Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Keluarga Clisten di ancam oleh Farlos


__ADS_3

"Hei....hei...hei...apa kalian sudah cukup berciuman disini? apa kau tidak melihat sini banyak orang?" teriak Farlos yang merasa kesal


"Tuan Farlos, bos kami hanya mencium wanitanya kenapa dirimu yang kepanasan? lagi pula jika kau mau nona Fannie ada di sini, selama ini bukankah kau sangat menyukainya? jangan bilang jika anda sudah bosan?" kata Harry yang sedang menyindir


Charles mengabaikan teriakan Farlos dan mencium bibir Flower dengan penuh na*fsu


"Su..sudah" ucap Flower dengan berusaha melepaskan ciumannya


"Kau tidak berhak untuk menolakku, Flower Clisten" kecam Charles dengan tidak melepaskan pegangannya


"Charles, kau sangat kasar pada anak gadis, aku bisa memperkenalkan wanita cantiik lainnya untukmu, jadi kau lepaskan saja dia, dia sudah ketakutan bersamamu" ujar Farlos


"Ini urusanku dan bukan urusanmu, lebih baik kau tidak ikut campur dengan urusan pribadiku" kecam Charles


"Farlos, Fannie Clisten sangat serasi bila di padankan denganmu, kalian adalah pasangan yang sangat serasi dan sangat rendahan jadi kau tidak perlu peduli pada wanitaku" ucap Charles dengan melangkah pergi dengan memegang tangan Flower


"Tuan, lepaskan tanganku" pinta Flower yang ketakutan


"Jangan coba-coba melawanku, Flower Clisten. karena aku tidak suka di lawan' bentak Charles yang menarik Flower masuk ke dalam mobil


Flower di masukkan ke dalam mobil secara paksa dirinya ingin melarikan diri akan tetapi tangannya di genggam kuat oleh Charles


Cole dan Harry kemudian masuk kembali ke mobil dan setelah itu mereka pun meninggalkan rumah Clisten


Tidak lama kemudian seorang pria yang bernama Ken yang adalah seorang pebisnis yang bekerja sama dengan keluarga Clisten mendatangi rumah Mark


"Tuan Clisten" sapa Ken yang melangkah masuk ke ruangan tamu


"Ha...Tuan Ken, Anda datang" balas sapaan Mark yang dikejutkan oleh kehadiran pria paruh baya itu, karena sebelumnya dirinya telah berjanji akan menyerahkan Flower kepadanya


"Tuan Ken" sapa Mona yang merasa cemas


"Mana janji kalian? mana orangnya?" tanya Ken dengan menatap ke arah Mona dan Mark


"Ah...itu...?" jawab Mark yang tidak bisa berkata-kata


"Kenapa kalian diam saja? bukankah sebelumnya kalian mengatakan ingin menyerahkan putri Anda padaku dan aku akan membayar sejumlah uang untuk kalian" kata Ken


"Maaf, dia sudah di bawa pergi sama pria itu" ucap Mark dengan merasa bersalah


"Apa? kau menyerahkan dia kepada orang lain? bukankah kau sudah berjanji padaku kenapa malah ingkar janjimu" bentak Ken dengan kesal


"Ini juga bukan salah kami, pria itu yang memaksa, jadi kami juga tidak bisa apa-apa" jelas Mona dengan berusaha menenangkan pria itu

__ADS_1


"Kalian sangat hebat dengan menjual putri kalian kepada orang lain, demi ingin mendapat uang, apakah kalian juga menerima sejumlah uang dari Charles?" ujar Farlos


"Charles? apakah dia dari Red Lion?" tanya Ken


"Benar, dia adalah adik angkatku. dia yang membawa putri mereka pergi dari sini" jawab Farlos


"Jika bersangkutan dengannya aku lepas tangan" ujar Ken yang gemetaran mendengar nama Charles


"Bagusnya begitu, karena aku yakin dengan sifatnya itu, gadis itu pasti dimakan habis sampai tidak tersisa" ucap Farlos


"Mark, kau mengecewakan ku, orang yang aku inginkan malah di bawa pergi oleh pria lain, gadis yang sudah tidak perawan aku tidak akan mau lagi" ujar Ken dengan merasa kesal dan pergi meninggalkan rumah Clisten


"Satu persatu sudah pergi dan sekarang giliran kita ada yang harus di bincangkan" kata Farlos yang duduk di sofa


"Untuk apa kau di sini lagi pergiii" teriak Fannie yang merasa kesal terhadap pria itu


"Jangan marah, lagi pula di antara kita juga belum selesai"jawab Farlos dengan senyum jahat


"Tuan Farlos, apa maksudmu?" tanya Mark dengan berdiri di samping Farlos


"Aku ingin meminta sesuatu dengan kalian" jawab Farlos


"Meminta sesuatu, apa maksud mu kami tidak mengerti?" tanya Mona


"Saham perusahaan kalian" jawab Farlos


"Aku siapa? aku adalah pria yang sudah pernah mencicipi setiap inci tubuhmu" jawab Farlos dengan tertawa kecil


"Apa? apa yang kau katakan?" tanya Mona dengan hampir tidak percaya


"Jangan mendengarkan dia, dia bicara sembarangan" teriak Fannie dengan ketus


"Nyonya Clisten, aku mengatakannya jika di malam itu aku sudah mencicipi setiap sisi tubuh anak mu itu, dari atas sampai kebawah aku sudah merasakannya, selama beberapa jam" jawab Farlos dengan sengaja


Mona yang mendengar jawaban Farlos membuat kakinya lemas dan tidak mampu berdiri sehingga terduduk di lantai


"Fannie, katakan apa yang dia katakan adalah benar?" tanya Mark dengan nada tinggi


"Tidak, tidak seperti yang dia katakan, itu tidak benar" teriak Fannie dengan histeris


"Kau bohong, kau bohong demi ingin mendapatkan saham kamikan?" ucap Mona yang tidak bisa menerima kenyataan


"Hahahaha...untuk apa aku berbohong? aku ada bukti, bukti di saat aku menikmati tubuh wanita ini, aku bisa membuktikannya kepada kalian" ujar Farlos yang menunjukan rekaman yang ada di handphonenya malam itu

__ADS_1


Mona dan Mark melihat isi rekaman di saat putri mereka di setub*hi oleh Farlos, tentu saja emosi bagi Mark dan Mona semakin memuncak rasa malu harus di alami mereka yang di kenal sebagai keluarga yang kaya raya


"Sudaaaah cukuuup, kau bukan manusiaaa" teriak Fannie yang histeris dan berebut handphone pria itu dan di banting ke lantai hingga pecah dan hancur berkeping keping


"Apa Kau sudah lupa bagaimana rasanya di malam itu? jika kau lupa aku masih ingat" kata Farlos dengan sengaja


"DIAM" bentak Fannie dengan menangis histeris


"Tuan Clisten, Nyonya Clisten, aku sangat senang karena sudah mendapatkan keperawanan putri kalian, dan aku memiliki banyak rekaman, jika kalian suka aku bisa kirim lagi untuk kalian"


" Keluaaaaar" bentak Mark dengan emosi


"Tuan Clisten, jangan emosi. semakin kau emosi maka rekaman ini akan cepat tersebar luas, apakah kalian ingin putri Anda di anggap sebagai bintang film dewasa?" ujar Farlos dengan senyum jahat


"Apa yang kau inginkan sebenarnya? kami tidak menyinggungmu tapi kenapa kau malah melakukan hal ini pada kami?" tanya Mona dengan emosi


"Seperti yang ku katakan aku hanya inginkan saham kalian, dan jika kalian tidak mau juga tidak masalah, aku orangnya sangat baik dan tidak suka memaksa, hanya saja rekaman itu akan ku sebarkan, jadi biar semua orang bisa sama-sama melihat tubuh putri Anda" ucap Farlos


"Kau baj*ngan" bentak Fannie yang ingin melayangkan tangannya ke wajah Farlos akan tetapi tangannya di tahan oleh pria itu


"Ingin menamparku? apa sampai sekarang kau masih menganggap dirimu itu berlian? harta kalian akan kuras secara perlahan" bentak Farlos dengan menghempaskan Fannie ke lantai


Bruk


"Aaaargghhh" jeritan Fannie yang kesakitan


"Kalian semua masuk" perintah Farlos kepada anggotanya yang sedang menunggunya di luar


5 anggotanya masuk ke dalam ruangan itu dan menahan Mark dan Mona


"Lepaskan, apa yang kalian lakukan?" bentak Mona yang tangannya di tahan kebelakang


"Kalian jangan macam-macam aku akan melapor polisi" ketus Mark yang juga di tahan oleh anggota Farlos


"Sayang sekali putri bungsu mu itu sudah di bawa pergi jika tidak aku juga ingin mencicipinya" kata Farlos yang menarik lengan Fannie dan menghempaskan ke atas meja tamu itu


"Apa yang kau lakukan? lepaskan aku" bentak Fannie yang di tahan ke atas meja tamu


Plak


Tamparan kuat yang di lakukan oleh Farlos mengenai wajah Fannie


"Aaaarrhhhh" pekikan Fannie yang kesakitan pada wajahnya

__ADS_1


"Dasar jal*ng, apa kau mengira diri mu masih suci" bentak Farlos


"Hidupkan kameranya" perinta Farlos pada anggotanya sedang merekam


__ADS_2