
"Winz, andaikan mamaku tidak sembuh, aku benar-benar tidak tahu apa yang harus ku lakukan" ucap Steve yang merasakan kesedihan yang mendalam
"Steve, untuk saat ini bibi sangat butuh bantuanmu, temuilah dia dan ajak bicara tentang masa lalu, agar bisa membantunya untuk ingat semula" ujar Winz
"Aku akan berusaha untuk menyembuhkan mama,walau apapun yang harus ku lakukan, aku akan tetap tidak akan putus asa" kata Steve
"Jika butuh bantuanku hubungi aku"
"Terima kasih, Winz. walaupun mamaku dulu pernah berseteru denganmu, kau tetap tidak menyimpan dalam hati"
"Aku adalah seorang dokter, di pikiranku hanyalah mengobati setiap pasienku, dan aku tidak akan memikirkan masalah yang tidak penting. kau juga paham sikapku, aku juga tidak mau kalah saat bertengkar dengan mamamu, sebenarnya sikapku sangat keras. tapi itulah prinsipku jadi orang jangan mau di injak" jawab Winz
"Aku merasa tenang karena kau tidak menyimpan dalam hati"
"Aku tidak akan memikirkan hal itu. jadi, kau jangan merasa segan, lagi pula kita sudah lama berteman dan adikmu juga seperti adikku, kalau tidak ada apa-apa lagi maka aku harus pamit dulu" ucap Winz yang bangkit dari tempat duduknya
"Aku akan mengantarmu" ujar Steve
"Tidak perlu! aku bisa pergi sendiri, duduklah dan nikmati kopi mu" jawab Winz yang kemudian melangkah pergi meninggalkan Steve
"Setiap manusia mempunyai kehidupan dan masalah sendiri, aku memiliki orang tua tapi tidak pernah akur, Winz memiliki orang tua yang kaya raya, sementara Charles memiliki ayah angkat yang juga pembunuh keluarganya, jika di bandingkan dengan Chales hidupku masih jauh lebih beruntung. lantas, untuk apa aku harus merasakan diriku sangat kasihan"ucap Steve yang melihat ke arah kopi yang di cangkirnya itu
Malam hari
Para anggota Red Lion yang ingin pulang ke rumah masing-masing melewati jalan yang biasa mereka lalui, terdapat lima belas anggota dengan empat mobil.
Di malam yang gelap itu tanpa mereka sadari Cole dan Stone sedang mengamati mereka.
Cole dan Stone memiliki bahan peledak di tangannya, Cole muncul di jalan depan yang harus mereka lalui, sementara Stone muncul dari belakang
"Siapa dia?" tanya salah satu anggota Red Lion yang melihat seseorang yang tiba-tiba muncul di depan mereka
"Apa dia cari mati, untuk apa dia berdiri di sana?" ucap salah satu anggota Red Lion
"Mari kita tabrak saja" kata temannya itu
Cole dan Stone melempar bahan peledak ke arah empat mobil itu
"Apa yang mereka lempar?"
"Itu adalah bom" jawab salah satu anggota yang langsung keluar dari mobilnya
__ADS_1
Lemparan mereka berdua tepat mengenai empat mobil anggota Brad
DUAR....DUAR....DUAR....DUAR....DUAR....DUAR....
Ledakan besar terjadi pada empat mobil itu, anggota Brad yang ingin keluar dari mobil tidak sempat menyelamatkan diri mereka
"Aaaaarrgghhh" teriakan serentak anggota yang terkena ledakkan itu dan sesaat kemudian mereka tergeletak tidak bernyawa
Setelah berhasil Cole dan Stone pergi meninggalkan lokasi kejadian..
Keesokan harinya
Markas Black Dragon
"Bos, ada undangan untuk Anda" ucap Liza yang menyerahkan undangan kepada Charles
"Hm" jawab Charles yang sambil membuka sampul undangan itu.
"Perjamuan pesta ulang tahun?" ucap Charles yang sedang membaca isi undangan itu
"Tuan Bared ingin mengundang Anda untuk hadiri acara pesta ulang tahunnya, dia berharap kita bisa pergi" ucap Liza
"Kenapa dia bisa tahu jika kita di London?" tanya Stone
"Dan di mana acara di adakan?" tanya Yona
"Di London!. tuan Bared berada di London" jawab Liza
"Bos, Bared adalah salah satu dari kumpulan mafia, di saat itu pestanya pasti hadiri oleh sejumlah orang-orang dari mafia, dan mungkin saja Brad akan muncul di sana juga" ujar Cole
"Aku akan sangat senang jika di saat itu aku muncul dan bisa bertemu dengan ayah angkatku itu, sudah waktunya dia mengetahui siapa Micheal Care" ucap Charles
"Apa reaksi dia kalau sudah melihat bos?" ujar Harry dengan penasaran
"Apakah dia akan menyerang kita, jika dia sudah mengetahui bos adalah Micheal Care?" tanya Curry
"Tidak akan berani! dia tidak bodoh. di saat itu dia sudah tahu jika Black Dragon adalah milikku, jadi mana mungkin dia berani main serang tanpa berpikir" jelas Charles
"Dan dia akan merasa terancam" ujar Cole
"Besok pesta akan di adakan" ucap Charles yang sedang membaca undangan itu
__ADS_1
"Aku tidak sabar menunggu besok" kata Harry
"Berapa orang dari kita yang akan hadir di sana, Bos?" tanya Cole
"Kita berlima akan hadir bersama" jawab Charles yang menatap ke arah Cole, Harry, Stone, Liza
"Baik, Bos"jawab serentak mereka berempat
"Bos, kita tidak membawa nona Flower? bukankah biasa masing-masing akan membawa pasangannya?" tanya Harry
"Dunia Gangster aku tidak mau melibatkan Flower, ada baiknya jika Brad tidak mengenalnya, lagi pula Flower masih belum sehat sepenuhnya, tidak baik jika dia keluar" jelas Charles
"Baik, Bos" jawab Harry
Perkumpulan Red Lion
Anggota suruhan Bared mengantarkan kartu undangan untuk Brad
"Tuan kami berharap Anda dapat hadir besok" ucap anggota Bared
"Tentu saja saya akan pergi, ini adalah perjamuan penting" jawab Brad dengan tertawa
"Baik, akan saya sampaikan kepada tuan kami" jawab anggota Bared dengan sopan
Setelah beberapa menit kemudian anggota Bared meninggalkan kumpulan Red Lion
"Tuan besar, Bared tinggal di spanyol, tidak ku sangka dia akan adakan pesta di London" kata Tom
"Dia adalah salah satu mafia terpengaruh, tujuanku kali ini adalah ingin transaksi bisnis dengannya" jawab Brad
"Bisnisnya adalah senjata api, apakah kita akan jual senjata ke dia?" tanya Figo
"Tentu! dia memiliki banyak anak buah, jika saja bisa bekerja sama dengannya, ini sama saja kita mendapatkan dukungan darinya, di dunia mafia siapa yang tidak kenal dengan nama Bared"
"Dia bukan orang yang mudah bisa percaya dengan seseorang, kelihatannya kita harus memikirkan cara agar bisa mendapatkan kepercayaannya" ujar Tom
"Tidak perlu! di dunia mafia siapa yang tidak mengenal nama tuan besar, Red Lion sudah cukup terkenal jadi tidak perlu lagi mendapatkan kepercayaannya, dia pasti akan bekerja sama dengan tuan besar" kata Figo dengan yakin
"Hehehehehe, aku berharap kali ini kita bisa mendapatkan keuntungan kembali, sebelumnya aku telah menanggung banyak kerugian " ucap Brad dengan tertawa
"Tuan besar, Bared pasti akan bekerja sama denganmu, nama besar Anda sudah di kenal, jadi sudah pasti dua kumpulan kita akan saling mendukung" kata Tom dengan yakin
__ADS_1
"Aku berharap seperti itu" jawab Brad