja" jelas Winz
"Butuh waktu berapa lama agar darah bekunya ini mencair?" tanya Steve
"Tergantung padanya, darah beku ini sudah lama terjadi, setiap kali dia mendapatkan pukulan dikepalanya dan saat terluka juga tidak di obati dan dibiarkan begitu saja, tentu saja ini menjadi dampak buruk baginya" jelas Winz
"Mark Clisten manusia yang terbuat dari apa? sehingga tega melakukan kekerasan seperti ini?" ketus Charles
"Jangankan terhadap anak sendiri, bahkan jika terhadap orang lain juga tidak mungkin melakukan hal seperti ini" ujar Steve
"Charles, apa kau akan melakukan sesuatu untuk membalas dendam?" tanya Winz yang sudah mengerti sikap temannya itu
"Kau tahu sifatku, semua penderitaan Flower akan ku balas pada mereka, aku ingin mereka merasakan apa yang dirasakan Flower selama ini" jawab Charles
"Aku tahu kau adalah gangster tentu saja ini tidak sulit bagimu, tapi kau jangan lupa jika kau melakukannya terlalu berlebihan maka mereka bisa menuntutmu" ujar Winz
__ADS_1
"Mereka tidak bisa menuntutku, karena aku lah yang menentukan hukuman untuk mereka" jawab Charles yang bangkit dari tempat duduknya
"Adalagi Charles, walau kondisinya sudah mulai stabil, akan tetapi dia akan kambuh jika menerima tekanan lagi, jangan sampai ada tekanan dalam hidupnya, jika terjadi maka dia akan di luar kendali" jelas Winz
"Di luar kendali? apa maksudmu?" tanya Charles
"Apakah kamu masih ingat disaat dia memukul kepala Mark dengan mengunakan vas bunga? dia melakukan saat dia ketakutan dan jiwanya terganggu, jadi dia melakukan itu di luar kendalinya dan aku yakin sekarang dia pasti tidak mengingatnya lagi jika dia pernah memukul Mark Clisten" jelas Winz
"Jadi jika saja dia ketakutan, atau misalnya ada yang ingin menyakitinya ataupun kau mengatakan sesuatu yang bisa membuatnya tertekan maka dia akan emosi dan melakukan sesuatu untuk melukai seseorang yang ingin melukainya, dia tidak akan sadar apa yang dia lakukan disaat jiwanya terganggu" lanjut Winz
"Bukankah ini sama saja sudah penyakit baginya? walau sekarang kondisinya kelihatannya baik-baik saja akan tetapi kondisinya tidak baik sama sekali" ujar Steve
"Bisa dikatakan begitu, tapi semua ini hanya bergantung pada Charles" jawab Winz
"Bergantung padaku?" tanya Charles
"Benar! jika kamu memberikan kehidupan yang baik untuknya maka jiwanya akan semakin membaik, kebahagiaan akan sangat membantunya, jadi jangan pernah melukainya ataupun mengertaknya, jika tidak maka akan sulit untuk menyembuhkan dia" jawab Winz
"Aku sudah mengerti, aku akan melakukan apa saja untuk membuat dia bahagia" ujar Charles yang melangkah keluar dari ruangan kerja Winz
"Dan untuk pertama kalinya dia jatuh cinta" kata Steve dengan senyum
"Steve, aku melihat dirimu juga sangat perhatian terhadap Flower, jangan katakan jika kau juga memiliki perasaan padanya?" ujar Winz dengan seraya bercanda
"Jangan bercanda, aku hanya simpati pada gadis itu" jawab Steve
"Simpati? biasanya simpati itu bisa berubah menjadi sayang dan kemudian cinta"
"Ini bukan cinta, tapi sebuah perasaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata"
"Perasaan?"
__ADS_1
"Seperti perasaan yang lain, ini bukan cinta aku sangat yakin, jika di saat kau melihat seseorang yang kau cintai kau akan merasa bahagia, tapi ketika aku melihatnya aku merasa dekat padahal tidak kenal. dan ingin menjaga dan melindunginya. seperti seorang kakak yang ingin melindungi adiknya. dan perasaan ini aneh aku tidak bisa jelaskan apa perasaan itu" jelas Steve dengan senyum
"Mungkin saja selama ini kau merindukan adikmu itu, oleh karena itu disaat kau melihat Flower kau seperti melihat adikmu sendiri" kata Winz
"Aku juga tidak tahu, tapi aku sangat penasaran bagaimana dengan kehidupan adikku itu, apakah ibunya baik-baik saja" ucap Steve
Disisi lain Cole yang menerima perintah bosnya pergi membeli sebuah boneka yang lucu untuk memberikan kepada Flower sigadis pujaannya
"Bos, ini bonekanya" kata Cole yang menyerahkan boneka itu kepada Charles
"Aku yakin bonekaku itu akan menyukai boneka ini" ucap Charles yang tersenyum
"Boneka? kenapa bos mengatakan jika nona adalah bonekanya?" batin Cole
Klek
Charles melangkah masuk kekamar Flower dengan membawakan boneka untuk gadis pujaannya itu
"Tidurnya sangat pulas" kata Charles yang duduk di tepi ranjang sambil mengelus kepala Flower dengan perlahan
"Flower, dirimu disiksa habis-habisan oleh mereka, bahkan kepalamu juga mendapat pukulan berkali-kali darinya, apapun yang telah dia lakukan padamu akan ku balas semuanya" batin Charles
Charles meletakan boneka di dalam pelukan Flower dengan perlahan, dan setelah itu dia pun beranjak keluar dari kamar dan berbincang dengan Cole dan harry
"Bos, mereka semua telah kami buang di tengah jalan semalam" ujar Cole
"Farlos Robertson ingin mencari kesempatan membunuhku, dan paling parahnya adalah Flower juga menjadi incarannya" ucap Charles dengan kesal
"Dia sangat tidak waras, semua wanita yang dia lihat dia pasti ingin mendapatkanya, bahkan wanita tua itu saja dia juga menodainya" kata Harry
__ADS_1
"Perintah anggota kita untuk perhatikan mereka, jika dia masih ingin menyerang segera halang dan bunuh semua anggotanya dan kalau bisa aku ingin memberikan pelajaran pada Farlos si bajing*n itu" ucap Charles
"Baik Bos" jawab Cole dan Harry