Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Kau adalah bonekaku


__ADS_3

"Siapa yang mengirim kalian? apakah Mark Clisten?" tanya Flower dengan memberanikan dirinya


"Bukan urusanmu, aku hanya mengikuti perintahnya dan sudah menerima sebagian upahku, asal aku bisa membawamu pergi maka aku akan mendapatkan bonusnya lagi" jawab Pria asing yang sedang mengancam Flower


"Aku tidak mau ikut kamu pergi, jadi bagus kamu bunuh saja aku" jawab Flower dengan tegas


"Kau tidak bisa lari dan tidak punya pilihan, oleh sebab itu kau hanya bisa ikut aku pergi"


Dor...


Tembakan Cole dari sisi lain yang menembus kepala pria yang mengancam Flower itu dan sesaat kemudian pria itu tergeletak tidak bernyawa


"Nona, kamu tidak apa-apa?" tanya Cole yang menghampiri Flower


"Tidak! mereka..?" ucap Flower yang di kagetkan dengan kematian pria itu yang terjadi pas di hadapannya


"Tidak perlu takut, mereka semua sudah mati. Nona, apa kamu mengenal mereka?" tanya Cole yang berdiri di samping Flower


"Tidak, aku juga tidak tahu kenapa mereka ingin menangkapku" jawab Flower dengan merasa aneh


"Mari kita pulang dulu" ajak Cole yang memegang lengan Flower dan melangkah pergi meninggalkan tempat itu


"Cole, barang yang aku beli tadi sudah hilang tidak tahu kemana aku sudah lupa, apakah nanti tuan Charles marah lagi?"tanya Flower yang sedang berjalan bersama Cole


"Tidak apa-apa, dia tidak akan marah"


Villa Robertson


Cole menceritakan semua kejadian yang menimpa Flower di hari ini


"Apa kau tidak tahu siapa mereka?" tanya Charles yang sedang duduk di sofanya


"Tidak tahu Bos, mereka ada beberapa orang dan bersenjata, dan di saat itu demi keselamatan nona maka aku hanya bisa langsung menembak tanpa selidiki lagi" jawab Cole yang sedang berdiri di hadapan Charles


"Apa Flower mengenal mereka?"


"Nona tidak mengenal mereka sama sekali"


"Dia adalah putri Mark Clisten, apakah mereka bermusuhan dengan pria itu sehingga Flower menjadi incaran mereka?"


"Bisa jadi juga"


"Apa dia cedera?"


"Tidak Bos, hanya saja dia seperti ketakutan"


"Mulai hari ini jangan biarkan dia keluar, awasi dia dengan baik, jangan sampai dia terluka" perintah Charles dengan khawatir

__ADS_1


"Baik Bos" jawab Cole dengan menunduk


Flower yang telah kembali ke Villa dirinya langsung ke dapur untuk menyediakan makan siang


"Siapa beberapa orang pria itu tadi, mereka berniat menangkap ku dan tidak ingin membunuhku, jika bukan keluarga Clisten siapa lagi yang mau menculikku? karena merasa cemas semua barang yang ku beli jadi hilang, mudah-mudahan tuan Charles tidak menyalahkanku" batin Flower


"Nona" sapa pelayan rumah tangga dengan sopan


"Iya"


"Nona, biarkan aku yang melakukannya, tuan menyuruhmu ke ruangannya"


"I...iya" jawab Flower yang merasa cemas dan lalu berjalan menuju ke ruangan kerja Majikannya itu


Tok...tok...tok..


Ketukan dari Flower dari luar


"Masuk" sahut Charles yang berdiri di dekat jalan


Klek.


"Tuan, Anda memanggilku?"sapa Flower yang melangkah masuk ke ruangan itu


Charles yang sedang menatap luar jendela kemudian menoleh ke arah Flower yang sedang berdiri agak jauh darinya


"Iya, jawab Flower yang berjalan menghampiri meja kerja majikannya


"Apa kau tidak tahu sama sekali siapa yang ingin menangkapmu?"


"Tidak tahu"


"Apakah selama ini ayahmu itu ada bermusuhan dengan siapa pun?"


"Tidak tahu"


"Kau adalah anaknya bagaimana kau bisa tidak tahu?"


"Urusan luar aku tidak pernah ikut campur, selama ini hanya Fannie dan Mona yang ikut campur urusan perusahaan dan lainnya"


"Kau adalah anak kandung pria tua itu, tapi anak tirinya bisa lebih cemerlang darimu. Flower Clisten, apakah kerja mu hanya makan tidur di rumah mewahmu itu?"


Mendengar sindiran sang majikanya Flower hanya diam tidak akan ingin mengatakan apapun, karena semua yang menimpa dirinya itu adalah mimpi buruk baginya


"Kenapa? apakah yang ku katakan semua adalah benar? kau hanya bisa menikmati hidup mewah di sana, pantas saja ayahmu lebih memilih anak tirinya untuk mengurus bisnis keluarga, ketimbang dirimu yang adalah anak kandungnya" kata Charles dengan sengaja


"Bukan aku yang tidak mau tapi dia yang tidak mengizinkanku"

__ADS_1


"Aku tidak peduli bagaimana kehidupanmu di sana, yang pasti adalah kau tidak bisa hanya makan tidur ditempat ku, kau harus ingat itu"


"Aku tahu, lagi pula selama aku tinggal di sini aku juga tidak makan tidur, aku juga bekerja di saat kau beri aku pekerjaan, dan aku juga tahu statusku di sini adalah boneka mu yang tidak berguna, jadi Anda tidak perlu khawatir jika aku tidak bisa bekerja dengan baik, lagi pula aku sudah biasa dengan semua ini, bahkan lebih parah dari ini saja sudah pernah ku alami" jelas Flower dengan kesal


"Kau sedang emosi denganku? kau tahu siapa aku? aku adalah majikanmu, apa kau mengira kau layak untuk melawanku?" ujar Charles yang menghampiri Flower dengan tatapan tajam


"Tentu saja aku tidak layak sama sekali, jika saja Anda menyalahkanku karena masalah tadi maka aku meminta maaf karena sudah membuat Cole kerepotan" ucap Flower


Charles tersenyum dengan tatapan tajam ke arah Flower yang berdiri di hadapannya itu


"Memang bonekaku. ingat, satu hari kau menjadi bonekaku maka selamanya kau adalah bonekaku" ucap Charles yang berisik di telinga Flower


"Apa aku bisa melanjutkan kerjaku?" tanya Flower dengan memundurkan langkahnya


"Tidak bisa" jawab Charles dengan memeluk pinggang Flower dan mencium bibirnya


"Eeeem...jangaaaan" teriak Flower yang ingin mengelak ciumannya akan tetapi wajahnya di tahan oleh Charles


"Eeeemmm" jeritan Flower yang berusaha meronta


"Kenapa? kau tidak suka jika aku menciummu? suka atau tidak kau tidak bisa mengelak dari ku" ujar Charles yang melanjutkan ciuman bibir Flower dengan paksa


"Jangaaaan", teriakan Flower yang berusaha melepaskan ciumannya dan mendorong Charles dengan kedua tangannya


"Apa kau mengira kau bisa mengelak dariku" bentak Charles yang mendorong Flower ke dinding dan mencium bibir Flower dengan menahan dagunya


Flower yang di paksa berciuman merasa ketakutan dan mengeluarkan air matanya, dia ingin melawan akan tetapi tenaganya kalah dari pria itu yang sedang memeluknya dengan erat


"Tolong lepaskan aku" teriakan Flower yang melepaskan ciumannya


"Jangan lupa jika aku telah mengeluarkan sejumlah untuk membeli mu, jadi aku bisa melakukan apa saja yang ku mau" bentak Charles yang mencium Flower dengan paksa sehingga membuat gadis itu tidak berdaya dan hanya bisa membalas ciumannya pria itu secara paksa


Sesaat kemudian Harry masuk ke dalam ruangan kerja bosnya itu tanpa mengetuk pintu


Klek


"Bos, ada yang buat keributan di pelabuhan dan....?" kata Harry yang langsung melangkah masuk dan menghentikan laporannya karena melihat bosnya yang sedang berciuman dengan Flower


"Bisa mati aku" batin Harry


Mendengar suara Harry, Charles menghentikan ciumannya dan menoleh ke arah Anak buahnya itu


"Apa kau tidak melihat aku sedang sibuk?" bentak Charles dengan kesal


"Ma..maaf Bos" ucap Harry yang merasa canggung dan cemas


"Lepaskan aku" teriak Flower yang ketakutan dan berusaha mendorong Charles menjauh darinya

__ADS_1


"Ingat Flower Clisten, jika bukan karena aku ada urusan mendadak maka kau tidak akan bisa lolos untuk hari ini" gertak Charles dengan mengenggam lengan Flower dengan erat


__ADS_2