Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Perselingkuhan


__ADS_3

Di malam itu Charles meneteskan obat cairan bening ke telapak tangan Flower, Flower yang kelelahan dan sudah ketiduran dengan begitu pulas tidak menyadari jika sang majikannya itu sedang duduk di sampingnya


"Apa karena ini makanya kau jatuhkan cangkir itu? tentu sakit sekalikan? aku seharusnya merasa senang tapi kenapa aku malah merasa sakit di hati dengan luka mu ini? Flower, katakan jika kau masih mengenalku dan masih memiliki perasaan padaku maka aku pasti tidak akan begitu keras denganmu" batin Charles


Charles menatap gadis itu dengan tatapan penuh perasaan sambil mengelus rambut Flower yang hitam dan wangi itu


"Selama malam" ucap Charles dengan mencium wajah Flower


Villa Clisten


Mark yang dalam keadaan mabuk kembali ke rumahnya dengan di temani wanita cantik yang bekerja di club malam


Wanita itu lalu membawa Mark ke kamarnya, saat di kamar Mark dengan penuh naf.su mencium wanita itu dengan sambil melepaskan pakaiannya, Mark dan Mona yang sedang bertengkar membuat mereka sedang berpisah ranjang


Tidak lama kemudian Mark pun menyet*buhi wanita itu dengan bergai.rah, teriakan wanita itu di dengar oleh Mona yang tidur di kamar sebelah


"Aaaaarggghhh. Tuan, pelan kau sangat hebat" ucap wanita


"Kau sangat cantik, bahkan lebih cantik dari istriku" jawab Mark yang sedang melakukan pergerakan di bawah sana


Karena mendengar suara wanita maka Mona pun menuju ke kamar Mark


Klek


Mona yang membuka pintu melihat suaminya sedang bersetub*h dengan wanita lain di kasur yang biasa mereka gunakan, membuat dirinya hampir tidak percaya dengan pemandangan itu, rasa sakit bagaikan di sambar petir. karena melihat pria yang sudah menjadi suaminya selama 10 tahun sedang melakukan hubungan intim di rumah mereka sendiri


"MARK CLISTEEEEN" teriak Mona yang dengan nada tinggi


Mendengar teriakan wanita itu Mark pun menoleh ke arah Mona yang sedang berdiri di pintu


"Rupanya kau, untuk apa kau berteriak? memang ada apa kau kesini?" tanya Mark dengan cuek dan melanjutkan gerakannya dengan cepat


"Sudah Tuan, istri Anda di sana" kata wanita itu yang ingin bangkit akan tetapi pinggangnya di tekan oleh Mark yang sedang melakukan pergerakannya


"Biarkan saja, malam ini kau adalah milikku dan mulai hari ini kau boleh tinggal di sini, dan tinggal bersama ku di kamar ini" jawab Mark

__ADS_1


"MARK CLISTEEEN, kau sangat keterlaluaaan, aku adalah istrimu tapi kau malah membawa wanita lain pulang ke rumah, aku masih hidup saja kau sudah berani melakukan ini" teriak Mona dengan histeris


"Apa sudah puas berteriak? jangan menganggu ku, apa kau tidak melihat aku sedang sibuk" bentak Mark dengan kesal


"Hentikaaaaaan, usir dia keluaaaaar" teriak Mona


"Mulai hari ini dia akan tinggal disini, jika kau tidak suka maka pergi saja" ketus Mark yang masih sibuk dengan aksinya


"Mark Clisten, kau benar-benar keterlaluan, aku adalah istrimu tapi kau malah melakukan hubungan menjijikan ini di atas kasur kita" bentak Mona yang histeris


"Kau jangan lupa, kau bukan istriku, kita belum pernah menikah, jika bukan karena tubuhmu yang bagus itu apa kau mengira aku mau bersamamu? sekarang aku sudah temukan wanita yang lebih cantik dan lebih memuaskan diriku tentu aku memilih dia, jika kau tidak senang kau bisa pergi" ketus Mark


'Aaaaaaaarrrrhhh, hentikaaaaaan" teriakan Mona yang menghampiri Mark yang sedang menyetubuhi wanita itu dan lalu Mona memukul-mukul Mark dengan sekuat tenaga


"Pergiiii, jangan menganggu ku" bentak Mark dengan mendorong Mona dengan kuat sehingga terjatuh


Bruk


"Aaaaarrhhhhh, kakiku" jeritan Mona yang kakinya terkilir


"Aaaaaarrrrhhh, kau bajing.an, aku bersama mu sudah 10 tahun kenapa kau begitu tega" teriak Mona


"Kau tidak rugi di saat bersamaku, kau mendapatkan segalanya kan? dan jangan lupa dulu kau hanya janda yang di tinggalkan suamimu yang maling itu, kau memiliki segalanya semua juga dariku" bentak Mark yang sedang melakukan aksinya tanpa berhenti


"Mama" teriak Fannie yang masuk ke kamar ayah tirinya itu, tentu pemandangan di atas kasur itu membuatnya hampir tidak percaya karena ayah tirinya tega menyakiti ibunya


"Ma..apa kamu baik-baik saja" teriak Fannie yang menghampiri ibunya yang sedang terduduk di lantai sambil menangis dan berteriak dengan histeris


"Fannie, cepat bawa wanita gila ini keluar, jangan mengangguku" ujar Mark dengan kesal


"Pa, kenapa kau bisa melakukan hal menjijikan seperti ini kasur mama?"


"Menjijikan? jangan lupa ini adalah rumahku, dan bukan hanya malam ini malam seterusnya aku juga akan membawa wanita lain pulang kerumah, sementara ibu mu ini aku sudah muak" ketus Mark


"Tapi mama sudah bersama papa selama 10 tahun, kenapa bisa begitu tega berhubungan wanita jijik ini?"

__ADS_1


"Kau mengatakan dia jijik? apakah tubuhmu itu masih bersih? pergi dan jangan menganggu ku" ketus Mark


Fannie merasa histeris oleh ucapan ayah tirinya itu yang menganggap dirinya yang sudah kotor sehingga mengeluarkan air matanya, dan lalu dia pun mendekati ibunya yang masih duduk di lantai sambil menahan sakit di kakinya


"Ma, mari kita keluar" kata Fannie yang memapah ibunya untuk berdiri


"Kenapa punya mu bisa begitu memuaskanku sayang, aku menyesal karena baru sekarang aku mengenalmu" ujar Mark dengan tertawa sambil mencium wanita itu


"Kurang ajaaaar", teriak Mona yang histeris karena mendengar ucapan suaminya


"Apa kau tahu punya istriku kalah jauh darimu, kau lebih hebat" kata Mark yang tidak peduli dengan Mona dan Fannie yang masih di dalam kamar itu


"Mark Clisten, kau pasti akan dapat balasan" bentak Mona yang merasa hancur


Fannie lalu membawa ibunya meninggalkan kamar ayahnya itu, sementara Mark sama sekali tidak peduli dengan Mona dan Fannie, dan melanjutkan aksinya


"Mama, bagaimana jika kita pergi dari sini?" tanya Fannie yang berada di kamarnya


"Aku tidak rela" jawab Mona yang sedang histeris


"Ma, tadi sudah lihatkan? bagaimana dia melayani mu dengan cara seperti ini, kenapa harus bertahan jika sudah sakit"


"Jika aku pergi maka aku sudah kehilangan semuanya, aku tidak puas" jawab Mona yang duduk dengan bersandar


"Apa Mama mau melihatnya setiap malam membawa wanita pulang? dia sudah berubah banyak, Ma. jika semakin lama tinggal di sini akan semakin sakit"


"Semua harta keluarga ini adalah milikku, dia tidak layak mengkhianati ku, aku tidak puas, aku ingin membalas dendam, dia menyakiti kita dan akan kita balas"


"Dengan cara apa? kita bukan lawannya"


"Bukankah dia masih memiliki seorang putri anak sampah itu?"


"Apa rencana mu, Ma. dia sudah bersama dengan Charles jadi tidak mungkin kita bisa menyakitinya lagi"


"Jika saja dia menjadi korban pemerkos*an dan kemudian fotonya di sebar makanya ini bisa menjatuhkan nama baik Mark, dia tidak bisa mengelak lagi karena anak sampah itu adalah anak kandungnya"

__ADS_1


__ADS_2