Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Pertengkaran Julia dan Flower


__ADS_3

"Sebuah rumah tangga bahagia atau tidak tergantung wanita yang kita nikahi, selama 8 tahun pernikahan kami disaat itu kami bertengkar setiap saat, masalah kecil saja dijadikan masalah besar, mana mungkin paman bisa bertahan, oleh karena itu paman keluar bersama Steve disaat itu, dan lalu menabrak wanita itu, dan disitulah hubungan kami dimulai, akan tetapi sangat disayangkan hanya sementara" jelas Vic dengan mengingat masa lalu


"Paman sangat mencintainya?" tanya Charles


"Dia wanita dewasa, dan sangat lembut, berterus terang saja disaat paman bersamanya paman merasakan kenyamanan seperti sebuah keluarga, disaat itu dia bekerja dirumah paman yang satu lagi, selama dia bekerja kami menjalin kasih dan suatu saat dia pergi begitu saja. dan setelah sembilan bulan kemudian paman bertemu dengannya lagi dirumah sakit, dia melahirkan seorang putri yang sangat lucu dan manis, senyuman anak itu sangat cantik senyumannya sangat mirip dengan ibunya, dan dibagian belakang pundaknya ada tanda lahir. dia memberitahuku jika bayi itu adalah keturunanku, paman mengira sebuah kebahagiaan sudah didepan mata, tidak tahunya dia pilih kembali kerumahnya" jelas Vic


"Jika hubungan dia dan suaminya tidak baik dan sudah melahirkan anak paman, lalu kenapa dia harus kembali kerumahnya?" tanya Charles


"Itu karena papa sudah berkeluarga, dia tidak ingin menjadi perusak rumah tangga orang, dan akhirnya papa dan bibi itu masing-masing kembali ke keluarga yang membuat mereka menderita" jawab Steve


Disisi lain Cole membawa Flower menuju ke kamar Vic


"Nona, kamar tuan Vic Austin ada diujung sana" kata Cole yang sedang berjalan bersama Flower


"Iya'


Julia yang sedang berjalan dengan cepat langkahnya lalu menabrak Flower sehingga membuat mereka hampir terjatuh


Brugh


"Aaaargghh" jeritan serentak mereka yang sama-sama kesakitan


"Nona, Anda tidak apa-apa?" tanya Cole yang memegang lengan Flower


"Tidak" jawab Flower


"Bibi, apa Anda tidak apa-apa?" tanya Flower yang menghampiri Julia


"Hei...apa kau tidak punya mata ya? apa kau sudah buta?' bentak Julia dengan nada tinggi dan mendorong Flower dengan kasar sehingga hampir terjatuh dan ditahan oleh Cole dari belakang


"Nyonya, jangan bersikap tidak sopan, Anda yang salah tapi ingin menyalahkan orang lain" ketus Cole dengan tegas dan berdiri berhadapan dengan Julia


"Anak muda yang kurang ajar, dia tidak punya mata sehingga aku menabraknya, bukannya minta maaf malah melawan" ketus Julia


"Anda sangat tidak masuk akal, Nyonya. Anda yang menabrak nona kami seharusnya dirimu yang harus berminta maaf pada nona kami" bentak Cole dengan kesal


"Percaya atau tidak aku akan menuntutmu" gertak Julia dengan egonya yang tinggi

__ADS_1


"Bibi yang menabrak ku dari belakang kenapa harus aku yang minta maaf? lagi pula Anda harus tahu mengaku salah jangan suka menindas orang" ucap Flower yang maju berhadapan dengan Julia


"Kurang ajar" bentak Julia dengan nada tinggi dan ingin menampar Flower akan tetapi langsung ditahan oleh Cole


"Lepaskan tanganmu, aku mau memberi pelajaran padanya, kelihatanya orang tua mu juga tidak baik karena tidak bisa mendidik anak sepertimu" ketus Julia dengan nada keras yang memenuhi satu lorongan rumah sakit itu


"Lepaskan tanganmu, Nyonya Austin" ucap Winz yang melangkah menghampiri mereka


"Winz..?" sahut Julia yang menoleh ke arah dokter itu


"Flower, apa kamu tidak apa-apa?" tanya Winz dengan menyentuh pundak Flower


"Tidak apa-apa" jawab Flower


'Nyonya Austin, Anda berteriak dirumah sakit serta ingin melukai teman saya ini sangat tidak baik dilihat orang" tegus Winz dengan tegas


"Winz, apa yang kamu katakan? aku hanya ingin memberi pelajaran pada gadis kurang ajar ini, ibunya pasti adalah wanita yang gagal mendidik anak, aku yakin ibunya pasti bukan wanita baik" ketus Julia dengan ngehina


Flower yang mendengar hinaan Julia merasa emosi seketika dan mendorong wanita itu dengan sekuat tenaga sehingga punggungnya menabrak dinding


"Aaaarrhhhh" pekikan Julia yang kesakitan


"Jangan menghina mamaku, dia tidak bersalah, dan kalian yang sudah tua kenapa selalu saja suka menindasku?" bentak Flower yang emosi


"Kau...?" ucap Julia yang terpotong


"Nyonya Austin, Flower adalah teman saya, dari tadi Anda sudah menimbulkan masalah disini, jika Anda menyakiti Flower maka saya sebagai seorang dokter yang merawat Flower bisa menuntut Anda" tegur Winz dengan tegas


"Winz apa kamu tidak salah? aku adalah ibunya Steve yang sudah berteman lama denganmu, dan kamu juga sudah melihatkan dia mendorongku" ujar Julia


"Nyonya Austin, tadi Anda menghina ibunya Flower, jadi ini adalah reaksi yang wajar, lagi pula jika saya menuntut Anda, Anda tetap kalah karena Flower adalah pasien saya, mengenai Steve dia adalah orang yang bijaksana jadi dia bisa membedakan yang mana salah dan yang mana benar jadi dia pasti akan tahu siapa yang salah" kecam Winz dengan tegas


"Hari ini kau beruntung aku berharap tidak melihatmu lagi, hufff" ketus Julia yang melangkah pergi


"Flower, apa kamu benar tidak apa-apa?' tanya Winz


"Tidak apa-apa, em..tadi apa aku keterlaluan karena sudah mendorongnya?"

__ADS_1


"Kamu tidak salah Flower" jawab Winz dengan senyum


"Kalian ingin kemana?' tanya Winz yang melihat ke arah Flower dan Cole


"Nona Flower ingin melihat ayah tuan Steve dan tidak menyangka bisa bertemu dengan nyonya Austin disini" jawab Cole


"Itu sudah biasa, sifatnya selalu ingin menang sendiri" ujar Winz


"Rupanya dia adalah ibunya kakak Steve, tidak baik jika aku kesana, nanti kami bertengkar lagi" ujar Flower


"Flower, apa kamu takut dengan dia?" tanya Winz


"Dia sangat galak, dan juga aku tidak mau bertengkar dengan dia, karena dia adalah ibunya kakak Steve" jawab Flower


"Flower, jangan takut. pergi saja tidak apa-apa, dia tidak bisa menyakitimu, jika ada yang menyakitimu kamu bisa melawan jadi tidak perlu takut. Steve juga tidak menyalahkanmu" ucap Winz


"Apa baik kalau aku kesana?"


"Tidak masalah, jangan mengelak karena ini bukan salahmu, dan aku yakin dengan sifatnya itu dia pasti akan mengadu pada suami dan anaknya, jadi kau harus maju memberi penjelasan kepada mereka, tuan Vic dan Steve adalah orang yang bijaksana, jadi mereka tidak begitu mudah termakan kata wanita tadi itu" jelas Winz dengan berusaha membantu Flower untuk melepas rasa takutnya


"Iya, kalau begitu aku akan pergi" jawab Flower dengan menurut


"Baguslah, maju jika ada yang menyakitimu agar mereka tahu kamu tidak lemah" ucap Winz dengan menyemangati Flower


"Terimakasih" ucap Flower dengan senyum dan berjalan menuju kekamar Vic bersama Cole


Julia yang merasa kesal dengan kejadian tadi telah mengatakan semuanya kepada Vic, Steve dan Charles


"Aku tidak menyangka anak muda sekarang memang kurang ajar sekali" ngoceh Julia tanpa berhenti dari tadi


"Sudahlah Ma, lagi pula Mama juga tidak terluka jadi biarkan saja" ujar Steve yang berusaha membuat ibunya berhenti mengoceh


"Steve, kenapa kau selalu saja membela orang lain? kau jangan lupa kau adalah putraku" bentak Julia dengan kesal


"Julia, sudah cukup. ini sebenarnya bukan masalah besar kenapa harus diperbesarkan? selagi kau tidak terluka maka tidak bermasalah sama sekali, lagi pula kau harus tahu sini adalah rumah sakit, jika Winz dia menuntut maka kita akan kalah darinya, dan bukannya kamu mengatakan jika gadis itu adalah pasiennya jadi Winz berhak melindunginya, jangan menjadikan masalah kecil menjadi masalah besar" kata Vic dengan kesal


"Sayang sekali gadis murahan itu aku sudah lupa dengan namanya, jika tidak aku akan membuat dia dikeluarkan dari rumah sakit ini" ketus Julia

__ADS_1


__ADS_2