Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Rencana Brad


__ADS_3

"Charles Robertson, aku ingin melihat sehebat apa dirimu" kata pria pemilik kapak itu


Pria itu maju melawan Charles seorang diri, terjadi pertarungan di antara dua orang itu, ilmu pria kapak termasuk cukup lincah dan gerakannya yang gesit, sedangkan Charles yang sudah cedera parah harus menahan sakit sambil melawan musuhnya itu dengan mengunakan dua pedangnya.


Pria itu serang Charles tanpa berhenti, melayangkan kapaknya ke arah Charles sehingga membuat Charles mengelak ke kiri dan kanan, dan di saat pria itu ingin menyerang bagian luka di perut Charles, Charles langsung menahan kapak lawannya dengan dua pedangnya itu, dan kemudian Charles mendorong dengan sekuat tenaga


lalu pria itu membalikkan badannya dan langsung menendang ke arah tubuh Charles, Charles langsung memundurkan langkahnya untuk mengelak tendangan pria itu


Pria itu merasa tidak puas karena tidak bisa melukai sasarannya yang padahal sudah cedera parah, serangan demi serengan di lakukan olehnya, ia berusaha ingin melukai sasarannya itu dengan kapaknya, menyerang atas dan bawah serta kiri dan kanan membuat Charles harus mengelak dengan cepat, darah di bagian lukanya semakin banyak menetes ke aspal karena gerakan Charles


"Hanya ini kemampuan mu? dengan kemampuan mu ini apa kau mengira akan berhasil membunuhku?" kecam Charles yang berkeringat dingin dan mulai pucat di wajahnya


"Aku ingin kau mati di tanganku" bentak pria kapak itu yang melayangkan kapaknya ke kepala Charles


Charles menahan dengan dua pedangnya dan lalu langsung menendang tubuh lawannya itu, dan kemudian Charles menyerang lawannya dengan bertubi-tubi dengan ke dua pedangnya, pria itu berusaha memundurkan langkahnya sambil mengelak ke kanan dan ke kiri, tidak lama kemudian Charles membalikkan badannya dan langsung menendang tubuh lawannya hingga jatuh terpelanting


Brugh...


Hentakan tubuh pria itu ke lantai


"Aaarrgghh" jeritan pria kapak itu yang kesakitan


Saat lawannya tergeletak di lantai Charles langsung melompat dan menikam dengan ke dua pedangnya sehingga menembus tubuh lawannya


Srek....


Dua tikaman menembus jantung dan perut lawannya itu dan sesaat kemudian tewas dengan tubuhnya yang mengeluarkan banyak darah


"Seraaaaaang" teriak salah satu pria kapak kepada temannya


"Hiaaaaaaak" teriakan serentak mereka semua yang berjumlah 20 orang itu


Mereka maju bersama menyerang Charles, Cole, Dan Harry


Charles yang semakin merasakan sakit memaksakan diri untuk bertarung mati-matian dengan para musuhnya


Prang..Prang....Prang...Prang


Cole dan Harry bertarung dengan mereka, menebas leher dan tubuh lawannya


Srek...srek...srek..

__ADS_1


"Aaaarrgghh" jeritan Serentak mereka yang tertikam


Mereka yang mengunakan kapak berusaha ingin membunuh sasarannya, menyerang tanpa berhenti


"Dengan kemampuan kalian jangan berharap bisa mengalahkan kami" bentak Harry yang sedang menikam lawannya satu persatu


Srek...srek...srek..


"Aaarrrgghhh" pekikan mereka yang tertikam dan sesaat kemudian tewas di tempat


Cole menahan dengan mengunakan pedang dari serangan kapak, lalu Cole mengambil kesempatan langsung menikam bagian tubuh lawannya satu persatu


"Srek...srek...srek...srek..


Tikaman di lakukan oleh Cole yang mengenai


tubuh lawannya itu


Charles maju bertarung dengan beberapa pria kapak itu, saling menyerang terjadi di antara Charles dan beberapa lawannya


Lawannya menyerang secara bertubi-tubi dari atas dan bawah dengan ganas, Charles berusaha menahan dengan pedangnya dan lalu memotong tangan lawannya sehingga terputus, dan kemudian Charles menebas wajah lawan yang lainnya sehingga mengeluarkan banyak darah dan tergeletak di jalan


Setelah itu Charles melempar ke dua pedang ke arah dua pria kapak yang ingin menyerangnya itu, sehingga menembus tubuh dua lawannya


"Aaaarrrgghhh" jeritan lawannya yang kesakitan dan tidak lama kemudian tergeletak tidak bernyawa


Sebanyak dua puluh pria kapak itu telah tewas tak tersisa.


Charles yang sudah kehilangan banyak darah akhirnya membuatnya hampir ambruk, wajahnya yang memucat dan keringat dingin serta tubuhnya berlumuran darah


"Apa masih ada yang lain?" ujar Harry yang melihat jasad-jasad yang tergeletak di sana


"Jumlah pengikutnya sangat tidak sedikit" kata Cole


"Bos, bagaimana dengan lukamu?" tanya Harry dengan merasa cemas


"Cepat kembali dulu, dan hubungi dokter Winz" ucap Cole yang memapah bosnya


"Iya" jawab Harry yang sedang memapah Charles


"Mobil sudah rusak, bagaimana kita pulang?" tanya Harry

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian lima buah mobil berwarna hitam menuju ke lokasi, semua mobil itu berhenti dan kemudian pria yang duduk di dalam mobil turun dan berjalan menghampiri Charles


Charles, Cole dan Harry melihat kemunculan pria itu hanya bisa menahan diri karena merasa kesal di hati mereka


"Aku sudah terlambat. Charles, kalian di serang oleh kumpulan mana? dan lukamu cukup serius" tanya pria itu dengan berpura-pura


"Tuan besar, kami di serang begitu saja oleh orang asing" jawab Charles dengan menahan emosi


"Aku sangat menyesal karena tidak mengetahuinya, jika saja kau meminta bantuanku, aku pasti langsung mengirim anggota untukmu, dan kau juga tidak akan terluka parah begini" kata Brad yang berniat untuk menguji


"Tuan besar, dengan adanya bantuan Cole dan Harry aku baru bisa mengalahkan mereka. Tuan besar, jangan khawatir semua sudah berakhir" ucap Charles


"Apakah mereka tidak menunjukan siapa identitas mereka? begitu beraninya dia menyerang orang Red Lion, ini sangat tidak bisa di maafkan" kata Brad yang melihat semua jasad anak buahnya yang tergeletak di jalan sana


"Tuan besar, bos sudah terluka. dan kami harus segera pulang untuk mendapatkan perawatan" ucap Cole


"Cepatlah kalian pergi. Jika kalian butuh sesuatu hubungi saja aku" kata Brad


"Baik, Tuan besar" jawab Cole


"Gunakan saja mobilku" ujar Brad


"Terima kasih, Tuan besar" ucap Cole


Setelah beberapa menit kemudian Charles bersama Cole dan Harry meninggalkan tempat itu


"Tuan besar, ratusan pengikut kita tewas begitu saja" ujar Ricky yang merasa heran


"Mereka bertiga cukup hebat, hanya tiga orang mampu mengalahkan ratusan anggotaku, anggotaku ini berlatih selama bertahun-tahun dan di kalahkan hanya dalam waktu beberapa menit" ucap Brad dengan menghela nafas


"Charles bernasib baik, di serang dan terluka tapi masih bisa hidup, bahkan penembak jarak jauh juga masih gagal untuk membunuhnya" ujar Ricky


"Di saat dia di serang tidak ada anggotanya yang datang membantunya, apakah ini tandanya dia tidak memiliki anak buah yang tersembunyi" kata Brad


"Bisa jadi, Tuan besar" jawab Ricky


"Kita tetap awasi dia walaupun sekarang dia sedang terluka" perintah Brad


"Baik, Tuan besar" jawab Ricky dengan menunduk


"Apakah bocah itu memang tidak memiliki anak buah tersembunyi? atau dia hanya sedang berakting di depanku? apa aku harus mengambil nyawanya atau membiarkan dia hidup? jika ingin menyerangnya ini adalah saat yang paling tepat, karena dia sedang terluka, dengan sifatnya setelah kejadian ini dia pasti menerima perawatan di rumah untuk mengelak dari incaran musuh" gumam Brad

__ADS_1


__ADS_2