Cruel Love Of Gangster

Cruel Love Of Gangster
Flower di suntik


__ADS_3

"Jangan takut sayang, aku tidak akan menyakitimu" ucap Farlos yang dengan senyum jahat


"Biarkan aku pergi, jika kau berani menyentuhku Charles tidak akan melepaskan mu" teriak Flower yang berdiri di sisi kanan ranjang, sedangkan Farlos berdiri di sisi kiri ranjang


"Jika dia sudah tahu maka nasi sudah menjadi bubur, tapi kita bisa mengujinya apakah di saat itu dia masih mau bersamamu" ujar Farlos dengan ingin menghampiri Flower


"Berapa wanita yang sudah kau tiduri, kau masih belum puas" bentak Flower yang mengelilingi ranjang itu


"Flower, di antara mereka semua kau adalah pilihan utamaku, Fannie dan Mona aku sudah bosan dengan mereka, walau bagaimanapun mereka melayaniku, di pikiranku tetap muncul wajahmu yang cantik itu, setiap kali aku memikirkan mu berada di bawah ku, aku merasa sangat senang" kata Farlos yang berjalan mengelilingi Flower dengan mencari kesempatan untuk menangkap gadis itu


"Dasar penjahat kelam*n" ketus Flower yang mendorong ranjang pasien dengan sekuat tenaga menabrak tubuh Farlos


Bruk..


"Aaauukkk" jeritan Farlos yang tubuhnya terkena ranjang itu


Flower langsung berlari ke arah pintu keluar, dan di saat yang sama dirinya yang ingin melangkah keluar saling tabrakan dengan seorang wanita yang tiba-tiba berlari masuk ke dalam ruangan itu


Bruk...


"Aaarrgghhh" jeritan serentak Flower dan wanita itu yang sama-sama terjatuh ke lantai


"Kau kenapa ada di sini?" tanya wanita itu dengan tatapan kesal


"Coco..?" ucap Flower yang sedang ketakutan dan berdiri ingin meninggalkan ruangan itu


"Tahan dia, jika kau berhasil kau akan bebas" perintah Farlos kepada Coco


Coco yang merasa benci pada Flower mengeluarkan jarum suntikan dari saku bajunya, dan lalu mencegat langkah Flower dengan menarik lengannya, kemudian Coco pun langsung menyuntik bagian pundak Flower


"Jangan menyentuhku" bentak Flower yang merasakan sakit karena suntikan itu, dan sambil mendorong Coco dengan sekuat tenaganya


Karena suntikan itu membuat Flower merasa pusing dan pandangannya mulai kabur


"Obat apa yang kau berikan padaku?" tanya Flower yang mulai merasa lemah di tubuhnya


"Flower, kau juga ada hari ini, jika Charles melihatmu melayani pria lain aku yakin dia pasti akan kecewa berat dan meninggalkanmu, obat ini adalah untuk melemaskan seseorang, tidak lama lagi kau hanya bisa pasrah tubuh mu di nikmati olehnya, dan aku akan pulang ke sisi Charles" kata Coco dengan senyum sinis


"Hahahahahah, kerja yang bagus. akan tetapi kau tidak bisa lari juga dariku, karena kau sudah mengandung anakku dan harus melahirkannya untukku, dan setelah itu aku baru melepaskan mu pergi" ujar Farlos


"Kau membohongiku, aku tidak mau melahirkan anak ini, aku tidak mau" bentak Coco yang ingin melangkah pergi


Flower yang merasa pusing dan lemah mengunakan sisa tenaganya mendorong Coco dengan berusaha sekuat tenaga


"Jangan berharap kau bisa lari" bentak Flower yang langsung mendorong Coco sehingga sama-sama menabrak meja yang menaroh peralatan operasi sehingga terjatuh ke lantai


Bruk


Hentakan kuat tubuh Flower dan Coco yang menimpa alat-alat yang biasa di gunakan oleh dokter itu.


"Aaarrgghhhh" jeritan serentak Flower dan Coco

__ADS_1


Coco merasa sakit di bagian perutnya akibat hentakan kuat, sementara Flower merasa lemas di seluruh tubuhnya akibat suntikan obat yang sudah mulai bekerja


Flower yang terlungkup dan tidak berdaya mengenggam sebilah pisau operasi dengan sembunyi


"Flower Clisten, kau tidak bisa lari lagi dariku, semua wanita yang ku mau pasti akan ku dapatkan" ucap Farlos yang menarik ke dua kaki Flower ke samping ranjang


"Perutku sakit, tolong aku" jeritan Coco yang wajahnya memucat dan mengeluarkan darah pada bagian bawah tubuhnya


"Tolong aku sakit sekali" pinta Coco kepada Farlos yang sedang mengangkat tubuh Flower ke atas ranjang


Farlos yang mengabaikan jeritan Coco yang sedang kesakitan, dengan tidak sabar lagi melepaskan celana panjangnya serta celana dal*m sehingga tubuhnya sudah polos tanpa sehelai benang


"Charles, selamatkan aku" ucap Flower yang meneteskan air matanya


"Malam ini aku akan membuatkan mu melupakan dia" kata Farlos yang naik ke atas ranjang dan berniat menindih tubuh Flower


Saat Farlos ingin menindih tubuh Flower tiba-tiba saja `✓


Srek...


"Aaaaaaaarrrrrrrrrrgggghhhhhhhh" teriakan Farlos yang mengema satu ruangan itu


Flower yang memotong alat kelam*n Farlos sampai putus, langsung mendorong pria itu yang sedang kesakitan sehingga terjatuh ke lantai


Bruk....


Bunyi hentakan tubuh Farlos yang terjatuh ke lantai, bagian bawah tubuh Farlos mengeluarkan darah yang banyak sehingga mengotori lantai itu


"Aaaaarrrgghhhhhh" teriakan Farlos yang merasa kesakitan yang luar biasa


Flower yang berusaha ingin bangkit dari ranjang akibat kakinya yang lemas membuat dirinya terhempas ke lantai dengan kuat


Bruk...


"Aaarrgghhhhh" jeritan Flower yang merasa sakit pada tubuhnya


"Cepat selamatkan akuuuuu" teriakan Farlos yang kesakitan


Flower berusaha untuk berdiri dan ingin melangkah keluar dari ruangan itu, saat dirinya ingin pergi kakinya di tarik oleh Farlos sehingga membuat dirinya lagi-lagi terjatuh karena lemah


Bruk.


"Aaaarrgghh" pekikan Flower yang jatuh terlungkup


"Jangan berharap kau bisa lari dariku, aku akan membunuh mu" bentak Farlos yang kesakitan dan membalikan badan Flower serta mengcengkeram leher Flower dengan kuat


"Aaarrrgghhhh" jeritan Flower yang kesakitan di bagian lehernya


Flower yang masih memegang pisau operasi langsung menikam bagian mata Farlos


Srek ..

__ADS_1


"Aaaarrrggghhhhhh" teriakan Farlos yang langsung tepar di lantai dengan mengerang kesakitan yang sangat luar biasa


Tidak lama kemudian dua anggotanya menuju ke ruangan itu, mereka melihat tiga orang yang di dalam sana tergeletak tidak berdaya di lantai itu


"Bos" teriak serentak anggotanya yang menghampiri bosnya itu


"Cepat ambil adikku dan bawa aku menjumpai dokter, cepaaaat" teriak Farlos yang kesakitan di matanya dan bagiannya itu


"Bunuh wanita itu" perintah Farlos dengan menunjukan jari ke arah Flower yang sedang tergeletak di lantai sana


Flower yang sudah kehilangan seluruh tenaga tidak sanggup lagi untuk bergerak, sementara Coco menangis merasa sakit pada bagian perutnya


Salah satu anggota itu menghampiri Flower dengan berniat ingin membunuhnya dengan cara mengcengkeram lehernya dengan kuat


"Aaarrrghhh" jeritan Flower yang mengeluarkan air matanya


"Flower" teriak Charles yang baru tiba di ruangan itu bersama Harry


Charles langsung berlari menghampiri anggota Farlos yang ingin membunuh Flower, dan langsung melayangkan pukulan ke wajah pria itu sebanyak berulang kali.


BRUK....BRUK...BRUK....


Pukulan demi pukulan di lakukan oleh Charles


"Aaaarrghhhhhh" teriakan anggota Farlos yang kesakitan sehingga tergeletak di lantai dengan mengeluarkan banyak darah di mulutnya


Sementara Harry menghajar Farlos dan anggotanya


"Kurang ajar" bentak Harry yang memukul wajah Farlos dan anggotanya


BRUK....BRUK...


"Aaarrgghhh" teriakan serentak Farlos dan anggotanya kemudian sama-sama terhempas ke lantai itu


"Flower, Flower" panggil Charles yang memeluk Flower yang sedang histeris


"Charles, akhirnya kau datang" ucap Flower dengan menangis ketakutan


"Aku bersalah karena meninggalkanmu" kata Charles dengan memeluk Flower dengan erat


"Dasar kurang ajar! Farlos, apakah alat busuk ini punya mu?" tanya Harry yang melihat alat kelam*n Farlos yang di lantai itu


"Apa yang kau ingin lakukan?" tanya Farlos dengan mata kirinya yang sudah terluka parah


"Karena barang busuk mu ini kau menganggu nona kami terus menerus, dan akan ku hancurkan" bentak Harry yang menginjak milik Farlos itu sehingga hancur berkecai


"Tidaaaaaaaaak" teriak Farlos yang merasa hancur karena miliknya telah hancur tidak berbentuk


"Harry, bawa dia menjumpai dokter" perintah Charles dengan mengendong Flower


"Bos, kenapa harus selamatkan dia lagi? dia pantas mati"

__ADS_1


"Dia memang pantas mati, tapi aku ingin membunuhnya di depan tuan besar dan para tetua lainnya" ucap Charles dengan tegas


__ADS_2