Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Hasil DNA


__ADS_3

"Kenapa kau ingin tes DNA mereka?" tanya serentak Charles dan Winz


"Aku melakukannya karena aku melihat paman Vic sangat peduli dengan Flower, ini hanya tebakan ku saja, oleh karena itu aku ingin melakukan tes DNA dengan secara diam-diam" jelas Winz


"Dan bagaimana denganmu, kenapa kau juga ingin tes DNA mereka?" tanya Winz dengan penasaran


"Sebelumnya paman Vic memberitahuku jika bagian pundak putrinya ada tanda lahir, dan tadi aku baru melihat ada tanda lahir di bagian pundak belakang Flower, yang berwarna merah" jawab Charles


"Steve mengatakan tanda lahirnya berwarna merah juga, apakah Flower memang putri kandung paman Vic?"


"Segera lakukan tes DNA, akan tetapi untuk sementara jangan memberitahu mereka dulu, jika tidak sesuai harapan maka hanya akan mengecewakan mereka" ucap Charles


"Aku akan melakukannya sekarang juga" jawab Winz yang langsung melangkah keluar dari ruangannya


"Andaikan jika paman Vic adalah ayah kandung Flower, maka ini akan mengurangi rasa sakitnya sebagai anak yang selama ini mengira jika ayah kandungnya telah membuangnya" gumam Charles


Di sisi lain Cole sedang menjalani hukuman untuk Ruby


Di sebuah gudang milik Charles


Ruby di ikat gantung dengan posisi kepala di bawah, dan terdapat sebuah bak berukuran besar yang telah di isi air dengan penuh


"Lakukan" perintah Cole


Anggota mendengarkan perintah Cole dan menurunkan Ruby sehingga menenggelamkan kepala Ruby ke dalam air


Ruby yang di ikat rantai hanya bisa pasrah menerima hukuman tersebut, terendam dalam air selama beberapa menit, dan kemudian dia tewas dalam kondisi gantung kaki di atas dengan kepala di bawah dan rendam dalam air


Setelah tugas Cole selesai ia pun meninggalkan gudang itu


Villa Farlos


"Dokter, ada apa dengan dia, kenapa dia bisa pingsan?" tanya Farlos yang berada di kamar Coco


"Nona ini sudah hamil, masa kehamilannya berusia 1 minggu" jawab Dokter dengan sopan


"Hamil?"


"Iya, nona ini sudah hamil, dan kondisi tubuhnya sangat lemah, saya sarankan segera bawalah nona ini ke rumah sakit, jika tidak maka nyawa nona ini tidak bisa di selamatkan" jelas Dokter


"Iya sudah, bawa saja" ketus Farlos dengan kesal


"Sialan, siapa yang akan memuaskan ku setiap hari jika dia di rumah sakit" batin Farlos

__ADS_1


Tidak lama kemudian dokter pergi meninggalkan kediaman Farlos, sementara anggota Farlos di tugaskan untuk mengantar Coco yang tidak sadarkan diri ke rumah sakit, kondisi Coco yang sangat lemah karena perlakuan Farlos yang setiap hari melakukan hubungan paksa dengan dirinya


"Kalian cepat panggilkan dua wanita ke sini" perintah Farlos


"Baik Bos" jawab serentak dua anggotanya


Red Lion


"Tuan besar, Wilker tiba-tiba saja meninggal, dan kematiannya tidak di ketahui apa penyebabnya" ujar Ricky yang sedang berdiri di samping Brad


"Dia meninggal karena di bunuh atau sakit? apakah kau ada melihat bagaimana kondisi jasadnya?" tanya Brad


"Di saat itu dia sudah di keramasi, jadi aku tidak sempat untuk memeriksanya"


"Apa kata keluarganya?"


"Katanya serangan jantung"


"Serangan jantung? dia selama ini tidak ada keluhan mengenai jantungnya tapi bisa mati karena serangan jantung" ucap Brad dengan penasaran


"Tapi ada bagusnya juga, karena dia juga salah satu saksi kejadian malam itu, hahahahah" ujar Brad dengan tertawa


"Iya Tuan besar" jawab Ricky


Keesokan harinya


Winz menunggu laporan hasil tes DNA dari teman sekerjanya


"Winz" suara panggilan Charles yang berjalan menghampirinya


"Charles, laporannya belum keluar" ujar Winz


"Aku ingin menunggu di sini, aku sangat penasaran dan berharap hasilnya adalah positif" ujar Charles


"Iya, dengan begini Flower bisa keluar dari masa lalunya, selama ini dia pasti kecewa dan sakit hati karena dia merasa ayah kandung sendiri begitu kejam padanya" kata Winz


"Jika memang positif, maka paman Vic akan pasti akan merasa bahagia dan sedih, bahagia karena bertemu dengan putrinya dan sedih karena kehilangan ibu Flower, apa lagi semalam paman Vic sudah mendengar semua penderitaan yang di alami oleh ibu Flower, tentu saja ini akan melukainya yang selama ini selalu berharap bisa bertemu ibu Flower" ucap Charles


Di saat mereka sedang menunggu laporan Vic dan Steve datang sambil membawa bekal makanan


"Charles, Winz, kenapa kalian ada di sini?" tanya Steve


"Paman, Steve" sapa serentak Charles dan Winz

__ADS_1


"Kalian sedang berbicara tentang apa di sini? sepertinya ada hal yang serius?" tanya Steve yang melihat ke arah Charles dan Winz


"Apakah Flower ada masalah?" tanya Vic dengan merasa khawatir


"Bukan Paman, Flower baik-baik saja. hanya saja Winz sedang menunggu laporan salah satu pasiennya" jawab Charles dengan alasan


Tidak lama kemudian rekan kerja Winz keluar dengan membawakan hasil laporan DNA itu dan memberikan kepada Winz


Winz yang menerima laporan itu langsung membuka dan membaca hasilnya


Saat membaca hasilnya Winz dan Charles membulatkan mata besarnya dan kemudian merekapun saling memandang


"Kalian ada apa sebenarnya, kenapa reaksi kalian aneh sekali?" tanya Steve yang sedang memerhatikan dua sahabatnya itu


"A..itu Paman, sebenarnya ini..?" ucap Winz yang tidak tahu bagaimana mengatakannya


"Steve, Paman, ini adalah laporan tes DNA, kalian bacalah" ucap Charles yang menyerahkan hasil laporan kepada Vic


"Laporan tes DNA?" tanya serentak Vic dan Steve yang mengambil laporan itu


Steve dan Vic sama-sama membaca hasil laporan tersebut, di laporan itu tercantum nama Vic Austin dan Flower Clisten serta hasil kecocokan darah


"Kecocokan darah 99,9%?" ucap Vic dengan hampir tidak percaya dengan apa yang dia baca


"Charles, Winz, katakan ini kenapa bisa..?" tanya Steve dengan binggung


"Di bagian pundak belakang Flower terdapat tanda lahir, dan karena aku ingin memastikan makanya aku meminta Winz untuk melakukan tes DNA" jelas Charles


"Flower adalah adikku?" ujar Steve yang hampir tidak percaya


"Dia adalah putri kecilku yang selama ini aku cari" ucap Vic dengan mengeluarkan air mata bahagia


"Pantas saja selama ini aku merasa akrabnya dengannya, tidak menyangka selama ini adikku sudah muncul di hadapanku" kata Steve


"Kalian adalah sedarah oleh karena itu ikatan kalian sangat kuat, walau tidak saling mengenal di awalnya tapi melalui perasaan kalian sudah saling menyanyangi" jelas Winz


"Aku ingin melihat putri kecilku" ucap Vic dengan mengusap air matanya


Klek...


Vic dan Steve beserta Charles melangkah masuk ke kamar Flower


"Paman, Kakak Steve, kalian sudah datang" sapa Flower dengan senyum

__ADS_1


Vic yang melihat putrinya merasa sedih dan terharu, ia hanya berdiri diam terpaku sambil menatap ke arah Flower yang sedang duduk di ranjang


"Paman kenapa?" tanya Flower yang melihat Vic sedang mengeluarkan air matanya


__ADS_2