Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Acara Pernikahan


__ADS_3

Keesokan harinya.


Markas Black Dragon.


Stone bersama Liza, Curry, Yona dan bersarapan bersama di ruang dapur.


"Huff....," keluhan Stone yang sedang menyantap makanan.


"Ada apa denganmu? kenapa mengeluh?" tanya Liza.


"Aku mendengar kabar mungkin Cole akan ikut bersama tuan Bared ke spanyol dan tinggal di sana," jawab Stone .


"Ke spanyol? bukankah ini wajar-wajar saja, aku tidak merasa heran," kata Yona yang menatap ke arah Liza dan Curry.


"Dia adaah putra tunggal tuan Bared, jadi tidak heran kalau dia menganti posisi ayahnya sendiri," ujar Curry yang meneguk minuman.


"Aku merasa kalau dia pergi maka Black Dragon akan kekurangan seorang pengawal yang hebat," ucap Stone yang merasa berat.


"Jangan di pikirkan! bukankah di Black Dragon masih ada kita. semua orang pasti akan berpisah. dan ini sudah tidak heran. apa lagi dia adalah putra tuan Bared. jadi sudah seharusnya dia ikut ayahnya," ujar Liza yang sambil menyantap makanannya.


"Liza, apa kamu tidak merasa berat?" tanya Curry yang menatap ke arah Liza yang duduk di sampingnya.


"Walau berat kita juga tidak bisa menghalangnya, kita semua sudah seperti satu keluarga. dan pasti akan berpisah di saat sudah tiba," kata Liza.


"Liza, apakah kamu tidak akan menghalang kepergian Cole?" tanya Yona.


"Kenapa aku harus menghalangnya?"tanya Liza.


"Kamu tidak menyesal jika biarkan dia pergi?" tanya Yona.


"Kenapa aku harus menyesal?" tanya Liza.


"Karena merasa sangat di sayangkan, jika kalian tidak bisa bersama," jawab Yona.


"Jangan bercanda! aku dan dia tidak ada hubungan apapun. sudahlah...Black Dragon harus membiasakan diri tanpa dia!" jawab Liza.


"Sudah saatnya dia pergi dan aku juga tidak perlu merasa berat, di mana-mana dan pertemuan pasti ada perpisahan, mungkin selama ini hanya aku yang bertepuk sebelah tangan, kalau tidak ada jodoh maka biarkanlah dia pergi," batin Liza.


"Hari ini kita akan pergi ke rumah Steve. semua gaun kita sudah tiba. dan kita harus mencobanya di sana," ujar Curry.


"Iya, aku tidak sabar ingin memakai gaun,"ujar Yona.

__ADS_1


"Memangnya dirimu tidak pernah memakai gaun?" tanya Harry yang tiba-tiba muncul di sana bersama Cole.


"Selama ini aku mana bisa memakai gaun. kita adalah wanita petarung," kata Yona..


"Dan aku yakin ketika kau memakainya pasti cantik," ucap Liza dengan senyum.


"Benarkah?" tanya Yona dengan tertawa.


"Dirimu memang sudah cantik. jadi jangan ragu pada diri sendiri!" ujar Curry.


"Mari kita habiskan sarapan kita dan langsung ke sana!" kata Liza yang sambil meneguk minumannya.


Setelah satu jam kemudian.


Mansion Steve.


"Kak Liza, Winz, gaunnya sangat pas untuk kalian yang memiliki tubuh langsing," ucap Flower dengan senyum.


"Aku yang selama ini selalu mengenakan pakaian dokter, kali ini aku harus mengenakan gaun ini dan aku harus biasakan diri," ujar Winz dengan senyum.


"Winz, kamu adalah dokter yang paling cantik dan setelah mengenakan gaun ini pasti lebih cantik," ucap Curry.


"Jangan memujiku! kau lebih cantik dariku, Curry." kata Winz.


"Kak Yona, pengantin lain akan mengenakan gaun yang terbuka di bagian leher dan juga lengan yang pendek ataupun tanpa lengan. tapi gaunku berlengan panjang, dan tertutup bagian leher. apa tidak kuno?" tanya Flower.


"Flower, ini tidak kuno sama sekali. coba kamu lihat designnya sangat luar biasa. walau berlengan panjang tapi modelnya sangat cantik. ia mengunakan motif bunga di bagian ujung lenganmu. dan selain itu bahannya juga sangat berkualitas. bagian leher di tutupi dengan kalung yang sudah satu set dengan gaunnya. bos sangat teliti," jelas Curry yang sedang melihat gaun pengantin.


"Wanita lain memiliki kulit yang bagus, sedangkan aku adalah pengantin yang memiliki kulit paling jelek,"kata Flower.


"Flower, jangan rendah hati! dirimu sangat cantik. ini bukan mengenai kulit cantik atau tidak. tapi siapa pengantin pria mu. bos sangat mencintaimu dan ini yang paling penting. maka kau jangan merasa tidak percaya diri," ujar Liza.


"Iya, dia sangat baik padaku. aku hanya tidak mau mengecewakan dia saja," jawab Flower.


"Bos kami begitu mencintaimu, mana mungkin dia merasa kecewa," ujar Yona.


"Bos kami itu sangat dingin sekali. di saat kami baru bergabung kami tidak pernah sekalipun melihat senyumannya. dan setelah bersamamu dia lebih sering tersenyum. jadi dirimu ini sangat penting baginya," kata Liza.


"Ini adalah keberuntunganku, setelah bersamanya aku merasa hidupku semakin lengkap karena mengenal kalian. dulu aku tidak memiliki teman sama sekali. dalam sekelip mata aku bisa memiliki begitu banyak teman. dan juga bersatu kembali dengan keluargaku. dan aku sangat beruntung," ucap Flower


"Dan kamu sudah tidak sendirian. ingat, kami adalah sahabatmu dan juga saudaramu," ujar Winz dengan senyum.

__ADS_1


"Iya, dan aku sangat bahagia sekarang," ucap Flower dengan tersenyum.


Di hari itu mereka semua menghabiskan waktu seharian bersama. bercanda dengan gembira. Winz, Liza, Curry dan Yona akan menjadi pendamping pengantin wanita.


Mansion Charles


"Bos, hari ini Liza dan lainnya sedang berkumpul dengan nona Flower," kata Harry.


"Biarlah mereka berkumpul, Flower butuh teman juga, aku tidak ingin dia merasa kesepian. dan Flower juga sangat akrab dengan mereka," ujar Charles yang sedang melepaskan lilitan di lengannya yang terluka di saat itu.


"Flower sangat baik pada semua orang, sehingga mereka sangat menyukainya," ucap Cole yang berdiri di samping Charles.


"Charles, Flower sudah menjadi anak mamaku, mereka saling mengakui walau tidak ada hubungan darah tapi memang sangat akur sekarang," kata Steve.


"Aku merasa senang karena bibi Julia sudah sembuh, selamat untukmu dan bibi," ucap Charles.


"Charles, mamaku sudah berubah. tapi aku malah merasa tidak biasa karena dari sejak dulu dia sangat angkuh dan selalu ingin menang, kini dia berubah seperti orang lain. mungkin karena aku sudah terbiasa dengan sikapnya yang keras sehingga aku merasa dia berubah seperti orang lain," kata Steve.


"Steve, ini awal yang baik. dengan begini maka bibi akan lebih bahagia. dan dirimu juga tanpa beban," kata Charles dengan senyum dan duduk bersama dengan mereka l


"Hahahahah...ada benarnya katamu," jawab Steve.


"Hari ini mari kita minum sepuasnya!" ajak Charles yang bersulang dengan Steve, Cole dan Harry.


"Charles, akhirnya kau menikah dan melepaskan masa lajangmu," ucap Steve.


"Selamat untuk, Bos," ucap Cole dan Harry dengan serentak.


"Terima kasih, dan aku juga sedang menunggu undanganmu," ucap Charles yang menatap ke arah Steve.


"Kalau begitu tunggu saja undanganku!' jawab Steve dengan tertawa kecil.


Beberapa hari kemudian.


Pengantin wanita di jemput oleh Charles dan di kawal oleh anggota Black Dragon di sepanjang jalan. mereka akan menuju ke hotel mewah itu lebih awal untuk menyambut para tetamu.


"Flower, hari ini kamu cantik sekali," ucap Charles yang memegang tangan Flower yang mengenakan sarung tangan dan memegang sebuket bunga plastik.


"Yang cantik itu adalah gaunnya,"jawab Flower dengan senyum.


"Karena dirimu memiliki wajah yang cantik dan manis dan dipadankan dengan gaun pengantin, oleh karena itu kamu sangat mirip seperti seorang putri," ucap Charles dengan mencium wajahnya Flower.

__ADS_1


Acara pesta yang telah di nanti-nantikan akhirnya di laksanakan dengan mewah, di hadiri banyak tamu-tamu dari kalangan gangster dan juga bisnis. selain dari pihak tamu dari Charles, tamu tersebut juga dari teman bisnis Vic dan Steve. pesta di hadiri lebih dari dua ratus tamu.


__ADS_2