Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Hukuman Yang Di Terima Juve


__ADS_3

Malam itu Juve di bawa oleh lima anggota Fernando menuju ke tempat tinggal bos mereka.


Mereka berlima menarik Juve dan berjalan menuju ke arah bos mereka yang sedang merokok dan meneguk minuman beralkohol.


"Bos, dia sudah kabur dan tidak berada di tempat lagi, dari awal dia sudah menyusun rencana," kata salah satu anggotanya yang sedang menahan Juve.


Juve yang ketakutan kemudian ia pun berlutut untuk meminta ampun kepada pria sadis itu.


"Bos, aku tidak tahu kalau dia melakukan hal seperti itu! dia juga tidak menunjukan rasa curiga padaku. aku sudah berusaha untuk menyakinkan dia!" ucap Juve sambil menangis dan ketakutan.


"Kalian tinggal bersama di sebuah hotel dan kau bisa tidak sadar jika dia telah kabur, apa kamu mengira aku bisa percaya dengan kata-kata mu," ketus Fernando.


"Bos, beri aku waktu! aku akan menunjukan kepadamu di mana sarang dia yang di kamboja," kata Juve yang sedang membenturkan kepalanya ke lantai.


"Aku tidak suka membuang waktu, tapi kau sudah membuang waktuku. aku merasa kau sedang mempermainkan ku,"ketus Fernando.


"Tidak Bos! aku tidak berniat untuk permainkan mu! semua ini adalah bagian rencana Stallone yang membohongiku. Tapi aku bisa memberitahumu di mana sarang anggotanya berada," mohon Juve dengan tanpa berhenti.


"Stallone bukan anak kecil, apa kau mengira anggotanya masih tetap berada di sarangnya setelah dia mengetahui jika kau sedang berakting? dia juga bukan orang bodoh!" ketus Fernando.


"Bos, berikan aku kesempatan lagi! aku mohon padamu!" pinta Juve yang sedang berlutut sambil memohon.


"Tahan dia!" perintah Fernando sambil memegang pisaunya


Empat anggotanya menekan Juve berbaring ke lantai.


"Jangan! aku mohon padamu, Bos. jangan bunuh aku!" pinta Juve yang sambil meronta-ronta dan menangis.


Fernando bangkit dari tempat duduknya sambil memegang pisau dan menghampiri Juve yang sedang di tahan oleh empat anggotanya.


"Bos, maafkan aku! aku bisa mengembalikan uangnya padamu! dan aku yakin bisa mendapatkan lokasi sarang mereka,"teriak Juve sambil sambil menangis.


"Uang tidak seberapa itu tidak penting bagiku, kau juga harus sadar aku paling benci dengan kata gagal. dan kau sama dengan mereka gagal mendapatkan apa yang ku inginkan," ucap Fernando yang mendekatkan pisaunya ke kaki kiri Juve.


Juve yang melihat pisau itu semakin ketakutan dan berusaha ingin meronta akan tetapi dirinya tak berdaya karena kaki dan tangannya di tekan oleh empat anggota Fernando.

__ADS_1


"Tolong...beri aku kesempatan! jangan bunuh aku!" teriak Juve yang semakin ketakutan.


"Kau tenang saja! aku tidak akan membunuhmu. aku hanya akan memberi sedikit pelajaran untukmu," jawab Fernando dengan senyum sinis.


"Bos, jangan...tolong jangan melakukannya!" pinta Juve yang sedang gemetaran.


Fernando mendekatkan pisau tajam miliknya dan mulai memotong kaki Juve secara perlahan.


"Aarrghh...." teriakan Juve yang meronta tak berdaya dan tidak lama kemudian mulutnya di sumpal kain dari anggota Farnando.


Fernando memotong kaki Juve dengan perlahan sehingga darah menciprak ke wajahnya sendiri juga mengenai wajahnya anggotanya.


Krek...krek...


Potongan perlahan berhasil memotong tulang kakinya dan kemudian pisaunya masih sedang memotong sehingga putus kaki korbannya.


"Em...em...em..." jerit Juve yang mulutnya di sumpal sehingga tidak bisa berteriak.


Juve yang kesakitan sehingga mengeluarkan air mata karena harus menanggung sakit yang luar biasa.


Tidak sampai di situ Fernando masih ingin memotong kaki kanan korbannya itu.


Fernando yang sedang mulai memotong kaki Juve sambil berkata," ini adalah pelajaran bagi anggota yang tidak berguna."


Jeritan Juve yang harus menanggung sakit yang luar biasa sehingga wajahnya memucat.


Em...em...em...em...." jeritannya tanpa berhenti karena merasakan kakinya yang di potong dengan secara perlahan, gesekan pisau dengan perlahan dan tajam itu membuatnya tidak berdaya dan lemas.


"Setelah ini hidup atau mati tergantung pada dirimu sendiri!" kata Fernando yang memotong kaki korbannya sehingga putus.


"Lempar dia ke tengah jalan!" perintah Fernando sambil menjilat bercak darah yang di pisau itu


"Baik Bos," jawab anggotanya dengan serentak.


Empat anggotanya mengangkat Juve yang sudah tidak sadarkan diri serta membawa pergi ke dua kaki miliknya yang di potong oleh Fernando tadi.

__ADS_1


"Stallone, aku mau melihat kau akan mengunakan cara apa untuk melawanku?" gumam Fernando.


Juve di bawa ke simpang jalan besar dan di lempar oleh mereka dari mobil.


Bruk...


Hentakan kuat tubuh Juve ke jalan aspal yang di lempar oleh mereka.


Setelah selesai melakukan perintah bosnya mereka pun meninggalkan Juve di jalan besar itu.


Hotel tempat tinggal Stallone.


Atith yang kemudian kembali ke hotel yang baru Stallone tempati untuk memberi laporan.


"Bos, mereka membawa Juve ke sebuah rumah mewah, karena banyak yang berjaga di sana maka aku tidak bisa mendekati tempat itu. tapi mereka memang adalah kumpulan asal kamboja juga," ujar Atith


"Apa yang terjadi pada Juve?" tanya Stallone.


"Aku mendengar teriakannya dan kemudian aku melihat dari jauh dia kehilangan dua kakinya. mereka membawanya ke simpang jalan besar dan membuangnya di sana," jawab Atith.


"Apakah dia adalah Fernando?" tanya Chan.


"Aku mencurigai orang yang di dalam rumah itu adalah dia, karena Fernando memang di kenal sangat sadis," ucap Borey.


"Kenapa dia ingin mengincarku, apa sebabnya?" tanya Stallone dengan merasa heran.


"Bos, kita tidak pernah ada perselisihan dengannya, kenapa dia bisa mengincar bos?"tanya Boran.


"Dia bukan lawan yang mudah, selain memiliki banyak anggota dia juga terkenal sangat hebat dalam ilmu bela diri, dia pernah mengalahkan salah satu bos gangster yang di kenal hebat dalam ilmu bela dirinya. dia adalah Lucas Javier, Lucas Javier harus tewas dengan secara mengenaskan, saat bertarung dengan Fernando kepalanya di jepit oleh ke dua kaki Fernando dan kemudian kepalanya di tarik sehingga putus," jelas Guty.


"Si botak itu memang di kenal sangat sadis, setelah Lucas Javier tewas berita itu tersebar ke mana-mana, dan hingga sekarang tidak pernah lagi ada yang berani melawannya. namanya Fernando sudah terkenal karena insiden itu," kata Stallone.


"Bos, apa rencana kita selanjutnya?" tanya Borey.


"Kita tidak bisa pulang dan tidak bisa lama juga di sini, dan bagaimana jika kita suruh semua anggota kita ke london?" tanya Chan.

__ADS_1


"Tidak bisa! Fernando akan tahu jika kita melakukannya. saat ini lebih baik mereka tidak menampakkan diri dulu. kelihatannya jumlah anggota Fernando di london juga tidak sedikit," jawab Stallone.


"Bos, kita harus memikirkan cara agar bisa kembali ke Kamboja," ucap Chan


__ADS_2