Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Boneka kesayangan


__ADS_3

"Kenapa sifatnya tidak pernah berubah sama sekali, aku masih kagum sama papaku yang masih bertahan dan tidak memilih pergi saja" gumam Steve


Kumpulan Red Lion


"Tuan besar, Charles Robertson selama beberapa hari ini berada dirumah sakit, dia sepertinya sudah jatuh cinta kepada gadis itu" ujar Ricky


"Bocah dingin itu akhirnya bisa jatuh cinta terhadap seseorang, sehingga menjaganya siang dan malam hanya demi seorang gadis" ucap Brad


"Tuan besar, Farlos berulah lagi, dia memperk*sa dua wanita di malam itu, mereka adalah istri dan anak tiri Mark Clisten, dan dengar info sebelumnya dia mengutuskan preman membuat keributan dipelabuhan, dan hasilnya mereka dibunuh begitu saja oleh Charles dan anggotanya" jelas Ricky


"Sibocah bodoh ini selalu saja ingin mencari masalah dengan Charles, ini hanya akan merugikan dia saja" kata Brad


"Bagaimana dengan wilayah kita, apa masih ada yang menganggu?" tanya Brad


"Tuan besar, anggota kita sudah mengusir mereka tapi mereka tetap datang juga dikeesokan harinya, apa perlu kita perintah Farlos untuk mengurusnya?"


"Anak bodoh itu tidak berguna sama sekali, jika masalah ini harus serahkan kepada Charles, karena hanya dia saja yang tanpa ragu dan tanpa rasa takut mengatasinya, jika Farlos dia adalah seorang penakut, selain hobi bermain wanita dia bisa apa lagi" jawab Brad dengan menghela nafas panjang


"Apakah ingin saya menjumpai Charles?"


"Pergilah tapi bukan sekarang, kita tunggu saja jika dia sudah kembali ke Villanya, jika tidak dia akan tahu jika kita sedang mengintainya" jawab Brad


"Baik Tuan besar" jawab Ricky dengan menurut


Malam hari di rumah sakit


Dimalam itu Charles sedang menyuapi Flower, selama beberapa hari dirumah sakit Charles menjaganya dengan sepenuh hati, dengan bersikap lembut dan memanjakan pujaan hatinya itu, dia berusaha ingin membuat gadis itu merasa nyaman dan tanpa rasa takut terhadap dirinya


"Bagaimana dengan buburnya? apa Flower menyukainya?" tanya Charles dengan senyum


"Rasanya lezat, aku sudah lama tidak makan makanan seperti ini" jawab Flower dengan menyantap makanannya


"Makan yang banyak jika kamu menyukainya' ucap Charles yang sambil menyuapi pujaannya itu


"Iya"


"Flower, apa ada sesuatu yang kamu inginkan?"

__ADS_1


"Aku mau bertanya sesuatu"


"Tanya saja, apa yang kamu ingin tahu?"


"Setelah keluar dari rumah sakit apa kamu akan mengantarku pulang ke Villa Clisten?" tanya Flower yang trauma dengan tempat itu


"Apa Flower ingin kembali kesana?"


"Ti..tidak, aku boleh bekerja di rumahmu, kerja apa saja juga tidak apa-apa, asal jangan mengembalikanku ke rumah itu, dan jangan biarkan aku tidur diruang gelap, walau kamar kecil atau gudang tidak masalah asal jangan diruangan bawah tanah, aku tidak butuh gaji, asal memberiku pekerjaan dan tempat tinggal sudah cukup dan tolong jangan mengantarku kembali kesana" pinta Flower


"Flower, mulai hari ini kamu tidak perlu mengerjakan semua itu lagi, itu bukan tugasmu" ujar Charles dengan menyentuh wajah Flower


"Lalu, apa yang harus kukerjakan jika aku tidak melakukannya?" tanya Flower dengan polos


"Cukup temani aku saja. Flower, kamu adalah kekasihku jadi tidak perlu mengerjakan semua itu lagi" jawab Charles yang meletakkan mangkok berisi bubur dimeja samping ranjang


''Bukankah kamu pernah mengatakan jika aku harus bekerja"


"Itu dulu, dan itu adalah salahku, mulai saat ini kau tidak perlu melakukan itu lagi, apapun yang kamu butuhkan kamu bisa meminta dengan pelayan rumah itu, dan kemanapun kamu pergi Cole akan menjadi pengawalmu" jelas Charles dengan memeluk Flower


"Kekasih? apakah maksudnya boneka pemuas seperti yang dia katakan sebelumnya? setelah dia bosan denganku maka aku akan dibuang setelah dia dapat penganti lainnya? dan disaat itu aku akan dibuang untuk kedua kali dalam hidupku, aku terlalu bodoh jika merasa Charles benar-benar menyukaiku, sehingga aku bisa lupa apa yang dia katakan dimalam itu, kemanapun aku pergi atau bersama siapa tetap akhirnya akan dibuang, karena dia pernah mengatakan jika aku adalah bonekanya" batin Flower


"Apa yang kau katakan?" tanya Charles yang melepaskan pelukannya


"Apa suatu saat kau akan membuangku jika kau sudah bosan dengan boneka sepertiku?"


"Kau adalah boneka, tapi kau adalah boneka kesayanganku" jawab Charles dengan senyum dan mencium bibirnya Flower


"Dari awal kau sudah menjadi boneka kesayanganku, dan bukan boneka tidak berguna ataupun boneka pemuas, tapi kau adalah boneka satu-satunya yang kucintai dan ku sayangi" batin Charles


Ruangan bawah tanah tempat kurungan Mark dan keluarganya


"Bukan pintunya, tolong.." pinta Mona yang tidak bisa menahannya


"Tolong biarkan kami bertemu dengan Charles, dia adalah menantuku, putri ku sedang bersamanya jadi aku adalah calon mertuanya" pinta Mark


"Sudah diam, tanpa perintah.. kalian tidak bisa kami lepaskan" bentak salah satu anggota Charles

__ADS_1


"Beri kami makan, kami sudah dua hari tidak makan dan juga beri kami bantal dan selimut" teriak Fannie


"Oh mau makan ya? makanan apa yang kamu mau?' tanya salah satu anggota Charles


"Tentu saja makanan bergizi dan lezat" jawab Fannie


"Hahahahahahah, makanan bergizi dan lezat? hahahahaha" tertawa serentak mereka berdua


"Kenapa kalian tertawa? kalian pikir kalian siapa..ha?" bentak Fannie dengan kesal


"Seharusnya kau mencermin diri dulu, siapa kau sebenarnya sehingga ingin meminta makanan lezat dan bergizi, apa kau mengira sini adalah hotel berbintang"


"Cepat buka pintunya kami tidak tahan lagi, sini sangat gelap, dan malam lantainya sangat dingin, kalau lama-lama kami bisa sakit" bentak Mona dengan kesal


Prok....prok....prok ...prok


Tepukan tangan dari Harry yang datang bersama Cole


"Ternyata kau bisa merasa lapar, dingin dan tidak tahan, ini baru dua hari kalian sudah berteriak seperti kesurupan, disaat kalian menyiksa anak gadis usia 14 tahun sampai sekarang apa kalian tidak memikirkan bagaimana dengan kondisinya?" ujar Harry


"Kalian adalah keluarga yang sangat tidak punya hati, dan kau Mark Clisten, bisanya kau mengurung putrimu sendiri didalam ruangan bawah tanah, dan sekarang kalian juga harus merasakan bagaimana rasanya jika dikurung didalam ruangan yang gelap dan tanpa apapun" ucap Cole


"Itu bukan urusan kami, jangan melibatkan kami" ujar Mona


"Kau salah wanita tua, semuanya berawal dari permintaanmu, pria bodoh ini mendengar semua hasutanmu, kalian mengurungnya dan memberi dia makanan anjing dan nasi yang sudah basi yang sisa dari kalian" ketus Cole dengam kesal


"Tidak apa-apa, semua ini akan kita balas satu-persatu, ini aku membawakan nasi yang sudah basi, apa kalian tahu aku dan anggotaku mencarinya di tong sampah, demi apa?demi mau memberi makan kepada tiga ekor anjing peliharan kami, hahahahaha" ujar Harry yang membawa plastik yang berisi makanan yang diambil dari tong samph


"Tidak, aku tidak mau" teriak Fannie


"Itu bukan makanan manusia, kalian sangat keterluan" bentak Mona


"Kalian jangan keterlaluan, itu makanan yang sudah tidak layak" ujar Mark


'Hahahahahaha Mark Clisten, apa kau sudah lupa dulu bukankah kau selalu memberikan makanan ini untuk putri kandungmu itu? dan sekarang kau bisa mencobanya juga, dan kalian berdua juga harus merasakan apa yang sudah nona Flower rasakan selama 10 tahun atas ulah kalian semua" kata Harry


"Buka pintunya dan beri mereka makan, jika mereka tidak mau maka paksa mereka menelannya sampai habis" perintah Harry kepada dua anggota penjaga pintu itu

__ADS_1


"Baik Kak" jawab serentak mereka berdua


__ADS_2