
"Bos," sapa Cole dan Liza dengan serentak.
"Kau terluka?" tanya Charles yang melihat ke bagian pundak Cole yang mengeluarkan darah.
"Hanya luka ringan," jawab Cole.
"Bos, siapa mereka sebenarnya?" tanya Liza.
"Aku juga penasaran dan ingin mengetahuinya," jawab Charles yang menatap ke arah musuhnya itu.
"Siapa yang mengutuskan kalian..ha? kalian sangat berani menantang kami!" bentak Stone dengan nada tinggi sambil menodong senjata ke arah mereka.
"Kami ingin membunuh orang yang bersangkutan dengan musuh kami!" jawab salah satu musuhnya.
"Mereka adalah anak buah Andrew, mungkin saja karena kita di pihak tuan Bared, oleh karena itu dia mengincar kita," jelas Cole.
"Kalian benar-benar gila! seharusnya orang yang kalian cari adalah tuan Bared dan bukan kami!" ketus Harry dengan kesal.
"Jika kalian tidak membantunya maka kami tidak akan mencari kalian!" balas salah satu musuhnya.
"Panggil bos kalian keluar dan hadapi aku! aku merasa penasaran seberapa hebat bos kalian itu," seru Charles.
"Kalian tidak layak untuk bertemu dengannya!"
"Hahahahahah..mungkin saja bos mu adalah seorang pengecut sehingga tidak berani keluar untuk menghadapi kami kan?" kata Harry dengan mengejek.
"Walau kami mati! masih ada anggotanya yang lain, yang akan memburu kalian."
"Tidak masuk akal! baik kalian cemaskan diri kalian dulu, karena nyawa kalian sudah di ujung tanduk," ketus Curry.
"Bersiap lepaskan tembakan!" perintah Charles.
Semua anggota Charles menodongkan pistol ke arah empat puluh lawannya yang dalam posisi sudah di kepung mereka. saat lawannya ingin melepaskan tembakan, pihak Black Dragon langsung menembak.
DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...DOR.
Tembakan serentak menembus para lawan-lawan yang hanya bisa pasrah.
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
Teriakan mereka yang tidak lama kemudian tumbang satu-persatu dan tidak bernyawa.
"Bos, apa kita akan mencari Andrew untuk membuat perhitungan dengannya?" tanya Harry.
"Kita akan menemui tuan Bared," jawab Charles.
"Mari kita tinggalkan tempat ini dulu!" titah Charles yang berjalan menghampiri mobilnya dengan di ikuti oleh Cole dan Harry. sementara Liza mengikuti Curry dan Stone.
Sesaat kemudian mereka meninggalkan jalan itu yang berserakan dengan jasad-jasad yang tergeletak di mana-mana.
__ADS_1
Saat dalam perjalanan.
Mereka melewati jalan besar, yang seperti biasanya banyak kendaraan yang melalui jalan sana.
Saat di dalam mobil Charles sedang memperhatikan kesekitaran sana, atas-atas bangunan dan pinggir-pinggir jalan sana.
"Kita kedatangan tamu lagi!" ucap Charles yang mengeluarkan senjatanya.
"Mereka sudah bersiap dari tadi untuk menyambut kita di sini," kata Cole yang sedang mengisi pelurunya.
"Siapa mereka? apakah pengikut si rubah atau Bared?" tanya Harry.
"Tidak peduli siapa! karena jika mereka ingin membunuh kita maka mereka adalah musuh kita," jawab Cole.
Terdapat beberapa orang yang di atas gedung sedang menodong kan senjata sniper ke arah mobil yang di gunakan oleh Charles. mereka sedang mencari sasaran yang tepat agar bisa membunuh Charles dan lainnya.
"Apa yang harus kita lakukan? mereka ada di mana-mana, kali ini ada beberapa orang yang sudah berada di atas gedung yang bersiap akan mengambil nyawa kita," tanya Harry.
"Kita hadapi saja yang di bawah, mengenai di atas gedung ada yang akan menghapus mereka," jawab Charles.
"Iya!" jawab Harry.
Semua yang berdiri di atas gedung bersiap ingin melepaskan tembakannya ke arah mobil tersebut.
DOR...DOR...DOR...DOR.
Tembakan serentak dari pembunuh mengenai mobil Charles.
Harry membelokkan mobilnya ke kiri dan ke kanan.
DOR....DOR...DOR...DOR...
Tembakan mereka yang mengenai mobil itu yang sedang berjalan tanpa di kendalikan.
Tidak lama kemudia terdengarlah suara tembakan berasal dari atas gedung sana.
DOR...DOR...DOR...DOR...
Tembakan yang terjadi di atas gedung.
para pembunuh yang tadinya berhasil di bunuh oleh anggota Charles yang di atas gedung. semua anggotanya telah bersiap melakukan pengawalan dari jarak jauh.
Setelah pembunuh sniper tewas, maka Charles, Cole dan Harry harus menghadapi musuh-musuhnya yang berada di pinggir jalan itu.
Beberapa pria bersenjata melepaskan tembakannya ke arah Charles dan dua pengawalnya.
DOR....DOR...DOR...DOR...DOR....DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
Di saat di serang mereka berlindung di sebalik mobil-mobil yang parkir di pinggir jalan.
DOR....DOR...DOR...DOR...DOR....DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
Tembakan mereka menembus mobil milik orang lain.
Charles berlindung di sebalik mobil yang parkir di sebelah kiri jalan itu, sementara Cole dan Harry di sebelah kanan jalan tersebut.
DOR....DOR...DOR...DOR...DOR....DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
__ADS_1
Tembakan tanpa berhenti di lakukan oleh para pembunuh itu, mereka berjalan semakin menghampiri posisi sasarannya, sementara Charles dan dua pengawalnya mempercepatkan langkah mereka dengan sambil menunduk dan berlindung ke mobil yang lebih jauh jaraknya.
DOR....DOR...DOR...DOR...DOR....DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
Tembakan mereka telah merusak mobil-mobil di sana, dari kaca pecah dan bagian lain juga telah di tancap oleh puluhan butir peluru.
Karena tembakan yang tanpa berhenti sehingga mengenai tangki minyak, dan tidak lama kemudian salah satu mobil tersebut mengeluarkan api dan sesaat kemudian mobil itu meledak dan menjalar ke mobil lain
DUAR....DUAR....DUAR....DUAR...DUAR...DUAR...
Ledakan besar terjadi sehingga membuat para pembunuh itu harus berlari secepat mungkin dan menjauh dari ledakan tersebut.
DUAR....DUAR....DUAR....DUAR...DUAR...DUAR...
Ledakan semakin menjalar mengenai mobil-mobil lainnya.
Dua sisi jalan besar terjadinya ledakan sehingga menyebabkan jalan itu macet total, dan selain itu para pejalan kaki harus berlari berhamburan untuk menjauhi tempat yang terjadinya ledakan tersebut.
Karena ledakan yang cukup besar sehingga merusak beberapa toko dan kaca-kaca besar toko tersebut.
PRANG...
PRANG...
PRANG...
PRANG...
PRANG...
"Ke mana mereka?" tanya salah satu pembunuh yang tidak melihat keberadaan sasarannya.
"Mungkin saja mereka sudah ikut terbakar," jawab teman lainnya.
Di saat mereka sedang memandang ke arah ledakan itu dan sambil memastikan apakah Charles sudah tewas dalam ledakan atau belum, tiba-tiba saja mereka di serang dari belakang..
DOR....DOR...DOR...DOR...DOR....DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
Tembakan yang di lakukan oleh Charles, Cole dan Harry yang entah muncul dari mana.
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
Teriakan serentak musuhnya yang di tembus oleh peluru
DOR....DOR...DOR...DOR...DOR....DOR...DOR...DOR...DOR...DOR...
Tembakan tanpa berhenti di lakukan Oleh Charles, Cole dan Harry.
"Aarrggh...."
"Aarrggh...."
Teriakan mereka dan sesaat kemudian mereka tewas hingga tak tersisa.
__ADS_1