Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Gangster kamboja


__ADS_3

Keesokan harinya


Markas Black Dragon


Liza dan Curry merasa bersalah atas kejadian yang di mall, sehingga mereka meminta maaf kepada bosnya itu


"Maafkan kami, Bos. ini adalah kelalaian kami" ucap serentak Liza dan Curry dengan menunduk


"Katakan padaku apa saja yang terjadi di sana?" tanya Charles yang sedang duduk aula besarnya


Liza menceritakan semua kejadian yang telah menimpa mereka bertiga.


"Apa kalian tahu siapa pria itu?" tanya Charles


"Namanya Stallone dan kami tidak mengenalnya" jawab Curry


"Stallone..?" ucap Cole yang ingat dengan pemilik nama itu


"Dia adalah Gangster asal kamboja" kata Charles


"Gangster asal kamboja? Bos, dia lawan atau kawan kita?" tanya Stone


"Lawan" jawab Cole dengan singkat


"Dia pernah berseteru dengan bos, saat kami ke kamboja dulu, saat itu semua para Gangster berkumpul untuk bertanding mendapatkan wilayah di kamboja sana, dan pertandingan final bos berhadapan dengan Stallone" jelas Harry


"Pertandingan apa?" tanya Curry


"Ilmu bela diri" jawab Cole


"Banyak jatuh korban di saat itu, pertandingan itu memakan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit" ucap Charles


"Semua yang hadir di sana sudah siap mati, dan yang hidup hanyalah bos dan Stallone" ujar Cole


"Apakah Wilayah itu begitu berharga? sehingga harus mempertaruhkan nyawa sendiri?"tanya Stone


"Wilayah itu sangat luas dan itu adalah milik ketua Gangster, kejadian ini saat di tujuh tahun yang lalu, ketua Gangster itu adalah yang tertua, usianya sudah delapan puluh tahun, karena dia tidak memiliki keturunan oleh sebab itu dia ingin memberikan kepada juaranya, syaratnya adalah siap mati" jelas Cole


"Jika kalah sama saja mati, ini sangat berlebihan" ujar Liza


"Akan tetapi yang mendapatkan wilayah itu maka dia adalah ketua Gangster di kamboja" lanjut Harry


"Lalu, bagaimana dengan hasilnya, siapa yang menang?" tanya Liza

__ADS_1


"Saat pertandingan berlangsung bos mampu mengalahkan Stallone, hanya saja sangat di sayangkan, di saat pertandingan sedang berlangsung ketua Gangster meninggal akibat serangan jantung, sehingga mengakibatkan pertandingan itu di batalkan" ujar Harry


"Bukankah ini sama saja menjadi sia-sia? bos sudah mencapai final, tentu tidak mudah" kata Stone


"Setelah ketua di makamkan semua Gangster di sana ingin bos memiliki wilayah itu, karena menilai dari pertandingan tersebut Stallone sudah kalah, mereka bertarung sehingga terluka parah, bos sudah terluka akan tetapi Stallone sudah tidak sanggup untuk berdiri, oleh karena itu semua sudah menilai jika dia telah kalah" lanjut Cole


"Lalu, apa yang terjadi?" tanya Liza dengan penasaran


"Stallone tidak setuju dengan keputusan ini, dia menantang bos untuk bertarung lagi, akan tetapi bos menolak permintaannya, dan selain itu bos juga menolak menerima wilayah itu" jelas Cole


"Dia sudah tidak bisa berdiri, tapi dia masih saja berani tidak menyetujui keputusan ini" ujar Stone


"Bos, kenapa tidak menerima saja wilayah itu?" tanya Yona


"Aku tidak mau menerimanya karena aku tidak ingin memancing keributan, oleh karena itu aku memilih serahkan saja kepada bagian kumpulan Gangster sana yang mengurusnya, mengenai wilayah itu jatuh ke tangan siapa aku tidak peduli lagi dan juga tidak ingin tahu, setelah ketua itu di makamkam aku juga kembali ke london" jelas Charles


"Dia juga menaruh dendam terhadap bos, karena di kalahkan di pertandingan itu, saat kami sudah memasuki bandara, dia datang untuk menantang bos lagi, dan di saat itu dia berhadapan dengan Cole" ujar Harry


"Kalian berdua bertarung di bandara?" tanya Yona dengan menatap ke arah Cole


"Iya, di saat itu bos sudah berada di dalam pesawat, aku berusaha menghalanginya" jawab Cole


"Lalu, siapa yang menang?" tanya serentak mereka yang merasa penasaran


"Bos, di saat itu dia mengatakan ingin membalas dendam, dia tidak puas dengan kekalahan itu" kata Cole yang menatap ke arah Charles


"Tidak kelihatan sama sekali, penampilannya sangat sopan dan ramah, tidak menyangka dia adalah Gangster" ucap Curry


"Pantas saja Flower sangat waspada dengannya, dan dia dengan begitu ramah memberi kartu nama kepada Flower" ujar Liza


"Selain itu tatapannya terhadap Flower juga berbeda" kata Curry


"Apakah dia menaruh hati pada Flower? dia adalah Gangster jadi bisa saja kan?" tanya Liza


"Kalian tidak mengenalnya, dia adalah playboy di kamboja, semua wanita di sana sudah pernah bersamanya, namanya terkenal sebagai Gangster dan dia juga terkenal sebagai playboy" jelas Cole


"Wajah tampannya sangat memikat, untung saja dia tidak mengetahui siapa Flower, dan Flower juga pintar merahasiakannya saat di tanya" ujar Liza


"Stallone bertanya apa?" tanya Harry


"Dia bertanya siapa calon suami Flower" jawab Liza


"Dan apa jawaban nona Flower?" tanya Harry dengan pemasaran

__ADS_1


"Dia...?" jawab Liza dengan ragu ingin mengatakannya


"Kenapa, kalian diam saja?" tanya Charles


"Dia mengatakan jika calon suaminya adalah...?" jawab Curry yang lagi terhenti


"Kenapa kalian tidak menjawab?" tanya Cole


"Bos, Flower mengatakan jika calonnya adalah pe..mulung" jawab Curry dengan menunduk


"Pemulung?" tanya serentak Cole, Harry, Stone dan Yona


"Iya, itu jawaban Flower" jawab Liza


Cole dan Harry saling memandang dan kemudian memandang ke arah bosnya yang duduk di kursi besarnya


"Hebat sekali gadisku ini, dia mengatakan aku adalah pemulung" gumam Charles


"Untuk lain kali jika nona tidak ingin keluar, kalian juga jangan memaksa lagi, kejadian semalam telah mengundang musuh menghampirinya, jika saja nona sampai di bawa pergi kalian tidak akan sanggup bertanggung jawab, seorang Brad kita belum selesaikan permasalahannya, dan muncul seorang Stallone di sini" kata Cole dengan ketus menatap kesal ke arah Liza dan Curry


"Untuk apa dia ke london?" tanya Harry dengan penasaran


"Kau bisa bertanya langsung padanya jika kau ingin tahu" jawab Cole


"Apapun tujuannya di sini, aku tidak peduli, maka aku akan diam walau dia netap di london, asalkan dia jangan menyentuh Flower saja" kata Charles


"Cole, bagaimana dengan anggota kita, apakah mereka sudah bersiap?" tanya Charles


"Bos, mereka sudah bersiap dan akan menunggu di pelabuhan x" jawab Cole


"Bos, apakah si tua itu akan begitu bodoh untuk menyerang pelabuhan itu, dia tahu jika itu milik siapa?" tanya Harry


"Walau dia tahu milik siapa, akan tetapi dia melakukannya karena aku sebagai pelindung pelabuhan itu, oleh sebab itu niatnya adalah menantangku" jawab Charles


"Bagaimana penjagaan di Red Lion sekarang?" tanya Charles


"Semakin ketat penjagaannya" jawab Cole


"Aku tahu di mana kamarnya, dan sudah waktunya juga untuk kami saling berhadapan" kata Charles


"Bos, ingin menyelinap ke kamarnya?" tanya Harry


"Iya" jawab Charles

__ADS_1


__ADS_2