Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Mark menolak memberikan saham


__ADS_3

"Kembali kerjakan tugasmu dan jangan bermain ulah, boneka kecil" ucap Charles dengan tegas dan melangkah pergi meninggalkan ruangan kerjanya dengan di ikuti Harry dan Cole


"Apa salahku? kenapa dia seperti memiliki dendam denganku" gumam Flower yang sedang mengusap air matanya


Charles dan anggotanya menuju ke pelabuhan miliknya yang di ganggu oleh sekelompok orang yang tidak di kenali, tidak lama kemudian mereka pun tiba ke lokasi


"Jika tidak mau kena masalah cepat bayar uang keamanan" bentak salah satu preman pada anggota Charles yang di pelabuhan sana


"Ini adalah wilayah kami, kalian tidak pantas meminta uang dengan kami" balas bentakan anggota Charles


Puluhan anggota Charles dan puluhan preman itu saling berdebat, masing-masing dari dua kumpulan memiliki sejata tajam dan mulai saling mendorong


"Aku mengira siapa yang dengan beraninya menganggu wilayahku, ternyata hanya sekumpulan manusia tidak berguna" ucap Charles yang berjalan menghampiri mereka bersama Cole dan Harry


Mendengar suara yang datang dari arah lain maka mereka pun berhenti berdebat dan menoleh ke arah suara itu berada


"Bos" ucap Serentak anggota Charles


"Apakah mereka yang sering datang kesini?" tanya Charles dengan tatapan tajam


"Benar Bos, mereka setiap hari ke sini" jawab serentak anggotanya


"Apa wilayah ini milik mu? dan apa buktinya jika sudah menjadi milikmu?" ketus salah satu preman itu


"Kau sangat bodoh, datang ke sini mencari masalah tapi kau malah tidak tahu siapa pemilik tempat ini" ketus Harry dengan kesal


"Kau adalah ketua mereka?" tanya Charles dengan senyum santai, tangan kanan Charles telah memegang sebilah belati yang di simpan dalam lengan panjang jasnya itu, dengan bersiap untuk bertindak


"Kau adalah bos mereka, kelihatannya kau harus membayar uang keamanan agar kalian bisa melanjutkan bisnis kalian di sini, dan selain itu kami juga akan melindungi kalian agar kalian aman-aman saja dan bebas dari gangguan siapapun" kata preman itu dengan yakin


"Hahahahaha...apa aku membutuhkan perlindunganmu? apa kau tahu siapa aku? kau datang ke tempatku tapi tidak mengenalku kau sangat menyedihkan" ujar Charles dengan kemudian langsung menyayat leher preman itu yang sedang berdiri di hadapannya


Srek...


"Aaaarhhhh" jeritan sesaat pria itu dan langsung tewas di tempat

__ADS_1


"Hah...kau membunuh kakak kami" bentak preman lainnya yang sama-sama maju menyerang Charles dengan mengunakan senjata tajam mereka


Di saat mereka menyerang..Charles yang tanpa basi basi langsung menikam satu-persatu preman itu, begitu juga di lakukan oleh anggotanya


Srek...


Tikaman yang di lakukan oleh Charles mengenai bagian perut preman itu


"Aaaarhhh" jeritan preman itu yang kesakitan sehingga tidak lama kemudian dirinya tergeletak tidak bernyawa


Srek...


Arrrgghhhh" jeritan para preman itu yang di tikam oleh Charles dan Cole


Srek...


Aarrrrrgghhh" jeritan preman itu yang di yayat lehernya oleh Charles


Saling membunuh terjadi di siang itu, puluhan preman itu di kalahkan dengan begitu mudah oleh Charles dan anggotanya, beberapa preman itu tewas dengan tikaman di bagian tubuh mereka dan juga leher mereka yang hampir putus karena terkena belati yang di gunakan oleh Charles


"Selidiki di mana sarang mereka, aku yakin mereka pasti suruhan orang" perintah Charles dengan tegas


"Kira-kira siapa yang mengirim mereka?" ucap Harry dengan penasaran


"Aku yakin hanya dia, karena sejak aku mengendalikan pelabuhan ini dia sering menjadi tidak senang dan selalu ingin mencari alasan agar tuan besar menarik pelabuhan ini dari tanganku" jelas Charles


"Kalau begitu maka aku akan mulai menyelidiki dia, jika dia apa yang akan kita lakukan?" tanya Cole


"Buang semua sampah ini ke depan rumahnya" jawab Charles


"Baik Bos"


Setelah berhasil membunuh preman-preman itu Charles beserta Cole dan Harry meninggalkan pelabuhan


Villa Clisten

__ADS_1


Di siang itu Mark di hubungi oleh Farlos yang berniat ingin merebut saham terbesar milik keluarga Clisten


"Aku tidak takut jika kau ingin mengancamku, karena jika kau memang suka maka sebarkan saja video itu, aku bisa memberitahu kepada semua orang jika wanita itu bukan putri kandungku, kalau mereka tidak percaya maka kami bisa melakukan tes DNA" jelas Mark yang sedang berbicara di handphonenya


"Apa kau tidak takut jika namamu tercemar, Mark Clisten? dia adalah putri mu yang selama ini menemani tapi kau bisa saja dengan begitu mudah lepas tangan" ucap Farlos


"Aku tidak peduli dengan itu, jika sudah tersebar aku hanya akan mengusirnya dari rumahku, semua orang sudah tahu jika dia bukan anak kandungku" balas Mark dengan tegas


Klek


"Mark Clisten" teriak Mona yang masuk ke kamar Mark karena mendengar ucapan Mark yang membuat dirinya kecewa berat


"Apa kau sudah gila, harus berteriak begini" bentak Mark yang bangkit dari tempat duduknya


"Kenapa kau bisa begitu tega terhadap anak kebanggaan mu? selama ini bukankah kau sangat perhatian padanya? dan kenapa di saat dia tertimpa masalah kau malah mengabaikannya" bentak Mona


Mark mengabaikan perkataan Mona dan melanjutkan perbicaraannya dengan Farlos


"Farlos Robertson, kau dengar baik-baik, mengenai saham aku tidak akan memberikan padamu, karena itu adalah milikku, dan jika kau ingin sebarkan video itu maka silakan saja, karena itu bukan urusan ku" ketus Mark pada Farlos yang di seberang sana dan kemudian memutuskan panggilannya


"Mark Clisten, kau sangat keterlaluan, apa kau ingin Fannia di tertawa oleh seluruh dunia? bagaimana dia bisa hidup jika video itu tersebar?" teriak Mona dengan kesal


"Memangnya apa hubungan denganku? dia adalah anakmu dan bukan anakku, jadi untuk apa aku harus mengorbankan sahamku, semua ini dia harus menanggung sendiri dan kau sebagai ibunya yang harus mencari jalan keluar" bentak Mark dengan nada tinggi


Fannie yang berada di luar kamar itu telah mendengar pertengkaran di antara ayak tiri dan ibunya, dirinya hanya bisa mengeluarkan air mata karena video tersebut akan di sebarkan oleh Farlos jika Mark bersikeras tidak ingin menyerahkan sahamnya


"Selama ini dia sudah banyak membantumu tapi kau malah mengorbankannya di saat dia menjadi korban pemerkos*an Farlos, apa kau tahu betapa hancurnya hati Fannie"ucap Mona dengan nada kesal


"Membantuku? memang selama ini dia membantu dengan gratis? semua pakaian kalian dan kosmetik dan barang bermerk itu dari mana datangnya? semua juga dari uangku kan" bentak Mark dengan kesal


"Mark Clisten, aku bertanya padamu apakah kau ingin melihatnya hancur dan di hina seluruh dunia?"


"Dia pantas mendapatkannya, karena walau dia hidup juga tidak berguna" bentak Mark dengan kesal


Karena tidak tahan mendengar hinaan Mark, Fannie lalu pun masuk ke kamar ayah tirinya itu

__ADS_1


"Pa, selama ini aku sangat menurut padamu, aku bahkan lebih pintar dan cemerlang dari Flower yang tidak berguna itu, walau aku mendapatkan fasilitas mewah tapi aku juga sudah membantu bisnismu, sedangkan Flower selain hanya tahu makan dan tidur dia tidak bisa apa-apa lagi, dia anak kandungmu tapi dia tidak pernah membantu apapun, sedangkan aku selalu mengharumkan namamu, kemana pun kita pergi mereka selalu memujiku dan memujaku bagaikan dewi, tapi kenapa kau tidak merasa sakit di saat aku lecehkan di depan matamu?" ujar Fannie dengan sambil menangis


"Kau ingin membanding dirimu dengan Flower? selama ini kau dan ibu mu ini selalu saja menghinanya dan menyiksanya, bukan? kau selalu menganggap dirimu itu adalah anak permata di rumah ini, tapi kau salah kau bukan keturunanku karena darah di tubuhmu itu adalah darah ayahmu yang maling itu, kau menganggap dirimu adalah dewi tapi bagiku kau sudah kotor, dan aku sangat jijik setiap melihat kalian berdua" kata Mark dengan menghina


__ADS_2