
"Baik Bos" jawab Ric yang kemudian meninggalkan kamar tempat Farlos di rawat
"Charles Robertson, lihat saja apa yang akan ku lakukan pada wanita-wanita yang ada hubungan denganmu" gumam Farlos dengan kesal
Keesokan harinya
Charles duduk bersama Flower di belakang mobilnya sambil melihat pemandangan indah, sementara Cole dan Harry menjadi pengawal mereka yang duduk di bagian depan, Harry mengendarai mobil dengan sambil tersenyum
"Bagaimana, apa kamu menyukainya?" tanya Charles dengan memeluk pujaannya itu yang sedang duduk bersama di belakang mobil
"Indah sekali, ini pertama kali aku melihatnya" jawab Flower yang sambil melihat ke arah luar jendela
"Flower bisa melihatnya kapanpun kau mau" ucap Flower dengan mencium puncak kepala gadis itu
"Selama 10 tahun bahkan tidak pernah melihat kota kelahirannya sendiri, tidak bisa di bayangkan lagi bagaimana dengan penderitaannya dulu, mulai hari ini aku ingin membuat dunianya terang untuk selamanya" batin Charles
"London sangat cantik, tidak menyangka aku bisa melihatnya, aku berharap bisa selalu menikmati pemandangan ini" batin Flower
Setelah mengelilingi kota Charles membawa Flower ke pusat perbelanjaan
Charles membelikan pakaian mewah untuk pujaannya, selain pakaian bermerk Charles juga membelikan beberapa sepatu hak tinggi yang harganya selangit, semua hadiah pemberian dari Charles lengkap dari pakaian, tas dan sepatu dan barang keperluan wanita lainnya
Cole dan Harry menemani bosnya berkeliling pusat perbelanjaan itu sambil membawakan barang-barang yang di beli oleh Charles
"Charles, ke..kenapa begitu banyak yang kamu beli?" tanya Flower yang kebinggunan
"Ini semua untukmu, bukan hanya ini masih ada yang belum ku beli" jawab Charles yang memegang telapak tangan Flower sambil berjalan menuju ke sebuah toko perhiasan
"Tunggu! untuk apa kita ke sana?" tanya Flower yang menghentikan langkahnya.
"Aku ingin membelikan mu perhiasan, mari kita masuk" ajak Charles dengan merangkul pundak Flower berjalan menuju ke toko perhiasan
"Tidak perlu! aku tidak butuh itu" ujar Flower
"Sudah! wanita ku pantas mendapatkannya" ucap Charles dengan melangkah masuk ke toko itu
Charles hampir membeli semua perhiasan yang di jual di toko itu, dari kalung, gelang tangan, gelang kaki, anting-anting dan cincin berlian
"Charles" ucap Flower yang menarik lengan Charles keluar dari toko itu
"Ada apa Flower?" tanya Charles yang berada di luar toko bersama Flower
__ADS_1
"Kenapa kau membeli semua itu? aku tidak butuh sama sekali"
"Flower, semua itu pemberian ku untuk mu, karena kau layak memilikinya" ucap Charles dengan mengecup dahi Flower
"Charles, jangan membelinya lagi, ini semua sudah banyak, semua barang yang kamu beli sudah berapa banyak uang yang kamu habiskan"
"Ini untukmu Flower, uang ku tidak akan habis di gunakan, jadi jangan khawatir" kata Charles dengan senyum
"Tapi..?"
"Flower, semua ini adalah pemberian ku, mulai hari ini apa yang aku berikan padamu kamu tidak boleh menolaknya, mengerti?" ucap Charles dengan senyum
"Tapi semua ini sudah banyak sekali, lihatlah ke dua tangan Cole dan Harry sudah tidak bisa membawanya lagi, dan sudah banyak barang yang kamu beli, dan aku juga tidak butuh perhiasan"
Charles memeluk Flower dan berisik di telinganya.
"Jadi wanita ku harus memiliki segalanya, tidak boleh kekurangan apapun"
"Sudah! mari kita masuk" ajak Charles yang merangkul pinggang Flower melangkah masuk ke dalam toko perhiasan itu
Setelah selesai membeli perhiasan-perhiasan di toko itu Charles dan Flower pun beranjak dari sana
"Bos, kami mengantar barang ini ke mobil dulu setelah itu kami akan kembali ke sini" ucap Cole yang tangannya sudah penuh dengan bawaan semua barang-barang itu
Cole dan Harry lalu berjalan menuju ke mobil untuk menyimpan semua belanjaan bosnya
"Charles, kenapa kita tidak pulang saja?"
"Aku masih belum puas untuk membeli hadiah untuk mu" jawab Charles dengan mengecup dahi Flower
"Sudah cukup, mari kita pulang" ajak Flower
"Apa Flower sudah lelah?" tanya Charles dengan tatapan mesra
"Iya, kita sudah jalan seharian" jawab Flower
"Baiklah, mari kita pulang. dan kita akan datang lagi di lain hari" jawab Charles senyum
Di saat mereka ingin berjalan ke arah Eskalator tiba-tiba saja nada panggilan masuk ke handphone milik Charles
Di saat Charles melihat nama panggilan yang menghubunginya raut wajah Charles berubah menjadi tidak senang
"Flower, aku menjawab panggilan dulu, kau menunggu di sini dulu ya" ucap Charles dengan menyentuh wajah Flower
__ADS_1
"Iya" jawab Flower dengan menurut
Charles berjalan ke arah lain untuk menjawab panggilan tersebut
"Liza, ada apa?" tanya Charles dengan raut wajah yang merasa khawatir, karena jika Liza menghubunginya maka petanda sesuatu telah terjadi
Sementara Flower yang sedang menunggu Charles dengan berdiri di lantai dua yang posisinya tidak jauh dari Eskalator, sambil melihat ke arah lantai dasar yang begitu banyak pengunjung di sana
Tanpa Flower sadari seseorang yang melangkah menghampiri dirinya dengan berniat jahat terhadapnya
Di saat Flower merasakan ada yang mendekatinya ia langsung menoleh ke arah orang itu akan tetapi ia langsung di dorong sehingga~✓
"Aaarrgghh" pekikan Flower yang di dorong secara tiba-tiba sehingga jatuh berguling-guling di Eskalator
Bruk..bruk..bruk...bruk...bruk..bruk.
Hentakan berkali-kali tubuh Flower yang berguling dari atas hingga ke bawah
Tatapan orang yang mencelakainya tersenyum di saat melihat Flower yang sedang jatuh berguling dari lantai dua ke lantai dasar, setelah niatnya tercapai ia pun langsung meninggalkan tempat itu
"Aaaarrggghh, sakit" jeritan Flower yang kesakitan sehingga wajahnya memucat dan tergeletak dengan tidak berdaya, selain merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, kepala Flower juga berdarah akibat benturan di Eskalator
Charles yang baru selesai pembicaraan dengan seorang wanita melalui handphonenya mencari keberadaan pujaannya, di saat itu terjadi kerumunan di lantai dasar
"Di mana Flower? ada apa di bawah sana?" gumam Charles yang melihat ke arah kerumunan itu, para pengunjung yang mengelilingi Flower telah menghalang pandangan dari Charles yang sedang berada di lantai dua
"Tuan, Tuan" teriak seorang wanita yang di kerumunan itu yang sedang melihat ke arah Charles
"Ada apa?' tanya Charles yang khawatir tidak melihat keberadaan Flower
"Tuan, kekasihmu terluka tadi terjauh dari lantai dua" jawab wanita itu yang tadinya melihat Charles bersama Flower
"Flower"
"Flower" panggil Charles yang langsung berlari menuruni Eskalator menuju ke arah Flower dengan raut wajah yang cemas
"Flower" teriak Charles yang mengangkat tubuh Flower ke pelukannya
"Sakit sekali" jeritan Flower yang memegang bagian perutnya dengan wajahnya yang memucat dan menangis
Charles yang merasa cemas langsung mengendong Flower sambil berlari ke arah mobilnya
Cole melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit
__ADS_1